Daftar Informasi
RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KAB.KUTIM TAHUN 2022
Diterbitkan oleh PEMKAB KUTIM pada 10 Okt 2023.
- Kategori
- RPJP, RPJMD, DAN RKPD
- Unit
- PEMKAB KUTIM
- Tanggal terbit
- 10 Okt 2023
- Format
- Ukuran berkas
- 42,0 MB
- Jumlah unduhan
- 25
Pratinjau Dokumen
Pratinjau di halaman hanya tersedia pada layar lebar. Di ponsel, berkasnya dibuka penampil PDF peramban Anda.
Versi Teks Dokumen
Tampilkan isi dokumen sebagai teks
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR RENCANA KERJAPEMERINTAH DAERAH(RKPD)KABUPATEN KUTAI TIMURTAHUN 2022 RENCANA KERJAPEMERINTAH DAERAH(RKPD)KABUPATEN KUTAI TIMURTAHUN 2022 TAHUN 2021 RKPD KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2022
PERATURAN BUPATI KUTAI TIMUR PERATURAN BUPATI KUTAI TIMUR NOMOR 7 TAHUN 2021 NOMOR 7 TAHUN 2021 TENTANG TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2022 KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2022
Pemerintah KABUPATEN KUTAI TIMUR Pemerintah KABUPATEN KUTAI TIMUR Tahun 2021 Tahun 2021
ii
DAFTAR ISI
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
i
DAFTAR ISI
ii
DAFTAR TABEL
v
DAFTAR GAMBAR
xi
BAB 1
PENDAHULUAN
1 – 1
1.1.
Latar Belakang
1 – 1
1.2.
Dasar Hukum Penyusunan
1 – 5
1.3.
Hubungan Antar Dokumen
1 – 9
1.4.
Maksud dan Tujuan
1 – 10
1.5.
Sistematika Penyusunan Dokumen RKPD
1 – 10
BAB 2
GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH
2 – 1
2.1.
Kondisi Umum Daerah
2 – 1
2.1.1
Aspek Geografi dan Demografi
2 – 1
2.1.1.1
Karakteristik Lokasi dan Wilayah
2 – 1
2.1.1.2
Potensi Pengembangan Wilayah
2 – 12
2.1.1.3
Wilayah Rawan Bencana
2 – 20
2.1.1.4
Aspek Demografis
2 – 2 2
2.1.2
Aspek Kesejahteraan Masyarakat
2 – 2 5
2.1.2.1
Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
2 – 2 6
2.1.2.2
Fokus Kesejahteraan Masyarakat
2 – 3 8
2.1.2.3
Fokus Seni Budaya dan Olahraga
2 – 4 3
2.1.3
Aspek Pelayanan Umum
2 – 4 4
2.1.3.1
Fokus Layanan Urusan Wajib Pelayanan Dasar
2 – 4 4
2.1.3.2
Fokus Layanan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar
2 – 6 4
2.1.3.3
Fokus Layanan Urusan Pilihan
2 – 7 7
2.1.3.4
Fokus Layanan Urusan Penunjang Pemerintahan
2 – 8 7
iii
DAFTAR ISI
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2.1.4
Aspek Daya Saing Daerah
2 – 91
2.1.4.1
Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah
2 – 91
2.1.4.2
Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur
2 – 93
2.1.4.3
Fokus Iklim I nvestasi
2 – 9 6
2.1.4.4
Fokus Sumber Daya Manusia
2 – 9 9
2.2.
Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD Sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD
2 – 9 9
2.3.
Permasalahan Pemban g unan Daerah
2 –
534
2.3.1
Permasalahan Daerah yang Berhubungan dengan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah
2 –
534
2.3.2
Identifikasi Permasalahan Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah
2 –
535
BAB 3
RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH
3 – 1
3.1.
Arah Kebijakan Ekonomi Daerah
3 – 3
3.1.1
Kondisi Perekonomian Global
3 – 3
3.1.2
Kondisi Perekonomian Kawasan/Regional
3 – 5
3.1.3
Kondisi Perekonomian Nasional dan Provinsi Kalimantan Timur
3 – 6
3.1.4
Kondisi Ekonomi Kutai Timur 2020/2021 dan Perkiraan Tahun 2022
3 – 1 2
3.1.4.1
Kondisi Ekonomi Kutai Timur Tahun 2020/2021
3 – 1 3
3.1.4.2
Perkiraan Tahun 2022
3 – 1 9
3.2.
Arah Kebijakan Keuangan Daerah
3 – 2 5
3.2.1
Arah Kebijakan Pendapatan Daerah
3 – 2 6
3.2. 2
Arah Kebijakan Belanja Daerah
3 – 3 2
3.2.3
Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah
3 – 40
BAB 4
SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
4 – 1
4.1 Tujuan dan Sasaran Pembangunan
4 – 1
4. 2
Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun 202 2
4 – 2
4.2.1
Prioritas dan Sasaran Pembangunan Nasional Tahun 4 – 2
iv
DAFTAR ISI
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2022
4.2.2
Prioritas dan Sasaran Pembangunan Provinsi K alimantan Timur Tahun 2022
4 – 3
4.2. 3
Prioritas dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022
4 – 4
4.3
Penelaahan Terhadap Pokok - Pokok Pikiran DPRD
4 - 37
4.3.1
Penyampaian Usulan Aspirasi Langsung (Masyarakat) dan Aspirasi Reses (Pokir)
4 - 37
BAB 5
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH
5 – 1
5.1.
Rencana Kerja dan Pendanaan Daerah
5 – 1
BAB 6
KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
6 – 1
BAB 7
PENUTUP
7 – 1
7.1 Kaidah - kaidah Pelaksanaan
7 – 1
7.2 Kaidah - kaidah Pendanaan Pembangunan
7 – 2
v
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1
Luas Wilayah Kecamatan dan Jumlah Desa /Kelurahan
di Kabupaten Kutai Timur
2 – 3
Tabel 2.2
Kondisi To p ografi Daratan Kabupaten Kutai Timur
2 – 6
Tabel 2. 3
Formasi Geologi Wilayah Kabupaten Kutai Timur
2 – 7
Tabel 2. 4
Sungai Terpanjang di Kutai Timur
2 – 9
Tabel 2. 5
Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan Bulan Januari, Juni dan Desember di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019
2 – 1 0
Tabel 2. 6
Penggunaan Lahan Menurut Kawasan di Kabupaten Kutai Timur
2 – 1 2
Tabel 2.7
Potensi di setiap Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur
2 – 1 3
Tabel 2. 8
Jumlah Penduduk, Pertumbuhan dan Persebaran serta Kepadatan Penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 2 2
Tabel 2. 9
Jumlah dan Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20
2 – 2 3
Tabel 2. 10
Persebaran Penduduk Menurut Kecamatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20
2 – 2 4
Tabel 2.1 1
Persebaran Jumlah Penduduk Kabupaten Kutai Timur
Berdasarkan Kelompok Umur
T ahun 20 1 6 – 20 20
2 – 2 5
Tabel 2.1 2
Perkembangan PDRB dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 20 20
(dalam Rp juta)
2 – 2 7
Tabel 2.1 3
PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 201 6 – 2020
(Juta Rp)
2 – 3 1
Tabel 2 . 1 4
PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 – 20 20
(juta rup i ah)
2 – 3 3
Tabel 2.1 5
P ersentase
Penduduk M iskin
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 3 4
Tabel 2.1 6
Kategori Desa Berdasarkan Skor dan IPD
2 – 3 5
Tabel 2.1 7
Skor Indeks Pembangunan Desa (IPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
2 – 3 6
Tabel 2.1 8
Kategori Desa di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 dan 2020
2 – 3 6
vi
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2.1 9
Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Pendidikan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 3 8
Tabel 2. 20
Rata - rata Lama Sekolah Penduduk di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 3 9
Tabel 2. 21
Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 41
Tabel 2.2 2
Angka Kelahiran dan Kematian, dan Usia Harapan Hidup Tahun 201 6 - 2020
2 – 42
Tabel 2.2 3
Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur
Berdasarkan Lapangan Pekerjaan Utama Tahun 201 6 - 2020
2 – 43
Tabel 2.2 4
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pendidikan Tahun 201 6 - 20 20
2 – 4 5
Tabel 2.2 5
Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap Penduduk Usia Sekolah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 4 6
Tabel 2.2 6
Rasio Guru Terhadap Murid Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 4 7
Tabel 2.2 7
Angka Kelulusan (AL)
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 4 9
Tabel 2.2 8
Angka Melanjutka n Sekolah Kabupaten Kutai Timur
Tahun 201 6 - 2020
2 – 50
Tabel 2.2 9
Jumlah Fasilitas dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 51
Tabel 2. 30
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesehatan Tahun 201 6 - 2020
2 – 52
Tabel 2. 31
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tahun 201 6 - 2020
2 – 5 8
Tabel 2. 32
Jumlah Sarana Peribadatan
Tahun 2017 - 2020
2 – 5 9
Tabel 2. 33
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Perumahan Tahun 201 6 - 2020
2 – 61
Tabel 2. 34
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kabupaten Kutai Timur
Tahun 201 6 - 2020
2 – 62
vii
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 35
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Sosial di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 2020
2 – 63
Tabel 2. 36
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Ketenagakerjaan Tahun 20 1 6 – 20 20
2 – 6 4
Tabel 2.37
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 201 6 - 2020
2 – 66
Tabel 2. 3 8
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pangan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 66
Tabel 2.39
Regulasi Ketahanan Pangan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 6 7
Tabel 2. 4 0
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Lingkungan Hidup
Tahun 201 6 - 2020
2 – 6 7
Tabel 2.4 1
Capaian Urusan Administrasi Kependudukan dan Penc atatan Sipil Tahun 201 6 - 2020
2 – 6 8
Tabel 2.4 2
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pemberdayan Masyarakat dan D esa Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 68
Tabel 2.4 3
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan KB
dan Keluarga Sejahtera Kabupaten Kutai Timur
Tahun 201 6 - 2020
2 – 6 9
Tabel 2.4 4
Capaian Aspek Pelayanan Um um Urusan Perhubungan Tahun 201 6 - 2020
2 – 70
Tabel 2.4 5
Capaian Urusan K omunikasi dan Informatika
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 18 - 20 20
2 – 71
Tabel 2.4 6
Tabel 2.4 7
Data Blank Spot Telepon Selular dan Internet Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022
Capaian Urusan Koperasi ,
U saha K ecil dan M enengah
Tahun 20 1 6 - 2020
2 – 71
2 - 72
Tabel 2. 4 8
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Penanaman Modal Tahun 20 1 6 – 20 20
2 – 73
Tabel 2.49
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kepemudaan dan Olahraga
Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 74
Tabel 2.50
Capaian Urusan kebudayaan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 75
viii
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 51
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Perpustakaan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 76
Tabel 2. 52
Capaian Urusan Kearsipan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 77
Tabel 2. 5 3
Ketersediaan Dokumen Statistik di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
2 – 7 7
Tabel 2.5 4
Potensi Obyek Wisata di Kabupaten Kutai Timur
2 – 78
Tabel 2. 5 5
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 7 9
Tabel 2. 5 6
Capaian Indikator Kinerja Urusan Pertanian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 80
Tabel 2. 5 7
Luas Lahan hasil Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 81
Tabel 2.5 8
Produk si Pertanian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 82
Tabel 2. 5 9
Luas Lahan, Produksi dan Produktivitas Perkebunan
201 6 - 20 20
2 – 83
Tabel 2. 60
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Prindustrian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 85
Tabel 2. 61
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
2 – 85
Tabel 2. 62
Jumlah Produksi dan Konsumsi Ikan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
2 – 86
Tabel 2. 6 3
Capaian Urusan Administrasi Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 87
Tabel 2. 6 4
Capaian Urusan Pengawasan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 88
Tabel 2. 6 5
Capaian U rusan Perencanaan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 8 8
Tabel 2.66
Capaian Urusan Keuangan Kabupaten Kutai Timur Tahun
201 8 - 2020
2 – 89
Tabel 2. 6 7
Capaian Urusan Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020
2 – 8 9
ix
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 6 8
Capaian Urusan Penelitian dan Pengembangan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018 - 2020
2 – 90
Tabel 2. 6 9
Pengeluaran Per Kapita Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 91
Tabel 2.70
Pengeluaran Non –
Pangan Per Kapita Kabupa ten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
2 – 9 2
Tabel 2.71
Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe r tani an
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 9 2
Tabel 2.72
Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe rindustrian dan
Perdagangan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 9 3
Tabel 2. 73
Capaian Aspek Daya Daerah Saing Urusan Penataan Ruang
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
2 – 9 3
Tabel 2. 74
Jumlah Penginapan/Hotel di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
2 – 94
Tabel 2. 75
Persentase Rumah Tangga yang Menggunakan Air Bersih di Kabup aten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
2 – 95
Tabel 2.76
Sarana Air Bersih PDAM Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
2 – 95
Tabel 2. 77
Aspek Daya Saing Daerah Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018 - 2020
2 – 96
Tabel 2.7 8
Jumlah Kejahatan Menurut Kepolisian Sektor
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 7 - 20 19
2 – 97
Tabel 2.7 9
Jumlah Kejahatan Menurut Jenis Kejahatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018 - 2020
2 – 97
Tabel 2. 80
Capaian Indikator Fokus Sumber Daya Manusia Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 16 - 2020
2 – 99
Tabel 2. 81
Evaluasi Hasil Pelaksanaan Perencanaan Daerah s ampai d engan Tahun Berjalan
Kabupaten Kutai Timur
2 – 102
Tabel 2. 82
Permasalahan Pembangunan Daerah Tahun 20 21
2 – 534
Tabel 3. 1
PDB Riil (Perubahan Persentase D ari T ahun ke T ahun)
3 – 4
x
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 3. 2
Nilai Sektor dalam PDRB ADHB Kabupaten Kutai Timur Tahun 2017 - 2020 (dalam juta rupiah)
3 – 1 3
Tabel 3. 3
Nilai Sektor dalam PDRB ADH K
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020 (dalam juta rupiah)
3 – 1 4
Tabel 3. 4
Realisasi dan Target/Proyeksi Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 202 2 (dalam rupiah)
3 – 3 1
Tabel 3. 5
Realiasi dan Target/Proyeksi Belanja Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 202 2 (dalam rupiah)
3 – 3 5
Tabel 3. 6
Target dan Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Kutai Timur
Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)
3 - 3 6
Tabel 3. 7
Target dan Realisasi Belanja Operasi Kabupaten Kutai Timur
Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)
3 - 3 7
Tabel 3. 8
Target dan Realisasi Belanja Modal Kabupaten Kutai Timur
Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)
3 - 3 7
Tabel 3. 9
Target dan Realisasi Belanja Tak Terduga Kabupaten Kutai
Timur
Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)
3 - 3 8
Tabel 3. 10
Belanja Perangkat Daerah yang Melaksanakan Penanganan Covid - 19
3 - 3 9
Tabel 3. 11
Target dan Realisasi Belanja Transfer Kabupaten Kutai Timur
Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)
3 - 40
Tabel 3. 1 2
Realisasi Dan Target/Proyeksi Pembiayaan Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 202 2
(dalam rupiah)
3 – 4 1
Tabel 4.1
Sasaran Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 2 2
4 – 7
Tabel 4.2
Strategi Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022
4 - 9
Tabel 4.3
Penjabaran Prioritas Pembangunan Daerah Dalam Sasaran dan Program Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2022
4 - 28
Tabel 4.4
Usulan Aspirasi Langsung (Masyarakat) pada RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022
4 - 38
Tabel 4.5
Usulan Reses Pokok Pikiran DPRD pada RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022
4 - 1041
Tabel 5.1
Rekapitulasi Pagu Indikatif Masing - masing Urusan/Bidang Tahun 2022
5 – 3
xi
DAFTAR TABEL
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 5. 2
Rancangan Rencana Program dan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 20 22 Dan Prakiraan Maju Tahun 202 3
5 – 6
Tabel 6.1
Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
6 – 3
ix
DAFTAR GAMBAR
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1
Bagan Alir Tahap Penyusunan RKPD Tahun 2022
1 – 4
Gambar 1.2
Hubungan Antar Dokumen
Perencanaan
Pembangunan
1 – 9
Gambar 2. 1
Peta Kabupaten Kabupaten Kutai Timur
2 – 2
Gambar 2. 2
Kelas Lereng Wilayah Daratan di Kutai Timur
2 – 5
Gambar 2. 3
Rata - rata Curah Hujan Menurut Bulan, tahun 2019
2 – 10
Gambar 2. 4
PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (Rp Juta) Tahun 201 6 - 2020
2 – 2 8
Gambar 2. 5
Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
Tahun 201 6 – 2020
2 – 2 9
Gambar 2. 6
PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 2020
2 – 2 9
Gambar 2. 7
Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 20 20
2 – 30
Gambar 2. 8
Rata - rata Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
Dengan Migas dan Batubara Menurut Lapangan Usaha Tahun 201 6 – 2020
(Persen)
2 – 3 2
Gambar 2. 9
PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku
Tahun 201 6 – 2020
(juta rupiah)
2 – 3 3
Gambar 2.1 0
Capaian IPM
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2 016 - 2020
2 – 3 5
Gambar 2.11
Angka Partisipasi Kasar (APK) Menurut Tingkat Pendidikan
Tahun 201 7 - 2020
(Persen)
2 – 3 9
Gambar 2.12
Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Tingkat Pendidikan
Tahun 2017 - 20 20
2 - 40
Gambar 2.13
Angka Partisipasi Sekolah (APS) Menurut Tingka t Pendidikan Tahun 201 7 - 20 20
2 - 4 6
Gambar 2.14
Angka Putus Sekolah Menurut Tingkat Pendidikan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 201 9
2 - 4 8
Gambar 3.1
Perkembangan Jumlah Pasien Covid - 19 Kabupaten Kutai Timur Maret 2020 –
Januari 2021 (orang)
3 - 3
Gambar 3. 2
Proporsi PDRB Pengeluaran ADHK Tahun 2016 - 2020
(%)
3 - 1 5
Gambar 3 . 3
Proporsi
Komponen Pembentuk Pendapatan Daerah
K abupaten Kutai Timur Proyeksi
Tahun 2021 - 2022
( persen )
3 - 30
Gambar 3. 4
Proporsi Komponen Belanja Daerah K abupaten Kutai Timur
Periode 201 8 - 202 2
( persen )
3 - 3 6
Gambar 4.1
Sinkronisasi Prioritas Pembangunan Nasional, Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Timur
4 - 5
1 - 1
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017
tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian d an Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara E valuasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah d an Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, d an Rencan a Kerja Pemerintah Daerah . Perencanaan
pembangunan daerah sebagai pedoman pelaksanaan dan evaluasi pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan . Secara spesifik pada P asal 4
dalam
Peraturan Menteri tersebut menjelaskan prinsip
perencanaan
pembangunan daerah
yang
meliputi : i ) perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional; ii ) Pemerintah daerah melaksanakan rencana pembangunan daerah bersama peman gku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing - masing; iii ) mengintegrasikan rencana tata ruang dengan rencana pembangunan d aerah; dan iv ) dilaksanan dengan berdasarkan kondisi dan potensi masing - masing daerah, disesuaikan dengan dinamika perkembangan daerah dan nasional.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan ( stakeholder s ) dalam merumuskan perencana an pembangunan daerah. Adanya k elangkaan dan keterbatasan sumberdaya ,
mengharuskan P emerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mengoptimalkan pemanfaatan
sumberdaya tersebut
dengan efisien dan efektif demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Menurut ( Li et al., 2019 )
dalam konsep Resources Based View
(RB V ) dinyatakan bahwa sumberdaya tertentu merupakan modal dalam memperoleh nilai dari sumberdaya tersebut dan meningkatkan kinerja
pembangunan daerah.
1 - 2
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Perencanaan pembangunan daerah terdiri dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)
dengan
jangka waktu 20 (dua puluh) tahun, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun ,
dan Rencana Kerja
Pem erintah
Daer ah (RKPD) dengan
jangka waktu 1 (satu) tahun.
Setiap jenis perencanaan pembangunan tersebut harus memiliki keterkaitan satu sama lain sehingga pelaksanaan pembangunan
di Kabupaten Kutai Timur
dapat mewujudkan keseimbangan kapasitas dan kebutuhan bagi semua
elemen masyarakat .
P enyusunan RKPD
Kabupaten Kutai Timur
tahun 2022 telah
mengacu pada
beberapa dokumen perencanaan, diantaranya: i)
Ranwal
RPJMD tahun 2021 - 202 6; ii) RPJPD
Kabupaten Kutai Timur
(2006 - 2025) ; ii i )
Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 yang memuat Kerangka Ekonomi Daerah, Prioritas Pembangunan Daerah, Rencana Ker ja dan P endanaannya; i v ) RPJMN
(2020 - 2024) ; v) RPJMD Provinsi Kalimantan Timur
(2019 - 2023) ; dan v i ) RKPD Provinsi Kalimantan Timur
(2022 ) . Dokumen RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 22
merupakan: i ) referensi penyusunan program/kegiatan Perangkat Daerah (PD) dan/atau lintas PD Tahun 202 2 ; ii ) dasar penyusunan KUA dan PPAS Tahun 202 2
guna menyusun RAPBD Tahun Anggaran 202 2 .
Dokumen RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 dinilai sangat strategis
karena berfungsi menjembatani antara perencanaan jangka panjang dan jangka menengah. RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 juga merupakan dokum en perencanaan yang menghubungkan RPJMD Tahap III
(2016 - 2021) dengan RPJMD Tahap IV
(2021 - 202 6 ). Sesuai dengan tahapan RPJPD, Tahun 2022 merupakan tahapan transisi periodisasi RPJMD IV Kabupaten Kutai Timur (Tahun 202 1 - 202 6 ). Dokumen RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2021 berakhir pada tahun 2021, sedangkan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021 - 202 6
belum ditetapkan. Oleh karena itu RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 harus menjaga kesinambungan pembangunan dan menghindarkan kekosongan perencanaan p embangunan daerah.
RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022
disusun berdasarkan pada dokumen RPJPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2006 - 2025.
Pendekatan yang digunakan dalam menyusun RKPD
terdir i dari: i)
P endekatan politik ,
digunakan untuk mengakomodasi usulan program - program pembangunan yang ditawarkan oleh kepala daerah; ii )
P endekatan teknokratik ,
menggunakan metode dan
1 - 3
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
kerangka berpikir ilmiah yang dilakukan oleh perencana
atau lembaga
profesional ;
iii ) P endekatan partisi patif , mengakomodir masukkan stakeholders
melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ; serta iv) Pendekatan bottom up
dan Top down, pendekatan bottom up merupakan proses yang
dilakukan secara berjenjang mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional, sedangkan pendekatan top down
dapat diimplementasikan dalam bentuk dedicated program .
Pelaksanaan Musrenbang di mulai dari t ingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Forum Per angkat Daerah
dan kemudian
diformulasikan melalui F orum Musrenbang RKPD Kabupaten.
Musrenbang diharapkan mampu menjaring aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut diperoleh dari usulan masyarakat
dan pemerintahan pada tingkatan paling dasar (Desa/Kelurahan ).
Selanjutnya hasil dari musrenbang
akan diselaraskan dengan program kegiatan di masing - masing Perangkat Daerah . Musrenbang diharapkan dapat menghasilkan
kesepakatan antara pelaku pembangunan mengenai RKPD yang menitikberatkan pada pembahasan untuk penyelar asan antara rencana kerja Perangkat Daerah dan kebutuhan masyarakat .
T ahapan penyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur tahun 20 22
dituangkan pad a Gambar 1.1 sebagai berikut:
1 - 4
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Gambar 1.1
Bagan
Alir
Tahapan
Penyusunan RKPD Tahun 202 2
Persiapan Penyusunan
RKPD 2022
Rancangan
Awal RKPD 2022
Rancangan RKPD 2022
Rancangan Akhir RKPD 2022
Pe netapan Perbup Tentang RKPD 2022
1
2
3
4
5
1 - 5
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
1.2
Dasar
Hukum
Penyusunan
1.
U ndang - undang Nomor
11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 20
Nomor 245 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573 );
2.
Undang - undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
3.
Undang - undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Undang - undang Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Un dang - undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang - undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang - undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5657);
4.
Unda ng - undang Nomor 25 tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112);
5.
Undang - undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 1 40, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059);
6.
Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 - 2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik In donesia Nomor 4700);
7.
Undang - undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
8.
Undang - undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
1 - 6
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
9.
Undang - undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang - undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tamb ahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
10.
Undang - undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksanaan, Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indo nesia Nomor 4400);
11.
Undang - undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
12.
Undang - undang Nomor 33 Tahun 2004 tenta ng Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
13.
Undang - undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran N egara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
14.
Undang - undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
15.
Undang - undang Republ ik Indonesia Nomor 47 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang di Provinsi Kalimantan Timur. (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3896);
16.
Peraturan
Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322);
17.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2 01 8 Tentang Standar P elayanan Minimal
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 18
Nomor 2 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6178 );
1 - 7
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
18.
Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 144);
19.
P eraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Peraturan Pelaksanaan Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2016 tentang Desa sebagaimana telah diubah yang kedua dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
20.
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indo nesia Nomor 4578);
21.
Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150);
22.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2 0 l9 Tentang Satu Data Indonesia
23.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 17
Nomor 136);
24.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2011 tentang Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia;
25.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan ;
26.
Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010;
27.
Peraturan Menteri Dalam Negeri No mor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;
28.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
17
Tahun 20 21
tentang
Pedoman
Penyusunan
Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 20 2 2 ;
29.
Permendagri Nomor 100 Tahun 2018 tentang Penerapan S tandar P elayanan M inimal
30.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara
1 - 8
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi PembangunanDaerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan DaerahTentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah DanRencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata
Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah,Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan RencanaKerja Pemerintah Daerah;
31.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedom an Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
32.
Keputusan Menteri
Dalam Negeri Nomor 050 - 3708 Tahun 2020 Tentang Hasil Verifikasi Dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah ;
33.
Peraturan Daerah Provinsi
Kalimantan Timur Nomor 2 Tahun 20 21 Tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau - Pulau Kecil Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 - 2041 (Lembar Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 Nomor 2, Nomor Peratuan Daerah Provinsi Kalimantan Timur 2 - 67/2021)
34.
Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timu r Nomor 2 Tahun 2019 tent an g Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 201 9 - 2023;
35.
Peraturan Gubernur
Provinsi Kalimantan Timur Nomor 2 5
Tahun 20 21
tentang
Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi
Kalimantan Timur
Tahun 2022 ;
36.
Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 1 Tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 203 6 (Lembar Daerah Provinsi Kalimantan Tahun 2016 Nomor 1) ;
37.
Peraturan
Daerah Nomor 10 Tahun 2016 te ntang Pembentukan dan Susunan
1 - 9
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Perangkat Daerah Kabupaten Kutai Timur;
38.
Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2006 - 2025 (Lembaran Daerah Tahun 2010 Nomor 4) .
39.
Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kutai Timur .
1.3
Hubungan
Antar
Dokumen
Hubungan antar dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Kutai Timur perlu memperhatikan sinkronisasi dan konsistensi dengan perencanaan pembangunan tingkat provinsi dan nasional. Keterkaitan antar dokumen perencanaan digambarkan pada G ambar 1.2.
Sumber: UU SPPN No mor
25 Tahun 2004 , diolah
Gambar 1.2
Hubungan Antar Dokumen Perencanaan
Pembangunan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) merupakan dokumen yang mendasari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana
Kerja
Pemerintah (RKP). Se l anjutnya dokumen - dokumen tersebut menjadi acuan penyusunan RPJPD, RPJMD, dan RKPD Provinsi Kalimantan RPJMD Kutim 2021 - 202 6
Renstra PD 2021 - 202 6
RKP 2022
RKPD Kaltim 2022
RKPD Kutim 2022
RPJMD Kaltim 2019 - 2023
1 - 10
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Timur. Dokumen perencanaan nasional dan provinsi menjadi pedoman penyusunan RPJPD, RPJMD, dan RKPD Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan Gambar 1.2 di atas t erlihat
bahwa RKPD Kabupaten Kutai Timur 20 2 2 merupakan tahapan transisi periodisasi RPJMD IV Kabupaten Kutai Timur (Tahun 2021 - 2026). Dokumen RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2021 berakhir pada tahun 2021, sedangkan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun
2021 - 2026 belum ditetapka n.
S ehingga RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 langsung mengacu pada RPJPD Kutim 2006 - 2025
dan Ranwal RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021 - 2026 . RKPD Kabupaten Kutai Timur, selanjutnya menjadi acuan penyusunan Renja P erangkat D aerah .
Penyusunan RKPD membahas penetapan program dan kegiatan beserta indikator dan target kinerja serta perkiraan kebutuhan dana untuk mendukung pelaksanaan masing - masing program dan kegiatan.
Terkait kebutuhan dana yang sela njutnya menjadi penganggaran, perlu menuangkannya dari dokumen RKPD dalam
dokumen Kebijakan Umum A nggaran (KUA) dan Prioritas dan
Plafon Anggaran Sementara (PPAS ) .
1.4
Maksud dan Tujuan
P enyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 2
dimaksudkan untuk mewujudkan sinergitas dan menjamin konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan pembangunan antar wilayah, antar sektor pembangunan dan antar tingkat pemerintahan .
Adapun tujuan p en y usunan
RKPD untuk
mewujudkan efisiensi alokasi berbagai sumberdaya dalam pembangunan daerah.
1.5
Sistematika
Penyusunan D okumen RKPD
Sistematika p enyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 2
adalah
sebagai berikut:
1.
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Bagian ini menyajikan ringkasan, proses penyusunan, dan kedudukan RKPD tahun rencana dalam periode RPJMD. Bagian ini juga memuat
keterkaitan
1 - 11
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
antardokumen RKPD dengan dokumen RPJMD, Renstra OPD , Ren cana Kerja OPD
serta tindaklanjutnya dengan proses penyusunan APBD.
1.2
Dasar Hukum Penyusunan
Bagian ini memuat dasar hukum yang digunakan dalam penyusunan RK PD, baik yang berskala nasional, regional (Kalimantan Timur)
maupun Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Kabupaten
Kutai Timur .
1.3
Hubungan antar dokumen
Bagian
ini
men jelaskan
keterkaitan antar
dokumen yang digunakan
dalam
penyusunan RKPD .
1.4
Maksud dan Tujuan
Bagian ini menjabarkan maksud dan tujuan penyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur tahun 202 2
dalam kaitannya dengan dokumen RPJMD tahun 2021 - 2026
serta isu strategis dan kaitannya dengan Visi dan Misi Kepala Daerah.
1.5
Sist e matika Dokumen RKPD
Bagian ini menjabarkan
sistematika
penyusunan dokumen RKPD
beserta isinya .
2.
GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH
2.1
Kondisi Umum Kondisi Daerah
Bagian ini menjabarkan kondisi umum daerah yang terdiri dari:
(i) aspek geografi dan demografi, (ii) kesejahteraan masyarakat, (iii) pelayanan umum ,
dan (iv) daya saing daerah .
2.2
Evaluasi
Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD Sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD
Bagian ini menjelaskan hasil evaluasi pelaksanaan perencanaan daerah berupa program dan kegiatan, indikator kinerja program serta capaian kinerja RPJMD hingga tahun 2020 . Hal ini dilakukan untuk:
a)
Mengetahui tingkat
kema juan atas
target kinerja yang ditetapkan dalam
RPJMD
Kabupaten Kutai Timur.
b)
Mengetahui realisasi capaian program dan kegiatan sampai tahun berjalan (tahun 2020 ) .
1 - 12
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2.3
Permasalahan Pembangunan Daerah
Bagian ini menjabarkan identifikasi
dan analisis permasalahan pembangunan daerah meliputi :
a)
Permasalahan yang terkait
dengan prioritas dan sasaran pembangunan daerah .
b)
P ermasalahan yang terkait dengan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah .
3.
K ERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEUANGAN DAERAH
Bagian ini menjabarkan kondisi ekonomi tahun lalu (2020 ) dan
perkiraan tahun berjalan
(20 21
dan 202 2 ) , mencakup: a) Indikator Pertumbuhan E konomi Daerah; b) Sumber - sumber
Pendapatan dengan perincian, sumber pendapatan tahun lalu dan satu tahun sebelumnya, tahun berjalan, tahun rencana dan satu tahun setelah tahun rencana sebagai prakiraan maju pendapatan; dan c) Kebijakan Pemerintah Daerah yang diperlukan dalam Pembangunan Perekonomian Daerah meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah, yang dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
3.1
Arah Kebijakan Ekonomi Daerah
Bagian ini menjabarkan a rah kebij akan ekonomi makro daerah ,
meliputi:
a)
Asumsi indikator makro ekonomi daerah .
b)
Kesesuaian
asumsi butir ( a )
dengan berbagai isu lingkungan eksternal
serta
tujuan dan sasaran pembangunan daerah tahun 202 2 .
3.2
Arah Kebijakan Keuangan Daerah
Bagian ini berisi terkait dengan
kebijaka n yang akan dilaksanakan
oleh pemerintah daerah Kabupaten Kutai Timur sesuai dengan pendapatan, pembiayaan serta belanja daerah .
3.2.1
Arah Kebijakan Pendapatan Daerah
Bagian ini berisi paparan terkait dengan
analisis
dan
perkiraan
sumber - sumber
pendapatan
daerah
berdasarkan
realisasi
tahun - tahun
sebelumnya, yang mencakup
Pendapatan
Asli Daerah, Dana Perimbangan ,
dan Lain - lain Pendapatan Yang Sah.
Arah
kebijakan
pendapatan
daerah
meliputi :
a)
Kebijakan
perencanaan
pendapatan
daerah; b) Uraian
arah
kebijakan
berkaitan
dengan target pendapatan
1 - 13
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
daerah ;
dan c)
Upaya - upaya
pemerintah
Kabupaten
Kutai
Timur
dalam
mencapai target.
3.2.2
Arah Kebijakan Belanja Daerah
Bagian ini menjabarkan kebijakan dan pengelolaan Belanja (Belanja
Langsung
maupun
Belanja
Tidak
Langsung) dalam APBD.
3.2.3
Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah
Bagian ini berisi tentang
kebijakan
pene rimaan
dan
pengeluaran
pembiayaan
daerah.
Kebijakan yang akan
dilakukan
terkait
dengan
kondisi
keuangan
daerah,
baik dalam kondisi d efisit
maupun dalam
kondisi s urplus a nggaran.
4.
SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
Bagian ini berisi tentang
program prioritas dan sasaran pembangunan daerah berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tahun lalu dan capaian kinerja yang direncanakan dalam RPJMD
2021 - 202 6 .
4.1
Tujuan dan Sasaran Pembangunan
Bagian ini m enj abarkan tujuan dan sasaran pembangunan tahun 202 2
serta keterkaitannya dengan visi/misi Kepala Daerah Kabupaten.
4.2
Prioritas
dan Sasaran Pembangunan Tahun 202 2
Bagian ini menjabarkan prioritas pembangunan daerah tahun 202 2
dan kaitannya dengan program pembangunan
jangka menengah
daerah (RPJMD) .
5.
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN
DAERAH
Bagian ini berisi tentang
rencana program dan kegiatan prioritas daerah yang disusun berdasarkan evaluasi pembangunan tahunan, kedudukan tahun rencana (RKPD) dan capaian kinerja yang direncanakan dalam RPJMD.
6.
KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
Bagian ini berisi tentang
penetapan indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk memberi panduan dalam pencapaian kinerja tahunan yang ditetapkan menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada akhir tahun perencanaan.
1 - 14
BAB I Pendahuluan
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
7.
PENUTUP
Bagian i ni berisi tentang
arahan Kepala Daerah bagi OPD
dalam rangka menyusun dokumen Ren cana Kerja Organisasi P erangkat D aerah , meliputi: a) Prinsip - prinsip penyusunan dan pelaksanaan Renja P erangkat D aerah
untuk mencapai tujuan - tujuan pembangunan daerah dalam RKPD ; b)
Keterpaduan dan sinkronisasi penyusunan program dan kegiatan di dalam dan di antara P erangkat D aerah
dengan memperhatikan peran/tanggung jawab/tugas P erangkat D aerah ; c) Keterpaduan dan sinkro nisasi program dan kegiatan dilakukan melalui Musrenbang, forum diskusi, dan for um - forum konsultasi publik; d) Peranan masyarakat dan dunia usaha dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kebija kan, program, dan kegiatan RKPD; e) Penegasan RK PD sebagai acuan penyu sunan Kebijakan Publik dan APBD; dan f) Penegasan tentang kewajiban
pemerintah daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan program /
kegiatan RKPD .
2 - 1
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
BAB 2
GAMBARAN UMUM KONDISI
DAERAH
Bab ini akan memaparkan beberapa gambaran umum kondisi daerah di Kabupaten Kutai Timur, diantaranya, (i) Kondisi Umum Daerah; dan (ii) Evaluasi Pelaksanaan Program Pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. Situasi atau gambaran u mum daerah diharapkan dapat memberikan arah kebijakan dan strategi serta program yang disusun akan sesuai dengan yang diharapkan.
2.1
Kondisi Umum Daerah
Kondisi umum daerah menyajikan beberapa aspek berikut, yaitu (i) aspek geografi, (ii) demografi, dan (iii)
indikator capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan dalam pembangunan di Kabupaten Kutai Timur tahun 2020 - 2021. Indikator capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan antara lain adalah: (a) aspek kesejahteraan masyar akat; (b) aspek pelayanan umum; dan
(c) aspek daya saing daerah. Proses perumusan dan perencanaan pembangunan daerah membutuhkan gambaran kondisi umum daerah. Berikut merupakan aspek - aspek yang menggambarkan kondisi daerah Kabupaten Kutai Timur.
2.1.1
Aspek Geog rafi dan Demografi
Kondisi geografi
wilayah Kabupaten Kutai Timur mencakup: lokasi wilayah, kemiringan wilayah (topografi), kondisi tanah dan kandungan sumber daya alam. Kabupaten Kutai Timur memiliki keadaan topografi yang bervariasi, mulai dari daerah dataran seluas 536.20 0 ha, lereng ber gelombang (1,42 juta ha), hingga pegunungan (1,6 juta ha). Kondisi topografi ini cukup rentan terhadap bencana alam. Di sisi yang lain, potensi batu bara Kutai Timur diprediksikan mencapai 5,35 miliar ton. Aspek demografi mencakup informasi
tentang perubah an jumlah dan komposisi penduduk secara keseluruhan atau kelompok dalam waktu tertentu; disajikan dalam aspek demografi.
2.1.1.1
Karakteristik Lokasi dan Wilayah
Karakteristik lokasi dan wilayah Kabupaten Kutai Timur dapat ditinjau dari beberapa aspek:
2 - 2
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
1.
Luas dan
Batas Wilayah Administrasi
Kabupaten Kutai Timur yang terdiri dari 18 kecamatan dengan 13 9
desa dan 2 kelurahan. Batas wilayah Kabupaten Kutai Timur secara administratif sebagai berikut:
Arah/
Sebelah
:
Batas Wilayah
Utara
:
Berbatasan dengan Kabupaten B erau . Beberapa Kecamatan di Kabupaten Berau yang berbatasan langsung dnegan Kab. Kutai Timur adalah Kecamatan: Kelay, Tabalar, Biatan, Talisayan ,
Batu Putih dan Biduk - Biduk
.
Timur
:
Berbatasan dengan Selat Makasar ; Kota Bontang (Kecamatan Bontang Utara);
dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Marang Kayu)
Selatan
:
Berbatasan dengan Kutai Kartanegara dan
Kota Bontang
Barat
:
Berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara
(Kecamatan Kembang Janggut dan Kecamatan Tabang)
serta Kabupaten Malinau .
Pe ta Kabupaten Kutai Timur disajikan dalam gambar di bawah ini.
Sumber: Bappeda Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Gambar 2. 1
Peta Kabupaten Kutai Timur
Kabupaten Kutai Timur mempunyai luas wilayah sebesar 35.747,50 km². Lu as ini sekitar 28,1
persen dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Timur
yaitu 127.267,52
km²
. Luas wilayah per kecamatan dari Kabupaten Kutai Timur disajikan dalam Tabel 2.1 berikut ini.
2 - 3
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 1
Luas Wilayah Kecamatan dan Jumla h Desa/Kelurahan
di Kabupaten Kutai Timur
Kecamatan
Banyaknya
Luas
Desa
Kelurahan
Km 2
%
Muara Ancalong
9
2.739,30
7,66
Busang
6
3.721,62
10,41
Long Mesangat
7
526,98
1,47
Muara Wahau
10
5.724,32
16,01
Telen
8
3.129,61
8,75
Kongbeng
7
581,27
1 ,63
Muara Bengkal
7
1.522,80
4,26
Batu Ampar
7
204,5
0,57
Sangatta Utara
3
1
1.262,59
3,53
Bengalon
11
3.196,24
8,94
Teluk Pandan
6
831
2,32
Rantau Pulung
3
1.660,85
4,65
Sangatta Selatan
9
1
143,82
0,4
Kaliorang
15
3.322,58
9,3
Sangkulirang
7
438,91
1,23
Sandaran
9
3.419,30
9,57
Kaubun
8
257,45
0,72
Karangan
7
3.064,36
8,57
Total
139
2
35.747,50
100,00
Sumber: BAPPEDA Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Kabupaten Kutai Timur mengalami 2 (dua) kali pemekaran kecamatan. Semula kabupaten
ini terdiri dari 5 (lima) kecamatan; dimekarkan menjadi 11 (sebelas) kecamatan (Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 16 Tahun 1999); dan dimekarkan la gi menjadi 18 (delapan belas) kecamatan (Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 12 Tahu n 2005). Rata - rata luas kecamatan dan jumlah desa tidak merata. Kecamatan Sangkulirang dengan luas 438,91 (1,25 persen) memiliki 15 (lima belas) desa; sebalikny a Kecamatan Muara Wahau seluas 5.724, 32 (16,01 persen) hanya memiliki 10 (sepuluh) desa.
2.
Le tak dan Kondisi Geografis
Kabupaten Kutai Timur secara astronomis terletak pada koordinat 115°58’37” Bujur Barat sampai 118°59’31.37” Bujur Timur dan 1°50’42” Lintang Utara sampai 0°0’32” Lintang Selatan. Letak geografis ini memberi banyak potensi strategi s bagi Kabupaten Kutai Tim ur, khususnya dalam berinteraksi dengan dunia luar. Demi mendukungnya Kabupaten Kutai Timur dalam berinteraksi wilayah dengan wilayah luar,
2 - 4
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
baik dalam skala nasional maupun internasional dibutuhkan pembangunan fasilitas transporta si yang memadai .
Potensi posisi strategis tersebut terlihat dari posisinya yang dikaitkan dengan wilayah lebih luas adalah sebagai berikut:
a)
Kabupaten Kutai Timur berada pada jalur regional lintas Trans Kalimantan. Jalur ini menghubungkan jalur Tarakan (Ko ta Orde II) -
Tanjung Redeb
ke Samarinda (Kota Orde I -
Ibu Kota Provinsi) -
Balikpapan (Kota Orde I) -
Kabupaten Penajam Pasir Utara - Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Keberadaan jalur regional Trans Kalimantan ini akan menunjang ke lancaran distribusi barang
dan jasa dari dan kedalam Kabupaten Kutai Timur. Kelancaran distribusi barang dan jasa akan memicu aktivitas ekonomi, yaitu peningkatan produksi dan konsumsi.
b)
Wilayah perairan Kabupaten Kutai Timur memiliki garis pantai sepanjan g 152 km. Wilayah perairan
ini berbatasan dengan Selat Makasar dan Laut Sulawesi.
B agian Laut Kalimantan Timur merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Hal ini yang menyebabkan posisi Kutai Timur menjadi posisi strategis ; karena berad a pada jalur transportasi laut internasional.
Posisi strategis yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur merupakan tantangan sekaligus peluang. Peluang dari posisi strategis ini harus dimanfaatkan dengan baik. Posisi strategis harus menjadi pendorong dalam upaya
meningkatkan laju pertumb uhan perekonomian daerah .
3.
Topografi
Luas wilayah daratan di Kabupaten Kutai Timur adalah 3.173.519 ha. Luas perairan darat adalah 16.130 ha; perairan laut dengan jarak 0 - 4 mill adalah 2.641 ha. Total wilayah darat adalah 3.189.649
ha. Ibukota Kabupaten Kutai Timur yaitu Sangatta Utara berjar ak sekitar 176 km dari Kota Samarinda sebagai ibu kota Provinsi. Variasi ketinggian dan luas wilayah daratan dari permukaan laut sebagai berikut: (i). 0 - 7M seluas 74.492 ha; (ii). 7 - 25M seluas 1 63.342 ha; (iii). 25 - 100M seluas 658.394 ha; (iv). 100 - 500M s eluas 593.218 ha; (v). 500 - 1.000M seluas 135.389 ha; dan lebih dari 1.000M seluas 59.927 ha.
2 - 5
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Luas wilayah daratan menurut kemiringan lereng, dibedakan sebagai berikut: (i) 0 - 2% seluas 151.165 ha; (ii) 2 - 15% seluas 197.965 ha; (iii) 15 - 40% seluas 1.212.195 ha; dan (iv) kemiringan diatas 40% seluas 1.612.195 ha. Menurut jenis penggunaanya, luas daratan Kabupaten Kutai Timur dibedakan sebagai berikut. Pemukiman dan pekarangan seluas 9.283 ha; huta n seluas 1.279.022 ha; pertanian seluas 465.267 ha; pe rtambangan seluas 26.763 ha; lainnya seluas 1.394.572 ha. Secara rata - rata wilayah memiliki luas lereng di atas 40 persen. Kondisi ini tersebar di seluruh wilayah, khususnya terkonsentrasi di bagian bar at laut. Di bagian wilayah ini, rata - rata ketinggian l ebih 500 meter di atas permukaan laut. Karakteristik topografi seperti ini termasuk dalam kategori lahan kritis. Hal ini disebabkan oleh karena area - area ini berpotensi mengalami degradasi lingkungan be rupa erosi tanah.
Sumber: Komara dkk., 2019
Gambar
2.2
Kelas Lereng Wilayah Daratan di Kabupaten Kutai Timur
Sebagian wilayah Kabupaten Kutai memiliki lereng di bawah 15 persen. Wilayah dengan lereng seperti ini merupakan kawasan yang relatif datar dan landai. Kawasan ini terdapat di Kecamatan Sangatta , Muara Bengkal, Muara Ancalong dan sebagian Muara Wahau dan Sangkulirang. Hal ini disajikan dalam Gambar 2.2. Di sisi yang lain, sebagian wilayah Muara Wahau dan Muara Ancalong merupakan daerah pegunun gan kapur. Di sisi lain, wilayah daerah pegunungan dan
perbukitan mempunyai areal paling luas yaitu 1.608.915 ha dan 1.429.922,25 ha.
2 - 6
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Bila dirinci lebih lanjut, kondisi tofografi daratan Kabupaten Kutai Timur disajikan dalam Tabel di bawah ini.
Tabel 2.2
Kondisi Topografi Daratan Kabupaten Kutai Timur
Sistem Lahan
Deskripsi Umum
Kemiringan (derajat)
Luas (ha)
Bakunan
Lembah - lembah kecil diantara perbukitan
< 2
15.717
Gambut
Rawa - rawa gambut yang dalam dengan permukaan umumnya lengkung
< 2
31.199
Kajapa h
Dataran lumpur didaerah pasang surut dibawah bakau dan nipah
< 2
25.84
Klaru
Dataran banjir yang selalu tergenang
< 2
16.831
Sebangau
Jalur kelokan sungai - sungai besar dengan tanggul yang lebar
< 2
14.161
Kahayan
Dataran pantai/sungai yang tergabung
2
s/d 8
19.097
Kapor
Dataran karst yang berombak mengandung karst kecil - kecil
2 s/d 8
30.394
Lawangguang
Dataran batuan berombak hingga bergelombang
2 s/d 8
434.835
Pakau
Teras - teras berpasir berombak
2 s/d 8
188.834
Sungai Medang
Dataran vulkanik berge lombang
9 s/d 15
1.778
Gunung Baju
Dataran karst berbukit kecil
16 s/d 25
111.691
Teweh
Dataran batuan endapan berbukit kecil
16 s/d 25
809.91
Beriwit
Kuesta - kuesta bergunung batupasir dengan arah lereng tertoreh
26 s/d 40
35.058
Tewai Baru
Dataran buk it kecil dengan punggung terjal sejajar
26 s/d 40
95.545
Maput
Perbukitan batuan bukan endapan yang tidak simetris
41 s/d 60
530.667
Mantalat
Kelompok punggung panjang batuan endapan, dengan arah lereng
41 s/d 60
3.194
Pendereh
Pegunungan batuan endapan
yang tidak teratur
41 s/d 60
738.127
Bukit Pandan
Kelompok punggung gunung batuan bukan endapan
> 60
32.027
Batu Ajan
Gunung - gunung apitertoreh dengan pola drainase radial
> 60
2.604
Lohai
Kelompok punggung gunung yang panjang dan sempit
> 60
39.891
O kki
Punggung - punggung dan gunung karst yang curam
> 60
117.519
Sumber: Profil Kabupaten Kutai Timur 2016
Kabupaten Kutai Timur memiliki gunung sebanyak 9 buah. Gunung yang tertinggi adalah G unung M enyapa, dengan ketinggian mencapai 2000 m. Selain pegunun gan dan perbuki t an, wilayah ini juga memiliki dataran/landai seluas 536.212,5 ha yang terdiri dari daratan,
rawa dan perairan umum (sungai dan danau). Daerah Aliran Sungai (DAS)
2 - 7
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
terdapat di seluruh kecamatan, sedangkan danau hanya ada di Kecamatan Muara Be ngkal yaitu D anau Ngayau dengan luas 1.900 Ha dan Danau Karang dengan luas 750 ha. Wilayah pantai berada di
sebelah timur kabupaten, yang mempunyai ketinggian antara 0 - 7M di atas permukaan laut. Kawasan pantai yang memiliki potensi wisata bahari adalah Pan tai Teluk Lombok dan Pantai Sekerat.
4.
Geologi
Jenis tanah di wilayah daratan Kabupaten Kutai Timur didominasi oleh tanah podsolik merah kuning, latosol dan litosol. Jenis tanah lainnya adalah aluvial, organosol, latosol, podsol, dan padsolik merah kuning de ngan tingkat kesuburan yang rendah.
Secara geologi Kabupaten Kutai Timur hampir sebagian besar did ominasi oleh Formasi Pemaluan yang tersebar di bagian tengah dan timur serta alluvium
yang tersebar di sepanjang pantai. Terdapat pula kandungan batuan endapa n tersier dan batuan endapan kwarter. Formasi batuan endapan terutama terdiri dari batuan kwarsa d an batuan liat. Berdasarkan aspek geologi, wilayah daratan Kabupaten Kutai Timur tersusun dari 21 jenis formasi. Dilihat dari formasinya, Maau formation dan T elen formation
yang paling luas; disusul oleh Aluvial, Balikpapan formation , Manumbar formation, d an Y o un g
V o l ca n i c
R o cks
dengan kisaran luas antara 200 - 300 ha.
Tabel 2.3 di bawah ini menyajikan tabulasi formasi Geologi wilayah di Kabupaten Kutai Timur.
T abel 2.3
Formasi Geologi Wilayah Kabupaten Kutai Timur
Formasi Geologi
Luas (Ha)
%
A l l u via l
D e po si ts
23 . 283 , 4 2
0 , 7 3
A lu via l
218 . 367 , 6 8
6 , 8 6
At a n
I n t ru siv es
4 . 888 , 4 5
0 , 1 5
B a l i kpap a n
Fo r m a t io n
240 . 241 , 5 4
7 , 5 5
B a tu
Ay a u
Fo r m a t io n
58 . 800 , 8 7
1 , 8 5
D o m a r i n g
Fo r m a t io n
62 . 419 , 9 5
1 , 9 6
G o l o k
Fo r m a t io n
140 . 430 , 9 3
4 , 4 1
H a l o q
S a n dst o n e
799 , 8 7
0 , 0 3
I n t r u siv e
R o ck
496 , 7 1
0 , 0 2
J ur assi c
Op h io l i te
17 . 786 , 3 0
0 , 5 6
K a mp un g baru
Fo r m a t io n
11 . 411 , 8 3
0 , 3 6
K a r a muan
Fo r m a t io n
4 . 899 , 3 2
0 , 1 5
K a r a n ga n
Fo r m a t io n
1 . 833 , 0 7
0 , 0 6
Ke d a n g o
Fo r m a t io n
2 . 016 , 5 8
0 , 0 6
Ke l a i
G r a n i te
23 . 538 , 2 3
0 , 7 4
Ke l in j a u
M e l a n g e
102 . 326 , 1 0
3 , 2 1
2 - 8
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Formasi Geologi
Luas (Ha)
%
Ku a r o
Fo r m a t io n
5 . 952 , 9 8
0 , 1 9
L a ke
D e po si ts
109 . 257 , 6 0
3 , 4 3
Le b a k
Fo r m a t io n
138 . 445 , 7 6
4 , 3 5
M aa u
Fo r m a t io n
597 . 022 , 5 1
18 , 7 6
M a lu wi
Fo r m a t io n
100 . 495 , 8 4
3 , 1 6
M a n g ku p a
Fo r m a t io n
115 . 555 , 2 3
3 , 6 3
M a nu m bar
Fo r m a t io n
213 . 354 , 4 0
6 , 7 0
M a r a h
Fo r m a t io n
144 . 374 , 1 6
4 , 5 4
Me n t a r a n g
Fo r m a t io n
180 . 902 , 0 7
5 , 6 8
Me r a h
Fo r m a t io n
14 . 640 , 3 9
0 , 4 6
Met u l a n g
Vol ca n i cs
19 . 324 , 0 9
0 , 6 1
P a l au ba l a n g
Fo r m a t io n
43 . 147 , 6 6
1 , 3 6
P a m a lu a n
Fo r m a t io n
132 . 670 , 2 3
4 , 1 7
S i n t a n g
I n t ru siv es
1 . 009 , 3 2
0 , 0 3
Tab a l a r
Fo r m a t io n
70 . 878 , 7 6
2 , 2 3
Tan j un g
Fo r m a t io n
594 , 7 3
0 , 0 2
T e l en
Fo r m a t io n
350 . 626 , 0 1
11 , 0 2
T e n d e hh a n tu
F o r m a t io n
10 . 271 , 7 8
0 , 3 2
Ujoh
Bi l a n g
Fo r m a t io n
2 . 905 , 3 6
0 , 0 9
W a h a u
Fo r m a t io n
17 . 649 , 1 1
0 , 5 5
Y o un g
V o l ca n i c
R o cks
287 , 2 5
0 , 0 1
Sumbe r :
Profil
K a b u p a t e n
Ku t a i
T i m ur
201 6
Kesuburan tanah ditentukan oleh banyak faktor. Semakin banyak faktor penghambat seperti kondisi lereng yang terjal, akan berdampak pada berkurangnya ketersediaan air. Kondisi ini juga mudah memicu terjadinya erosi. Hal ini menyebabkan kemampuan tan ah pada wilayah tersebut rendah. Wilayah daratan Kabupaten Kutai Timur didominasi oleh tanah jenis: podsolik merah kuning, latosol dan litosol. Jenis tanah lainnya adalah
aluvial, organosol, latosol, podsol, dan podsolik merah kuning. Tanah - tanah dalam jen is ini memiliki tingkat kesuburan yang rendah.
5.
Hidrologi
Untuk mendukung kondisi kesuburan tanah di Kabupaten Kutai Timur, dapat memanfaatkan w ilayah perairan yang berupa
laut/pantai, sungai dan danau. Daerah Aliran Sungai (DAS) terdapat di seluruh kecamatan. Sungai terpanjang adalah Sungai Kedang Kepala yang terletak di Kecamatan Muara Wahau, dengan panjang 319 km. Terdapat dua d anau yang terletak di
Kecamatan Mura Bengka l yaitu Danau Ngayau dengan luas 1.900 Ha dan Danau Karang
se luas 750 Ha. Tabel 2.4 di bawah ini menyajikan dua belas sungai yang terpanjang di Kabupaten Kutai Timur.
2 - 9
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2.4
Sungai Terpanjang di Kutai Timur
No.
Nama Sungai
Panjang (km)
1
Sungai Telen
334.00
2
Sungai Bengalon
235.50
3
Sungai Kelinjau
206.50
4
Sungai Wahau
187.50
5
Sungai Antan
176.50
6
Sungai Sangatta
159.50
7
Sungai Manubar
153.40
8
Sungai Senyiur
121.80
9
Sungai Marah
112.30
10
Sungai Karangan
110.30
11
Sungai Kedang Kepala
93.50
12
Sungai Pesah
82.90
Panjang Sungai (Total)
1.973,70
Sumber: Bappeda Kutai Timur, 202 1
Jumlah sungai dan panjang sungai cukup memadai di Kabupaten Kutai Timur. Keberadaan sungai ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan air khususnya untuk kebutuhan irigasi pertanian. Pada sisi timur Kabupaten Kutai Timur hampir seluruhnya berupa w ilayah pant ai .
Hamparan yang ada di sisi pantai
mempunyai ketinggian antara 0 - 7 m diatas permukaan laut. Kawasan pantai yang memilki potensi wisata bahari adalah P antai Teluk Lombok dan Pantai Sekerat. Selama ini, wilayah Pantai Teluk Lombok dimanfaatkan oleh masyara kat lokal sebagai media perairan marikultur, yaitu pengembangan komoditi perikanan seperti tambak ikan dan udang, budidaya rumput laut dan budidaya ikan
dalam Karamba Jaring Apung (KJA).
6.
Klimatologi
Kabupaten Kutai Timur berada di wilayah yang beriklim tro pis mempunyai musim yang hampir sama dengan wilayah Indonesia pada umumnya yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Kabupaten Kutai Timur memiliki suhu udara rata - rata 26°C dengan perbedaan suhu terendah dengan suhu tertinggi mencapai 5° sampai 7°C. Jumlah
curah hujan antara 2.000 hingga 4.000 mm/tahun, dengan jumlah hari hujan rata - rata adalah 130 hingga
150 hari/tahun.
2 - 10
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Sumber: BPS Kabupaten Kutai Tim ur, 2020
Gambar 2.3
Rata - rata Curah Hujan Menurut Bulan, tahun 2019
Gambar 2.3 menyajikan rata - rata curah hujan di Kabupaten Kutai Timur selama tahun 2019. Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Kutai Timur, Selama setahun curah hujan tertinggi terjadi pada
bulan Juni, Nopember dan Desember. Pada bulan - bulan lainnya, rata - rat a curah hujan di Kutai Timur adalah 154 - 279 mm.
Tabel 2.5
Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan Bulan Januari, Juni dan Desember
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019
Kecamatan
Januari
Juni
Desember
HH (hari)
CH (mm)
HH (hari)
CH (mm)
HH (hari)
CH (mm)
Muara Ancalong
12
290
13
308
8
124
Muara Wahau
19
303
18
327
9
398
Muara Bengkal
11
233
12
3.716
13
230
Sangatta Utara
13
659
18
952
22
969
Sangkulirang
9
114
11
127
16
233
Busang
10
98
23
59
11
105
Telen
14
105
17
25
7
231
Kongbeng
10
404
9
325
4
108
Bengalon
11
165
16
92
13
142
Kaliorang
9
130
8
110
9
235
Sandaran
na
na
na
na
na
na
Sangatta Selatan
14
281
15
135
15
1.543
Teluk Pandan
8
247
7
175
7
231
Rantau Pulung
2
76
7
127
1 6
233
Kaubun
8
45
18
397
8
294
Karangan
6
63
13
124
10
340
Batu Ampar
10
293
13
154
9
278
Long Mesangat
15
336
14
323
10
257
Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2020
226 257 251 279 199 452 200 186 181 154 386 353
2 - 11
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2.5 menyajikan perbandingan hari hujan dan curah hujan pad a bulan Januari Juni, dan Desember. Jumlah HH di atas 10 (sepuluh) hari pada bulan Januari hanya ada di beberapa kecamatan, yaitu: (i) Muara Ancalong; (ii) Muara Wahau; (iii) Muara Bengkal; (iv) Sangatta Utara; (v) Telen; (vi) Bengalon; (vii) Sangatta Sel atan dan (viii) Long Mesangat. Pada bulan Juni jumlah HH relatif semakin lama dibanding bulan Januari. Hal ini terjadi di sebagian besar kecamatan, yaitu: (i) Muara Ancalong; (ii) Muara Bengkal; (iii) Sangatta Utara; (iv) Sangkulirang; (v) Busang; (vi) Tel en; (vii) Bengalon; (viii) Sandaran; (ix) Sangatta Selata n; (x) Rantau Pulung; (xi) Kaubun; (xii) Karangan; dan (xiii) Batu Ampar. Jumlah HH lebih dari 14 hari (dua minggu berturut - turut) terjadi di beberapa kecamatan pada bulan Desember; yaitu: (i) Sangat ta Utara; (ii) Sangatta Selatan; (iii) Rantau Pulung; dan
(iv) Sangkulirang. Variasi jumlah hari hujan (HH) dan curah hujan (CH) ini hendaknya digunakan untuk mendukung proses produksi dan produktivitas pertanian. Air merupakan salah satu komponen utama ke suburan tanah sehingga kondisi curah hujan perlu diperhat ikan dan disesuaikan dengan pola musim tanam di sektor pertanian. Semakin tinggi curah hujan, semakin subur lahan pertanian di suatu daerah.
7.
Penggunaan Lahan
Penggunaan lahan di Kabupaten Kutai Timu r cukup bervariasi. Sebanyak 43,08
persen
merupakan kawasan hutan, meliputi Hutan Mangrove, Hutan Primer, Hutan Rawa, Hutan Sekunder dan Hutan Tanaman atau hutan produksi. Hutan Primer sebagian besar berada
pada daerah pegunungan yang tersebar pada bagian barat Kabupaten Kutai Timur, yaitu Kecama tan Muara Wahau, Telen, dan Busang. Kawasan tidak berhutan di Kabupaten Kutai Timur sebanyak 56,14
persen
yang didominasi oleh belukar dan belukar rawa. Luas wilayah masing - masing sebesar 37,65
persen dan 5,76
perse n .
Lahan pertanian sebanyak 9,28 persen atau sekitar 296.119,33 Ha meliputi perkebunan, sawah dan lahan pekarangan. Penggunaan lahan untuk perikanan masih menjadi minoritas meskipun mempunyai potensi yang sangat besar baik dari budidaya kolam maupun perai ran umum. Penggunaan lahan untuk kegiatan
lainnya adalah pertambangan batubara sebesar 0,70 persen atau sekitar 22.410,51 Ha.
2 - 12
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2.6
Penggunaan Lahan Menurut Kawasan di Kabupaten Kutai Timur
No
Kawasan
Luasan (Ha)
I
Kawasan Lindung
722.935,06
-
Hut an Lindung
397.098,56
-
Kawasan Resapan Air
9.646,38
-
Konservasi Mangrove
12.626,87
-
Kawasan Gambut
33.611,32
-
Karst
58.133,11
-
KSA/KPA
187.877,62
-
Hutan Kota
41,92
-
Taman Wisata Alam
33,88
-
Tubuh Air
23.865,39
II
Kawasan Budidaya
2.612.287,15
-
KBK
1.491.841,86
-
KBNK
1.120.445,29
III
Kawasan Budidaya Kehutanan
1.491.841,86
-
Hutan Produksi
668.924,10
-
Hutan Produksi/APL
21.809,49
-
Hutan Produksi/HPK
24.078,43
-
Hutan Produksi Konversi
61.739,10
-
H utan Produksi Konversi/APL
707.832,82
-
Hutan Produksi Terbatas/APL
468,32
-
Hutan Produksi Terbatas/HPK
5.449,35
IV
Kawasan Budidaya Non Kehutanan
1.120.445,29
-
Perkebunan
892.580,59
-
Permukiman Perkotaan
9.517,62
-
Permukiman Perdesaan
77.396,83
-
Kawasan Bukit Pelangi
280,25
-
Pertambangan
17.521,16
-
Pertanian Tanaman Pangan/Kaw. Food Estate
62.546,78
-
Kawasan Industri
4.942,02
-
Waduk/Bendungan
3.440,56
-
KIPI/Maloy
5.272,44
-
Kawasan Pelabuhan
120,94
-
Pelabu han Batubara
578,30
Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2020
2.1.1.2
Potensi Pengembangan Wilayah
Beberapa pusat kegiatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur dibagi dalam pengembangan Sub Satuan Wilayah Pengembangan (SSWP). Sistem perwilayahan ini
menggambarkan satuan wilayah kabupaten yang memiliki pusat di suatu kota kecamatan, dan dijadikan sebagai pus at kegiatan perwilayahan. Berikut merupakan SSWP di Kabupaten Kutai Timur:
a)
S S WP Pusat
meliputi Kecamatan Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Sangatt a Utara, Rantau Pulung dan Bengalon ;
2 - 13
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
b)
S S WP Timur
meliputi
Kecamatan Karangan, Kaubun, Kaliorang, Sangkulirang, dan Sandaran ;
c)
S S WP Utara
meliputi Kecamatan Kongbeng, Telen dan Muara Wahau;
d)
S S WP
Selatan
meliputi Kecamatan Batu Ampar, Busang, Long Mesangat, Mu ara Ancalong dan Muara Bengkal .
Tabel 2.6 menyajikan Potensi kawasan di 18 kecamatan Kabupaten Kutai Timur. Berikut merupakan potensi di masing - masing kawasan:
Tabel 2. 7
Potensi di setiap Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur
No
Kecamatan
Potensi
1.
Muara An calong
-
Tanaman pangan: padi ladang, jagung, ubi kayu
-
Buah - buahan: durian, jeruk, mangga, pisang
-
Perkebunan: kelapa sawit, kakao dan karet
-
Perikanan tangkap dan budidaya darat
-
Konservasi fauna: buaya supit dan bodas
2.
Busang
-
Tanaman pangan: padi ladang , jagung, ubi kayu
-
Buah - buahan: durian, pisang, jeruk
-
Perkebunan: kelapa sawit rakyat, kakao
-
Wisata budaya
-
Konservasi Fauna: Orangutan (Restorasi Habitat Orang Utan Indonesia)
-
Potensi bahan galian dan tambang: berupa emas dan besi
3.
Long Mesangat
-
Tan aman pangan: padi sawah, jagung, kacang tanah
-
Sayur mayur: kacang tanah, petsai/sawi putih, cabai
-
Budidaya perikanan darat
4.
Muara Wahau
-
Perkebunan:kelapa sawit, HPH
-
Pertambangan: batubara
-
Wisata Budaya dan Hutan Lindung Wehea
5.
Telen
-
Perkebunan: k elapa sawit, kakao dan karet
-
Teridentifikasi sebagai salah satu wilayah yang memiliki kandungan logam mulia berupa emas
6.
Kongbeng
-
Pertanian tanaman pangan: padi sawah
-
Perkebunan: kelapa, kakao, lada, karet, kelapa sawit
-
Peternakan: sapi, kerbau, aya m potong
-
Pariwisata: wisata budaya dan wisata geologi (Karst)
7.
Muara Bengkal
-
Pertanian tanaman pangan: padi ladang, ubi kayu, jagung, kedelai
-
Perkebunan: kelapa sawit, karet
-
Perikanan: tangkap dan budidaya
-
Pariwisata: danau gelumbang
8.
Batu Ampar
-
Perkebunan: kelapa sawit, karet dan lada
-
Peternakan: ayam kampung, kambing, itik
-
Perikanan: tangkap tradisional
-
Potensi HTI (Hutan Tanaman Industri) yang cukup luas untuk sentra produksi hutan.
2 - 14
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
No
Kecamatan
Potensi
9.
Sangatta Utara
-
Pertambangan: tambang batubara
-
Perdag angan dan jasa.
-
Kawasan wisata konservasi orang utan dan ekowisata
10.
Bengalon
-
Pertambangan: tambang batubara
-
Perkebunan: kelapa sawit, karet dan kakao
-
Perikanan: tangkap dan budidaya
-
Pariwisata: bahari dan geologi
11.
Teluk Pandan
-
Pertanian tan aman pangan: padi sawah dan genjah
-
Perikanan: budidaya tambak
-
Perkebunan: kakao
-
Buah - buahan: pisang
12.
Rantau Pulung
-
Pertanian tanaman pangan: padi ladang, jagung
-
Perkebunan: kelapa sawit
-
Peternakan: ayam potong dan itik
13.
Sangatta Selatan
-
Perta nian tanaman pangan: jagung
-
Peternakan: ayam, sapi, kambing
-
Perikanan: budidaya perikanan dan perikanan tangkap
-
Potensi wisata bahari dan ekowisata
14.
Kaliorang
-
Pertanian tanaman pangan: padi sawah, jagung
-
Sayur - mayur: cabai, sawi
-
Peternakan: sapi, ka mbing, ayam potong
-
Perkebunan: kelapa sawit, kakao, kelapa
-
Buah - buahan: pisang, jeruk
-
Pariwisata: bahari dan ekowisata
-
Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK)
-
Perikanan: tangkap dan bud idaya
-
Pertambangan: potensi galian besi, gips um dan pasir kuarsa
15.
Sangkulirang
-
Pertanian tanaman pangan: padi ladang
-
Perikanan: budidaya (darat dan laut)
-
Perkebunan: kelapa sawit dan karet
-
Peternakan: sapi, kerbau, itik, ayam
16.
Sandaran
-
Pertanian tanaman pangan: padi ladang, jagung
-
Perik anan: darat dan laut
-
Perkebunan: kelapa sawit, kelapa, kakao
-
Buah - buahan: durian, rambutam, jeruk, pisang
-
Pariwisata: bahari dan geologi (Karst)
17.
Kaubun
-
Pertanian tanaman pangan: padi sawah
-
Perkebunan: kelapa sawit, kopi, kakao, karet, lada
-
Sayur may ur: kacang, sawi, cabai
-
Peternakan besar: sapi, ayam potong, ayam petelor
18.
Karangan
-
Pertanian tanaman pangan: padi ladang
-
Perikanan darat
-
Wisata geologi (Karst)
-
Perkebunan kakao, sawit, pisang
-
Kehutanan dan hasil hutan
Sumber: B PS, Kecamatan Dala m Angka
Tahun 201 9 dan 2020
2 - 15
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Berikut beberapa potensi - potensi pengembangan kawasan - kawasan di Kabupaten Kutai Timur:
1.
Kawasan Pertanian Tanaman Pangan
Terdapat 2 kawasan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Kutai Timur yaitu kawasan budidaya tanaman pangan lahan basah dan
kawasan budidaya tanaman pangan
lahan kering. Kriteria kes esuaian lahan untuk kawasan budidaya tanaman pangan lahan kering adalah derajat kemiringan lahan, jenis tanah, kedalaman solum, tekstur tanah, dan tingkat erosi. Berdasarkan kriteria
tersebut, maka untuk kegiatan pertanian lahan kering berada di sebagian b esar wilayah Kabupaten Kutai Timur dan tersebar di seluruh kecamatan. Sedangkan kesesuaian lahan budidaya tanaman pangan lahan basah berada di sebagian kecil wilayah yang ada di Kabu paten Kutai Timur dengan luas yang cukup signifikan, terutama di kecamatan
Muara Bengkal dan Muara Ancalong.
Hasil produksi tanaman pangan di Kutai Timur, berpotensi dapat memenuhi permintaan di dalam negeri, terutama lokal kabupaten dan Provinsi Kalimant an Timur. Berdasarkan peluang dan pesaing dalam pasokan hasil produksi per tanian tanaman pangan, terutama komoditas unggulan kedelai dan jagung dapat berperan serta dalam
pemenuhan kebutuhan dalam lingkup nasional.
Seti a p tahun, lahan pertanian khususnya l ahan sawah mengalami penyusutan luasan akibat dari adanya alih fungsi laha n. Hal tersebut apabila dibiarkan dan tidak dilakukan upaya pencegahan alih fungsi, akan menjadi ancaman (hambatan) pembangunan sektor pertanian di masa yang akan datang. Dampak dari
alih fungsi lahan berupa berkurangnya jumlah produksi dan produktivitas p adi yang berpotensi mengakibatkan hambatan dalam mewujudkan swasembada pangan. Beberapa usaha yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengembangkan area pertanian tanaman pangan den gan menyusun strategi pengelolaan sumberdaya lahan pertanian secara berkel anjutan dan pencegahan berkurangnya lahan sawah produktif, terutama untuk lahan beririgasi teknis yang sudah dikembangkan dan lahan produktif lainnya.
Budidaya pertanian lahan basah
dan food estate merupakan lahan sawah (baik yang beririgasi teknis, seten gah teknis, maupun irigasi perdesaan) yang telah diusahakan secara intensif. Kawasan lahan pertanian diharapkan dapat tetap dipertahankan dalam rangka ketahanan pangan dan ketahanan budaya. Kawasan budidaya pertanian lahan basah di
2 - 16
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
wilayah perencanaan memi liki beberapa tujuan salah satunya adalah diarahkan menjadi kawasan penyangga ( buffer zone ) untuk menjaga kualitas lingkungan dalam bentuk ruang terbuka hijau.
Area budidaya pertani an lahan basah yang telah dialiri oleh jaringan irigasi merupakan kawasan yang tetap dipertahankan dengan meminimalisir alih fungsi. Lahan food estate adalah area lahan pertanian pangan berkelanjutan dicadangkan di 4 (empat) kecamatan yaitu Busang, Karanga n, Muara Ancalong dan Sandaran dengan luas 63.202,78 ha. Lahan per tanian pangan direncanakan seluas lebih kurang 107.755,37 ha yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Timur. Lahan tersebut merupakan lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya tana man pangan semusim dan atau tanaman tahunan yang dicirikan pengelo laannya relatif tidak memerlukan air irigasi. Pemanfaatan pertanian lahan kering adalah untuk tegalan, tanaman sayur mayur (hortikultura), dan kebun campuran. Pertanian lahan kering yang tid ak intensif merupakan cadangan pengembangan kawasan perkotaan .
2.
Kawasan
Perkebunan
Pembangunan perkebunan di Kabupaten Kutai Timur mengalami pertumbuhan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan peningkatan luas areal, pro duksi dan produktivitas. Komoditas yang banyak dikembangkan dal am perkebunan rakyat antara lain kakao, karet, lada, dan kelapa sawit.
Area perkebunan di Kabupaten Kutai Timur berada pada 16 (enam belas) kecamatan yaitu Kecamatan Sangatta Utara, Rantau Pulu ng, Bengalon, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat, Bus ang, Muara Wahau, Kongbeng, Telen, Batu Ampar, Kaliorang, Sangkulirang, Kaubun, Karangan dan Sandaran.
Kawasan perkebunan yang dekat dengan pusat - pusat kegiatan dan merupakan potensi pengembang an kawasan perkotaan. Kebijakan pengelolaan kawasan perkebunan meliputi: a) Pengembangan kegiatan lahan perkebunan diupayakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman yang ada; b) Pemanfaatan lahan perkebunan untuk sistem tumpang sari dengan kegiatan budid aya pertanian lahan kering; c) Pemilihan jenis komoditi unggula n sesuai dengan potensi lahan; dan d) Pengembangan lahan perkebunan pada lahan - lahan yang memiliki kesesuaian lahan sebagai lahan perkebunan melalui intensifikasi dan pemilihan teknologi tepat guna.
2 - 17
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Salah satu strategi pembangunan berkelanjutan yang dilaku kan Provinsi Kalimantan Timur pada subsektor pertanian adalah melalui pengembangan perkebunan kelapa sawit. Subsektor ini dinilai memiliki benefit yang cukup besar
tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi daerah , namun juga
pemecahan masalah pengangguran, kemi skinan dan peningkatan pembangunan daerah .
Di Kabupaten Kutai Timur sendiri
luas perkebunan kelapa sawit terus mengalami perluasan dari
450.635,31
ha di tahun 2016 menjadi 459.526,27
ha di tahu n 2020. Perkembangan yang pesat pada perkebunan kelapa sawit di
Kabupaten Kutai Timur, juga diikuti berkembangnya industri hasil perkebunan kelapa sawit berupa pabrik pengolahan Crude Palm Oil
(CPO) di beberapa kecamatan yang menjadi sentra pengembangan pe rkebunan kelapa sawit. Dengan demikian
program
pengembangan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur perlu terus dilakukan.
Permasalahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia secara umum berkaita n dengan
citra negatif kelapa sawit yang dianggap tidak mengikut i kaidah - kaidah pelestarian lingkungan . Oleh karena itu, pemangku kepentingan ( stakeholders ) di subsektor kelapa sawit menerapkan prinsip dan kriteria Indonesia Sustainable Palm Oil
(ISPO). Pr ogram ini merupakan sertifikasi yang akan diwajibkan bagi seluru h perkebunan kelapa sawit di Indonesia , dengan tujuan untuk meningkatkan citra perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sebelumnya selalu mendapatkan kritik dari Lembaga Swasembada Masyarakat
karena merusak lingkungan .
Ketentuan ISPO sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.
Dengan demikian, program pembangunan dan pengembangan perkebunan kelapa s awit di Kabupaten Kutai Timur hendaknya akan terus dilakukan den gan menerapkan prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan dengan menerapkan keseimbangan faktor ekonomi, ekologi dan sosial, mengacu pada peraturan menteri pertanian tersebut.
3.
Kawasan Peternaka n
Produksi peternakan di Kabupaten Kutai Timur menghasilkan: pet ernakan kecil (unggas) maupun peternakan besar (kambing, sapi, dan lain lain). Beberapa wilayah perencanaan terdapat usaha kegiatan peternakan dalam skala kecil terutama peternakan ayam. Kebij akan pengelolaan kawasan budidaya peternakan diarahkan untuk: a)
2 - 18
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) petani ternak; b) Peningkatan teknologi, produktivitas, dan kualitas ternak; c) Pengendalian limbah peternakan agar tidak mengganggu lingkungan
permukiman dan sumber air; serta d) Pengembangan sinergi antara
kegiatan peternakan dan usaha pertanian lainnya .
4.
Kawasan Perikanan
Kawasan perikanan tangkap merupakan kawasan untuk kegiatan memperoleh ikan di perairan yang tidak dalam keadaan dibudidayaka n dengan alat atau cara apapun. Kegiatan ini juga termasuk mempe roleh ikan menggunakan kapal untuk memuat, mengangkut, menyimpan, mendinginkan, menangani, mengolah, dan atau mengawetkannya. Kawasan pengembangan perikanan tangkap di Kabupaten Kutai Timur di arahkan dan dibagi dalam tiga jalur dengan klasifikasi area dan peralatan.
Kawasan perikanan budidaya sendiri merupakan kawasan yang diperuntukkan bagi kegiatan memelihara, membesarkan, dan atau membiakkan ikan seta memanen hasilnya dalam lingkungan terkon trol. Kegiatan ini juga termasuk menggunakan kapal untuk memuat,
mengangkut, menyimpan, mendinginkan, menangani, mengolah, dan atau mengawetkannya. Penetapan kawasan perikanan budidaya memiliki beberapa kriteria antara lain: a) Perairan laut pasang surut y ang terlindung pasir, kerakal dan atau berbatu; b) Perairan laut
yang semi terlindung dan atau perairan yang terlindung dari aksi gelombang ekstrim; c) Di luar kawasan pelabuhan dan atau jalur pelayaran; d) Salinitas air relatif konstan dalam kisaran norma l air laut; e) Aksesibilitas kawasan mudah dicapai, dekat pemuki man masyarakat pesisir dan tidak dalam pengaruh oeh air limbah; f) Perairan laut di luar zona inti kawasan perlindungan; g) Perairan laut di luar areal terumbu karang dan Padang Lamun; serta h ) Kualitas air memenuhi baku mutu air laut untuk budidaya ikan. Kawasan budidaya laut yang direncanakan dikembangkan berada di perairan laut Kecamatan Sangatta Selatan berupa budidaya perikanan tangkap laut dan budidaya rumput laut.
5.
Kawasan Pertambangan
Kawasan pertambangan yang ada saat ini sangat dimungkinkan menjadi
kawasan lindung di masa yang akan datang. Hal tersebut menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mempertahankan kawasan lindung yang ada. Oleh karena itu upaya rehabilitasi dan r evitalisasi kawasan bekas pertambangan menjadi keharusan agar tida k
2 - 19
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
terjadi kerusakan ekologis yang serius dan berdampak fatal dikemudian hari.
Hasil produksi sektor pertambangan memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian regional Kutai Timur. Produksi tambang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan lokal, n asional dan internasional diharapkan mampu menjadi penggerak utama ( prime mover ) perekonomian Kabupaten Kutai Timur. Namun peruntukan kawasan pertambangan dalam rencana tata ruang kabupaten tahun 2015 - 2035 berdasarkan ijin konsesi pertambangan sebagai kawa san tambang sebagian besar masih dalam proses Feasibility Study
yang lebih lanjut untuk kesesuaian lahannya. Ijin konsesi kawasan yang memiliki potensi pertambangan di Kabupaten Kutai Timur memiliki luas sebesar lebih kurang 1.602.653 Ha.
6.
Kawasan Pariwisat a
Pariwisata merupakan salah satu sektor potensial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dapat memberikan multiplier effect
bagi sektor - sektor terkait, seperti pertanian (bun ga, buah, perikanan), industri kerajinan, perdagangan (misalnya ru mah makan), dan jasa (penginapan, pemandu wisata, transportasi, dan sebagainya). Berkembangnya sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, terutama yang tin ggal di sekitar kawasan wisata.
Kabupaten Kutai Timur memiliki beb erapa kekayaan alam (hutan, pantai, goa) yang merupakan aset berharga dan potensial untuk dikembangkan. Kondisi alam Kabupaten Kutai Timur menawarkan berbagai produk wisata yang dapat dikemb angkan, antara lain Geowisata (lokasi Karst Sangkulirang - Gua Penga dan), Wisata Pantai (beberapa lokasi yang berada di zona Sangatta), Wisata Bahari (pulau Birah - Birahan), Ekowisata (berbagai lokasi di Taman Nasional Kutai), Wisata Budaya Tradisional (desa tempat suku Dayak Wehea bermukim), Wisata Pendidikan dan Penelitia n (Gua Pengadan, Desa Adat, Penelitian Orang Utan di Mentoko). Keunggulan daya tarik wisata antara lain lukisan - lukisan berupa gambar, perhiasan, peralatan, patung bahkan guci - guci China dan
hewan yang ditemukan pada lokasi gua di Kawasan Pengadan. Gua ter sebut sejauh ini merupakan satu - satunya gua alami di Indonesia yang memiliki peninggalan pra sejarah.
Kegiatan yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan pariwisata adalah: a) Peningkatan pr ogram sadar wisata kepada masyarakat melalui penerangan dan penyul uhan; serta b) Peningkatan promosi obyek wisata, penataan dan pengembangan
2 - 20
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
terhadap obyek - obyek wisata sehingga lebih representatif .
7.
Kawasan Pemukiman
Kabupaten Kutai Timur memiliki kawasan permukiman perdesaan dan kawasan perukiman perkotaan. Kebijakan pe ngembangan permukiman pedesaan dilakukan dengan menciptakan beberapa sentra produksi yang prospektif dalam penyerapan tenaga kerja untuk meningkatkan pendapatan. Oleh karena itu perlu dicipt akan keterhubungan antara sentra produksi dengan pusat pemasaranny a sehingga dapat saling menunjang sistem perwilayahan. Kawasan permukiman pedesaan di Kabupaten Kutai Timur direncanakan lebih kurang 70.588,63 ha yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabup aten Kutai Timur .
Ka wasan permukiman perkotaan terletak di 3 (ti ga) Kecamatan antara lain: Kecamatan Sangatta Utara , Sangatta Selatan, dan Kaliorang. Kecamatan Sangatta Utara
sebagai pusat kegiatan wilayah dan sentra pemerintahan dengan tingkat pertumbuh an penduduk yang cukup besar. Kecamatan Sangatta Selatan juga meru pakan bagian dari pusat kegiatan wilayah
dan
areal Taman Nasional Kutai
(TNK) . Permukiman perkotaan lainnya yang direncanakan di Kabupaten Kutai Timur berada di Kecamatan Kaliorang sebagai p erwujudan dari konsep Kota Terpadu Mandiri (KTM), yang dialokasika n seluas lebih kurang 126,04 ha.
2.1.1.3
Wilayah Rawan Bencana
Berikut adalah h asil identifikasi kawasan rawan bencana di Kabupaten Kutai Timur :
1)
Kawasan Rawan Bencana Banjir
Kawasan rawan bencana banjir merupakan wilayah yang secara rutin mengalami genangan ai r lebih dari enam jam pada saat musim hujan. Sebagian wilayah permukiman di Kutai Timur telah mengalami kondisi kebanjiran selama musim - musim penghujan, yaitu November - Ma ret (BPS Kabupaten Kutai, 2020). Beberapa tahun terakhir, kondisi genangan tercatat hi ngga 6 (enam) jam. Kondisi tersebut bila menjangkau wilayah pemukiman, secara tidak langsung akan berdampak pada kesehatan penduduk dalam jangka panjang. Oleh karena itu,
pencegahan dan pengendalian banjir harus dipersiapkan dengan baik agar wilayah pemuki man dapat terhindar dari ancaman kebanjiran di masa yang akan datang.
2 - 21
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Terdapat 4 (empat) titik rawan banjir di Kota Sangatta antara lain: Kabo Jaya; Gunung Tehnik; Sanga tta Selatan; dan Kampung Kajang. Kecamatan lainnya yang hampir tiap tahun mengalami ba njir setiap musim hujan, yaitu: Kec. Bengalon; Rantau Pulung; Teluk pandan; Muara Bengkal, Muara Ancalong; Busang dan Telen. Berikut merupakan rencana untuk penanggulanga n banjir dan pelestarian alam yang lebih berorientasi pada kelangsungan hidup ekologi:
a)
Penyuluhan
perlindungan dan pelestarian alam serta penyuluhan bahaya banjir;
b)
Gerakan penghijauan lingkungan; dan
c)
Manajemen
pengelolaan dan penanggulangan banjir.
2)
Rawan Bencana Gerakan Tanah (Longsor)
Kawasan rawan bencana alam tanah longsor adalah kawasan
yang mudah bergerak akibat adanya patahan atau pergeseran batuan induk pembentuk tanah. Beberapa kecamatan merupakan kawasan rawan bencana longsor karena mempunyai kelerengan lebih dari 40 persen dan daerah yang berada di aliran sungai dengan arus deras. Berikut merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah bencana longsor:
a)
Membatasi eksploitasi bahan gal ian;
b)
Gerakan penghijauan lingkungan dengan tanaman yang tepat; dan
c)
Manajemen pengelolaan dan penanggulangan longsor.
3)
Rawan Bencana Kebakaran Lahan dan Pemukiman
Kabupaten Kutai Timur merupakan salah satu daerah dengan kategori rawan kebakaran hutan dan la han. Berdasarkan hasil pemantauan satelit, wilayah Kutai Timur mulai banyak ditemukan adanya daerah rawan kebakaran. Oleh sebab itu, diperlukan sine rgisnya semua pihak untuk pencegahan dini agar tidak terjadi kebakaran. Diperlukan juga peningkatan kesiagaa n, efektivitas kegiatan pemantauan dan pengawasan, serta mengambil langkah - langkah konkret secara terkoordinasi dan terpadu untuk mengatasi bahaya k ebakaran.
2.1.1.4
Aspek Demografis
Jumlah dan komposisi penduduk Kabupaten Kutai Timur belum meme n uhi kebutuhan lapangan kerja yang tersedia. Hal tersebut berakibat pada banyaknya tenaga kerja dari luar daerah yang datang ke Kabupaten Kutai Timur. Secara tidak langsung
2 - 22
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
kondisi tersebut akan mempengaruhi jumlah dan komposisi penduduk. Berikut merupakan jumlah perkembangan penduduk Kabupaten Kutai Timur selama 5
tahun terakhir pada Tabel 2. 8
berikut :
Tabel 2. 8
Jumlah Penduduk, Pertumbuhan dan Persebaran serta
Kepa datan Penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Uraian
Satuan
2016
2017
2018
2019
2020
Jumlah Penduduk
Jiwa
415.553
418.625
420.760
422.905
424.334
Pertambahan Jumlah Penduduk
Jiwa
2.045
3.072
2.135
2.145
1.429
Pertumbuhan Penduduk
(%)
0,49
0,73
0, 51
0.51
0,33
Kepadatan Penduduk
Jiwa/
km 2
11,62
11,71
11,77
11,83
11,87
Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Jumlah penduduk tahun 2020 di Kabupaten Kutai Timur sebesar 424.334 jiwa. Jumlah tersebut mengalami pen ingkatan sebanyak 1.429 jiwa dari tahun sebelumnya sebanyak 422.905 jiwa. Pertumbuhan penduduk Kabupaten Kutai Timur
tahun 2020 adalah sebesar 0,33 persen, mengalami penurunan dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk tahun - tahun sebelumnya .
Kenaikan jumlah
penduduk juga mengakibatkan peningkatan kepadatan penduduk dalam kurun waktu lima tahun terakhir dari 11,62 jiwa/km2 (2016) menjadi sebesar 11,87 jiwa/km2 (2020).
Menurut rasio jenis kelamin, Kabupaten Kutai Timur memiliki penduduk berjeni s kelamin laki - l aki lebih banyak dibanding penduduk berjenis kelamin perempuan. Apabila ditinjau dari pola sebaran penduduk, Tabel 2. 9
menunjukkan sebagian besar kecamatan mempunyai jumlah penduduk lebih dari 10.000 jiwa. Kecamatan yang memiliki jumlah pen duduk dibawah 10 .000 jiwa adalah Busang, Batu Ampar dan Long Mesangat.
Tabel 2. 9
Jumlah dan Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20
Kecamatan
2016
2017
2018
2019
2020
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
Muara Ancalong
6.916
6.151
7.069
6.3 08
7.525
6.753
7.671
6.903
7.657
6.832
Muara Wahau
14.333
12.093
15.193
12.821
15.749
13.438
16.151
13.946
16.546
14.284
Muara Bengkal
7.339
6.493
7.504
6.674
7.544
6.802
7.599
6.888
7.495
6.746
Sangatta Utara
65.425
54.430
65.837
55.118
67.721
57.068
66.063
57.082
65.353
57.486
Sangkulirang
12.257
10.574
12.298
10.608
12.282
10.792
12.578
11.013
12.461
11.040
2 - 23
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Kecamatan
2016
2017
2018
2019
2020
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
Busang
3.283
2.891
3.294
2.887
3.312
2.868
3.248
2.805
3.129
2.761
Telen
6.316
5.309
6.231
5.244
5.976
4.990
5.935
4.971
5.824
4.928
Kongbeng
15.007
12.990
15.257
13.187
15.385
13.351
15.807
13.908
16.181
14.323
Bengalon
24.043
19.043
23.643
18.959
22.530
18.262
22.633
18.634
22.403
18.751
Kaliorang
7.776
6.669
7.780
6.668
7.782
6.649
8.024
6.833
8.278
7.055
Sandaran
6.828
5.318
6.898
5.347
6.503
5.209
6.583
5.343
6.500
5.420
Sangatta Selatan
17.166
14.263
17.211
14.374
17.047
14.432
16.718
14.380
16.558
14.419
Teluk Pandan
9.187
7.319
8.998
7.180
8.662
7.048
8.336
6.950
8.016
6.917
Rantau Pulung
5.831
5.125
5.858
5.143
6.110
5.350
6.333
5 .594
6.528
5.777
Kaubun
8.638
7.062
8.676
7.049
8.408
6.860
8.466
7.067
8.531
7.263
Karangan
8.087
6.463
8.044
6.332
7.336
5.932
7.175
5.912
7.281
6.095
Batu Ampar
3.900
3.346
3.977
3.409
4.216
3.616
4.325
3.727
4.291
3.775
Long Mesangat
4.127
3.555
4. 058
3.491
3.890
3.362
3.893
3.411
3.934
3.493
Jumlah
226.459
189.094
227.826
190.799
227.978
192.782
227.538
195.367
226.969
197.365
Jumlah L + P
415.553
418.625
420.760
422.905
424.334
Rasio Jenis Kelamin
119,76
119,41
118,25
116,00
115,00
Pertumbuhan
(%)
0,49
0,73
0,51
0,51
0,33
Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Tahun 2020 jumlah penduduk laki - laki adalah 226.969 jiwa dan penduduk perempuan sebesar 197.365 jiwa dengan rasio jenis kelamin 115,00. Rasio jeni s kelamin tahun ini di Kabupaten Kutai Timur mengalami penurunan. Perubahan tersebut mungkin disebabkan oleh k arena migrasi masuk ke Kabupaten Kutai Timur lebih banyak didominasi oleh perempuan dan pada
waktu yang bersamaan sebagian laki - laki bermigrasi ke
kota lainnya. Jumlah penduduk perempuan pada tahun 2020 meningkat sebesar 1.998 orang; sementara jumlah pendu duk laki - laki justru mengalami penurunan sebesar penurunan sebesar 569 orang dibandingkan dengan tahun 2019 .
Tabel 2. 10
Persebaran Penduduk Menu rut Kecamatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20
Kecamatan
Persebaran Penduduk (%)
2016
2017
2018
2019
2020
Muara Ancalong
3,14
3,20
3,39
3,45
3,42
Muara Wahau
6,36
6,69
6,49
7,12
7,27
Muara Bengkal
3,33
3,39
3,41
3,43
3,36
Sangatta Utara
28,84
2 8,89
29,66
29,12
28,95
Sangkulirang
5,49
5,47
5,48
5,58
5,54
Busang
1,49
1,48
1,47
1,43
1,39
Telen
2,8
2,74
2,61
2,58
2,53
2 - 24
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Kecamatan
Persebaran Penduduk (%)
2016
2017
2018
2019
2020
Kongbeng
6,74
6,79
6,83
7,03
7,19
Bengalon
10,37
10,18
9,69
9,76
9,70
Kaliorang
3,48
3,45
3,43
3,51
3,61
Sandaran
2,92
2,93
2, 78
2,82
2,81
Sangatta Selatan
7,56
7,54
7,48
7,35
7,30
Teluk Pandan
3,97
3,86
3,73
3,61
3,52
Rantau Pulung
2,64
2,63
2,72
2,82
2,90
Kaubun
3,78
3,76
3,63
3,67
3,72
Karangan
3,5
3,43
3,15
3,09
3,15
Batu Ampar
1,74
1,76
1,86
1,90
1,90
Long Mesangat
1, 85
1,80
1,72
1,73
1,75
Jumlah
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Sebaran jumlah penduduk di Kabupaten Kutai Timur selama tahun 201 6 - 2020 disajikan dalam T abel 2. 1 0 . Sebaran pen duduk yang tertinggi di dominasi oleh tiga kecamatan berturut dari tahun 201 6 - 2020, yaitu: Kecamatan Sangatta
Utara , Kecamatan Bengalon, dan Kecamatan Sangatta Selatan .
Besarnya angka sebaran penduduk di Kecamatan Sanggata Utara ini karena Sangatta Utara m erupakan ibukota kabupaten. Selain itu, di kecamatan tersebut juga perusahaan
tambang batu bara terbesar yaitu PT. Kaltim Prima Coal (PT. KPC). Adapun persebaran penduduk di kecamatan lain, terutama pada kecamatan pemekaran dan kecamatan yang aksesibilitas
sangat rendah, sebaran penduduk masih belum merata, yaitu kurang dari 2 pers en: seperti di Batu Ampar (1,90 persen), Long Mesangat (1,75 persen), dan Busang (1,39 persen).
Tabel 2.1 1
menyajikan komposisi jumlah penduduk menurut kelompok umur. Data pendudu k berdasarkan kelompok umur tersebut berguna untuk penghitungan angka keterga ntungan atau Dependency Ratio
(DR). Angka DR tersebut kemudian digunakan untuk memprediksikan seberapa banyak penduduk usia non produktif yang harus ditanggung oleh penduduk usia produktif .
Kutai Timur merupakan daerah terbuka dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi penduduk usia produktif untuk bermigrasi ke Kabupaten Kutai Timur. Dampak dari ketertarikan tersebut menyebabkan mobilitas penduduk yang cukup tinggi, terutama penduduk yang datang un tuk bekerja/mencari kerja, merupakan kelompok berusia produktif (usia 16 - 40 tahun).
2 - 25
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 1 1
Persebaran Jumlah Penduduk Kabupaten Kutai Timur
Berdasarkan Kelompok Umur
T ahun 20 1 6 – 20 20
Kelompok Umur
2016
2017
2018
2019
2020
0 –
4
22.322
20.195
21.584
23.105
22.550
5 –
9
43.805
43.506
42.302
42.603
42.207
10 –
14
40.471
41.215
42.256
43.328
44.012
15 –
19
34.893
36.567
38.336
38.903
39.817
20 –
24
38.976
37.199
37.377
38.365
38.01 8
25 –
29
45.496
44.144
41.412
38.624
38.777
30 –
34
45.009
45.129
42.337
39.655
38.735
35 –
39
40.323
41.130
40.336
38.699
39.709
40 –
44
32.130
32.803
33.761
34.160
34.096
45 –
49
26.101
26.954
27.043
27.642
29.119
50 –
54
17.251
18.792
20.382
21.2 08
21.795
55 –
59
11.956
12.529
13.116
14.082
14.557
60 –
64
7.260
7.960
8.604
9.762
9.464
65 –
69
4.612
5.036
5.703
5.681
5.510
70 –
74
2.485
2.665
2.999
3.375
3.044
75 +
2.463
2.832
3.212
3.713
2.924
Jumlah
415.553
418.625
420.760
422.905
424.334
Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur tahun 2020 terbanyak berada pada kelompok umur 5 - 9 dan 10 - 14 tahun, yaitu sebanyak 86.219 jiwa. Kelo mpok usia ini merupakan kombimasi dari penduduk usia PAUD dan kelompok u sia sekolah dasar. Hal tersebut menunjukan sebanyak 20,32 persen dari penduduk Kutai Timur merupakan kelompok usia sekolah dasar. Komposisi ini menunjukkan adanya potensi dan sekaligus
tantangan bagi Kabupaten Kutai Timur, khususnya dalam hal penyediaan la yanan pendidikan dasar, baik infrastruktur fisik maupun infrastruktur sumber daya manusia (SDM ).
2.1.2
ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Aspek kesejahteraan masyarakat menjabarkan pemerataan e konomi, kesejahteraan masyarakat, serta seni budaya dan olahraga.
2 - 26
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2.1.2.1
Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi
A.
Pertumbuhan PDRB
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Indikato r ini merupakan parameter keberhasilan ekonomi serta juga dapat menggambarkan kemampuan suatu wilayah dalam mengelola sumberdaya alam dan tenaga kerja beserta faktor produksinya. Kemampuan ini tercermin pada nilai tambah bruto, pada nilai tiap - tiap sektorn ya.
Kontribusi sektor – sektor ekonomi merupakan faktor pem bentuk perekonomian Kabupaten Kutai Timur, diantaranya sektor Pertambangan dan Galian, serta sektor Pertanian. Sektor pertambangan dan penggalian terutama subsektor pertambangan nonmigas (batubara) masih merupakan sektor pendukung utama perekonomian Kabupa ten Kutai Timur. Dengan demikian, penurunan laju ekonomi tahun 2020 salah satunya disebabkan karena adanya penurunan kontribusi dari subsektor nonmigas.
Perbedaan nilai yang cukup tinggi dari perhit ungan PDRB harga berlaku maupun harga konstan 2010 (baik d ihitung dengan migas; tanpa migas; dan tanpa migas dan batubara), menunjukkan bahwa peningkatan harga - harga barang di Kutai Timur yang relatif tinggi. Perbedaan paling tinggi yaitu pada perhitungan PDRB dengan migas, yaitu sebesar sekitar 11,12 triliyun Ru piah. Sedangkan perbedaan pada PDRB tanpa migas sebesar 11,08 triliyu n
Rupiah. Perbedaan PDRB tanpa migas dan batubara memiliki perbedaan sebesar 7,83 triliyun Rupiah. Komoditi pertambangan khususny a batubara memiliki kontribusi pada kisaran 55 dan 77 pers en dari nilai PDRB tahun 2019 dan 2020. Batubara menjadi andalan Kabupaten Kutai Timur karena produksi dari komoditas tersebut sebagian besar diekspor ke luar negeri. Hal ini menempatkan Kutai Timur
sebagai salah satu andalan Provinsi Kalimantan Timur .
2 - 27
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2.1 2
Perkembangan PDRB dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kutai Timur
Tahun 2016 - 20 20 (dalam Rp juta)
Tahun
Dengan Migas (Juta Rp)
Tanpa Migas (Juta Rp)
Tanpa Migas & Batubara
(Juta Rp)
L aju Pertumbuhan (%)
Harga Berlaku
Harga Konstan 2010
Harga Berlaku
Harga Konstan 2010
Harga Berlaku
Harga Konstan 2010
Dengan Migas
Tanpa Migas
Tanpa Migas & Batubara
2016
94 .9 21 . 969 , 38
8 3 . 795 . 053 , 74
94 . 529 . 316 , 25
8 3 . 445 . 708 , 60
2 6 . 582 . 533 , 13
1 8 . 750 . 494 , 62
1,07
- 1,07
1,41
2017
117.816.985,40
86.458.545,40
117.453.051,42
86.163.714,88
31.065.953,33
19.444.194,28
3,18
3,26
3,70
2018
123.531.562,42
88.148.883,38
123.152.955,62
87.803.532,53
33.282.965,81
20.012.983,64
1,96
1,90
2,93
2019*
133.891.145,4
9 5.660.745,0
133.464.938,5
95.340.628,2
33.093.104,2
21.392.678,1
8,52
8,58
6,89
2020 **
115.796.044,1
92.585.571,3
115.428.197,0
92.258.751,9
34.001.409,8
21.314.282,0
- 3,21
- 3,23
- 0,37
Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka
Tahun 202 1
Keterangan:
* Angka Sementara
** Angka Sangat Sementara
2 - 28
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Nilai
PDRB tanpa migas dan batubara
relatif sangat kecil. Hal tersebut menunjukan bahwa batubara merupakan subsektor yang diunggulkan di Kabupaten Kutai Timur. Berbeda dengan batubara, sektor migas dan sektor lainnya belum memberikan kontribusi yang besar. Situasi ini harus menjadi tantangan ke depan agar sektor lainnya yang berpotensi dapat dikelola secara lebih maksimal dalam meningkatkan kontribusinya terhadap PDRB (Lihat Gambar 2. 4 ) .
Sumber: BPS Pr ovinsi Kalimantan Timur Tahun 20 21
Keterangan :
* Angka Sementara
** Angka Sangat Sementara
Gambar 2. 4
PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (Rp Juta) Tahun 201 6 – 20 20
Gambar 2.4 dan 2.5 menunjukkan bahwa peranan sektor migas dan pertambangan (batubara) masih dominan dalam pembentukan PDRB Kabupaten Kutai Timur. Nilai PDRB Kabupaten Kutai Timur tanpa Migas dan Batubara tahun 2020 hanya sekitar 23,02 persen. Secara struktural situasi ini cukup lemah, karena tingginya ketergantungan PDRB pada sumber daya ya ng tidak dapat diperbaharui ( non - renewable resources ). Kebijakan dan strategi khusus diperlukan dalam upaya m elepaskan secara bertahap dari ketergantungan terhadap subsektor batubara.
Terdapat beberapa hal yang dapat dicatat Apabila ditinjau dari sisi per tumbuhan PDRB tahun 2016 - 2020 ( Gambar 2.6 dan 2.7), yaitu. Pertama, laju pertumbuhan PDRB harga konstan relatif lebih meningkat dibanding PDRB harga berlaku. Kedua, laju perubahan PDRB dihitung dengan harga berlaku mulai melambat sejak tahun 2018. 2016 2017 2018 2019* 2020** Dengan Migas (Juta Rp) 94,921,969 117,816,985 123,531,562 133,891,145 115,796,044 Tanpa Migas (Juta Rp) 94,529,316 117,453,051 123,152,956 133,464,939 115,428,197 Tanpa Migas & Batubara (Juta Rp) 26,582,533 31,065,953 33,282,966 33,093,104 34,001,410 0 20,000,000 40,000,000 60,000,000 80,000,000 100,000,000 120,000,000 140,000,000 160,000,000
2 - 29
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Ketiga,
Pandemi Covid - 19 yang terjadi p ada awal tahun 2020 menurunkan nilai PDRB tahun 2020 baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan .
Sumber: BPS Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021
Keterangan:* Angka Sementara
** Angka Sangat Sementara
G ambar 2. 5
Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
Tahun 201 6 – 20 20
Sumber: BPS Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021
Keterangan:* Angka Sementara
** Angka Sangat Sementara
Gambar 2. 6
PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 20 20
2016 2017 2018 2019* 2020** Tanpa Migas & Batubara (Persen) 7.41 16.87 7.14 -0.57 2.74 Tanpa Migas (Persen) 1.58 24.25 4.85 8.37 -13.51 Dengan Migas (Persen) 1.60 24.12 4.85 8.39 -13.51 -40.00 -30.00 -20.00 -10.00 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 2016 2017 2018 2019* 2020** Dengan Migas (Juta Rp) 83,795,054 86,458,545 88,148,883 95,660,745 92,585,571 Tanpa Migas (Juta Rp) 83,445,709 86,163,715 87,803,533 95,340,628 92,258,752 Tanpa Migas & Batubara (Juta Rp) 18,750,495 19,444,194 20,012,984 21,392,678 21,314,282 0 20,000,000 40,000,000 60,000,000 80,000,000 100,000,000 120,000,000
2 - 30
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Sumber: BPS Provinsi K alimantan Timur Tahun 2021
Keterangan:* Angka Sementara
** Angka Sangat Sementara
G ambar 2. 7
Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 20 20
B.
Struktur Ekonomi
K omposisi PDRB tahun 201 6
hingga
2020 disajikan dalam Tabel 2 .12 .
Secara umum, PDRB - ADHB cenderung menin gkat selama tahun 2016 hingga 2019, namun sedikit mengalami pnurunan di tahun 2020. Hal ini salah satunya disebabkan karena adanya pandemi Covid - 19. Diantara 17 (tujuh belas) sektor e konomi yang ada, terdapat
3
( tiga ) sektor yang
m endominasi . Ke tiga
sektor yang dimaksud adalah: ( i ) Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dan Jasa Pertanian; (ii) Pertambangan dan Galian ; dan (iii) Industri Pengolahan. Pada tahun 2020, kontribusi sektor Pert ambangan dan Galian mengalami penurunan, sedangk an sektor Pertanian, Kehutanan
mengalami peningkatan. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta Jasa Pertanian
diharapkan
dapat mengurangi dominasi peranan sektor Pertambangan dan Galian secara berkela njutan. Hal tersebut sejalan dengan visi dan mis i Kabupaten Kutai Timur menuju Kabupaten yang maju dalam sektor agribisnis dan agroindustri.
2016 2017 2018 2019* 2020** Tanpa Migas & Batubara (Persen) 1.40 3.70 2.93 6.89 -0.37 Tanpa Migas (Persen) -1.07 3.26 1.90 8.58 -3.23 Dengan Migas (Persen) -1.08 3.18 1.96 8.52 -3.21 -9.00 -6.00 -3.00 0.00 3.00 6.00 9.00 12.00 15.00 18.00 21.00 24.00 27.00
2 - 31
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Tim ur Tahun 2022
Tabel 2. 1 3
PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
M enurut Lapangan Usaha Tahun 201 6 – 2020
(Juta Rp)
No
Sektor Usaha
Tahun
2016
2017
2018
2019*
2020 **
1
Pertanian, Keh utanan, Perikanan
8.225.267,10
9.129.987,80
9.952.662,71
10.233.186,60
10.612.353,8
2
Pertambangan dan Penggalian
75.207.223,14
96.064.874,80
99.937.948,04
109.015.241,90
90.020.255,8
3
Industri Pengolahan
2.826.950,49
3.585.906,20
3.973.272,26
3.860.822 ,40
4.107.440,8
4
Pengadaan Listrik dan Gas
8.608,66
10.468,30
12.404,39
13.662,90
15.697,3
5
Pengadaan Air
12.666,34
13.975,30
15.094,61
15.430,70
15.845,3
6
Konstruksi
2.225.632,40
2.248.188,90
2.341.477,00
2.504.525,60
2.570.988,6
7
Perdagangan, Hot el & Restoran
1.796.686,19
1.891.655,70
1.995.039,99
2.395.583,00
2.507.306,0
8
Transportasi dan Pergudangan
1.123.716,30
1.188.112,00
1.289.596,35
1.439.980,70
1.486.444,1
9
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
219.976,90
244.767,10
261.394,44
306.518,6 0
303.061,5
10
Informasi dan Komunikasi
270.654,44
287.943,80
312.214,92
336.875,90
356.188,7
11
Jasa Keuangan
151.173,43
161.293,60
167.989,14
187.387,40
199.006,0
12
Real Estate
301.354,54
318.881,50
330.884,56
366.152,90
381.604,3
13
Jasa Perusahaan
76.436,35
80.051,20
85.701,33
89.829,60
87.889,8
14
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
1.145.704,39
1.121.053,40
1.189.058,40
1.175.706,20
1.213.208,1
15
Jasa Pendidikan
1.021.754,96
1.119.270,20
1.279.165,69
1.360.796,30
1.4 46.821,3
16
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
134.649,51
152.251,20
166.291,75
186.520,70
229.157,4
17
Jasa Lainnya
173.508,24
198.304,40
220.866,84
236.852,50
242.775,2
Jumlah
94.921.969,38
117.816.985,40
123.531.562,42
133.725.073,90
115.796.044,1
S umber: BPS Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka
Tahun 202 1
Keterangan:
* Angka Sementara
** Angka Sangat Sementara
2 - 32
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Ditinjau dari rata - rata kontribusi
sektoral atau PDRB menurut lapangan usaha
selama 5 tahun (2016 - 2020), diketahui
bahwa S ektor P ertamba ngan
dan Penggalian telah menyumba ng
nilai PDRB sebesar 80, 19
persen. Sementara itu,
k ontribusi S ektor Pertanian , Kehutanan dan Perikanan sebesar
8,26
persen . Selanjutnya, Industri Pengolahan menyumbang
sebesar 3,13 persen, diikuti S ektor
K onstruksi
2, 05
persen ; S ektor Perdagangan, Hotel dan Restoran sebesar
1, 81
persen ; Sektor Transportasi dan Pergudagan sebesar 1,12
persen . ; Sektor Jasa Pendidikan 1,07 persen; Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 1,01 persen.
Sementara s ektor - se ktor yang
lainnya
(9
sektor)
mempunyai kontribusi
dibawah 1 persen.
Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 21
(diolah)
Gambar 2. 8
Rata - rata Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
Dengan Migas dan Batubara Menurut Lapangan Usaha
Tahun 20 1 6 – 2020
(Persen)
C.
PDRB Per Kapita
R ata - rata produktivitas yang dihasilkan oleh setiap penduduk selama satu tahun di suatu daerah
digambarkan dengan adanya nilai PDRB Per Kapita . Produktivitas penduduk
dalam batas tertentu dapat pula digunakan sebagai indik ator dalam menentukan pencapaian tingkat kemakmuran di daera h tersebut. Besaran nilai PDRB Per K apita dapat menjadi ukuran terhadap tingkat kemakmuran suatu daerah, meskipun angk a tersebut 8.26 80.19 3.13 0.01 0.01 2.05 1.81 1.12 0.23 0.27 0.15 0.29 0.07 1.01 1.07 0.15 0.18 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 Pertanian, Kehutanan, Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air Konstruksi Perdagangan, Hotel & Restoran Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan Real Estate Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan… Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Lainnya
2 - 33
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
tidak dapat digunakan secara langsung sebagai tolok ukur.
Data PDRB
Per Kapita yang dipisahkan antara PDRB dengan migas dan PDRB tanpa migas dan batubara dapat dilihat pada Tabel 2.1 4
berikut.
Tabel 2. 1 4
PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 – 20 20
(juta rup i ah)
Tahun
Dengan Migas
Tanpa Migas
Tanpa Migas dan Batubara
2016
266, 40
265,52
76,88
2017
344,38
343,31
90,80
2018
349,75
348,68
94,23
2019 *
355,99
354,86
87,99
2020 **
296,16
295,22
86,96
Sumber: BPS K abupaten Kutai Timur Tahun 20 21
Keterangan : * Angka Sementara
** An gka Sangat Sementara
PDRB Per Kapita Kabupaten Kutai Timur selama periode 201 6 - 20 20
yang dihitung berdasarkan tahun dasar 2010 cenderung me ningkat
hingga
tahun 201 9 . Kemudian tahun 2020 mengalami penurunan
dengan
cukup signifikan. PDRB per
kapita ADHB den gan migas turun sebesar Rp59,58
juta , sedangkan PDRB perkapita ADHB tanpa migas turun sebesar Rp59,64 juta, dan PDRB perkapita ADHB tanpa migas dan batubara turun sebesar Rp1,03 juta.
Sumber: BPS Provinsi Kalimantan Timur Tahun 201 9
Keterangan: *) Ang ka Estimasi Bappeda Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 9
Gambar 2. 9
PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku
Tahun 2016 – 2020 (juta rupiah)
Dengan Migas Tanpa Migas Tanpa Migas dan Batubara 2016 266.4 265.52 76.88 2017 344.38 343.31 90.8 2018 349.75 348.68 94.23 2019* 355.99 354.86 87.99 2020** 296.16 295.22 86.96 0 50 100 150 200 250 300 350 400
2 - 34
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
D.
Kemiskinan
Kemiskinan
yang terjadi di berbagai daerah
tidak hanya terkait dengan tingkat pendapatan penduduk dibawah st andard hidup layak, namun ada
juga
dimensi lain yang harus diperhatikan , yaitu tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Selain upaya memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan penanggulangan kemiskinan juga
perlu fokus pada pengurangan tingkat kedala man dan keparahan kemiskinan.
P enanggulangan kemiskinan secara sinergis dan sistematis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Pada tahun 2020 , jumlah penduduk miskin sebanyak 36.980, naik sekitar 1000 an orang dibanding jumlah pada tahun 2019 .
Peningkatan
jumlah penduduk misk in ini diikuti juga oleh peningkatan persentase kemiskinan sebesar 0, 07
persen. Peningkatan jumlah penduduk dan persentase penduduk miskin dikarenakan adanya peningkatan garis kemiskinan.
Tabel 2. 1 5
P ersentase
Penduduk M iski n
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Tahun
Penduduk Miskin
(Jiwa)
Penduduk Miskin
(%)
2016
30.170
9,16
2017
31.950
9,29
2018
32.494
9,20
2019
35.310
9,48
2020* )
36.980
9,55
Sumber:
BPS Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka
Tahun 2021
*) Angka Sem entara
E.
Indeks
Pembangunan Manusia (IPM)
I ndeks P embangunan M anusia ( IPM )
merupakan
indeks komposit hasil agregasi tiga jenis indeks yang masing - masing mewakili dimensi pembangunan manusia, yakni indeks kesehatan, indeks pendidikan, dan indeks standar hid up. Peningkatan IPM di Kabupaten Kutai Timur menunjukkan adanya peningkatan dalam
pe mbangunan sosial ekonomi yang berimplikasi pada peningkatan kualitas
hidup
masyarakat ;
baik dari segi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan ekonomi.
Angka - ang k a yang ters aji dalam Gambar 2.1 0
menunjukkan bahwa
secara umum
kinerja pembangunan ekonomi dan sosial di Kabupaten Kutai Timur telah berjalan cukup baik. Dari tahun 2016 hingga 2019 IPM selalu mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan keberhasilan yang dicapai
2 - 35
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Pemerint ah Kabupaten Kutai Timur.
Namun, untuk tahun 2020 mengalami sedikit penurunan. Hal i ni disebabkan karena adanya penurunan pada
salah satu indikator IPM yaitu pengeluaran perkapita yang disesuaikan sebagai dampak
p andemi Covid - 19.
Sumber: B PS Kabupaten Ku tai Timur Dalam Angka Tahun 2021
(diolah)
Gambar 2. 10
Capaian IPM Kabupaten Kutai Timur
Tahun 20 16 - 2020
F.
Indeks Pembangunan Desa (IPD)
Kinerja pembangunan di suatu desa diukur dengan menggunakan Indeks Pembangunan Desa (IPD). Berdasarkan nilai IPD, desa d ikelompokkan menjadi tiga, yaitu: Desa Mandiri, Desa Berkembang, da n Desa Tertinggal. Ukuran IPD dikembangkan dengan angka indeks komposit. Berdasarkan angka Indeks IPD, desa - desa dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran IPD seperti tabel berikut.
Tabel 2.1 6
Kategori Desa Berdasarkan Skor dan IPD
Kategori Desa
Skor IPD
IPD
Desa Tertinggal
< 50
Indeks < 0,50
Desa Berkembang
50 - 74
Indeks 0,50 –
0,74
Desa Mandiri
>75
Indeks > 0,75
Sumber: Bappenas
Tabel 2.17 berikut ini menggambarkan Skor Indeks Pembangunan
Desa (IPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020, pada tahun 2016 skor IPD Kabupaten Kutai Timur 57,74 dan mengalami peningkatan pada tahun 2020 menjadi 64,12. Peningkatan nilai IPD tersebut diik uti dengan pergeseran kategori desa yang semakin membaik.
2016 2017 2018 2019 2020 71.1 71.91 72.56 73.49 73
2 - 36
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
T abel 2.17
Skor Indeks Pembangunan Desa (IPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020
Keterangan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
IPD
57,74
60,67
61,93
63,97
64,12
Sumber: Bappeda Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Tabel 2.18, menggambarkan perkembangan kat egori desa di Kabupaten Kutai Timur tahun 2016 –
2020, dimana jumlah desa tertinggal mengalami penurunan dari 7 desa di tahun 2019 menjadi 3 desa pada tahun 2020. Sebaliknya, pen ingkatan terjadi pada katagori desa berkembang dan desa mandiri. Desa berkem bang meningkat dari 117 desa pada tahun 2019 menjadi 120 desa pada tahun 2020, sedangkan desa mandiri meningkat dari 15 desa pada tahun 2019 menjadi 16 desa pada tahun 2020 .
Tabel 2. 18
Kategori Desa di Kabupaten Kutai Timur
Tahun
201 6
dan 20 20
Kategori Des a
Jumlah Desa
2016
2017
2018
2019
2020
Desa Tertinggal
23
12
9
7
3
Desa Berkembang
108
119
116
117
120
Desa Mandiri
4
8
14
15
16
Jumlah Desa
135
139
139
139
139
Sumber: Bappeda Kabupaten Kutai Timur
Tahun
20 21
Terdapat 5 (lima) variabel atau dimensi
utama yang diukur dalam IPD, yaitu:
1)
Pelayanan Dasar. Dimensi ini mewakili aspek pelayanan dasar untuk memenuhi kebutuhan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan. Variabel penyusun Pelayanan Dasar adalah:
i.
Ketersediaan dan akses terhadap fasilitas pendi dikan;
ii.
Ketersediaan dan akses terhadap
fasilitas kesehatan. Fasilitas kesehatan mencakup: rumah sakit, rumah sakit bersalin, puskesmas/pustu, tempat praktek dokter, poliklinik/balai pengobatan, tempat praktek bidan, poskesdes, polindes dan apotek.
2)
Kondisi
Infrastruktur, mewakili aspek Kebutuh an Dasar, Sarana, Prasarana, Pengembangan Ekonomi Lokal dan Pemanfaatan Sumberdaya Alam secara berkelanjutan. Variabel penyusun kondisi infrastruktur adalah:
2 - 37
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
i.
Ketersediaan infrastruktur ekonomi seperti: kelompok pertoko an, minimarket, toko kelontong, pasar,
restoran, rumah makan, warung/kedai makanan, akomodasi hotel/penginapan, serta bank;
ii.
Ketersediaan infrastruktur energi seperti: listrik, penerangan jalan, dan bahan bakar untuk memasak;
iii.
Ketersediaan infrastruktur air bersih dan sanitasi seperti: sumber air minum, sumber air mandi/cuci, dan fasilitas buang air besar;
iv.
Ketersediaan dan kualitas infrastruktur komunikasi dan informasi seperti: komunikasi menggunakan telepon seluler, internet, dan pengiriman pos/barang.
3)
Aks esibilitas dan Sarana Transpo rtasi. Hal ini mencakup kekhususan dan prioritas pembangunan desa sebagai penghubung kegiatan sosial ekonomi antar desa. Variabel penyusun aksesibilitas/ transportasi adalah:
i.
Ketersediaan dan akses terhadap sarana transportasi seperti: lalu lintas dan kual itas jalan, aksesibilitas jalan;
ii.
Ketersediaan dan operasional angkutan umum dan aksesibilitas transportasi seperti: waktu tempuh per kilometer transportasi ke kantor camat, biaya per kilometer transportasi ke kantor camat, wak tu tempuh per kilometer trans portasi ke kantor bupati, dan biaya per kilometer transportasi ke kantor bupati.
4)
Pelayanan Umum. Hal ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan atas barang, jasa dan atau pelayanan administratif dengan tujuan memperkuat
demokrasi, kohesi sosial, pe rlindungan lingkungan dan sebagainya. Variabel penyusun pelayanan umum adalah:
i.
Penanganan kesehatan masyarakat seperti: penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada beberapa jenis penyakit, diantaranya wabah diare, dan penanganan gizi buruk ;
ii.
Ketersediaan fasi litas olah raga seperti: ketersediaan lapangan olah raga, dan kelompok kegiatan olah raga.
5)
Penyelenggaraan Pemerintahan. Hal ini menggambarkan kinerja pemerintahan
desa dalam bentuk pelayanan administratif. Variabel - variabel p enyusun penyelenggaraan pemer intahan adalah:
2 - 38
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
i.
Kemandirian seperti: kelengkapan pemerintahan desa, otonomi desa, dan aset/ kekayaan desa;
ii.
Kualitas sumber daya manusia seperti: kualitas SDM kepala desa dan sekretaris desa.
2.1.2.2
Fokus Kesejahteraan Masyarakat
An alisis kinerja atas fokus kesejahteraan masyarakat mencakup
indikator
dari bidang pendidikan, kesehatan, pertanahan, dan ketenagakerjaan.
A.
Pendidikan
Kinerja
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam
urusan
pendidikan pada
tahun 201 8 - 20 20
disajikan da lam Tabe l 2.1 6 . Dari lima
indikator capaian kinerja urusan pendidikan, tiga
diantaranya selalu mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir. Dua indikator capaian yang mengalami fluktuasi adalah Angka Parsipasi Kasar (APK) SD/MI dan Angka Partisipasi Kasar (AP K ) SMP/MTs.
Tabel 2. 1 9
Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Pendidikan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
2016
2017
201 8
2019
2020
Rata - rata lama sekolah
Tahun
8,69
8,72
9,06
9,18
9,19
Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI
(% )
114,65
125,28
126,29
127,60
126,09
Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs
(%)
95,62
99,20
98,90
104,42
99,18
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI
(%)
101,06
109,58
111,18
114,47
117,00
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs
(%)
75,61
72,11
74,26
75,21
7 9,53
Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timu r Tahun 202 1
1)
Rata - Rata Lama Sekolah
Standar rata - rata lama sekolah menurut UNDP adalah minimal 0 tahun dan maksimal 15 tahun. Rata - rata lama sekolah adalah rata - rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh pendu duk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan formal yang pernah d ijalani. Indiaktor ini dihitung dari variabel pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan tingkat pendidikan yang sedang diduduki.
2 - 39
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 20
Rata - rata Lama Sekolah Pendu duk
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Tahun
Rata - rata Lama Sekolah (Tahun)
2016
8,69
2017
8,72
2018
9,06
2019
9, 1 8
2020
9,19
Sumber: Dinas Pendidikan Kab .
Kutai Timur Tahun 2021
(diolah)
Capaian rata - rata lama sekolah penduduk Kutai Timur menu njukkan trend
peningkatan selama tahun 201 6 - 20 20 . Apab ila angka - angka
ini dikonversikan ke jenjang pendidikan, rata - rata keseluruhan penduduk Kabupaten Kutai Timur sudah m e njalani pendidikan setara
kelas 3
SMP .
Kondisi
ini berarti sudah melampaui angka 6 t ahun (lulus SD)
dan meningkat satu tahun dari tahun 2017 .
2)
Angka Partisipasi Kasar (APK)
Angka Partisipasi Kasar (APK) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu (SD, SLTP, SLTA dan sebagainya) dengan penduduk k elompok usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase. Hasil perhitungan APK i ni digunakan untuk mengetahui banyaknya anak yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan tertentu pada wilayah tertentu. Angka
APK
yang lebih tinggi
bermakna
semakin b anyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan pada suatu wilayah.
Sumber: Dinas Pendidikan Kab upaten
Kutai Timur Tahun 2021
(diolah)
Gambar 2. 11
Angka Partisipasi Kasar (APK) Menurut Tingkat Pendidikan
Tahun 201 7 - 20 20
(Persen)
125.28 126.29 127.6 126.09 99.2 98.9 104.43 99.18 0 50 100 150 2017 2018 2019 2020 SD/MI SMP/MTS
2 - 40
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Berd asarkan
Gambar 2.1 1 , APK SD/MI di Kabupaten Kutai Timur
tahun 201 7
sebesar 125,28 persen
meningkat menjadi 12 6,09
persen pada tahun 20 20 .
APK SMP/MTs
juga me ngalami pe ningkatan dari 99,2 persen di tahun 2017
menjadi 104,43 persen
di tahun 2019 . Di sisi lai n, APK SD/MI maupun SMP/MTS pada tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya (2019).
Kondisi ini mencerminkan target capaian di bidang pendidikan perlu dikaji ulang dan direncanakan perbaikan strategi
dengan harapan APK SD/MI mapun SMP/MTS pa da tahun berikutnya dapat meningkat kembali .
3)
Angka
Partisipasi M urni (APM)
Angka Partisipasi Murni (APM) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah siswa kelompok usia sekolah pada jenjang pendidikan tertentu dengan penduduk usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase. Indikator APM
digunakan untuk m engetahui banyaknya anak usia sekolah yang bersekolah pada suatu jenjang pendidikan yang sesuai.
Semakin tinggi APM berarti banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah pada tingka t pendidikan tertentu.
Sumber: Dinas Pendidikan
Kab upaten
Kutai Timur Tahun 2021
(diolah)
Gambar 2. 1 2
Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Tingkat Pendidikan
Tahun 201 7 - 2020
Gambar 2. 12
menunjukkan tren APM SD /MI
dan S MP/MTs
di Kabupaten Kutai Timur dar i tahun 201 7
sampai
2020 .
Pada periode tersebut tren APM SD/MI
maupun SMP/MTS
mengalami peningkatan. Tahun 201 7
ke 20 20
terjadi pe ningkatan angka APM pada jenjang pendidikan SD /MI
sebesar 7,42 persen, sedangkan APM 109.58 111.18 114.47 117 72.11 74.26 75.21 79.53 0 20 40 60 80 100 120 140 2017 2018 2019 2020 SD/MI SMP/MTS
2 - 41
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
S MP/MTs
juga naik
sebesar
7,42
persen.
B.
Kesehatan
1)
Angka Kelangsung an Hidup Bayi (AKHB)
Angka K elangsungan H idup B ayi (AKHB) adalah probabilitas bayi hidup sampai dengan usia 1 tahun. Angka kelangsungan hidup bayi = (1
-
angka kematian bayi). AK H B dihitung dengan jumlah kematian bayi usia dibawah
1 tahun dalam kurun waktu setahun ,
per 1.000 kelahiran hidup pada tahun yang sama.
A K H B merupakan salah satu indikator dari status kesehatan masyarakat yang terkait dengan berbagai indikator kesehatan dan indikator pembangunan lainnya.
AK H B dipengaruhi ol eh indikator - indikato r :
tingkat morbiditas (kesakitan) dan status gizi anak dan Ibu. Secara empiris , AK H B di suatu daerah berkaitan
den gan angka pendapatan daerah per
kapita . Namun, di level rumah tangga; AKHB sangat berkaitan dengan:
pendapatan keluarga,
jumlah anggota kelua rga, pendidikan ibu dan keadaan gizi keluarga. Jadi, AK H B memiliki keterkaitan dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga .
Tabel 2.1 7
menyajikan AK H B di Kabupaten Kutai Timur
selama tahun
201 6 - 2020 . Secara umum, AK H B
di Kabupaten Kutai Timur selama period e 201 6 - 2020
cenderung meningkat ; yaitu pada kisaran 9 87 - 988
bayi per 1000 kelahiran
hidup
di tahun 201 6
menjadi 994 bayi per 1000 kelahiran hidup di tahun 2020.
Tabel 2. 21
Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Kesehatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
2016
2017
2018
2019
2020
Angka Kelangsungan Hidup Bayi (AKHB) (per 1000 kelahiran hidup)
987,78
988,45
991
992
994
Sumber: Dinas Kesehatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
2)
Angka Harapan Hidup (AHH)
Angka Harapan Hi dup (AHH) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan suatu negara dan digunakan sebagai acuan dalam perencanaan program kesehatan . AHH juga sebagai
indikator penilaian kinerja pemerintah dalam meningkatkan ke sejahteraan masyarakat pada umumnya dan de rajat kesehatan pada khususnya. Oleh karena itu, upaya peningkatan derajat kesehatan, diantaranya difokuskan untuk m eningkatkan AHH yaitu rata - rata tahun hidup yang akan dijalani oleh seorang bayi saat lahir sampai
pada tahun tertentu saat ia meninggal.
2 - 42
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Ta bel 2. 22
Angka Kelahiran dan Kematian, dan Usia Harapan Hidup
Tahun 201 6 - 20 20
Variabel
Satuan
2016
2017
2018
2019
2020
Angka Kematian Bayi/IMR
Per 1000 kelahiran hidup
12,2
11,55
9,00
8,00
6,00
Angka Harapan Hidup/AHH
Tahun
72,41
72,45
72,51
72,76
73,16
Sumber:
Dinas Kesehatan Kab upaten Kutai Timur Tahun 2021
Tabel 2. 22
meyajikan indikator kesehatan
yaitu
I nfant M ortality R ate
(IMR) dan A ngka H arapan H idup (AHH) selama tahun 201 6 - 20 20
di Kabupaten Kutai Timur. Dua indikator tersebut
e yaitu IMR dan AHH m enunjukkan kondisi yang menggembirakan, dimana IMR mengalami penurunan yang cukup signifikan; IMR turun dua percentage poin
pada tahun 2020
dibanding kondisi tahun 201 9 . Di sisi yang
lai n, AHH meningkat sebesar 0,65
tahun pada tahun 2020
dibanding kondisi
tahun 201 9 .
C.
Pertanahan
A nalisis kesesuaian lahan dikaitkan dengan
aspek - aspek lain seperti :
tujuan pembangunan Kabupaten Kutai Timur, peraturan perundang - undangan terkait, serta kon disi dan kecenderungan yang ada .
P ola pemanfaatan ruang secara garis bes ar dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu kawasan lindung dan kawasan budidaya. Oleh kar ena itu, dalam rangka mewujudkan pemanfaatan ruang tersebut, perlu dilakukan penatagunaan tanah dalam rangka menjamin penguasaan tanah, penggunaan tanah, dan pema nfaatan tanah sesuai arahan fungsi kawasan.
D.
Ketenagakerjaan
Pertumbuhan penduduk di suatu daerah memiliki konsekuensi bagi pembangunan
yaitu bertambahnya sumber daya manusia sebagai tenaga kerja. Di sisi yang lain , pertumbuhan penduduk
yang
tidak terkendal i dapat
membawa dampak yang kurang baik . Pertambahan pendudu k yang besar bila tidak disertai dengan kualitas penduduk yang baik dan penyediaan lapangan pekerjaan
hanya akan menciptakan pengangguran di masa yang akan datang.
P erkembangan jumlah tenaga kerja
yang terserap
per sektor disajikan dalam Tabel 2. 23 .
J umlah tenaga kerja yang diserap di sektor pertanian menempati posisi yang paling tinggi dibandingkan dengan sektor ekonomi yang
lain.
Meskipun memiliki nilai tambah
2 - 43
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
yang kecil, namun sektor pertanian i ni relatif pal ing stabil dalam masa - masa krisis ekonomi atau kondisi gangguan ekonomi lainnya(Diao, 2010; Gollin et al., 2002; Livingstone, 1968). Dalam tiga tahun terakhir jumlah tenaga kerja yang terserap mengalami fluktuatif ,
n amun jika ditinjau dari pe rsentase serap an tenaga kerja,
sektor pertanian mengalami penurunan . Surplus tenaga kerja dari sektor formal yang tidak terserap juga dapat diserap oleh sektor pertanian, minimal pada usaha industri agro dan holtikultura (Helliwell et al., 2014). Sektor la innya yang ban yak menyerap tenaga kerja adalah: (i) Pertambangan; (ii) Perdagangan, Hotel dan Restoran dan (iii) Bidang Lainnya.
Tabel 2. 23
Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur
Berdasarkan Lapangan Pekerjaan Utama Tahun 201 6 - 20 20
Sektor/
Lapangan P ekerjaan Utama
2016
2017
201 8
2019
2020
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Pertanian
52.814
35,69
52.820
35,36
67.747
43,76
52.738
33,97
55,461
31,20
Pertambangan
16.734
7,24
17.234
11,54
14.882
9,62
32.902
21,19
18,931
10,65
Industri Pengol ahan
-
-
-
-
4.634
3,00
3.807
2,45
4,076
2,29
Listrik, Gas dan Air Bersih
10.653
4,61
10.743
7,19
759
0,49
628
0,40
2.003
1,13
Bangunan
1.741
0,75
1.758
1,18
6.504
4,20
9.467
6,10
10.810
6,08
Perdagangan, Hotel dan Restoran
10.332
4,47
10.332
6,92
5.32 4
3,44
23.931
15,42
27.591
15,52
Pengangkutan dan Komunikasi
2.995
1,3 0
3.065
2,05
1.630
1,05
3.417
2,20
19.796
11,14
Keuangan, Persewaan dan Jasa
Perusahaan
633
0,27
654
0,44
6.170
3,99
244
0,16
33.296
18,73
Jasa - jasa
-
-
-
-
1.692
1,09
2.198
1,42
5.77 4
3,25
Bidang Lainnya
52.059
22,51
52.759
35,32
45.372
29,33
25.904
16,69
0,00
TOTAL
147.961
100 ,00
149.365
100,00
154.714
100,00
155.236
100,00
177.738
100,00
Sumber:
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kutai Timur Tahun 2021
2.1.2.3
Fokus
Seni Budaya dan Olahraga
Pembangunan kebudayaan bertujuan
untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah serta mempertahankan jati diri dan nilai - nilai budaya daerah . Upaya peles tarian budaya penting untuk dilakukan mengingat
semakin derasnya arus informasi da n pengaruh negatif budaya global. Pembangunan seni dan budaya di Kutai Timur terus diupayakan agar dapat meningkat kan
pemahaman terhadap nilai budaya. U paya
2 - 44
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
peningkatan jati diri masyarakat Kutai Timur dalam hal
solidaritas sosial, kekeluargaan, budaya dan
perilaku positif seperti kerja keras, gotong royong, penghargaan terhadap nilai budaya dan bahasa masih perlu
untuk
terus ditingkatkan.
Kegiatan kepemudaan dan olahraga pembinaan generasi muda dilaksanakan melalui penyelenggaraan upacara bendera, penyele nggaraan pemuda produktif, kegiatan pemuda pelopor. Selain itu, dilakukan pula p embinaan olahraga melalui kegiatan pe mbinaan olahraga pelajar dan pembinaan olahraga masyarakat yang meliputi pengadaan sarana dan prasarana olahraga, penyelenggaraan Pekan Ola hraga Pelajar Daerah (POPDA), kegiatan lomba gerak jalan, bimbingan teknis personal, lomba senam dan kegiatan senam m asal, tes kesegaran jasmani bagi SMP dan SMA, penyelenggaraan gerak jalan santai
2.1.3
A SPEK PELAYANAN UMUM
Aspek pelayanan umum menjelaskan kond isi umum aspek pelayanan umum sebagai bagian dari indikator kinerja pembangunan.
2.1.3.1
Fokus Layanan Urusan Wajib Pelayanan Dasar
Analisis kinerja atas layanan urusan wajib dilakukan terhadap indikator - indikator kinerja penyelenggaraan urusan wajib pemerintahan
daerah sebagai berikut:
A.
Pendidikan
S alah satu aspek pembangunan di suatu wilayah adalah
adanya
S umber Daya Manusia (SDM). SDM yang dimaksud adal ah sumber daya yang berkualitas. SDM yang berkualitas merupakan SDM yang memiliki pendidikan, skill , maupun kem auan untuk maju demi kesejahteraan hidupnya, masyarakat dan negara. Berkenaan dengan hal tersebut, Peme rintah Kabupaten Kutai Timur mengedepankan peningkatan kualitas SDM melalui program pembangunan yang berorientasi pada pendidikan, baik formal maupun non
formal yang tepat sasaran.
2 - 45
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
T abel 2. 2 4
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pendidikan
Tahun 201 6 - 2 020
Indikator
Satua n
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Angka Partisipasi Sekolah (APS) SD
%
102,62
117,15
118,68
120,06
121,45
Angka Partisipasi Seko lah (APS) SLTP
%
115,39
81,06
82,55
76,66
89,63
Angka putus sekolah SD
%
0,10
0,07
0,10
0,05
0,28
Angka putus sekolah SLTP
%
0,42
0,13
0,82
1,01
0,19
Angka Kelulusan (AL) SD
%
100
100
100
100
100
Angka Kelulusan (AL) SLTP
%
100
100
100
100
100
Pendidi kan Anak Usia Dini (PAUD)
%
99,32
76,04
81,60
75,73
60,57
Jumlah guru yang memenuhi kualifikasi S1/D - IV
%
95,80
90,93
93,20
94,04
97,03
Rasio ketersediaan sekolah/penduduk (SD)
Rasio
90,14
57,10
57,34
54,66
56,46
Rasio ketersediaan sekolah/penduduk (SMP )
Rasio
87,85
53,42
52,91
57,29
53,06
Rasio guru/murid (SD)
Rasio
16,93
17,98
17,99
17,41
17,84
Rasio guru murid (SMP)
Rasio
13,43
16,99
15,28
14,04
14,92
Angka melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs
%
90,14
92,17
84,11
85,27
77,46
Sumber: Dinas Pendidikan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
1)
Angka Partisipasi Sekolah (APS)
Angka Partisipasi Sekolah (APS) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid kelompok usia sekolah tertentu yang bersekolah pada berbagai jenjang pendidikan dengan penduduk kelompok
usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase . APS dihitung
berdasarkan jumlah murid kelompok usia pendidikan yang masih menem p uh pendidikan dasar per 1.000 jumlah penduduk usia pendidikan dasar. Ind i kator ini digunakan untuk mengetahui banyakn ya anak usia sekolah yang telah bersekolah di semua jenjang pendidikan.
Makin tinggi APS berarti makin banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah.
Sumber: Dinas Pendidikan Kab upaten
Kutai Timur Tahun 2021
(diolah)
Gambar 2.13
Angka Par tisipasi Sekolah (APS) Menurut Tingkat Pendidikan
Tahun 201 7 - 2020
117.15 118.68 120.06 121.45 81.06 82.55 76.66 89.63 0 50 100 150 2017 2018 2019 2020 SD/MI SMP/MTS
2 - 46
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Gambar 2. 1 3
membandingkan APS SD dan APS S MP/MTs
selama tahun 201 7 - 2020 . Secara umum tingkat APS
SD mengalami
peningkatan dari 117,15 persen pada tahun 2017 menjadi 121,45 persen pada tah un 2020 .
D i sisi yang lain, tingkat APS SMP/MTs
sempat mengalami penuruna n pada tahun 2019 menjadi 76,66
persen,
namun kembali meningkat di tahun 2020 hingga mencapai 89,63
persen.
2)
Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia Sekolah (SD /SLTP)
Rasio Ketersedi aan Sekolah terhadap penduduk usia sekolah adalah indikator untuk mengukur kemampuan jumlah sekolah dalam menampung penduduk usia pendidikan. Rasio ini bisa diartikan
sebagai
jumlah sekolah berdasarkan tingkat pendidikan per 10.000 penduduk usia pendidika n .
Tabel 2. 2 5
Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap Penduduk Usia Sekolah
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap Penduduk Usia Sekolah
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
SD
90,14
57,10
52,91
54,66
56,46
S MP
87,85
53,42
57,3 4
57,29
53,06
Sumber: Dinas Pendidikan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Tabel
2.2 5
menyajikan rasio ketersediaan sekolah terhadap penduduk usia sekolah di tingkat SD dan S MP . Untuk kedua jenjang pendidikan,
SD dan SMP , rasio ketersediaan sekolah relatif m engalami perubahan
pada tahun 2020 ; ras io SD sedikit mengalami peningkatan, sementara rasio se kolah SMP mulai mengalami penurunan .
3)
Rasio Guru Terhadap Murid (SD/SLTP)
Rasio guru terhadap murid adalah jumlah guru berdasarkan tingkat pendidikan per 10.000 j umlah murid pada
tingkat pendidikan
tertentu .
Rasio ini mengindikasikan k etersediaan tenaga pengajar , dan sekaligus
mengukur jumlah ideal murid untuk satu guru agar tercapai mutu pengajaran.
Tabel 2. 2 6
Rasio Guru Terhadap Murid
Kabupaten Kutai Timur Tahun
201 6 - 20 20
Rasio Guru Terhadap Murid
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
SD
16,93
17,98
17,99
17,41
17,84
S MP
13,43
16,99
15,28
14,04
14,92
Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2 02 1
2 - 47
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 2 6
menunjukkan bahwa r asio guru terhadap murid
dit ingkat SD dan SMP selama 201 6 - 20 20 . Pada tingkat SD, rasio guru mengalami kenaikan menjadi 17,84 pada tahun 2020 ; sedikit turun dari kondisi tahun 2018 sebesar 17,99. Sama halnya p ada tingkat SMP , pada tahun 2020 rasio guru terhadap murid mengalami peningk atan menjadi 14,92, namun sedikit lebih re ndah dari capaian tahun 2018 yaitu
sebesar 15,28. Penurunan rasio guru - murid ini masih dalam katagori aman, karena menurut peraturan rasio id eal guru dengan murid adalah 20. Ini bermakna
seorang gu ru optimal melaya n i murid sebanyak 20 orang murid, dan kondisi di Kutai Timur masih tercukupi.
4)
Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar . PAUD
merupakan suatu upaya pembinaan yang
ditujukan bagi a nak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut,
yang diselenggar akan pada jalur formal, nonformal, dan informal.
Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas Nomor 20/2003 ayat 1 adalah 0 - 6 tahun. M enurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0 - 8 t ahun. Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini meliputi: a) Infant
(0 - 1 tahun) ; b) Toddler (2 - 3 tahun); c) Preschool/ Kindergarten children (3 - 6
tahun) ; dan d) Early Primary School
(SD Kelas Awal) (6 - 8 tahun) .
5)
Angka Putus Sekolah (SD/SLTP)
Angka Putus Se kolah didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid putus sekolah pada jenjang pendidikan tertentu (SD, SLTP, SLTA dan sebagainya) deng an jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu dan dinyatakan dalam persentase. Hasil perhitungan Angka Putus Sekolah ini digunakan untuk mengetahui banyaknya siswa putus sekolah di suatu jenjang pendidikan tertentu pada wilayah tertentu.
2 - 48
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 21
(diolah)
Gambar 2. 1 4
Angka Putus Sekolah Menurut Tingkat Pendidik an
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2019 (Persen)
Gambar 2.1 4
menyajikan Angka P utus S ekolah
(AP T S) tingkat SD dan S MP
selama kurun waktu 201 6 - 201 9 . AP T S pendidikan setingkat SD
dan SMP
secara umum men galami fluktuasi . Angka putus sekolah jenjang SD mengal ami penurunan, namun anga putus sekolah jenjang SMP mengalami peningkatan.
Upaya untuk menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan angka kelulusan pada jenjang pendidikan dasar melalui peningkatan kesiapan anak bersekolah ( school readiness ).
Beberap a studi empiris
me lapor kan bahwa kabupaten/kota dengan tingkat partisipasi taman kanak - kanak yang tinggi cenderung memiliki angka putus sekolah yang lebih rendah pada
tingkat sekolah dasar. Keikutsertaan anak - anak pada program pengembangan dan pendidikan a nak usia dini ( E arly C h ildhood E ducation and D evelopment - ECED ) telah meningkatkan kesiapan anak untuk mengikuti pendidikan di sekolah dasar karena potensi anak yang meliputi kemampuan kognitif, emosional dan sosial mulai terbina dengan baik.
A ngka putus se kolah diduga berkaitan dengan
kondisi geografis tempat tinggal yang jauh dari lokasi sekolah. Penyebab lainnya , faktor ekonomi dan rendahnya partisipasi orang tua .
6)
Angka Kelulusan (SD/SLTP)
Angka kelulusan adalah rasio antara murid yang lulus pada jenjan g pendidikan tertentu terhadap murid kelas tertinggi pada jenjang yang sama. Indikator ini digunakan untuk memantau kemajuan siswa dalam menamatkan pendidikannya di 2016 2017 2018 2019 SD/MI 0.1 0.07 0.1 0.05 SMP/MTs 0.42 0.13 0.82 1.01 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 SD/MI SMP/MTs
2 - 49
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
suatu jenjang pendidikan. T abel 2.2 3
menyajikan Angka Kelulusan pada jenjang pendidikan SD dan SLTP selama tahun 201 8 - 20 20 . Angka Kelulusan pada jenjang SD dan SMP sudah mencapai 100 persen.
Tabel 2. 2 7
Angka Kelulusan (AL)
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Rasio Guru Terhadap Murid
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
SD
(%)
100,00
100,00
100, 00
100,00
100,00
S MP (%)
100,00
100,00
100,00
100,00
100,00
Sumber: Dinas Pendidikan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
7)
Angka Melanjutkan Sekolah
(AMS)
Angka melanjutkan ke S MP
adalah perbandingan antara jumlah lulusan jenjang SD/MI/Paket A/setara SD terha dap jumlah siswa baru tingkat 1 pada jenjang SMP, termasuk MTs, dan paket B setara SMP .
Indikator ini digunakan untuk memantau kemajuan siswa yang telah menyelesaikan pendidika n pada jenjang sekolah dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Pada T abel 2.30 menunjukkan capaian indikator Angka Melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs dari tahun 2016 hingga 2020 yang masih fluktuatif .
Tabel 2. 2 8
Angka Melanjutkan Sekolah
Kabupaten Kutai Timur
Tahun 201 6 - 20 20
Rasio Guru Terhadap Murid
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
SD /MI ke SMP/MTs (%)
98,90
92,17
84,11
85,27
77,46
Sumber : Dinas Pendidikan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Tabel 2.2 8
menunjukkan capaian indikator Angka Me lanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs dan SMP/MTs ke SMA/MA/SMK pada tahun 201 6
hingga 20 2 0 . Untuk kedua jenjang pendidikan SD
angka AMS
menunjukkan penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2020 , sementara itu tidak ada d ata untuk AMS pendidikan ke jenjang SMP .
8)
Jumlah Guru Yang Memenuhi Kualifikasi S - 1/D - IV
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendi dikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 20 1 7 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru dit etapkan bahwa : “ Setiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi akademik dan
2 - 50
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
kompetensi guru yang berlaku secara nasional ” . Kualifikasi Akademi k
merupakan pendidikan minimal
yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik. Pendidikan minimal ini dibuktikan dengan ijazah atau sertifikat keahlian yang sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku. Setiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi ak ademik
dan kompetensi
guru
yang berlaku secara nasional. Guru merupakan salah satu pendidik yang memegang peran esensial dalam sistem pendidikan.
Capaian p ersentase guru yang mem enuhi kualifikasi pendidikan S - 1/ D - IV dalam tiga
tahun terakhi r mengalami p eningkatan . Pada tahun 2018 , capaian persentase guru yang memenuhi kualifikasi pendidikan S - 1/ D - IV
sebesar
9 3,2
persen
menjadi 97,03
persen
pada tahun 20 20 .
Peningkatan
ini dikarenakan
adanya
tuntutan kebutuhan dan
sistem sertifikasi guru . Hal tersebut ya ng membuat seorang guru
harus meningkatkan tingkat pendidikannya.
B.
Kesehatan
Kesehatan merupakan salah satu faktor utama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah senantiasa meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pe layanan kesehatan diantaranya pemerataan pelayanan kesehatan serta sarana prasarana yang memadai.
Berdasarkan Tabel 2.2 9 , jumlah fasilitas kesehatan selama lima
tahun terakhir (201 6 - 2020) cenderung menin gkat meskipun tidak banyak. Hingga tahun 2020, hanya puskesmas saja yang masih memiliki jumlah sama dengan tahun 201 6 .
Tabel 2. 2 9
Jumlah Fasilitas dan Tenaga Kesehatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
No
Uraian
2016
2017
201 8
2019
2020
1
Jumlah Rumah Sakit
7
8
8
8
9
2
Jumlah Puskesmas
21
21
21
21
21
3
Jumlah Poliklinik
33
61
63
74
78
4
Jumlah Pustu
107
108
108
113
116
5
Jumlah Dokter Umum
108
130
166
99
109
6
Jumlah Dokter Gigi
33
38
50
28
31
7
Jumlah Dokter Spesialis
37
38
38
40
35
8
Bidan
427
561
670
575
537
9
Perawat
762
794
747
848
820
10
Tenaga Farmasi
76
113
112
127
112
11
Tenaga Sanitarian
14
27
41
31
27
12
Kesehatan Masyarakat
68
88
125
54
57
2 - 51
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
No
Uraian
2016
2017
201 8
2019
2020
13
Tenaga Gizi
18
22
27
34
29
14
Tenaga Terapi Fisik
6
6
8
11
11
15
Tenaga Keteknisan Medis
72
156
165
20
12
16
Jumlah Penduduk
415.553
418. 625
420.760
422.905
424.334
17
Jumlah Kecamatan
18
18
18
18
18
18
Jumlah Desa/Kelurahan
141
141
141
141
141
Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Indikator kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik kesehatan, namun juga ke tersediaan tenaga medis kesehatan. Tabel 2.2 9
juga menyajikan jumlah
dokter dan jumlah
tenaga kesehatan lainnya di Kabupaten Kutai Timur. Angka yang tersaji dalam tabel
tersebut mengindikasikan jumlah dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis mengalam i fluktuasi, dan ada trend peningkatan pada tahun 2020, khususnya dokter umum dan dokter gigi. Di sisi yang lain, tenaga bidan, perawat, tenaga farmasi dan tenaga ahli gizi mengalami penurunan di tahun 2020.
Indikator d erajat kesehatan masyarakat Kabupate n Kutai Timur secara umum relatif cukup baik. Keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dapat
ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya:
lingkungan sehat, pel ayanan kesehatan, faktor genetik
dan perilaku hidup sehat. Di antara empat faktor tersebut, pel ayanan kesehatan memiliki peranan yang sangat strategis karena pelayanan kesehatan
lebih terkait dengan
upaya kesehatan bersifat preventif,
rehabilitasi, dan edukatif.
Pada
sisi yang lain, p ermasalahan yang muncul pada sektor kesehatan secara umum mencaku p:
( 1) dana kesehatan yang terbatas ;
(2) terbatasnya dan rendahnya profesional isme tenaga medis dan paramedis ;
( 3) rendahnya mutu layana n medis ;
(4) sarana dan prasarana kesehata n yang dimiliki sangat terbatas ;
(5) belum terpenuhinya mutu gizi masyara kat yang layak ;
dan
(6) wilayah yang harus dilayani sangat luas sebarannya.
Berikut adalah capaian aspek pelayanan umum Urusan Kesehatan
Kabupaten Kutai Timur tahun 201 6 - 2020.
2 - 52
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 30
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesehatan
Tahun 201 6 - 2020
Ind ikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan penduduk
Rasio
0,45
0,51
0,44
0,49
0,51
Rasio rumah sakit per satuan penduduk
Rasio
0,02
0,02
0,0 2
0, 0 2
0,02
Rasio dokter terhadap penduduk
Rasio
1:3.848
1:3.3 20
1:2.534
1:4.271
1:3.893
Rasio dokter gigi terhadap penduduk
Rasio
1:12.593
1:11.016
1:8.413
1:15.103
1:13.688
Rasio dokter spesialis terhadap penduduk
Rasio
1:11.231
1:11.016
1:11.070
1:10.572
1:12.123
Rasio tenaga gizi terhadap penduduk
Rasio
1: 23. 086
1:19.028
1:15.580
1:12.375
1:14.632
Rasio tenaga bidan terhadap penduduk
Rasio
1:973
1:746
1:628
1:498
1:517
Rasio dokter terhadap penduduk
Rasio
1:6.111
1:4.757
1:2.534
1:4.271
1:3.893
Rasio dokter gigi terhadap penduduk
Rasio
1:3.848
1:3.320
1:8.4 13
1:15.103
1:13.688
Rasio Posyandu per satuan balita
Rasio
7, 5
10,41
8 ,00
8,00
7,85
Rasio tenaga kesehatan masyarakat terhadap penduduk
Rasio
1:11.231
1:11.016
1:3.365
1:3.330
1:7.444
Rasio tenaga medis per satuan penduduk
Rasio
3,47
4,2
0,56
0,39
0,54
Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan
%
100
100
100
100
100
Cakupan puskesmas
%
116,67
116,67
116,67
116,67
116,67
Cakupan puskesmas pembantu
%
79,26
75
77,3
80,14
82,27
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani
%
78,00
61,06
63,2
6 8,87
7 0,93
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan
%
87,00
83,19
85,77
84,07
89,4
Cakupan desa/kelurahan Universal Child Immunization
(UCI)
%
62,85
61,06
78
8 3,07
73,76
Cakupan penemuan dan penanganan penderita
penyakit TBC BTA
%
76,69
43,47
76,69
68,26
56,26
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD
%
100
100
100
100
100
Cakupan kunjungan bayi
%
95,04
91,44
88, 17
89,9
81,25
Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
2 - 53
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
1)
Rasio puskesma s, poliklinik, dan pustu per satuan penduduk
Puskesmas, Poliklinik dan Pustu merupakan salah satu sarana penunjang pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Semakin banyak jumlah ketersediannya, maka semakin memudahkan mas yarakat dalam menjangkau pelayanan kesehatan.
Berdasarkan Tabel 2. 30 , diketahui bahwa rasio puskesmas, poliklinik, dan pustu per satuan penduduk dari tahun 2018 hingga 2020 cenderung meningkat, yaitu sebesar 1,166 (201 6 ) menjadi 1,166 (2020). Hal tersebut mencerminkan bahwa ketersediaan fasilitas kes ehatan dasar semakin mudah dijangkau oleh masyarakat Kabupaten Kutai Timur.
2)
Rasio rumah sakit per satuan penduduk
Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat adalah dengan membangun atau memperbaiki fasilitas kesehatan , diantar anya
k etersediaan berbagai sarana kesehatan (misal: Rumah Sakit)
di Kutai Timur. Rumah sakit merupakan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang bergerak dalam kegiatan kuratif dan rehabilitatif .
Secara umum, b erdasarkan Tabel 2. 30
kondisi rasio rumah sakit per penduduk hingga tahun 2020 sudah semakin baik.
Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya capaian rasio
rumah sakit per penduduk
dari 0,019 pada tahun 2018 menjadi 0,021 ditahun 2020.
Hal ini mencermink an bahwa kemampuan masyarakat Kabupaetn Kutai Timur dalam mengakses rumah sakit menjadi lebih mudah.
3)
Rasio dokter per satuan penduduk
Kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam pe mbangunan sumber daya
manusia. Manusia yang sehat dan produktif akan
meningkatkan daya saing suatu
bangsa. Ketersediaan tenaga kesehatan khususnya, dokter di Kabupaten Kutai Timur tahun 201 8
masih belum
ideal berdasarkan rasio ideal perbandingan dengan jumlah penduduk berdasarkan standar Indonesia sehat dan WHO ( 1 dokter untuk 2500 jiwa ) .
Berdasarkan Tabel 2. 30 , p ada tahun 2019 rasio jumlah dokter terhadap penduduk semakin menurun yaitu dari 1 dokter : 2 . 534
jiwa menjadi 1 dokter : 4.271
jiwa.
Namun, pada tahun 2020 kenaikan jumlah penduduk diikuti dengan kenaikan jumlah d okter, sehingga ra sio jumlah
dokter terhadap penduduk meningkat menjadi 1: 3.893 .
2 - 54
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
4)
Rasio tenaga medis per satuan penduduk
Rasio tenaga medis per jumlah penduduk
( 1.000 penduduk ) mengukur ketersediaan akses penduduk terhadap tenaga medis.
Berdasarkan Tabel 2 . 30 , r asio tenaga medis per satuan penduduk di Kabupaten Kutai Timur secara umum menunjukkan penurunan, yaitu d ari 0,56
pada tahun 201 8
menjadi 0,54 pada tahun 2020 .
5)
Rasio posyandu per satuan balita
Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya
pelayanan
kese hatan yang bersumber dari dukungan
masyarakat . Posyandu
dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, dalam rangka penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat . Posyandu
memberikan kemudahan kepada masyaraka t, dal am memperoleh pelayanan kesehatan dasar .
Data R asio posyandu per satuan balita pada tahun 201 8 - 20 20
tersaji pada Tabel 2. 30 .
Secara umum, capaian rasio posyandu per balita
selama tiga tahun terakhir
mengalami fluktuatif . P ada
tahun 2019
capaian rasi o posyandu per satuan balita
sebesar 10,5 , capaian tersebut
menurun dari capaian tahun 2018 yaitu sebesar 12,13. Sementara itu, pada tahun 2020
rasio balita per posyandu meningkat menjadi 12. Upaya awal yang harus selalu dilakukan
Kabupaten Kutai Timur
d alam rangka untuk update
perkembangan rasio posyandu adalah melakukan pendataan wilayah kerja posyandu termasuk jumlah balita. Informasi ini untuk mengetahui apakah jumlah posyandunya memang kurang atau jumlah balita yang terus meningkat.
6)
Caku pan balita gi zi buruk mendapat perawatan
Gizi buruk adalah bentuk terparah dari kondisi
terjadinya kekurangan gizi menahun. Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan adalah balita gizi buruk yang mendapat penanganan
di sarana pelayanan kesehatan sesuai tata
laksana gizi buruk di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Berdasarkan Ta bel 2. 30 , c akupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan selama tahun 201 8 - 2020
sudah mencapai 100 persen .
7)
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani
Cakupan komplikasi kebidana n yang ditangani adalah
jumlah ibu yang mengalami
komplikasi kebidanan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu . Cakupan
2 - 55
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
komplikasi kebidanan
sebaiknya
mendapat penanganan defini si
sesuai dengan standar oleh tenaga kesehatan terlatih pada tingkat pe layanan dasar dan rujukan (Polindes, Puskesmas, Puskesmas Pelayanan Obstet ri Neonatal Emergensi Dasar
( PONED ) , Rumah Bersalin, RSIA/RSB, RSU, RSU Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) .
Target cakupan komplikasi kebidanan yang ditangan i adalah 100 persen .
Hal ini berarti
setiap ibu yang mengalami komplikasi kebidanan mendapat pen anganan oleh tenaga kesehatan. N amun demikian , berdasarkan Tabel 2. 30
cakupan komplikas i kebidanan masih mencapai 70,9
persen
pada tahun 2020 , capaian tersebut meningkat dari tahun 2018 yaitu seb esar 63,2 persen.
8)
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan adalah ibu bersalin yang m endapat pertolongan persalinan oleh
tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Berdasarkan Tabel 2. 30 , c akupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di Kabu paten Kutai Timur
secara umum menin gkat dari
8 5 , 7 7
persen
pada tahun 2018 menjadi 89,4 persen pada tahun 2020.
9)
Cakupan desa/kelurahan Universal Child Immunization
(UCI)
Pencapaian UCI pada dasarnya merupakan proksi terhadap cakupan atas imunisas i secara l engkap pada jumlah
bayi. P emerintah daerah selalu berupaya menargetkan pencapaian UCI pada wilayah administrasi desa/kelurahan. Suatu desa/kelurahan telah mencapai target UCI apabila
diperoleh
>80 persen bayi di desa/kelurahan tersebut mendapat imunisasi l engkap dalam satu tahun.
B erdasarkan Tabel 2. 30 , cakupan desa/Kelurah an UCI mencapai 73,76 persen pada tahun 20 20 .
Capaian tersebut mengalam i
penurunan dibanding tahun 2019 yaitu sebesar 83,07 persen.
Kondisi penurunan
ini bisa jadi disebabkan karena adany a pembatasan aktivitas aki bat pandemi Covid - 19, dengan demikian tidak
semua bayi berkunjung ke pelayanan kesehatan termasuk posyandu dan pustu untuk mendapatkan pelayanan imunisasi .
2 - 56
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
10)
Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA
Menurut Tabel
2. 30 , u paya dalam menanggulangi TB C
di Kabupaten Kutai Timur
sudah cukup baik. Hal tersebut
terlihat dari c apaian
pada tahun 201 9 meningkat menjadi
68,26 persen, sedangkan pada tahun 2020 sedikit mengalami penurunan menjadi 56,26 persen .
Menurut h asil pen elitian Pasaribu (2 005) , dilaporkan bahwa faktor yang mempengaruhi rendahnya Case Detection Rate
( CDR )
pada program TBC adalah : kondisi
kemiskinan, kurangnya penyuluhan kesehatan ,
dan perlunya peningkatan infrastruktur dan sumber daya. Selain itu, masa pan demi Covid - 19 yang berlangsung juga menjadi faktor penghambat penemuan dan penanganan penyakit TBC BTA ,
karena sebagian besar masyarakat yang mukin merasakan gejala TB menjadi lebih khawatir sehingga memilih tida
mendatangi pelayanan kesehatan .
11)
Cakupan pen emuan dan penangana n penderita penyakit DBD
Demam B erdarah D engue (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. DBD disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus , famili Flaviviridae . Setiap serotipe cu kup berbeda sehingga tidak ada proteksi - silang dan wabah yan g disebabkan beberapa serotipe ( hiperendemisitas ) dapat terjadi. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia dengan perantara nyamuk Aedes aegypti
dan Aedes albopictus .
Cakupan penemuan dan penang anan penderita penyakit DBD adalah p ersentase penderita DBD yang ditangani sesuai standar di satu wilayah dalam waktu 1 (satu) tahun dibandingkan dengan jumlah penderita DBD yang ditemukan/dilaporkan dalam kurun waktu satu tahun yang sama.
Berdasarkan Tabe l 2.26, c apaian penemuan dan penanganan pender ita penyakit DBD di Kabupaten Kutai Timur sebesar 100 persen pada tahun 201 8
hingga tahun 2020 .
12)
Cakupan kunjungan bayi
Cakupan kunjungan bayi adalah cakupan bayi yang memperoleh pelayanan kesehatan sesuai deng an standar layanan
dokter, bidan, dan perawat yang memiliki kompetensi klinis kesehatan, paling sedikit 4 kali di
s u atu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Berdasarkan Tabel 2. 30 , c akupan kunjungan bayi di K abupaten Kutai Timur pada tahun
201 6
yaitu s ebesar
95,04 persen , capaian tersebut menurun menjadi 81,25 persen pada tahun 2020 .
2 - 57
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
C.
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Bidang pekerjaan umum mempunyai tugas untuk membangun dan merawat infrastruktur dasar (jalan transportasi, ketersediaan energi listrik, a ir dan sanitasi) bagi masyarakat. Indi kator capaian bidang pekerjaan umum dan penataan ruang
mencakup kondisi jalan raya, rasio tempat ibadah, rasio tempat pemakaman, rasio tempat pembuangan sampah dan beberapa indikator lainnya.
Tabel 2. 31
Capaian Aspek Pelayanan Umum
Urusan Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang
Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik
%
51,63
59,5
45,41
66,59
51,48
Rasio tempat ibadah per satuan penduduk
Rasio
0, 67 0
0,209
0,008
0,13 0
0,430
Rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk
Rasio
0,31
0,31
0,30
0,31
0,31
T urap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota
%
2,74
1,99
0
0,194
na
Persentase Luas Irigasi kabupaten
dalam kondisi baik
%
55 ,00
54,96
29,60
29,75
29,75
Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB
Rasio
na
na
na
na
0,306
Sumber: Dinas Pekerjaan Umum
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Capaian
indikator dalam urusan pekerjaan umum disajik an di bawah ini .
1)
Proporsi Panjang Jaringan Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan
Pembangunan transportasi di Kabupaten Kutai Timur memiliki arti terpenting dan strategis untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan. Di samping akses transportasi yang relatif terbatas, pola sebara n
penduduk yang tidak merata dapat memicu kesenjangan dalam proses pembangunan dan
menciptakan
disparitas regional . Pembangunan transportasi sangat berperan sebagai langkah awal dalam
upaya pemerataan pembangunan di semua sekto r.
Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik Ka bupaten Kutai Timur selama tiga tahun terakhir (2018 - 2020) mengalami fluktuatif. Namun, secara umum capaian tahun 2020 lebih tinggi dibanding pada tahun 2018 yaitu sebesar 51,48 persen
2 - 58
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
dari 45,41 pe rsen. Perkembangan proporsi hanjang jalan dalam kondisi ba ik tersebut harus tetap ditingkatkan, mengingat hal ini merupakan bagian terpenting dalam pemerataan pembangunan dan juga peran Kabupaten Kutai Timur yang direncanakan akan menjadi kabupaten penyang ga Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.
2)
Rasio tempat ibadah p er satuan penduduk
Rasio tempat ibadah dinyatakan dalam
jumlah ketersediaan tempat ibadah per 1.000 penduduk. Beribadah sangat berguna untuk membentuk kualitas manusia seutuhnya. Untuk itu diperluka n tempat sarana ibadah dalam mewujudkan hal tersebut bagi masing - masing pemeluk agama. Berdasarkan Tabel 2. 31 , rasio tempat ibadah per satuan penduduk Kabupaten Kutai Timur selama tiga tahun terakhir (2018 - 2020) menga lami peningkatan yang cukup signifikan , yaitu sebesar 0,008 pada tahun 2018 m en jadi 0,43 di tahun 2020.
Tabel 2. 3 2
Jumlah Sarana Peribadatan Tahun 2017 - 2020
Sarana Peribadatan
Tahun
2017
2018
2019
2020
Masjid/Musholla/Langgar
800
815
818
820
Gereja Kristen Protestan
166
187
199
208
Gereja
Kristen Katolik
54
55
56
77
Pura
23
21
21
24
Vihara
0
1
1
1
Jumlah
1.043
1.079
1.095
1.130
Sumber: Dinas Pekerjaan Umum
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Tabel 2.32 menunjukkan jumlah tempat beribadah pada tahun 2017 - 2020 yang menunjukkan tren mening kat setiap tahunnya. Pada tahun 2016 total tempat peribadatan di Kabupaten Kutai adalah sebanyak 1.043 unit , kemudian pada
tahun 2020 menjadi 1.130 unit atau me ningkat
sebanyak 87 unit.
Tempat
peribadatan sepetri ma s jid, gereja kristen protestan dan gereja
katolik menunjukkan peningkatan setiap tahunnya , sementara jumlah pura sempat mengalami penurunan pada tahun 2018, namun pada tahun 2020 terjadi peningkatan ju mlah sarana peribadatan sebanyak 3 unit dibandingkan dengan tahn 2019. Adapun jumlah Vihara di K abupaten Kutai cenderung tetap dari tahun 2018 hingga 2020.
2 - 59
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
3)
Rasio tempat pemakaman umum ( TPU) per satuan penduduk
Rasio tempat pemakaman umum per 1.000 jumlah p enduduk
di Kabupaten Kutai Timur
telah memadai.
Pada saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah memiliki TPU yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Kutai Timur. Untuk mengantisipasi kebutuhan terhadap TPU yang semakin meningkat seiring dengan be rtamba hnya jumlah penduduk, perlu didorong partisipasi swasta dalam menyediakan lahan pemakaman . Capaian rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk pada tahun 201 6
sebesar 1,2 1
kemudian turun menjadi 1, 51
pada tahun 201 7 .
4)
Turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota
Pada tahun 201 7
capaian turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota sebesar 1, 99
persen mengalami pen urunan dibandingkan
tahun 2016 sebesar
2,7 4 persen .
5)
Luas Irigasi Kabupaten dalam kondisi baik
Pembangunan irigasi ditujukan untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat petani . P embangunan irigasi juga memberikan dampak atau pengaruh terhadap aspek sosial.
Jaringan irigasi diperlukan untuk pengaturan air, mulai dari penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan penggunaannya.
K eter s ediaan jar ingan irigasi yang cukup akan meningkatkan produktivitas pertanian .
Peningkatan jumlah saluran irigasi mendorong peningkatan kontribusi sektor perta nian dalam pembentukan PDRB Kabupaten Kutai Timur.
Kabupaten Kutai Timur memiliki Daerah Irigasi (DI) seban ya 3 (tiga) unit. DI 1 terletak di daerah Pesap (Kecamatan Kongbeng). DI ini sudah mampu mengairi sawah seluas 365 ha dari target area persawahan se luas 430 ha (84,88 persen). DI yang kedua terletak di Kecamatan Kaubun. DI ini sudah mampu mengairi 1.400 ha
dari target luas sawah 2.030 ha (68,97 persen). Selanjutnya, DI yang ketiga adalah DI Tanah Abang (Kecamatan Long Mesangat). DI ini sudah mampu men gairi 100 persen target sawah yang ada di wilayah target, yaitu seluas 215 ha.
Sektor pertanian menjadi tum puan Kabupaten Kutai Timur untuk menuju kemandirian pangan. Oleh karena itu pembangunan irigasi sebagai pendukung utama
2 - 60
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
sektor pertanian harus menja di prioritas, terutama di wilayah yang memiliki potensi cetak sawah baru
dan meningkatkan jaringan irigasi y ang ada .
Hingga
tahun 20 20 baru 29 ,75
persen lahan sawah mempunyai irigasi tehnis, sisanya belum mempunyai jaringan irigasi (BPS Kutai Timur, 2020: 144). Meskipun demikian, persentase tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya
mencapai 29,60 persen.
6)
Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan area memanjang/ jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh tanaman seca ra alamiah maupun yang sengaja ditanam. Tujuan penyediaan RTH adalah: 1) menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air; 2) menciptakan
aspek planologis perkotaan melalui keseimbangan antara lingkungan alam dan lingkungan binaan yang brguna untuk k epentingan masyarakat; serta 3) meningkatkan keserasian lingkungan perkotaan sebagai sarana pengaman lingkungan perkotaan yang aman, nyaman, se gar, indah, dan bersih.
Berdasarkan tabel 2.31, pada tahun 2020 capaian rasio RTH per satuan wilayah ber HPL/HGB ini adalah sebesar 0,306
D.
Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Perumahan Rakyat dan Kawas an Permukiman dapat dilihat dari beberapa indikator kinerja sebagai berikut:
Tabel 2. 3 3
Capaian Aspek Pelayanan U mum Urusan Perumahan
Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Persentase rumah tinggal bersanitasi
%
Na
90,70
90,70
Na
Na
Program rumah layak huni
Rasio
Na
0,20
0,30
0,27
0,30
Sumber: Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab .
Kutai Timur Tahun 202 1
1)
Persentase Rumah Tinggal Bersanitasi
Persentase rumah tinggal bersanitasi adalah proporsi rumah tinggal bersanitasi terhadap jumlah rumah tinggal . Sanitasi adalah segala upaya yang dilakukan untuk menjamin terwujudnya kondisi yang
memenuhi persyaratan kesehatan. F asilitas
2 - 61
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
sanitasi adalah sarana air minum/air bersih, sarana pembuangan kotoran kakus/jamban, sa rana pembuangan limbah cair, limbah padat, limbah gas/debu dan sarana pembuangan sampah . Rumah tangga berakses sanitasi sekura ng - kurangnya mempunyai akses untuk memperoleh layanan sanitasi, sebagai berikut: 1) fasilitas air bersih; 2) pembuangan air besar/ tinja; 3) pembuangan air limbah (air bekas); dan 4) pembuangan sampah. Pada tahun 2018 persentase rumah tinggal bersanitasi di
Kabupaten Kutai Timur yaitu sebesar 90,70 persen.
2)
Rasio Rumah Layak Huni
Program rumah layak huni p ada tahun 2018 mencapai rasio
sebesar 0,3 0, kemudian
capaian tersebut menu run menjadi 0,27 pada tahun 2019, dan
meningkat
kembali hingga
0,30 di tahun 2020 .
Lokasi pelaksanaan program berada pada enam desa yang tersebar dalam tiga kecamatan, yaitu Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Kaliorang. Program tersebut diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur
yang didukung oleh pihak swasta untu k mensukseskan program tersebut .
Program ini diarahkan untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur.
E.
Kesatuan Bangsa dan
Politik Dalam Negeri
Urusan Ketentraman Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat di Kabupten Kutai Timur telah menunjukkan kondisi yan g baik. Hal ini diindikasikan dari aktivitas LSM, Ormas dan OKP serta adanya pembinaan lembaga keagamaan .
Tabel 2. 3 4
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
LSM, Ormas dan OKP
yang aktif
Orang
450
345
178
150
260
Persentase pengurus dan anggota keagamaan yang dibina
%
75
80
85
83
83
Jumlah kegiatan Lembaga Keagamaan/
F orum K omunikasi U mat B eragama
Keg iatan
12
15
18
12
1
Sumber: Badan Kesatuan Bangsa d an Politik
Kabupaten Kutai Timur Tahun
202 1
Jumlah LSM, Ormas, dan OKP yang aktif, presentase pengurus dan anggota keagamaan yang dibina, serta jumlah kegiatan Lembaga Keagamaan pada tahun 2020
masing - masing mencapai 260
orang, 8 3
persen, dan 1
kegiatan. J umlah LSM, Ormas, dan OKP yang aktif di tahu n 2020
tersebut cenderung mengalami peningkatan
2 - 62
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
dibandinkan dengan 2 tahun sebelumnya . Adapun dua indikator capaian lainnya yaitu presentase pengurus dan anggota keagamaan yang dibina, serta jumlah kegiatan Lemba ga Keagamaan di tahun 2020 adalah sebesar 83
pesen dan 1 kegiatan.
Jumlah kegiatan lembaga keagamaan sendiri mengalami penurunan cukup signifikan disebabkan adanya pembatasan kegiatan masyarakat selama masa pandemi Covid - 19 yang terjadi hingga saat ini.
F.
So sial
Perlindungan sosial tidak hanya sebatas pemenuhan hak, tetapi juga sebagai syarat terlaksananya pembangunan ekonomi dan pertumbuhan yang setara dan berkelanjutan.
Masalah sosial adalah perilaku atau keadaan kompleks yang akibatnya berpengaruh kesejaht eraan orang banyak (umum) serta dapat
mengganggu kestabilan masyarakat, norma, adat istiadat, dan kepercayaan masyarakat.
Tabel 2. 3 5
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Sosial
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
Uraian
Satuan
2016
2017
2018
2019
2020
P enyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani
%
54,43
34,49
80,13
94,72
61,80
Sumber:
Dinas Sosial
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Tabel 2.3 5
men unjukkan
bahwa rasio PMKS tertangani di Kabupaten Kutai Timur selama tahun 201 6 - 2020 . P ada
tahun 2016 persentase penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tertangani yaitu sebesar 54,43 persen. Persentase ini kemudian mengalami penurunan hingga menjadi sebesar 34,49 persen di tahun 2017. Pada 2018 persentase penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tertangani meningkat menjadi
80,13
persen dan kemudian meningkat menjadi menjadi 94,72 persen
ditahun 2019. Namun demikian, pada tahun 2020 capaian tersebut menurun menjadi 61,8 0
persen. Penurunan tersebut diperkirakan
karena
adanya pandemi Cov id - 19, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur lebih fokus menangani masyarakat yang terdampak pandemi tersebut.
Pen urunan PMKS yang tertangani tidak berarti kualitas
perlindungan da n
kesejahteraan sosial juga menurun. Keterbatasan anggaran berakibat penanganan P MKS didasarkan pada skala prioritas penanganan terhadap kelompok penduduk miskin dan rentan. Berbagai upa ya yang telah dilakukan adalah memberikan bantuan dan jaminan
2 - 63
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
sosial, meningkatkan pemberdayaan sosial, menyediakan sarana dan prasarana pelayanan dan rehabilitasi sosial serta meningkatkan kemampuan dan keberdayaan mereka melalui pendidikan.
2.1.3.2
Fokus Layanan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar
A.
Ketenagakerjaan
Pandemi Covid - 19 berdampak pada masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Kutai Timur. Kebijakan pemerin tah pusat dalam membatasi mobilitas dan aktivitas penduduk secara tidak langsung mempengaruhi aktivitas perekonomian yang berdampak pada lesunya daya beli masyarakat. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari pembatasan sosial dan mobilitas penduduk adalah m enurunnya produksi yang dihasilkan oleh dunia usaha. Namun, di Kabupaten Kutai Ti mur ang ka
pengangguran me nurun.
Tabel 2. 3 6
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Ketenagakerjaan
Tahun 20 1 6 – 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Tingkat P art isipasi A ngkatan K erja
(TPAK)
%
70,56
69,09
58,54
61,95
56,62
Tingkat P engangguran
T erbuka
(TPT)
%
1,06
1,01
1,12
0,95
0,53
Angkatan Kerja
Jiwa
215.586
215.586
117.202
186.535
178.683
Pencari kerja yang ditempatkan
orang
957
1 . 531
1.346
973
417
Angka p engangguran
Jiwa
2.295
2.192
1.992
1.772
1.362
Sumber:Dinas Tenaga Kerja da n
Transmigrasi
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
1)
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja adalah suatu indikator ketenagakerjaan yang memberikan gambaran tentang penduduk yang aktif secara ekonomi dalam kegiatan sehari - hari merujuk pada suatu waktu dalam periode survei. Pada tahun 20 20
TPAK Kabupaten Kutai Tim ur sebesar 5 6,62
persen .
Penurunan TPAK menunjukkan jumlah angkatan kerja yang memasuki go longan penduduk bukan angkatan kerja, seperti kelompok penduduk yang sedang berpendidikan.
2)
Tingkat Pengangguran Terbuka
Tingkat Pengangguran Ter buka adalah persentase penduduk:
1)
yang
sedang
2 - 64
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
mencari pekerjaan, 2) yang mempersiapkan usaha, 3) yang tidak me ncari pekerjaan, karena merasa tidak
mungkin mendapatkan pekerjaan dan 4) yang sudah mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja. Tingkat pengangguran da pat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyata kan dalam persen. Indikator ini bermanfaat untuk melihat keterjangkauan pekerjaan (kesempatan kerja).
Secara umum, Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Kutai Timur cenderung menurun. Hal ini dibuktikan dari Tingkat Pengangguran Terbuka yang mencapai 1,12
persen pada tahun 2018 menurun menjadi 0,53 persen ditahun 2020. Besarnya angka pengangguran terbuka mempunyai implikasi sosial yang luas karen a mereka yang tidak bekerja tidak mempunyai pendapatan. Semakin tinggi angka pengangguran terbuka maka semakin b esar potensi kerawanan sosial yang akan ditimbulkan , contohnya kriminalitas. Sebaliknya ,
semakin rendah angka pengangguran terbuka maka semakin stabil kon disi sosial
masyarakat.
3)
Jumlah Pengangguran
Berdasarkan capaian dalam tiga tahun terakhir, terdapat t ren penurunan jumlah pengangguran, dima na pada tahun 2018 sebesar 1.992 jiwa
turun menjadi sebesar 1. 77 2
jiwa
pada tahun 2019 , dan pada tahun 2020 turun kembali menjadi 1.362
jiwa .
4)
Pencari kerja yang ditempatkan
Selama tiga tahun terakhir (2018 - 2020), j umlah
pencari kerja yang ditempatkan cenderung menurun, yaitu sebesar 1.346
orang
(2018) menjadi 417 orang
(2020). Pencari kerja yang ditempatkan adalah persentase jumlah pencari kerja yang ditempatkan dibagi dengan jumlah pencari kerja yang mendaftar. Kes empatan kerja merupakan hubungan antara angkatan kerja dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja.
B.
Pemberdayaan Pere mpuan dan Perlindungan Anak
Kabupaten Kutai Timur melakukan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pada tahun 2018 telah berhasil
mena ngani
pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan sebanyak 92 persen . Capaian ini lebih rendah dari dua tahun sebelumnya yang telah mencapai 100 persen. Semenatra itu, selama tahun
2 - 65
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2019 hinggga 2020 capaian indikator ini kembali terc apai 100 persen. Hal ini menunjukkan keseriusan K abupaten Kutai Timur dalam menghapus kekeras an dan diskriminasi di berbagai kebidupan .
Tabel 2. 3 7
Capaian Aspek Pelayanan Umum
Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
T ahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan (%)
100
100
9 2
100
100
Sumber: Dinas
Pemberdayaan Perempuan dan PA
Kab .
Kutai Timur Tahun 202 1
C.
Ketahanan Pangan
1)
Ketersediaan Pangan Utama
Ket ersediaan pangan utama di wilayah Kutai Timur
cenderung menurun sejak tahun 2018 - 2020.
Pada tahun 2018 j umlah ketersediaan pangan utama sebesar 59,99
persen dan turun menjadi 43,66 persen pada tahun 2020 .
Kondisi
ini m enunjukkan bahwa
P emerintah Kabupaten Kutai Timur perlu penguatan ketersediaan pangan utama dan sekaligus menciptakan variabilitas pangan.
Tabel 2. 3 8
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pangan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Keterse diaan pangan utama
%
83,10
52,26
59,99
42,82
43,66
Indeks Ketahanan Pangan
Indeks
na
na
71,27
57,58
73,13
Tingkat Konsumsi E nergi
AKG (Kkal/kap/ hari)
2.203,40
1.994,10
2.041,11
2.105,14
na
Sumber: Dinas Ketahanan Pangan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
2)
Regulasi Ketahanan Pangan
K etahanan
pangan di Kabupaten Kutai Timur telah
menunjukkan tren peningkatan . B eberapa hal yang perlu diperhatikan
diantarnya adalah
(a)
kemampuan memproduksi padi sebagai pangan utama masih dapat
ditingkatkan dengan cara mengopti malkan padi sawah beririgasi tehnis ; dan
(b)
surplus pangan utama yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir disebabkan oleh lancarnya jalur distribusi impor beras dari luar kabupaten Kutai Timur. R egulasi ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur selama k urun waktu tahun 20 1 6 - 20 20
seperti tampak pada Tabel 2.3 9 .
2 - 66
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 3 9
Regulasi Ketahanan Pangan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
No
Uraian
2016
2017
2018
2019
2020
1.
Regulasi Ketahanan Pangan dalam Bentuk Perda ;
-
Ada
-
Tidak Ada
Sumber: Badan
Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur
Tahun 202 1
D.
Lingkungan Hidup
Kualitas Lingkungan Hidup di Kabupaten Kutai Timur memiliki peran yang sangan strategis. Hal ini mengingat sebagian besar hasil tambang di kabupaten ini didominasi ol eh batubara yang cukup berpengaruh terhadap kualitas lingkungan hidup. Indikatir lingkukan
hidup mencakup (i) persentase penegakan h u kum lingkungan ; (ii) penetapan kelas air ; (iii) upaya penurunan gas emisi ; serta
(iv)
pemantauan evaluasi dan pelaporan emi si gas rumah kaca. Secara umum capaian aspek pelayanan umum Urusan Lingkungan Hidup Tahun 2018 - 2020 mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah penegakan h u kum lingkungan yang meningkat.
Tabel 2. 40
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Lin gkungan Hidup
Tahun 201 8 - 2020
Indikator
Tahun
2018
2019
2020
Hasil pengukuran indeks kualitas air
58,75
58
52,73
Hasil pengukuran indeks kualitas Udara
43,47
77,72
80,69
Hasil pengukuran indeks kualitas Tutupan Lahan
77,50
77,50
77,48
Sumber: Badan
Lingkungan Hidup
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
E.
Kependudukan dan Catatan Sipil
Kualitas layanan bidang kependudukan dan catatan sipil dapat dilihat dari rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk dan cakupan penerbitan akta kelahiran 0 -
18 . Indikator capaian bidang kependudukan selama tahun 201 6 - 2020 ada yang mengalam i fluktuasi dan ada juga yang mengalami peningkatan . Berikut merupakan sajian data dari capaian Urusan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 201 6 - 2020 .
2 - 67
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 4 1
Capaian Ur usan Administrasi Kependudukan dan Penc atatan Sipil
Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk
%
70,17
14,27
96,08
82,78
86,95
Cakupan penerbitan akta kelahiran 0 -
18
%
38,11
- 11,05
41,1 4
92,12
92,12
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab .
Kutai Timur Tahun 202 1
F.
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Peranan p emberdayaan masyarakat sangat penting dalam mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki. Tabel 2 . 42
menjelaskan
kegi atan yang bersifat rutin terkait dengan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa di tahun 201 6 - 20 20 .
Tabel 2. 4 2
Capaian Aspek Pelayanan Umum
Urusan Pemberdayan Masyarakat dan D esa
Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Pem berdayaan masyarakat dan pemerintahan desa
K eg iatan
6
6
6
6
6
Sumber: Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kab .
Kutai Timur Tahun 202 1
Pemberdayaan masyarakat kemungkinan besar akan terhambat oleh tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang relatif masih rendah. Tabel 2.48 menyajikan jumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang telah dilakukan di Kabupaten Kutai Timur. Rata - rata 6 (enam) kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang terlaksanan di Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan - kegiatan ini hendak nya diupayakan untuk
ditingkatkan, minimal satu kegiatan per kecamatan.
G.
Keluarga Berencana (KB) dan Keluarga Sejahtera (KS)
Pengendalian jumlah penduduk memiliki peran dalam mengendalikan potensi sumberdaya alam suatu wilayah. Salah satu upaya untuk menge ndalikan kuantitas penduduk diantaranya adalah dengan meningkatkan peserta Keluarga Berencana (KB) aktif. Selama lima
tahun t erakhir (201 6 - 2020) c apaian cakupan Peserta KB Aktif
cenderung meningkat, yaitu sebesar 73,66
persen pada tahun 2018 menjadi 69 pe rsen di tahun 2020. Di sisi lain, rata - rata jumlah anak per keluarga
pada lima
tahun terakhir (201 6 - 2020) tidak mengalami perubahan yaitu 2,8 anak per keluarga .
Adapun
2 - 68
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
perkembangan capaian rasio akseptor KB pada tahun 2016 - 2020 sejalan dengan persentase ca ngkupan peserta KB aktif.
Tabel 2. 4 3
Capaian Aspek Pelayana n
Umum
Urusan KB dan Keluarga Sejahtera Kabupaten Kut ai Timur
Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Cakupan peserta KB aktif
%
73,66
48,78
61
68,62
69
Rata - rata jumla h anak per keluarga
Anak
2,8
2,8
2,8
2,8
2,8
Rasio Akseptor KB
%
73,66
48,78
61
68,62
69
Sumber: Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kab .
Kutai Timur Tahun 202 1
H.
Perhubungan
1)
Jumlah Uji Kir Angkutan Umum
Angkutan umum yang berada di Kabupaten Kutai Timur
yang akan beroperasi harus melalui uji kir terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan b ahwa angkutan umum yang telah beroperasi telah layak digunakan oleh masyarakat. Jumlah uji kir angkutan umum di Kabupaten Kutai Timur mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir (2018 - 2020). Tahun 2018 jumlah uji kir sebesar 7.791 unit menurun menjadi 3. 529 unit pada tahun 2020.
2)
Jumlah Terminal/ Pelabuhan Laut/ Pelabuhan Udara
Rencana pendirian Ibukota Nergara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur berpengaru h terhadap penyediaan sarana dan prasaran transportasi. Perkembangan jumlah pelabuhan laut, udara, serta terminal darat tidak mengalami pertumbuhan signifikan, namun dapat dipas tikan tingkat mobilitasnya semakin tinggi dengan lonjakan jumlah penumpang yang
meningkat setiap tahun. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menargetkan pembangunan sarana dan prasarana perhubungan baik darat, laut dan udara guna mengantisipasi perkemban gan jumlah penumpang y ang meningkat setiap tahunnya.
D ata
BPS
menampilkan bahwa
belum banyak peningkatan jumlah terminal/pelabuhan laut/pelabuhan udara dalam 3 tahun terakhir.
3)
Persentase
Pemasangan Rambu - Rambu Lalu Lintas
Ketersediaan r ambu lalu lintas
bertujuan untuk mengatur lalu lintas kendaraan
2 - 69
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
bermotor, sehingga hal ini dapat meminimalisasi
jumlah kecelakaan yang terjadi.
Capaian presentase rambu - rambu lalu lintas yang terpasang pada tahun
2020
sebesar 26,78 persen. Capaian ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun 2019 yaitu sebesar 9,22 persen.
4)
Jumlah O rang/Barang melalui Dermaga/Bandara/Terminal p er Tahun
Mobilitas orang atau barang merupakan salah satu faktor yang menentukan perekonomian suatu wilayah. Mobilitas orang atau barang dapat melalui dermaga, bandara, dan terminal. Mobilitas orang di Kabupate n Kutai Timur dalam lima
tahun terakhir (201 6 - 2020) mengalami penurunan dari 132.746
orang (201 6 ) menjadi 45.302 orang (2020). Sedangkan mobilitas barang mengalami kenaikan dari 2 .7 07 ton (201 6 ) menjadi 1.418 (2020).
Tabel 2. 4 4
Capaian Aspek Pelayanan Umum
Urusan Perhubungan
Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Satua n
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Jumlah uji kir angkutan umum
Unit
5.983
8.753
7.791
6.295
3.529
Terminal
dan subterminal
Unit
12
12
12
12
12
Pelabuhan Laut
Unit
3
3
3
3
3
Pelabuhan Udara
Unit
2
2
2
2
2
Persentase Layanan Angkut Darat
%
100
100
27,70
27,19
30,69
Pe rsentase
rambu - rambu
yang terpasang
%
100
100
0
53
100
Jumlah terminal penumpang dan barang yang dikelola
U nit
12
12
12
12
12
Jumlah orang/barang melalui dermaga/ terminal per tahun
a.
Ju mlah orang mlealui dermaga/ bandara/terminal
b.
Jumlah barang melalui dermaga/ bandara/terminal
Orang
Ton
132.746
2.707
85.168
762
115.307
207
91.573
1.467
45.302
1.418
Sumber: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Kutai Timur Tahun 2021
I.
Komu nikasi dan Informatika
Revolusi teknologi 4.0 menuntut keterampilan yang membutuhkan k emajuan teknologi komunikasi dan informasi ,
terutama dalam pengumpulan data maupun diseminasi informasi penyelenggaraan peme rinta han . Bidang layanan ini juga mencakup
has il pembangu nan berbasis data mutakhir kepada masyarakat luas.
Jaringan komunikasi
2 - 70
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
yang ada di Kabupaten Kutai Timur berperan dalam meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat serta menunjang peningkatan kinerja penyelengaraan p emerintahan .
Tabel 2. 4 5
Capaian Urusan K omunikasi dan Informatika
di Kabupaten Kutai Timur
Tahun 20 1 8 - 20 20
Indikator
Satua n
Tahun
201 8
2019
2020
Cakupan layanan komunikasi
%
na
30
60
Persentase penduduk menggunakan HP/telepon
%
na
68
80
Proporsi ru mah dengan akses internet
%
na
25
40
Sumber:
Dinas Komunikasi dan Informatika , Persandian, dan Statsistik
Kab .
Kutai Timur Tahun 202 1
Berdasarkan Tabel 2.4 5
ketiga indikator mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir (2018 - 2020) . Hal tersebut menunju kan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tetap berkomitmen untuk mewujudkan smart city
melalui peningkatan informasi, komunikasi dan teknologi. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga terus berusaha tetap fokus untuk menaikkan rasio ini pada setiap tahun a gar pembangunan bidang komunikasi dapat berjalan dengan baik.
Data tahun 2021 menunjukkan bahwa dari 18 kecamatan di Kabupaten Kutai Timur terdapat 14 Kecamatan dengan 30 desa yang masih dalam keadaan blank spo t /tidak tercakup dalam layanan komunikasi. Te rdapat 30 desa dari 139 desa atau sebesar 21,58
persen
berstatus blank spot dan 78,42
persen
telah tercakup layanan komunikasi menggunakan telpon selular dan jaringan internet, seperti ditunjukkan pada Tabel 2. 4 6
berikut ini:
Tabel 2. 4 6
Data Blank Spot Tel epon Selular dan Internet
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 2
No.
Kecamatan
Desa
1
Sandaran
1.
Sandaran
2.
Manubar
3.
Tadoan
4.
Marukangan
5.
Tanjung Mangkalihat
2
Karangan
1.
Batu Lepoq
2.
Ba’ay
3
Sangkulirang
1.
Kerayan
2.
Saka
3.
Mandu Pantai Sejahtera
4.
Kolek
5.
Perupu
6.
Tepian Terap
2 - 71
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
No.
Kecamatan
Desa
7.
Ma ndu Dalam
4
Sanggata Selatan
Teluk Singkama
5
Teluk Pandan
Martadinata
6
Bengalon
1.
Tebangan Lembak
2.
Muara Bengalon
3.
Tepian Langsat
7
Kaubun
1.
Bukit Permata
2.
Pengadan Baru
8
Kaliorang
1.
Bukit Harapan
2.
Bukit Makmur
3.
Selangkau
9
Batu Ampar
1.
Mugi Rahayu
2.
Himba Les tari
10
Muara Bengkal
Mulupan
11
Muara Ancalong
1.
Long Tesak
2.
Muara Dun
12
Busang
1.
Long Bentuq
2.
Rantau Sentosa
13
Telen
1.
Lung Melah
2.
Kernyanyan
14
Long Mesangat
1.
Melan
2.
Sika Makmur
3.
Segoy Makmur
Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Persandian dan Statisti k Kabupaten Kutai Timur, Tahun 2021
J.
Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM)
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:
Tabel 2. 4 7
Capaian Urusan Kopera si ,
U saha K ecil dan M enengah
Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Persentase koperasi aktif
%
90,02
59,68
55,21
56,00
57,21
Jumlah Koperasi Aktif
Unit
493
506
487
505
na
Jumlah UKM
Unit
7.448
7.618
8.248
6.178
6.942
Sumber :
Dinas Koperasi
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
1)
Persentase
dan Jumlah
Koperasi Aktif
Keberadaan k operasi menjadi
salah satu usaha dalam rangka pemberdayaan ekonomi rakyat, menurunkan
angka
kemiskinan dan memperluas lapangan pekerjaan. Semakin banyak juml ah koperasi yang aktif, diharapkan semakin berdaya ekonomi kerakyatan, menurunnya angka
kemiskinan dan menurunnya jumlah pengangguran. Koperasi yang mampu menyelenggarakan RAT
(Rapat Anggota Tahunan)
2 - 72
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
menunjukan keaktifan riil dalam menjalankan koperasi ses uai asas koperasi. T abel
2. 4 7
menunjukkan p ersentase koperasi aktif yang mengalami
penurunan dari tahun 2016 yang sebesar 90,02 persen menjadi 59,68 persen di tahun 2017 dan 55,21 persen di tahun 2018. Capaian ini akhirnya mengalami peningkatan di tahun 20 19 dan 2020, yaitu masing - masing sebesar 56,00 persen dan
57,21
persen .
Adapun jum lah koperasi aktif yang ada di Kabupaten Kutai Timur cenderung menunjukkan tren yang fluktuati f . Pada tahun 2016, jumlah koperasi aktif adalah sebanyak 493 unit. Jumlah ini k emudian meningkat pada pada tahun 2017 menjadi 506 unit , yang kemudian pada tahun sealnjutnya mengalami penurunan kembali. Hingga akhir tahun 2019 jumlah koperasi aktif adalah sebanyak 505 unit.
2)
Jumlah UKM
Semakin banyak jumlah UKM non BPR/LKM akan menunj ukkan semakin besar kapasitas pelayanan pendukung dan “lokomotif perekonomian” yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur dalam meningkatkan ekonomi daerah .
UKM juga merupakan salah satu solusi
untuk menekan angka pengangguran. Pada tahun 201 9
jumlah UMKM yaitu 6 .178 unit, mengalami penurunan dari capaian tahun 20 18 yaitu berjumlah 8.248
unit . Sementara itu, pada tahun 2020 jumlah UKM mengalami peningkatan yang cukup signifikan menjadi 6.942 unit.
K.
Pen anaman Modal
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan U rusan
Penanaman Modal dapat dilihat dari capaian in dikator kinerja sebagai berikut .
Tabel 2. 4 8
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Penanaman Modal
Tahun 20 1 6 – 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA)
P royek
10
11
121
241
720
Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA)
Rupiah
4.600
(M)
8 . 61 0 (M)
3,835 (T)
6,150 (T)
1.036 (T)
Sumber:
Dinas Penanaman Modal dan PTSP
Kab upaten Kutai Timur Tahun 202 1
1)
Jumlah Investor Berskala Nasional (PMDN/PMA)
Ka bupaten Kutai Timur dalam t iga tahun terakhir
mendapatkan tambahan jumlah investor berskala nasional dalam bentuk proyek . Tahun
2020 , tercatat sejumlah
720
2 - 73
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
proyek
be r skala nasional masuk ke Kabupaten Kutai Timur . Jumlah tersebut
meningkat tajam dari tahun 2019
yang hanya terdapat 241
proyek.
2)
Jumlah Nilai Investasi Berskala Nasional (PMDN/PMA)
P elayanan penunjang merupakan salah satu daya tarik
investor untuk menanamkan investasinya di suatu daerah. Semakin banyak realisasi proyek maka menggambarkan keber hasilan daerah dalam memberi fasilitas penunjang pada investor untuk merealisasikan investasi yang telah direncanakan. Tabel 2.4 8
menunjukkan bahwa pada tahun - tahun terakhir, terutama tahun 201 9
terdapat kenaikan jumlah nilai inve stor (PMDN/PMA ) yang mengg embirakan, hingga mencapai Rp 6,150
T .
Di sisi lain, sekalipun jumlah investor meningkat cukup signifikan pada tahun 2020, namun jumlah nilai investor tercapai jauh dibawah capaian pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1,036 T.
L.
Kepemudaan dan Olah Raga
Gamb aran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Kepemudaan dan Olah Raga dapat dilihat dari jumlah organisasi kepemudaan dan olahraga serta kegiatan yang dilaksanakannya.
Tabel 2. 4 9
Capaian Aspek Pelayanan Umum
Urusan Kepemudaan dan Olahraga Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Jumlah organisasi pemuda
buah
46
46
46
46
144
Jumlah organisasi olahraga
buah
213
213
213
213
213
Jumlah Kegiatan Kepemudaan
kali
12
4
2
5
5
Jumlah Kegiatan olahraga
kali
10
10
4
4
3
Gelanggang/Balai
Remaja (selain milik swasta)
Unit
3
3
3
3
3
Jumlah Lapangan Olahraga
Unit
130
142
148
156
160
Persentase Organisasi Pemuda yang Aktif
%
80
90
89
76
76
Persentase Wirausaha Muda
%
15
15
15
34
63
Jumlah Prestasi Olahraga
kali
93
138
461
298
8
Sumber: D inas Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Kutai Timur Tahun
202 1
2 - 74
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Secara umum, capaian urusan kepemudaan dan olahraga selama lima
tahun terakhir (201 6 - 2020) cenderung
mengalami peningkatan. Berdasarkan tahun 2020, jumlah organisasi pemuda, jumlah kegiatan kepemuda an, jumlah lapangan olahraga, dan presentase wirausaha mud a mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun 2018. Capaian tersebut menggambarkan adanya peningkatan pada pemanfaatan
fasilitas yang telah dibangun , dan terciptanya
kegiatan yang be rtemakan kepemudaan dan olahraga. Hal tersebut dilakukan a gar dapat
mencegah pergaulan anak - anak ke arah yang tidak baik, seperti n arkoba dan kenakalan remaja lainnya.
M.
Kebudayaan
Pembangunan
seni dan budaya ditujukan untuk memperkuat jati diri masyarakat
seperti solidaritas sosial, rasa kekeluargaan, semangat gotong royong, penghargaan terhadap nilai budaya dan bahasa daerah. Pembangunan seni dan budaya pada dasarnya ditujukan untuk melestari kan dan mengembangkan seni dan budaya daerah, serta mempertahank an jati diri dan nilai - nilai budaya daerah di tengah - tengah semakin derasnya arus informasi dan pengaruh negatif budaya global. Selain itu, pengembangan seni budaya dapat diarahkan untuk penin gkatan perekonomian masyarakat melalui pengembangan ekonomi krea tif.
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Kebudayaan dapat dilihat dari sejumlah indikator: Pertama , jumlah sarana dan penyelenggaraan seni budaya. Kedua , jumlah benda, situs dan
kawasan cagar budaya daerah dan yang dilestarikan.
Tabel 2. 50
C apaian Urusan kebudayaan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Penyelenggaraan Festival seni dan budaya
Keg
6
5
6
7
0
Sarana penyelenggaraan seni dan budaya
Unit
4
9
15
3
4
Jumlah benda, situs dan ka wasan cagar budaya yang dilestarikan
%
91,6
46
51
42
42
Sumber: Dinas Kebudayaan Kab upaten
Kutai Timur Tahun
202 1
Ketiga indikator terkait urusan kebudayaan memiliki capaian yang fluktuatif selama lima
tahun terakhir (201 6 - 20 20 ). Penyelenggaran festival s eni dan budaya meningkat menjadi 7 kegitan pada tahun 2019. Namun, di tahun 2020 tidak ada
capaian
2 - 75
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
karena adanya pandemi Covid - 19
di sepanjang tahun 2020 . Di sisi lain, sarana penyelenggaraan seni dan budaya sempat menurun dari 15 unit pada tahun 2018 menj adi 3 unit di tahun 2019, dan pada
tahun 2020 meningkat menjadi 4 unit. Sementara itu, jumlah benda, situs
dan kawasan cagar budaya yang dilestarikan mencapai 51 persen pada tahun 2018, capaian tersebut menurun menjadi 42 persen
di tahun 2019 hingga 2020 .
N.
P erpustakaan
Perpustakaan merupakan sarana yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa. Perpustakaan milik Kabupaten Kutai Timur juga bertujuan untuk
mendorong masyarakat gemar membaca . Hal ini dilakukan
dengan
menambah jumlah koleksi buku - buku perpustakaan . Upaya tersebu t perlu dikembangkan dengan meningkatkan jangkauannya mendekati k ha layak sasarannya agar tumbuh budaya literasi di kalangan masyarakat luas.
Tabel 2. 5 1
menunjukkan jumlah koleksi buku yang tersedia di perpustakaan Kabupaten Kutai Timur selama tahun 201 6 - 2020.
Keberadaan perpustakaan harus ditunjang dengan pengelolaan manajemen secara memadai. Pengelolaan manajemen yang memadai, selain memiliki koleksi pu staka sesuai kebutuhan penggunanya juga harus memiliki dokumentasi aktivitas pokoknya yang b ermanfaat untuk menilai kinerja perpustakaan dan minat baca masyarakat.
Tabel 2. 5 1
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Perpustakaan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Koleksi buku yang tersedia di p erpustakaan
judul
8.957
8.999
32.708
31.603
9.508
Sumber: Kantor Arsip dan Perpustakaan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
O.
Kearsipan
Kearsipan, ber fungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen kearsipan yang dimiliki kabupaten. Hal ini tentu membutuhkan tenaga
pengelola yang profesional dalam mengatur tata laksana kearsipan daerah, sehingga peningkatan pengelolaan SDM pengelola Arsip dipandang sangan pen ting.
Tercatat hingga tahun 20 20 , sebanyak 5,26
persen SKPD yang dapat mengelola arsip secara baku.
2 - 76
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
T abel 2. 5 2
Capaian Urusan Kearsipan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Persentase SKPD yang mengelola arsip secara baku
%
14,28
17,14
7,89
7,89
5,26
Sumber: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab .
Kutai Ti mur Tahun 202 1
P.
Statistik
Statistik merupakan bagian yang bertugan untuk penyedia data statistik dasar kabupaten/kota. Data yang disediakan oleh statistik setidaknya adalah data PDRB dan data kabupaten dalam angka. Selama lima
tahun terakhir (201 6 - 2020), da ta tersebut secara konsis ten selalu tersedia di Kabupaten Kutai Timur.
Tabel 2. 5 3
Ketersediaan Dokumen Statistik
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Buku Produk Regional Bruto (PDRB)
ada
ada
ada
ada
ada
Buk u Kabupaten Dalam Angka
ada
ada
ada
ada
ada
Tersedianya sistem data dan statistik yang terintergrasi
ada
ada
ada
ada
ada
Sumber: Bappeda Kab .
Kutai Timur Tahun 2021
2.1.3.3
Fokus Layanan Urusan Pilihan
Urusan Pemerintahan Pilihan adalah Urusan Pemerintahan yang wajib diselenggarakan oleh daerah sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah. Layanan U rusan P ilihan Pemerintah an
Daerah di Kabupaten Kutai Timur terdiri dari:
A.
Pariwisata
S ektor pariwisata dapat meningkatkan perekonomian suatu daerah
karena pariwisata mer upakan salah satu ketor potensial penyumbang pendapatan daerah . Industri ini dapat menghasilkan pendapatan besar bagi ekonomi lokal. Sektor ini juga memberikan multiplier effect
y ang berarti bahwa sektor - sektor yang terkait dengan sektor ini juga akan mend apatkan manfaatnya . Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, terdapat 12 kecamatan dari 18 kecamatan yang memiliki obyek wisata. Berikut merupakan obyek wisat a yang ada di Kabupaten Kutai Timur.
2 - 77
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 5 4
Potensi Obyek Wisata di Kabup aten Kutai Timur
No
Kecamatan
Desa
Jenis Budaya
Jml Obj. Wisata
Alam
Budaya
Sejarah
Buatan
1
Sangkuli - rang
Pulau Miang
-
-
Sumur Minyak
-
1
Sangkuli - rang
Mangrove Tungkap
-
-
-
1
2
Teluk Pendan
Marthadi - nata
Gua Sampe Marta
-
-
-
1
Suka Rahmat
G ua Gajah/ Rahmat
-
-
-
1
Kandolo
-
-
-
Bukit Hijau
1
3
Karangan
Sempayau
Air Terjun Sempayau
-
-
-
1
4
Kaliorang
Kaliorang
Air Terjun Ngarai Hitam
-
-
-
1
Kaliorang
Air Terjun Tangga Bidadari
-
-
-
1
Kaliorang
Pantai Marang
-
-
-
1
Bukit Hara pan
-
-
-
Taman Wisata Bukit Harapan
1
Kaliorang
Goa Segegeh
-
-
1
5
Sangatta Selatan
Rindang Benua
Air Terjun Jantur Benua
-
-
-
1
Sangkima Dalam
Pantai Pasir Putih Teluk Singkama
-
-
-
1
6
Rantau Pulung
Rantau Pulung
Arum Jeram
-
-
-
1
Air T erjun Manupak
-
-
-
1
7
Bengalon
Teplang Langsat
-
Desa Buda - ya Marata
-
-
1
8
Sandaran
Sandaran
Air Terjun Langga Duae
-
-
-
1
2 - 78
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
No
Kecamatan
Desa
Jenis Budaya
Jml Obj. Wisata
Alam
Budaya
Sejarah
Buatan
Ta’Doan
Danau Ta’Doan
-
-
-
1
Marukangan
Pantai Badang - badang
-
-
-
1
Manubar
Pantai Manubar
-
-
-
1
Birah - Birahan
-
-
Kubu - ran Tua
-
1
9
Busang
Busang
Sungai Atan
-
-
-
1
10
Sangatta Utara
Sangatta Utara
-
-
-
Rumah Kelinci Pendidi - kan
1
11
Kongbeng
Miau Baru
Sungai Mejeang
-
-
-
1
12
Muara Wahau
Muara Wahau
Danau Senal
-
-
-
1
Muara Wahau
Danau Leihut
-
-
-
1
JUMLAH
26
Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Pada tahun 2019, terjadi peningkatan kunjungan wisata ke Kabupeten Kutai Timur menjadi 68.532 orang. Sementara itu, pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisata menurun tajam. Hal ini salah s atunya dikarenakan adanya pembatasan kegiatan akibat pandemi Covid - 19, sehingga banyak tempat wisata yang tidak beroperasi. Nam un demikian, upaya promosi wisata secara menyeluruh perlu tetap dilakukan agar kegiatan wisata dan pengenalan potensi dan budaya Kutai Timur dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi wisata sangat besar dan kebudayaan dae rah yang sangat tinggi.
Tabel 2. 5 5
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pariwisata
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2 01 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
201 9
2020
Kunjungan wisata
Orang
28.419
25.625
28.399
68.532
13.493
Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
2 - 79
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
B.
Pertanian
Sektor pertanian memegang peran penting di Kutai Timur, mengingat sektor tersebut m enjadi bagian dari program pemerintah kabupaten yang mengedepankan pengembangan sektor agribisnis.
T abel 2. 5 6
Capaian Indikator Kinerja Urusan Pertanian
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Pro duktivitas padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar
kw/ha/ tahun
Na
37,86
30,13
35,07
35,50
Cakupan Bina Kelompok Tani
%
52,00
23,43
24,43
14,54
21,25
Produksi Pangan Utama:
a.
Padi
Ton
27.787
32.916
26.766
29.670
22.386
b.
Palawija
Ton
58 .472
7.275
19.881
21.009
19.705
Populasi Sumber Pangan Hewani:
a.
Ternak Besar
(sapi)
Ekor
Na
17.376
18.357
19.450
20.315
b.
Ternak Kecil
(kambing)
Ekor
Na
9.768
8.826
9.093
9.402
c.
Unggas : Ayam ras pedaging
(Dalam Ribuan)
Ekor
Na
2.508
2.353
1.856
2.944
Produksi:
a.
Daging
(sapi)
Ton
3.542,16
3.635
617
72 7,21
726,69
b.
Telur
Kg
7.567,38
9.035
386
7.361,54
7.390,08
c.
Susu
Liter
na
23,94
24,96
24,960
23,940
Konsumsi daging
Kg/kap/ t a h un
10,47
10,60
11,56
11,37
10,07
Luas areal sawah tadah hujan dan sawa h beririgasi
Ha
na
5.498
8.716
8.717
9.026
Luas Perkebunan
Ha
470.744
470.413,81
473.317,93
483. 865,22
483.751,97
Jumlah Jenis Bibit/ Benih Unggul
Bibit
1
1
1
1
1
Sumber: Dinas Pertanian , Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
1)
Produktivitas p adi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar
Berdasarkan
analisis
peluang dan pesaing dalam pasokan hasil produksi pertanian tanaman pangan, terutama komoditas unggulan kedelai dan jagung dapat berperan serta dalam pemenuhan kebutuhan dalam lingkup
nasional.
Hasil produksi tanaman pangan
di Kutai Timur
ber potensi
dapat memenuhi permintaan di dalam negeri, terutama
kebutuhan
lokal kabupaten
dan Provinsi Kalimantan Timur . Pada beberapa
komoditas lainnya, seperti padi, palawija dan buah - buahan juga mem punyai
2 - 80
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
potensi dapat memenuhi permintaan lokal dalam jangka pendek, dan dapat memenuhi permintaan pada lingkup yang lebih luas (nasional maupun ekspor) pada jangka menengah dan jangka panjang.
Kegiatan budidaya dalam skala kecil yang telah dilakukan di Ku tai Timur mencakup kegiatan pertanian tanaman pangan, dengan
hasil produksi berupa padi sawah, padi ladang, palawija, sayur - sayuran dan buah - buahan .
Tabel 2. 5 7
Luas Lahan hasil Pertanian Tanaman Pangan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Luas Lahan
Satua n
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Padi Sawah
Ha
7.261
8.716
7.312
4.713
3.841
Padi Ladang
Ha
5.427
4.451
4.274
3.785
2.465
Jagung
Ha
914
525
640
1.646
1.476
Ubi Kayu
Ha
459
390
369
364
378,4
Ubi Jalar
Ha
76
90
103
108,8
134,4
Kacang Tanah
Ha
108
11 3
108
93,2
112
Kedelai
Ha
43
10
6
8,0
13,7
Kacang Hijau
Ha
22
16
12
3,0
8,1
Sayuran
Ha
1.022
945
1.406
1.282
1.768,3
Buah - buahan
Ha
4.937
5.020
1.982
2.024
4.882,23
Total
Ha
20.269
20.276
16.212
14.027
15.079,13
Sumber: Dinas Pertanian dan Peternakan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
Total lahan pertanian Kabupaten Kutai Timur dalam periode 201 6 - 2020
mengalami fluktuatif . Luas lahan pada tahun 201 8
adalah
sebesar 16.212
Ha , turun dari dua tahun sebelumnya yang telah mencapai lebih dari 20.000 hektar.
Adapun luas lahan pertanian pada tahun 20 20
adalah sebesar
15.079,13
Ha. J umlah luas lahan padi
sawah
menjadi yang tertinggi diantara lahan pertani an lainnya di tahun 2018 dan 2019 dengan luas masing - masing 7.312
Ha
dan 4.713 Ha .
Sementara itu, pada tahun
2020 yang memiliki lahan terluas adalah
buah - buahan yaitu sebesar 4.882,23 Ha.
Secara umum, hasil pertanian mengalami penurunan jumlah lahan pada tahun 2019, namun pada tahun 2020 ada beberapa yang kembali meningkat ada pula yang tetap menurun.
2 - 81
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 5 8
Produk si Pertanian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
No
Uraian
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
1
Padi sawah
Ton
14.934
21.770
15.744
16.398
13.636
2
Padi ladang
Ton
12.853
11.455
12.507
13.272
8.750,4
3
Jagung
Ton
1.352
1.131
3.651
8.598
7.495
4
Ubi kayu
Ton
5.667
5.460
14.644
10.913
10.482
5
Ubi jalar
Ton
115
821
1.262
1.390
1.599
6
Kacang tanah
Ton
192
96
133
93,4
104,2
7
Kedel ai
Ton
90
65
11
13
20
8
Kacang hijau
Ton
57
29
17
1,8
4,9
9
Sayuran
Ton
3.014
1.225
945
6.081
2.223 ,6
10
Buah - buahan
Ton
26.372
49.228
60.666
84.357
40.580,1
Total
Ton
64.646
91.280
109.579
141.117,22
84.895,2
Sumber: Dinas Pertanian dan peternakan K abupaten Kut ai Timur Tahun 202 1
T otal produksi pertanian selama lima
tahun terakhir mengalami fluktuat if. Pada tahun 2019 meningkat menjadi 1 41.117,22
ton, namun pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 84.895,2 ton. Hal ini merupakan dampak dari menurunnya luas lahan pertanian . Selama 5
( lima ) tahun berturut - turut, buah - buahan menjadi hasil pertanian d engan produksi terbanyak, lalu diikuti oleh padi
sawah, padi lad a ng, dan ubi kayu. Sementara itu, sekalipun kedelai dan kacang hijau memiliki hasil produksi terendah, namun pada tahun 2020 total produksi dari kedua hasil pertanian tersebut mengalami pening katan yang cukup signifikan.
Berdasarkan hasil c apaian bidang pertanian Kabupaten Kutai Timur tahun 201 6 - 20 20 , Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tetap berupaya mempertahankan bahkan terus meningkatkan luasan tanam dan produktivitas tanaman padi .
Selain foku s
pada tanaman padi, Pemerintan Kabupaten Kutai Timur juga perlu berkomitmen dalam upaya
mencegah penurunan luasan dan produksi tanama n umbi - umbian, palawija maupun hortikultura dengan mencegah lua san lahan yang dialihfungsikan . Demi mewujudkan target Kabu p aten Kutai Timur menuju kemandirian pangan , maka penting
untuk melakukan upaya - upaya terobosan yang
inovatif untuk mengembangkan tanaman hortiku ltura dan tanaman palawija .
2 - 82
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
F aktor - faktor
yang mempengaruhi produktivitas padi dan tanaman pangan lainny a antar a lain : (i) kesuburan tanah ; (ii) jenis bibit ; (iii)
musim ; d an l ain - lain . Upaya peningkatan produktivitas produksi pertanian, erat kaitannya dengan intensifikasi pertanian. Untuk itu, peningkatan kapasitas penyuluh pertanian, serta pengembangan teknologi dan metode pertanian menjadi penting untuk pelaksanaan program yang dijal ankan oleh pemerintah Kabupaten Kutai Timur.
2)
Produksi padi ( T on)
Hasil produksi padi sawah di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 201 8
hingga 20 20
mengalami
pen urunan
yang terus menerus s eiring dengan pen urunan
luas lahan sawah. Dengan demikian,
perlu
dilakuk an nya
terobosan program yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan produksi padi, dengan harapan dapat merealisasikan target yang ditetapkan dalam RPJMD .
3)
Luas Perkebunan
Perkebuna n merupakan subsektor pertanian yang memberikan k ontribusi tertinggi terhadap PDRB. Hasil produksi perkebunan yang mempunyai potensi pengembangan dipandang dari sisi permintaan, baik dilihat dari peluang pasar maupun pesaingnya, serta mempunyai nilai ekono mis tinggi adalah kelapa sawit, karet, coklat, na nas, tanaman serat dan lada. Komoditas unggulan tersebut mempunyai peluang untuk pasar luar negeri , kare na tingginya kebutuhan domesti k.
Kegiatan budidaya perkebunan telah dilakukan dengan produksi berupa ce ngkeh, coklat, lada, kopi, kelapa dan karet.
Tabe l 2. 5 9
Luas Lahan, Produksi dan Produktivitas Perkebunan
201 6 - 20 20
No
Uraian
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Luas Lahan perkebunan (Ha):
1
Karet
13.770,24
13.545,49
13.291,58
18.754,27
18.632,02
2
Kel apa
1.385,50
1.352,85
1.296,10
1.296,10
1.286,10
3
Kopi Robusta
121,35
121,35
98,85
98,85
99,35
4
Lada
422,18
407,18
418,75
418,75
418,75
5
Vanili
7,18
6,68
6,68
6,68
6,68
6
Kakao
4.082,76
4.009,51
3.415,43
3.415,43
3.440,33
7
Kelapa Sawit
450.635,31
453.556,18
453.490,69
459.526,26
459.526,27
8
Aren
286,17
286,17
318,07
318,07
312,07
9
Kemiri
33,52
32,52
30,80
30,80
30,40
2 - 83
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
No
Uraian
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Jumlah
470.744,21
473.317,93
472.366,95
483.865,22
483.751,97
Produksi perkebunan (Ton):
1
Karet
866,70
970,73
907,21
954,70
1.155,87
2
Kelapa
977,15
1.094,40
911,91
937,00
1.055,12
3
Kopi Robusta
43,54
48,74
45,56
41,69
46,97
4
Lada
113,70
127,34
119,01
108,99
122,80
5
Vanili
0,61
0,66
0,62
1,57
1,64
6
Kakao
1.311,44
1.468,36
1.372,30
1.255,65
1.409,77
7
Kelapa Sawit
6.1 79.635,52
5.874.980,93
5.275.877,28
5.329.823,74
6.452.834,38
8
Aren
242,59
32,60
30,47
27,89
31,49
9
Kemiri
4,43
4,92
4,60
4,21
4,67
Jumlah
6.18 3.195,68
5.878.728,68
5.279.052,80
5.333.155,44
6 .456.662,72
Produktivitas (Kg/Ha)
Produksi/Luas Lahan ya ng Menghasilkan:
1
Karet
1.145,97
1.150,42
951,45
984,37
479,32
2
Kelapa
983,86
1.099,96
916,55
941,76
1.062,62
3
Kopi Robusta
528,06
591,18
552,59
505,61
569,67
4
Lada
658,45
774,50
719,44
658,90
622,20
5
Vanili
187,52
240,29
224,30
569,93
596,06
6
Kakao
544,75
611,01
571,01
522,49
592,42
7
Kelapa Sawit
19.377,08
18.595,23
16.890,54
15.331,64
22.638,45
8
Aren
2.544,18
341,93
319,53
292,49
326,03
9
Kemiri
190,31
220,63
159,77
146,25
164,56
Jumlah
26.160,18
23.625,15
21.305,18
19.953,4
27.051,33
Sumber: Dinas Per kebunan K abupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Pada tahun 2019, l uas lahan
perkebunan
mengalami peningkatan
sebesar 11.49 8,27
ha; semula 472.366,95
ha (2018) menjadi 483.865,22 ha (2019). H al tersebut juga terjadi pada produksi dan produktivitas
perkebun an . Total Produksi perkebunan di tahun 201 8
mencapai 5.279.052,80
Ton naik
menjadi 5.333.155,44
Ton tahun
201 9 .
Meskipun luas produksi dan hasil produksi sama - sama meningkat, namun secara pro duktivitas, hasil perkebunan mengalami penurunan; yaitu sebesar
21. 305,18
ton/ha (2018) menjadi 19.953,44 ton/ha (2019).
Sementara itu pada tahun 2020, luas lahan perkebunan sedikit menurun menjadi 483.751,97 ha, namun total produksi yang dihasilkan menin gkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya yaitu s ebesar 6.456.662,72 Ton, dengan demikian produktivitas perkebunan pada tahun 2020 juga meningkat menjadi 27.051,33 ton/ha.
2 - 84
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
C.
Perindustrian
P roses produksi yang efisien dan biaya produksi yang semakin rendah
dari industri pengolahan merupakan salah satu car a dalam meningkatkan daya saing
dan akan memberikan
kontribus
terhadap PDRB. Sebagai salah satu contoh capaian i ndikator kinerja, disajikan pada T abel berikut:
Tabel 2. 60
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Prindustrian
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2018
2019
2020
Kontribusi sektor I ndustri terhadap PDRB
%
3,08
2,94
3,55
Pertumbuhan Sektor I ndustri
%
38,30
na
6,39
Sumber: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Kutai Timur Tahun 202 1
D.
Kelautan dan Perikanan
Gambaran
umum kondisi daerah terkait dengan urusan Kelautan dan Perikanan dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:
Tabel 2. 6 1
Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kelautan dan Perikanan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Produksi perikanan
Ton
7.068,66
8.724,21
9.896,28
10.842,90
8.085,61
Konsumsi Ikan
%
30,29
40,22
62,26
62,26
40,86
Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun
202 1
Sektor peri kan an
adalah salah satu
sumber
pendapatan masyarakat
yang dapat terus ditingkatkan . Hal ini dikarenakan usaha perikanan, mempunyai kaitan luas baik ke industri hulu ( backward lingkage ) maupun hilir ( foreward lingkage ), dan menyerap banyak tenaga kerja. P erkembangan selama kurun waktu 2
tahun yaitu 201 8 hingga 20 19 , menunjukkan perkembangan yang kurang menggembirakan, dimana capaian konsumsi ikan
cenderun
sama .
Sementara itu, pada tahun 2020 capaian tersebut menurun secara signifikan menjadi 40,86 persen.
2 - 85
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 6 2
Jumlah Produksi dan
Konsumsi Ikan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20
No
Uraian
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Rumah Tangga Perikanan (RT):
1
Perikanan Laut
4.112
4.112
4.124
3.690
1 . 832
2
Perikanan Perairan Umum
974
974
976
1.820
1 . 092
3
Tambak
350
384
384
21
65
4
Kolam
301
301
312
673
100
5
Keramba
215
215
224
14
199
6
Budidaya Pantai/ Sawah
161
161
163
42
30
7
Rumput Laut
-
-
-
135
24
8
Jaring Apung Tawar
-
-
-
1
2
9
Jaring Tancap
-
-
-
4
4
Jumlah
6.113
6.141
6.183
6.400
3 . 318
Produksi Hasil Perikan an (Ton):
1
Perikanan Laut
4.332,80
4.928,44
5.030,84
5.086
4.976,94
2
Perikanan Perairan Umum
928,45
954,67
1.184,34
1.200
1.178,73
3
Tambak
207,39
529,36
901,85
920
30,62
4
Kolam
175,68
843,55
1.213,47
1.284
495,00
5
Keramba
1,34
36,48
72,69
84
127, 00
6
Budidaya Pantai / Sawah
1.427
1.431,71
1.493,09
1.389
869,72
7
Rumput Laut
-
-
-
774,9
372,60
8
Jaring Apung Tawar
-
-
-
35
15,00
9
Jaring Tancap
-
-
-
70
20,00
Jumlah
7.068,66
8.724,21
9.896,28
10.842,90
8.085,61
Nilai Produksi Hasil Perika nan (Ribu Rp):
1
Perikanan Laut
120.276.179
147.853.200
150.925.200
152.580.000
151.082.278
2
Perikanan Perairan Umum
25.158.526,40
26.253.425
28.023.875
36.000.000
24.420.881
3
Tambak
10.730.100
28.161.952
47.978.420
27.600.000
765.500
4
Kolam
5.823. 300
25.306.500
36.404.100
38.520.000
12.383.000
5
Keramba
86.900
1.094.400
2.180.700
2.520.000
4.050.000
6
Budidaya Pantai / Sawah
4.269.000
44.278.000
4.461.406
41.670.000
21.743.000
7
Rumput Laut
-
-
-
23.247.000
2.049.300
8
Jaring Apung Tawar
-
-
-
1.050.000
450.000
9
Jaring Tancap
-
-
-
2.100.000
600.000
Jumlah
166.344.005
232.947.477
269.973.701
325.287.000
217.543.959
Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Total
jumlah rumah tangga perikanan m engalami kenaikan pada tahun 2019
yaitu sebesar 6. 400
dari 6.183 di tahun 2018 . Total produksi hasil perikanan juga mengalami peningkatan dari 9.8 96 ,28
Ton pada tahun 201 8 menjadi 10.842,90 Ton
di
t ahun 2019 .
2 - 86
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Meningkatnya RT dan hasil perikanan
tersebut
di ikuti oleh nilai produks i hasil perikanan. Peningkatan nilai produksi hasil perikanan dari tahun
2018 ke 2019 yaitu sebesar Rp 55.313.299 . Sementara itu, p ada tahun 20 20 total r umah tangga perikanan
mengalami p enurunan
menjadi
3.318
rumah tangga. Dengan dem ikian, produksi dan nilai produksi dari hasil perikanan pada tahun 2020 juga
menurun , yaitu masing - masing sebesar 8.085,61
Ton dan Rp21 7 . 543 . 959 .000.
Pengembangan sektor perikanan masih cukup banyak masalah dan tantangan, diantaranya pemanfaatan sumberdaya
perikanan masih rendah, ketersediaan prasarana perikanan masih terbatas, lemahnya pelaksanaan sistem MSC ( Monitoring, Control dan Surveilance ) . Permasalahan tersebut perlu diselesaikan karena sektor
perikanan mempunyai potensi yang besar sebagai andalan p endapatan daerah maupun masyarakat dan telah terbukti ketangguhannya dalam menghadapi krisis .
Oleh karena itu ,
mengingat capaian beberapa indikator kinerja dalam optimali sasi
pemanfaatan sumberdaya perikanan dan produkti v itas pada umumnya masih rendah, seh ingga diperlukan perhatian yang lebih .
2.1.3.4
F okus Urusan Penunjang Pemerintahan
A.
Administrasi Pemerintahan
Pada perkembangan tahun 2018
dan 2019
menunjukkan bahwa capaian jumlah SOP yang dimiliki Sekretariat Daerah menurun . Berikut merupakan rincian data yang disajikan dalam Tabel 2. 61 .
Tabel 2. 6 3
Capaian Urusan Administrasi Pemerintahan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2018
2019
2020
Jumlah SOP yang dimiliki Setda
SOP
456
454
na
Tersedianya rencana kerja tahunan pada setiap ala t - alat kelengkapan DPRD Kabupaten
Ada/tidak ada
Ada
Ada
na
Sumber: Sekretariat Daerah dan DPRD Kabupaten Kutai Timur Tahun
202 1
B.
Pengawasan
Opini atas penilaian laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tiga tahun berturut - turut adalah Wa jar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini menunjukkan penggunaan keuangan daerah berlangsung s angat transparan dan akuntabel.
2 - 87
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 6 4
Capaian Urusan Pe n gawasa n
Kabupaten K utai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Opini BPK
Opini
na
WTP
WTP
WTP
WDP
Sumber: Inspektorat Daerah
Kabupaten Kutai Timur Tahun
202 1
Tahun
201 7
hingga 20 19 , Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mencapai predikat WTP dari BPK. Adapun capaian yang diperoleh pada tahun 2020 adalah predikat WDP dari BPK. Perin gkat ini diharapkan dapat tetap dipertahankan
dan ditingkatkan
pada tahun mendatang. Opini
Badan Pemeriksa Keuangan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungka pan, kepatuhan terhadap peraturan perundang - undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern .
C.
Perencanaan
Dokumen perencanaan daerah diantaranya terdiri dari: R encana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daer ah (RPJMD), Rencana Strategis OPD , Rencana Kerja Pem erintah
(RKPD)
dan Rencana Kerja OPD.
Gambaran ketersediaan dokumen perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Kutai
Timur selama kurun waktu 201 6 - 2020 disajikan dalam Tabel 2. 6 5 .
Tabel 2. 6 5
Capaian U rusan Perencanaan
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan PERDA
Ada/tidak
ada
ada
ada
ada
ada
Tersedianya dokumen perencanaan: RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA
Ada/tidak
ada
ada
ada
ada
ada
Tersedianya dokumen perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dengan PERKADA
Ada/tidak
ada
ada
ada
ada
ada
Pe njabaran program RPJMD ke dalam RKPD
%
100
100
100
97,20
83,55
Sumber: Bappeda Kabupat en Kutai Timur Tahun 202 1
2 - 88
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Adanya konsistensi dalam perencanaan pembangunan daerah akan menghasilkan pemerintahan yang lebih efektif karena adanya proses pembangunan daer ah yang berkesinambungan dan berkelanjutan sehingga jalan panjang upaya pemerintah untuk mencapai tujuan kesejahteraan rakyat akan dapat terwujud secara nyata. Pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah juga dimaksudkan untuk menjamin keterkaitan dan konsi stensi antara perencanaan, penganggaran, pe laksanaan, dan pengawasan.
D.
Keuangan
T ahun 2018, pendataan aset daerah telah terdata seluruhnya serta pertumbuhan pendapatan daerah menjadi 34,26 persen. A kibat adanya pendemi Covid - 19 total pendapatan daerah Kabup aten Kutai Timur pada tahun 2020 mengalami penurunan, dengan demikian pertumbuha n yang dicapai dari pendapatan daerah tersebut yaitu minus 15,31 persen.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja bidang keuangan pemerintah Kabupaten Kutai Timur menunjukkan kon disi yang semakin membaik.
Tabel 2. 6 6
Capaian Urusan Keuangan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2018
2019
2020
Persentase Aset Daerah Yang Terdata
%
100
na
na
Pertumbuhan Pendapatan Daerah
%
34,26
25,59
- 15,31
Sumber: BPKAD
dan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun
2021
E.
Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan
Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di K abupaten Kutai Timur, pegawai pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus diberikan pelatihan dan peningkata n jenjang pendidikan.
Tabel 2. 6 7
Capaian Urusan Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2018
2019
2020
Persentase distribusi ASN
%
91
93
na
Peningkatan SDM
ASN
%
72
80
na
Sumber: Sekre tariat Daerah, Bandiklat, BK PP
Kabupaten Kutai Timur Tahun
2021
Upaya reformasi aparatur salah satunya ditempuh dengan penataan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan. Pendayagunaan aparatur pada hakekatnya merupakan upaya pembinaan, penyempurnaan dan penge ndalian manajem en pemerintahan secara
2 - 89
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
terencana, sistematis, bertahap, komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja seluruh aparatur negara dalam rangka menuju tata pemerintahan yang baik ( good governance ).
F.
Penelitian dan Pengembangan
Ha sil p roduk kelitbang an sangat penting, agar
dapat memberikan saran atau solusi guna memberikan masukan bagi Pemerintah Daerah dalam menetapkan kebijakan .
Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produk kelitbangan pada tahun - tahun berikutnya.
Tabel 2.6 8
Capaian Urusan Penelitian dan Pengembangan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
2018
2019
2020
Jumlah produk kelitbangan yang dihasilkan
B uku
0
2
2
Sumber: Ba dan dan Pendidikan dan Pelatihan
Kabupaten Kutai Timur Tahun
201 8
G.
Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
Diantara indikator penting kesejahteraan masyarakat salah satu diantaranya adalah angka konsumsi rumah tangga per kapita. Angka konsumsi rumah t angga adalah rata - rata pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita. Angka ini dihitung berdasarkan pengeluaran penduduk untuk makanan dan bukan makanan per jumlah penduduk. Makanan mencakup seluruh jenis makanan te rmasuk makanan jadi, minuman, tembakau, d an sirih, bukan makanan mencakup perumahan, sandang, biaya kesehatan, sekolah dan seterusnya.
Salah satu i ndikator kesejahteraan rumah tangga/keluarga
adalah p ola konsumsi rumah tangga. Besar kecilnya proporsi pengeluaran untuk konsumsi makanan terhadap se luruh pengeluaran rumah tangga dapat memberikan gambaran kesejahteraan rumah tangga tersebut. Rumah tangga dengan proporsi pengeluaran yang lebih besar untuk konsumsi makanan mengindikasikan rumah tang ga yang berpenghasilan rendah. Makin tinggi tingkat pen ghasilan rumah tangga, makin kecil proporsi pengeluaran untuk makanan terhadap seluruh pengeluaran rumah tangga.
Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa rumah tangga/keluarga akan semakin sejahtera bila
persentase pengeluaran untuk makanan jauh lebih kecil dibandingkan persentase pengeluaran untuk non - makanan.
2 - 90
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2.6 9
Pengeluaran Per Kapita Kabupaten Kutai Timur Tahun 2017 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita
Ribu Rupiah
na
10.273
10.558
11. 196
10.485
Sumber:
BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Berdasarkan Tabel 2.69
dapat disimpulkan bahwa dalam waktu empat
tahun terakhir (201 7 - 2020) kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur cenderung fluktuatif .
Capaian pada tahun 2020 mengalami p enurunan, yaitu dari Rp 11.196.000,00 di tahun 2019 menjadi Rp 10.485.000,00 di tahun 2020. Berikut juga disajikan pengeluaran rumah tanggan non - pangan perkapita. Pengeluaran rumah tangga non - pangan dibagi menjadi beberapa indikator antara lain pengeluaran
perumahan, bahan bakar, penerangan, air dan keperluan pesta, upacara serta pengeluaran lainnya yang telah dijabarkan dalam tabel 2.69 dibawah in i. P or si pengeluaran non - makanan rumah tangga yang cukup besar di Kabupaten Kutai Timur adalah untuk biaya per umahan, bahan bakar, penerangan dan air. Kebutuhan untuk kegiatan pesta dan upacara relati f
tidak terlalu besar . Secara total, selama tahun 2016 - 2018 pengeluaran pemerintah non - pangan perkapita menunjukkan tren meningkat. Adapun capaian tiga tahun terakhir
(2018 - 2020) capaiannya menunjukkan tren yang sebaliknya (turun).
2.1.4
ASPEK
DAYA SAING DAERAH
Salah satu indikator kualitas pembangunan suatu wilayah dapat diukur melalui d aya saing daerah. Daya saing merupakan komponen penting dalam pembangunan ekonomi , khususnya dalam hal kemampuan daerah untuk memenuhi kebutuhannya.
Penguatan daya saing daerah tidak lepas dari kontribusi sel uruh sektor pembentuk PDRB daerah itu sendiri.
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan Aspek Daya Saing Daerah
dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:
2.1.4.1
Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah
Kemampuan ekonomi daerah mencakup: konsumsi rumah tangg a per kapita; nilai tukar petani; dan pengeluaran konsumsi non - pangan perkapit a .
2 - 91
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel 2. 70
Pengeluaran Non –
Pangan Per Kapita
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Perumahan, bahan bakar, penerangan, air
Ribu Rupiah
421.311
423.586
490.324
343.483
366.418
Aneka barang dan jasa
119.640
129.951
180.262
120.217
118.414
Pakaian,
alaskaki, dan tutup kepala
36.201
51.142
46.379
28.939
29.626
Barang yang tahan lama
64.402
52.720
93.903
48.530
32.264
Pajak pemakaian dan premi asuransi
23.279
28.998
44.203
32.367
38.659
Keperluan pesta dan upacara
17.281
11.064
22.007
8.841
12. 191
Jumlah
682.114
697.460
886.078
582.377
597.572
Sumber:
BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
A.
Pertanian
Salah satu indikator yang dapat menggambarkan tingkat kualitas hidup petani adalah besaran pendapatan petani .
Pembangunan pertanian dilaksanakan untuk mendorong partisipasi petani dan masyarakat agar mampu menjalankan dan mengembangkan usahanya s ecara profesional, efisien serta berdayaguna dengan memanfaatkan ilmu dan teknologi secara tepat dan ramah lingkungan untuk menghasilkan produk yang berday a saing tinggi akan dapat meningkatkan pendapatan petani yang pada akhirnya mampu meningkatkan keseja hteraan petani sebagaimana disajikan pada t abel berikut:
Tabel 2. 7 1
Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe r tani an
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikat or
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Nilai Tukar Petani
Indeks
95,29
na
na
na
100,33
Skor PPH Ketersediaan
%
94,10
75,00
93.90
93,40
na
Skor PPH Konsumsi
%
95,60
81,10
95,20
83,70
na
Panjang Jalan Usaha Tani
km
N a
na
90
210
136
Sumber: Dinas Pertanian
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
Indikator r ata - rata pendapatan petani secara makro dijadikan sebagai indikator kesejahteraan petani. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya disparitas yang tinggi antar - masyarakat teru tama petani dalam struktur ekonomi secara keseluruhan.
Sudah jamak dimengerti dalam benak semua orang bahwa
2 - 92
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
ketersediaan bahan pangan kerap dikaitkan dengan keterjangkauan harga pangan itu sendiri. Namun demikian, semakin murah harga barang pangan maka sem akin kecil pendapatan yang didapatkan oleh petani deng an asumsi margin rantai distribusi bahan makanan adalah tetap. Dengan dasar pemikiran tersebut, sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan petani. Dalam hal ini, bagaimana p emerintah dapat mengatur harga panen menjadi tidak ter lalu jatuh, namun harga akhir bahan pangan juga harus dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.
B.
Per industrian dan Perdagangan
Daya saing yang tinggi pada sektor pertanian, merupakan prasyarat dal am pengembangan agroindustri, dan daya saing tersebut merupakan interaksi keseluruhan subsistem dalam sistem agribisnis. Dengan proses produksi yang efisien dan biaya produksi yang semakin rendah, sektor industri, termasuk industri pengolahan akan mampu me ningkatkan daya saing yang pada gilirannya akan dapat berkontribusi terhadap PDRB .
Tabel 2. 7 2
menunjukan kontribusi sektor industri terhadap PDRB.
Tabel 2. 7 2
Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe rindustrian dan Perdagangan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 2 0
Indikator
Satuan
Tahun
2016
2017
201 8
2019
2020
Kontribusi sektor industri terhadap PDRB
%
3,26
3,01
2,98
2,94
3,55
Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2021
2.1.4.2
Fasilitas Wilayah/Infrastruktur
Gambaran umum kondisi Daya Saing Daerah te rkait Fasilitas Wilayah/Infrastruktur dapat diliha t dari indikator kinerja
berikut.
A.
Penataan Ruang
Gambaran umum kondisi Fasilitas Wilayah/Infrastruktur terkait dengan Penataan Wilayah
adalah sebagai berikut:
Tabel 2. 7 3
Capaian Aspek Daya Daerah Saing Uru san Penataan Ruang
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Ketaatan terhadap RTRW (%)
100,00
98,96
98,96
98,96
99,94
Sumber: Dinas Tata Ruang Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
2 - 93
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Tabel di atas menunjukkan ketaatan pel aksanaan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur terha dap RTRW pada tahun 201 6 - 20 20
telah optimal .
B.
Penginapan/Hotel
Perkembangan perekonomian Kabupaten Kutai Timur dalam kurun lima tahun terakhir cukup kondusif. Kondisi i ni tidak terlepas dari banyak aktivita s yang terkait dengan adanya sektor pertambangan yang menjadi tulang punggung perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang cukup cepat menyebabkan banyaknya pendatang dari luar untuk mengadu nasib maupun maupun melakukan tra nsaksi untuk berbisnis. Situasi ini me nyebabkan para pendatang yang belum memiliki tempat tinggal mengharuskan mereka memerlukan tempat tinggal sementara. Tempat singgah sementara seperti hotel dan penginapan menjadi sangat dibutuhkan. Oleh karenanya saran a hotel dan penginapan di Kabupaten Ku tai Timur sangat dibutuhkan oleh pendatang baik dari lokal maupun asing. Jumlah penginapan maupun hotel di Kabupaten Kutai Timur telah mengalami peningkatan yang cukup cepat. Kondisi ini berdampak positif pada potensi wisata dan bisnis di Kutai Timur di ma sa yang akan datang.
Tabel 2. 7 4
Jumlah Penginapan/hotel di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Jumlah Hotel
100
95
104
93
96
Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2019
LKPJ Kabupaten Kutai Timu r Tahun 2019
RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020
C.
Penggunaan Air Bersih
Lingkungan merupakan salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dalam menilai kondisi kesehatan masyarakat karena perannya dalam menentukan baik buruknya derajat kesehatan. Gamba ran keadaan lingkungan, disajikan indikator seperti akses air bersih dan jangkauan layanan PDAM.Tersalurnya air bersih secara merata dan terpenuhinya standar air layak dan higienis untuk dikonsumsi oleh masyarakat adalah ideal guna pemenuhan kebutuhan air dalam kehidupan untuk sehat.
Tabel 2. 7 4
menunjukkan capaian persentase r umah
tangga yang sudah menggunakan air bersih di Kutai Timur selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 201 8
baru sekitar 60,88
persen penduduk Kutai Timur yang mendapat aliran air bers ih. Tahun
2 - 94
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2019, penambahan infrastruktur air bersih semakin baik, tercata t mencapai 64,45 persen. Air merupakan kebutuhan dan bagian dari kehidupan manusia sebagai prasyarat dan elemen penting untuk dapat hidup sehat.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mela lui perusahaan daerah air minum (PDAM) hendaknya terus mengupayakan penin gkatan layanan. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan air bersih bagi rumah tangga dan bisnis merupakan kebutuhan yang utama. Air bersih menjadi prasyarat agar kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan dan dalam upaya menekan peluang munculnya penyakit menular.
Tabel 2. 7 5
Persentase Rumah Tangga yang Menggunakan Air Bersih
di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020
Indikator
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Persentase Rumah tangga yang menggu nakan air bersih (%)
Na
57,16
60,88
64,45
Na
Sumber: Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, 2021
Tabel 2.7 5
menunjukkan sarana air bersih PDAM di Kabupaten Kutai
mengalami
peningkatan tiap tahunnya. Jumlah Air Baku Utama pada tahun 2020 sebesar 13. 844.242 m 3 . Jumlah ini meningkat apabila dibandingkan dengan tahun 2019 (12.962.093 m 3 ) dan tahun 2018 (11.428.771 m 3 ). Sementara itu, Kapasitas produksi pada tahun 2020 adalah se besar 645 liter/detik. Jumlah pelanggan PDAM pada tahun 2020
sejumlah 33.276 rumah tangga.
Adapun Jumlah air yang disalurkan pada tahun 2020 adalah sebesar 13.633.145 m 3 , meningkat dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya.
Tabel 2.7 6
Sarana Air Bersih PDAM
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020
Indikator
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Air Baku Utama (m 3 )
-
-
11.428.771
12.962.093
13.844.242
Jumlah Pelanggan PDAM
20.664
23.349
24.896
28.641
33.276
Kapasitas Produksi (Liter/detik)
522
570
555
600
645
Jumlah air yang disalurkan (m 3 )
646.887
10.671.371
11.236.306
12.765.701
13.633 .145
Sumber: PDAM Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021
2 - 95
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
D.
Energi dan Sumberdaya Mineral
Pada t ahun 201 8 - 20 20 , upaya untuk meningkatkan rasio listrik semakin baik. Hal ini karena listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar. Tanpa daya listrik yang stabil, produ ktivitas kerja rumah tangga sulit untuk ditingkatkan.
Tabel 2. 7 7
Aspek Daya Saing Daerah Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 20 20
Indikator
Satuan
Tahun
201 8
201 9
2020
Persentase rumah tangga pengguna listrik
%
0,024
91,2 0
92,2 0
Rasio ketersediaan daya listrik
%
93 ,00
91,2
92,20
Sumber: PLN
Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1
2.1.4.3
Fokus Iklim Investasi
Iklim investasi suatu daerah sangat tergantung pada kondisi daerah itu sendiri, seperti tingkat keamanan, kecepatan proses p elayanan perijinan serta ada tidaknya pungutan berkaitan dengan minat
dan daya tarik investor untuk
menanamkan modalnya untuk berusaha di wilayah tersebut. Iklim investasi yang positif dibangun dari kondusifnya wilayah dari segi keamanan, demokrasi, polit ik, hingga unsur sosial budaya.
1)
Angka Kriminalitas
Tindak Kriminal hingga saat ini masih terjadi di Kabupaten Kutai Timur
dengan jumlah kasus yang meningkat d ari tahun ke tahun. Tabel 2.7 6
menjelaskan bahwa dari sembilan sektor kepolisian yang ada di Kabup aten Kutai Timur, empat sektor diantaranya yaitu: sektor Muara Wahau ;
sektor Sangatta Utara ;
sektor
Bengalon; dan sektor Sangkulirang, relatif menerima laporan kejadian kriminalitas lebih banyak dibanding sektor lainnya selama tahun 201 7 - 2019. Angka krimin alitas yang lebih tinggi di tig a wilayah resort kepolisian ini dipengaruhi juga oleh luas wilayah kerja relatif dengan jumlah polisi.
Tabel 2.7 6
juga menunjukkan bahwa empat sektor kepolisian yaitu: Muara Wahau; Sangatta Utara; Muara Bengkal; dan Bengalon,
mengamlami peningkatan jumlah kejahatan dari tahun 201 7 - 2019 yang cukup sigifikan. Jumlah kejahatan yang ditangani Kepolisian sektor Muara Wahau mengalami peningkatan sebanyak 1 7
kasus. Adapun peningkatan jumlah kasus yang ditangani Kepolisian Sektor Muar a Bengkal meningkat
2 - 96
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
sebanyak 7
kasus
selama 3 tahun terakhir . Sementara kasus kejahatan yang ditangani oleh Kepolisian Sektor Sanggata Utara dan Bengalon pada tahun 2018 - 2019 masing - masing adalah sebanyak 18 kasus.
Tabel 2. 7 8
Jumlah Kejahatan Menurut Kepo lisian Sektor
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 7 - 2019
No
Kepolisisan Sektor
Tahun
Perubahan 2017 - 2018
Perubahan 2018 - 2019
Perubahan 2017 - 2019
2017
2018
2019
1
Muara Ancalong
9
9
9
0
0
0
2
Muara Wahau
22
28
39
6
11
17
3
Kombeng
13
21
16
8
- 5
3
4
Mua ra Bengkal
11
8
18
- 3
10
7
5
Sangatta Utara
40
21
39
- 19
18
- 1
6
Bengalon
38
21
39
- 17
18
1
7
Rantau Pulung
8
5
6
- 3
1
- 2
8
Sangkulirang
28
20
19
- 8
- 1
- 9
9
Kaliorang
5
12
13
7
1
8
Jumlah
174
145
198
- 29
53
24
Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun
Dalam Angka 2020
Tabel 2.7 8
menunjukkan jumlah kejahatan berdasarkan jenisnya pada tahun 2018 - 2020. Kasus penyalahgunaan narkotika dan psikotropika merupakan tindak kriminal tertinggi yang dilaporkan selama tahun 2018 - 2019. Kasus berikutnya adalah pencuar ian biasa (Curbis), pengania yaan ringan, pencabulan, dan penggelapan. Secara umum jumlah kejahatan mengalami peningkatan jumlah kasus hampir dua kali lipat selama tahun 2018 - 2019. Sementara pada tahun 2020, kejahatan pencabulan berada dalam peringkat perta ma dengan total kasus sebany ak 36 kasus. Kasus pencabulan ini mengalami peningkatan sebanyak 17 kasus dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Tabel 2.7 9
Jumlah Kejahatan Menurut Jenis Kejahatan
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 20 20
Jenis Kejahatan
Tahun
Peru bahan dari 2018 - 2019
Perubah an dari 2019 - 2020
2018
2019
2020*
Pembunuhan
4
2
2
- 2
0
Penganiayaan berat
0
6
0
6
- 6
penganiayaan ringan
9
12
16
3
4
KDRT
1
2
3
1
1
Pemerkosaan
0
3
0
3
- 3
Pencabulan
11
19
36
8
17
Penculikan
1
0
0
- 1
0
Pencurian den gan kekerasan (Curas)
1
1
2
0
1
2 - 97
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
Jenis Kejahatan
Tahun
Peru bahan dari 2018 - 2019
Perubah an dari 2019 - 2020
2018
2019
2020*
Pencurian biasa
12
21
20
9
- 1
Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)
8
11
7
3
- 4
Pencurian dengan pemberatan
6
23
17
Narkotika dan psikotropika
63
131
68
Penipuan
12
5
6
- 7
1
Penggelapan
11
15
21
4
6
Korupsi
0
1
1
1
0
Jumlah
139
252
113
Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun Dalam Angka 2020
* BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun Dalam Angka 2021
Indikator keamanan merupakan salah satu prasyarat dari daya tarik iklim investasi disamping tersedia tidaknya infrastr uktur penunjang. Adanya peningkatan gangguan keamanan, perlu mendapat perhatian lebih serius agar dapat lebih menjamin kantibmas agar kon dusif untuk berinvestasi.
Agar iklim investasi dan masuknya PMDN dan PMA di Kabupaten Kutai Timur dapat ditingkatkan, maka efisiensi tugas kepolisian hendaknya ditingkatkan tanpa harus menambah jumlah polisi dalam waktu singkat. Salah satu cara yang dapat diambil adalah memanfaatkan teknologi informasi dalam membantu pelaksanaan tugas polisi.
2)
Kemudahan Pe ri zinan
Salah sat u syarat sebagai kota cerdas ( Smart city ), p erizinan merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan publik. P erizinan usaha secara langsung akan berpengaruh terhadap keputusan calon pengusaha maupun investor untuk menanamkan modalnya. Demikan pula seba liknya, jika proses perizinan tidak efisien,
berbelit - belit, dan tidak transparan baik dalam hal waktu, biaya, maupun prosedur akan berdampak terhadap menurunnya keinginan orang untuk mengurus perizinan usaha, dan mereka mencari tempat investasi lain yang prosesnya lebih jelas dan transparan. Hal in i tentu saja selanjutnya akan berdampak terhadap ketersediaan lapangan kerja dan masalah - masalah ketenagakerjaan lainnya yang berujung pada terhambatnya pembangunan ekonomi.
Dalam era otonomi daerah memberikan r uang yang cukup besar bagi daerah untuk meng atur dan mengurus pelayanan publiknya, termasuk dalam hal perizinan.
Diharapkan semua jenis perizinan ditempatkan kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). PTSP diharapkan dapat memberikan kemudahan perijinan u saha dalam menunjang laju pertumbuhan ekonom i daerah, yang pada gilirannya dapat membuka lapangan kerja serta
2 - 98
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
menurunkan kemiskinan. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pelayanan publik yang semakin baik diperlukan infrastruktur dan sistem yang baik p ula.
2.1.4.4
Fokus Sumber Daya Manusia
Peranan s umbe rdaya manusia merupakan faktor penting dalam pembangunan .
S elain sebag a i obyek pembangunan ,
s umberdaya manusia juga sebagai subyek pelaksanaan pembangunan. Perbaikan dalam sumber daya manusia tidak lepas dari usa ha pemerintah melalui perbaikan tingkat pendidikan, kesehatan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Gambaran umum kondisi daerah aspek daya saing daerah t erkait dengan Sumber Daya Manusia d apat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:
Tabel 2. 80
Ca paian Indikator Fokus Sumber Daya Manusia
Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20
Indikator
Tahun
2016
2017
2018
2019
2020
Rasio ketergantungan (%)
39
38
39
40,45
39,54
Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipi l
Kab .
Kutai Timur Tahun 2021
(diolah)
Tingkat ketergantungan penduduk suatu wilayah menggambarkan komposisi kelompok umur produktif yang diwakili oleh P enduduk D ewasa/PD (diasumsikan penduduk dewasa adalah penduduk yang bekerja) akan menanggung kelompok umur yang tida k produktif yang diwakil i oleh Penduduk Muda/PM dan Penduduk T ua/PT. Semakin tinggi tingkat ketergantungan penduduk suatu wilayah maka semakin berat beban penduduk dewasa menanggung penduduk yang tidak bekerja, dan sebaliknya.
2.2
Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD
sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD
Evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan RKPD digunakan untuk melihat capai a n tingkat kemajuan dan kesesuaian dengan RPJMD. Hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tersebut dapat dilihat berdasarkan Urusan/ Bidang Urusan
Pemerintahan Daerah dan Program. Urusan Pemerintahan Daerah terdiri dari :
a)
Urusan Wajib
Pelayanan Dasar , yaitu:
1)
Pendidikan;
2)
Kesehatan;
2 - 99
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
3)
Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang ;
4)
Sosial;
5)
Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman;
6)
Ketentraman, Ketertiba n Umum dan Pe rlindungan Masyarakat
b)
Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar , yaitu:
1)
Tenaga Kerja;
2)
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;
3)
Pangan;
4)
Pertanahan;
5)
Lingkungan Hidup;
6)
Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil;
7)
Pemberdayaan Masyarakat Desa;
8)
Pengendalian Pend uduk dan Keluarga Berencana;
9)
Perhubungan;
10)
Komunikasi dan Informatika
11)
Koperasi dan UKM;
12)
Penanaman Modal;
13)
Kepemudaan dan Olahraga;
14)
Statistik;
15)
Persandian;
16)
Kebudayaan;
17)
Perpustakaan;
18)
Arsip .
c)
Urusan Pilihan , yaitu:
1)
Kelautan dan Perikanan ;
2)
Pariwi sata;
3)
Pertanian;
4)
Perdagangan;
5)
Perindustrian.
d)
Urusan Penunjang Pemerintahan , yaitu
2 - 100
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
1)
Administrasi Pemerintahan ;
2)
Pengawasan
3)
P erencanaan ;
4)
Keuangan ;
5)
Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan ;
6)
Pe nelitian dan Pengembangan .
Evaluasi pelaksanaan program RKPD Kabupaten Kutai Timur
hingga tahun 20 20
dapat dilihat pada Tabel 2. 81
di bawah ini:
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 101
Tabel 2.81
Evaluasi Hasil Pelaksanaan Perencanaan Daerah s ampai d engan Tahun Berjalan
Kabupaten Kutai Timur
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
1
URUSAN
WAJIB PELAYANAN DASAR
10.219.179.300.746,70
2.461.535.755.504,51
1.291.841.053.299,00
1.172.319.029.745,52
90,95
92,36
48,36
52,95
1,01
PENDIDIKAN
1.328.313.546.587,00
148.585.759.521,00
361.381.416.743,00
331.848.971.212,00
87,44
91,83
52,87
49,80
1.01.1.01. 01
DINAS PENDIDIKAN
1.328.313.546.587,00
148.585.759.521,00
361.381.416.743,00
331.848.971.212,00
87,44
91,83
52,87
49,80
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
38.877.068.750,00
4.719.130.756,00
137.646.852.003,00
115.790.550.502,00
Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
Terlaksananya Pendampingan Penatausahaan Keuanagan dinas Pendidikan
60
3.768.580.380,00
12,00
480.359.400,00
12,00
135.559.120.556,00
12,00
113.709.093.315,00
100,00
83,88
24,00
114.189.452.715,00
40,00
3.030, 04
Pelayana n Administrasi Perkantoran UPTD Pendidikan
Tersedianya anggaran untuk operasional UPT Pendidikan
60
19.102.518.870,00
12,00
1.705.000.000,00
12,00
1.259.722.870,00
12,00
1.259.596.696,00
100,00
99,99
24,00
2.964.596.696,00
40,00
15,52
Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran
Terlaksananya Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran
60
16.005.969.500,00
12,00
2.533.771.356,00
12,00
828.008.577,00
12,00
821.860.491,00
100,00
99,26
24,00
3.355.631.847,00
40,00
20,96
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
100,00
40,00
100,00
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
SR
ST
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
21.098.020.000,00
3.863.487.756,00
2.635.740.600,00
2.597.812.943,00
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Terlaksananya Ketersediaaan Informasi untuk Dinas Pendidikan dan UPTD Pendidikan
55
21.098.020.000,00
4,00
3.863.487.756,00
29,00
2.635.740.600,00
29,00
2.597.812.943,00
100,00
98,56
33,00
6.461.300.699,00
60,00
30,63
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
100,00
60,00
30,63
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
4.342.300.000,00
1.063.857.748,00
1.240.872.707,00
1.234.253.052,00
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 102
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Terwujudnya
Kualaitas Operator SIMDA BOSD
Pengelolaan
Dapodik yang berbasis TIK, Terwujudnya
Peningktan Kualita SDM Guru Mapel dan Guru Kelas, dan Guru PAUD yang berbasis TIK
45
4.342.300.000,00
10,00
1.063.857.748,00
11,00
729.150.351,00
11,00
726.160.672,00
100,00
99,59
21,00
1.790.018.420,00
46,67
41,22
Sistem I nformasi Profesi Manajemen Kinerja Guru ( SIMAKSIRU )
Terwujudnya Sosialisasi SIMAKSIRU di 18 Kecamatan
18
-
-
-
18,00
511.722.356,00
18,00
508.092.380,00
100,00
99,29
18,00
508.092.380,00
100,00
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
99,44
73,33
41,22
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
S
SR
Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
11.915.032.000,00
8.145.973.000,00
4.335.484.231,00
4.328.811.812,00
Pe nyusunan Rencana Kerja (Renja)
Terpenuhinya penyusunan rencana kerja dan pelaporan ihktisar realisasi kegiatan
10
1.211.161.000,00
2,00
151.283.000,00
2,00
159.836.500,00
2,00
153.686.070,00
100,00
96,15
4,00
304.969.070,00
40,00
25,18
Penyusun an Laporan Keuangan
Terwujudnya Laporan keuangan Dinas Pendidikan yang Akuntabel
15
1.172.815.000,00
3,00
1.083.586.000,00
4,00
1.511.461.731,00
4,00
1.510.939.742,00
100,00
99,97
7,00
2.594.525.742,00
46,67
221,22
Fasilitasi Penyelesaian Kewajiban Kepada Pihak Ketiga
Terlaksananya Penatausahaan BOSNAS yang berbasis Teknologi Informasi ( SIMDA BOS )
62
9.531.056.000,00
59,00
6.911.104.000,00
3,00
2.664.186.000,00
3,00
2.664.186.000,00
100,00
100,00
62,00
9.575.290.000,00
100,00
100,46
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
100,00
62,22
100,00
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
R
ST
Program Pendidikan Anak Usia Dini
59.007.609.220,00
11.527.901.600,00
13.216.627.900,00
12.435.727.170,00
Bantuan Operasional
PAUD (DAK Non Fisik)
Meningkatnya kapasitas lembaga yang telah mendapatkan Bantuan Operasional
60
42.087.000.000,00
12,00
8.417.400.000,00
12,00
8.843.400.000,00
12,00
8.180.100.000,00
100,00
92,50
24,00
16.597.500.000,00
40,00
39,44
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 103
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Penguata n Peran/Harmonisasi Bunda PAUD dan Implementasi PAUD Holistik Integratif ( GERIMIS )
Terlaksananya Kegiatan Gerakan Minum Susu
92.410
8.148.617.220,00
18.147
1.489.401.600,00
18.147
577.733.900,00
18.147
530.411.270,00
100,00
91,81
36 . 294
2.019.812.870,00
39,27
24,79
Penguatan Pendidikan Karakter PAUD melalui Gebyar PAUD dan Pengenalan Ibadah Haji
Terlaksananya Perayaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini dan Pengenalan ibadah haji
10.500
1.264.100.000,00
1.500
71.100.000,00
3.000
41.548.000,00
300,00
34.870.400,00
10,00
83,93
1.800
105.970.400,00
17,14
8,38
Pengadaan / Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan PAUD / DAK (REGULER
Meningkatkan Sarana dan Prasarana PAUD
dan SKB Kab. Kutai Timur
60
7.507.892.000,00
13,00
1.550.000.000,00
38,00
3.753.946.000,00
38,00
3.690.345.500,00
100,00
98,31
51,00
5.240.345.500,00
85,00
69,80
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
77,50
91,64
45,35
35,60
PREDIKAT KINERJA
T
ST
SR
SR
Program Pendidikan Non Formal
8.090.276.000,00
1.933.825.700,00
2.195.100.000,00
2.045.887.000,00
Pengadaan Sarana Belajar Sanggar Kegiatan Belajar ( SKB )
/ DAK REGULER
Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Infrastruktur Sarana SKB Kab. Kutai Timur
3
400.000.000,00
-
-
3,00
400.000.000,00
3,00
394.087.000,00
100,00
98,52
3,00
394.087.000,00
100,00
98,52
Bantuan Operasional Pendidikan Kesetaraan ( DAK Non Fisik )
Terlaksananya peningkatan kesejahteraan penyelenggara pendidikan kesetaraan
60
5.868.000.000,00
12,00
1.692.700.000,00
12,00
1.635.100.000,00
12,00
1.501.800.000,00
100,00
91,85
24,00
3.194.500.000,00
40,00
54,44
Sosialisasi BPKRMI, Kemenag dengan Dinas Pendidikan
Terlaksananya Sosialisasi BPKRMI, Kemenag dengan Dinas Pendidikan
54
1.822.276.000,00
18,00
241.125.700,00
18,00
160.000.000,00
18,00
150.000.000,00
100,00
93,75
36,00
391.125.700,00
66,67
21,46
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
100,00
68,89
58,14
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
S
R
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 104
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
22.685.607.480,00
881.181.576,00
122.443.200,00
88.384.050,00
Pe ngembangan Mutu dan Kualitas Program Pendidikan dan Pelatihan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Meningkatnya Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
3.700
19.347.452.280,00
50,00
191.774.000,00
50,00
50.982.000,00
18,00
33.102.200,00
36,00
64,93
68,00
224.876.200,00
1,84
1,16
Pendidik an Profesi Guru ( PPG )
Terlaksananya kegiatan Pendidikan Profesi Guru
11.700
3.338.155.200,00
3.900
689.407.576,00
3.900
71.461.200,00
2,00
55.281.850,00
0,05
77,36
3.902
744.689.426,00
33,35
22,31
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
18,03
71,14
17,59
11,74
PREDIKAT KINERJA
SR
S
SR
SR
Program Manajemen Pelayanan Pendidikan
9.200.004.375,00
2.144.705.156,00
421.924.512,00
421.396.712,00
Pe ringatan Hari - Hari Besar
Jumlah kegiatan peringatan hari - hari besar
35
9.200.004.375,00
7,00
2.144.705.156,00
7,00
421.924.512,00
7,00
421.396.712,00
100,00
99,87
14,00
2.566.101.868,00
40,00
27,89
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
99,87
40,00
27,89
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
SR
SR
Program Wajib Belajar 12 Tahun Pendidikan Dasar dan Menengah
1.153.097.628.762,00
114.305.696.229,00
129.291.348.895,00
126.099.061.738,00
Ba ntuan Operasional Sekolah (BOS)
156.760.000,00
-
-
-
-
-
Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
224.500.000,00
-
-
-
-
-
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 105
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Pengadaan Meubelair untuk Pendidikan Menengah
Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Meubelair Untuk Pendidikan Menengah
61
13.654.388.250,00
9,00
942.691.000,00
9,00
636.271.707,00
1,00
80.129.971,00
11,11
12,59
10,00
1.022.820.971,00
16,39
7,49
Kegiatan
Pra UNAS dan UNAS SMP/MTs
Telaksananya Pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs
24.315
11.810.111.160,00
5.700
1.140.797.894,00
5.700
247.870.400,00
5.700
222.735.010,00
100,00
89,86
11.400
1.363.532.904,00
46,88
11,55
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 1.A
Kabupaten Kutai Timur
Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)
625
242.408.204.500,00
69,00
10.509.336.000,00
121,00
16.867.553.400,00
121,00
16.722.014.400,00
100,00
99,14
190,00
27.231.350.400,00
30,40
11,23
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 2.A Kabupaten Kutai Timur
Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)
260
103.345.687.500,00
62,00
10.500.569.236,00
78,00
11.807.020.000,00
78,00
11.742.958.500,00
100,00
99,46
140,00
22.243.527.736,00
53,85
21,52
Pembangunan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 3 Kabupaten Kutai Timur
Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)
335
153.608.645.000,00
99,00
18.311.836.000,00
86,00
15.013.941.2 38,00
86,00
14.987.752.400,00
100,00
99,83
185,00
33.299.588.400,00
55,22
21,68
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 4 Kabupaten Kutai Timur
Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)
310
156.481.014.000,00
114,00
19.884.784.236,00
105,00
18.475.789.359,00
105,00
18.449.287.200,00
100,00
99,86
219,00
38.334.071.436,00
70,65
24,50
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 1.B
Kabupaten Kutai Timur
Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)
220
144.728.310.390,00
118,00
21.907.830.651,00
136,00
18.845.051.015,00
136,00
18.687.100.600,00
100,00
99,16
254,00
40.594.931.251,00
115,45
28,05
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 2.B Kabupaten Kutai Timur
Terbangunnya Sarana dan Prasaran Sekolah yang memadai
250
145.944.350.750,00
63,00
10.259.225.912,00
14,00
641.986.804,00
13,00
605.304.204,00
92,86
94,29
76,00
10.864.530.116,00
30,40
7,44
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 106
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Pembangunan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar
Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk
Pendidikan Dasar (Pendidikan Usia Dini )
(Taman Kanak - kanak) dan (Sekolah Dasar)
200
63.333.742.500,00
15,00
406.817.600,00
2,00
160.599.200,00
2,00
160.406.400,00
100,00
99,88
17,00
567.224.000,00
8,50
0,90
Wajib Be lajar Pendidikan Dasar Paket A (Setara SD), Paket B (Setara SMP) dan Paket C (Setara SMA)
Terlaksananya Pembayaran Honor Tutor Paket A, B, dan C secara tepat waktu dan efisien dan Terlaksananya Sosialisasi Data Pokok Pendidikan dan Kurikulum 2013 ( K13 )
3.825
9.900.023.750,00
1.500, 00
1.091.004.200,00
1.500, 00
111.230.900,00
1.500, 00
111.185.650,00
100,00
99,96
3.000, 00
1.202.189.850,00
78,43
12,14
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah
Terlaksananya Kegiatan Pengadaan dan Terbangunnya Infrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Menengah
320
62.595.001.250,00
62,00
8.674.926.500,00
53,00
2.972.320.866,00
22,00
1.629.571.765,00
41,51
54,82
84,00
10.304.498.265,00
26,25
16,46
Pengemba ngan Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar
Terwujudnya pelaksanaan Penyelenggaraan Festival Lomba seni siswa nasional, Penyelenggaraan Olimpide Sains SD, Olimpide Seni SD, Peningkatan pelaksanaan Sekolah Sehat Hijau SD, Sistem Penilaian kemampuan
Baca tulis Al - Quran Sekolah Dasar dan TPA
7
1.469.538.712,00
-
-
7,00
601.338.956,00
7,00
601.338.956,00
100,00
100,00
7,00
601.338.956,00
100,00
40,92
Pengembangan Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Menengah Pertama
Terlaksananya Kegiatan Lomba KSN, KOSN FL2SN, Akreditasi Sekolah , PPG dan Sekolah Hijauh Tingkat Sekolah Menengah Pertama
6
425.000.000,00
-
-
6,00
124.495.050,00
-
-
-
-
-
-
-
-
Pengadaa n Sarana dan Prasarana Sekolah
Dasar (DAK)
Jumlah Sekolah Penerima Dana DAK
110
31.106.427.000,00
61,00
8.030.421.000,00
49,00
23.076.006.000,00
49,00
22.938.885.958,00
100,00
99,41
110,00
30.969.306.958,00
100,00
99,56
Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah (DAK)
Jumlah Sekolah Penerima Dana DAK
39
6.715.000.000,00
-
2.645.456.000,00
39,00
14.306.430.000,00
39,00
14.147.833.221,00
100,00
98,89
39,00
16.793.289.221,00
100,00
250,09
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 107
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Pengadaa n/ Pembangunan Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Dasar ( DAK AFIRMASI )
Terlaksananya Pengadaan Infrastruktur pada Sekolah Menengah Pertama
11
2.844.856.000,00
-
-
11,00
2.844.856.000,00
11,00
2.835.713.800,00
100,00
99,68
11,00
2.835.713.800,00
100,00
99,68
Pengadaan/ Pembangunan Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Menengah ( DAK AFIRMASI )
Terlaksananya Pengadaan Infrastruktur pada Sekolah Menengah Pertama
7
2.039.280.000,00
-
-
7,00
2.039.280.000,00
7,00
2.038.797.553,00
100,00
99,98
7,00
2.038.797.553,00
100,00
99,98
Pembinaa n Kegiatan Ekstrakulikuler
di Sekolah Dasar dan Menengah
Terlaksananya Kegiatan Ekstrakulikuler pada Sekolah dasar dan sekolah Menengah pertama
1
688.048.000,00
-
-
1,00
138.048.000,00
2,00
138.046.150,00
200,00
100,00
2,00
138.046.150,00
200,00
20,06
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
91,42
100,00
68,47
42,96
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
S
SR
Program Wajib Belajar 12 Tahun Pendidikan Dasar dan Menengah
70.275.022.695,00
Ba tuan Operasional Sekolah (BOS)
70.275.022.695,00
-
-
-
-
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
PREDIKAT KINERJA
1,02
Kesehatan
435.935.229.679,00
212.586.318.716,51
270.583.261.292,00
233.763.070.825,52
84,58
85,62
36,85
46,20
1.02.1.0 2.01
Dinas Kesehatan
299.874.429.479,00
124.048.977.867,91
185.319.130.637,00
162.529.033.216,92
81,07
87,70
62,62
78,47
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
17.427.198.007,50
16.071.762.545,00
16.714.295.733,00
16.244.733.085,00
Penyedia an jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
Tersedianya Langganan Telepon/Internet, Langganan Surat Kabar dan Sumber Daya Air
60
60.000.000,00
12,00
39.176.140,00
12,00
214.400.000,00
12,00
195.841.360,00
100,00
91,34
24,00
235.017.500,00
40,00
391,70
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 108
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Penyedia an jasa administrasi keuangan
Terlaksananya Pelayanan Administrasi Keuangan
60
17.000.000.000,00
12,00
15.678.628.000,00
12,00
16.077.595.733,00
12,00
15.657.015.899,00
100,00
97,38
24,00
31.335.643.899,00
40,00
184,33
Penyedia an jasa kebersihan kantor
Tersedianya Jasa Kebersihan Kantor dan Bahan Pembersih
60
120.000.000,00
12,00
100.000.000,00
12,00
100.000.000,00
12,00
100.000.000,00
100,00
100,00
24,00
200.000.000,00
40,00
166,67
Penyediaan alat tulis kantor
Tersedianya Kebutuhan ATK Administrasi Kantor
150
83.980.462,50
12,00
25.000.000,00
16,00
50.000.000,00
16,00
49.393.800,00
100,00
98,79
28,00
74.393.800,00
18,67
88,58
Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
Pemeliharaan Genset
60
2.668.545,00
12,00
79.600.000,00
1,00
-
-
-
-
12,00
79.600.000,00
20,00
2.982, 90
Penyediaan makanan dan minuman
Terselenggaranya Rapat Bulanan, esidentil dan Rekonsiliasi di dinas Kesehatan
36
40.000.000,00
12,00
30.000.000,00
12,00
22.300.000,00
12,00
14.250.000,00
100,00
63,90
24,00
44.250.000,00
66,67
110,63
Rapat - rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah
Rapat Koordinasi ke Kecamatan/ Puskesmas
60
79.673.000,00
26,00
91.873.280,00
12,00
100.000.000,00
12,00
79.175.776,00
100,00
38,00
171.049.056,00
63,33
214,69
Rapat - rapat kordinasi dan konsultasi ke dalam daerah
Rapat Koordinasi ke Propinsi maupun ke Pusat
60
40.876.000,00
26,00
27.485.125,00
12,00
150.000.000,00
12,00
149.056.250,00
100,00
38,00
176.541.375,00
63,33
431,89
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
87,50
90,28
44,00
100,00
PREDIKAT KINERJA
T
T
SR
ST
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
220.000.000,00
232.974.000,00
643.665.600,00
630.971.380,00
Pengadaa n perlengkapan gedung kantor
Terlaksananya Pengadaan Sarana dan Prasarana Perlengkapan Kantor
100
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 109
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Pengadaan peralatan gedung kantor
Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Dinas Kesehatan
1
55.000.000,00
30.000.000,00
1,00
218.974.600,00
1,00
215.214.800,00
100,00
98,28
1,00
245.214.800,00
100,00
445,85
Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor
Terlaksananya Pengadaan Sarana dan Prasarana Perlengkapan Kantor
5
45.000.000,00
1,00
42.438.000,00
1,00
50.000.000,00
1,00
46.765.400,00
100,00
93,53
2,00
89.203.400,00
40,00
198,23
Pemeliha raan rutin/berkala peralatan gedung kantor
Terlaksananya Pemeliharaan Rutin Berkala Gedung Kantor
60
20.000.000,00
2,00
49.986.000,00
1,00
75.000.000,00
1,00
73.703.800,00
100,00
98,27
3,00
123.689.800,00
5,00
618,45
Rehabilitasi sedang/berat kendaraan dinas/operasional
Terlaksananya Pemeliharaan dan Rehabilitasi Kendaraan Dinas / Operasional
60
100.000.000,00
13,00
110.550.000,00
1,00
299.691.000,00
1,00
295.287.38 0,00
100,00
98,53
14,00
405.837.380,00
23,33
405,84
RATA -
RAT A CAPAIAN KINERJA (%)
80,00
77,72
33,67
100,00
PREDIKAT KINERJA
T
T
SR
ST
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
100.000.000,00
59.211.900,00
149.721.700,00
103.666.700,00
Pendidikan dan pelatihan formal
Tersedianya Uji Kompetensi Perawat Jabatan Fungsional
3
100.000.000,00
2,00
59.211.900,00
1,00
149.721.700,00
1,00
103.666.700,00
100,00
69,24
3,00
162.878.600,00
100,00
162,88
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
69,24
100,00
100,00
PREDIKAT KINERJA
ST
S
ST
ST
Program Peningkatan Pembangunan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
7.240.560.862,40
10.046.375.353,30
6.799.106.727,00
6.795.503.602,00
Penyusun an laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
Terpenuhinya Laporan LKJ - IP Dinas Kesehatan
5
35.000.000,00
2,00
22.994.000,00
1,00
12.784.800,00
1,00
12.784.800,00
100,00
100,00
3,00
35.778.800,00
60,00
102,23
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 110
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun
Tersedianya Laporan Keuangan OPD (LRA,Neraca dan Catatan atas Laporan Keuangan)
5
35.000.000,00
3,00
3.996.500,00
2,00
-
2,00
-
100,00
5,00
3.996.500,00
100,00
11,42
Penyusun an Rencana Kerja (Renja)
Terlaksananya Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Tahun 2019
5
125.000.000,00
2,00
108.015.877,00
1,00
138.015.793,00
1,00
138.015.793,00
100,00
100,00
3,00
246.031.670,00
60,00
196,83
Evaluasi Rencana Strategis (Renstra)
Tersusunnya Dokumen Review Renstra Dinas Kesehatan 2016 -
2021
9
-
-
43.756.600,00
3,00
-
3,00
-
-
3,00
43.756.600,00
33,33
Penyusunan Laporan Aset SKPD
Tersedianya Barang Milik Daerah (BMD) dan barang milik negara (BMD)
3
50.000.000,00
-
36.985.050,00
33,00
95.885.350,00
33,00
92.922.975,00
100,00
96,91
33,00
129.908.025,00
1.100, 00
259,82
Pembayar an Hutang Tahun 2017
Terbayarnya Hutang Tahun 2017
9
-
6,00
2.240.609.344,05
1,00
-
1,00
-
-
7,00
2.240.609.344,05
77,78
Pembayar an Hutang Tahun 2018
Terbayarnya Hutang Tahun 2018
9
-
6,00
742.293.000,00
1,00
-
1,00
-
-
7,00
742.293.000,00
77,78
Pembayaran Hutang Jamkesda
Persentase pembayaran hutang Jamkesda
9
1.870.217.400,70
6,00
1.043.646.550,00
1,00
1.700.197.637,00
1,00
1.700.197.637,00
100,00
100,00
7,00
2.743.844.187,00
77,78
146,71
Monitoring, Evaluasi, Dan Pembinaan Pengelolaan Keuangan
Terlaksananya Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan bagi Pengelola Keuangan di Lingkungan Dinas Kesehatan
22
421.410.000,00
-
22,00
575.920.000,00
22,00
575.279.250,00
100,00
99,89
22,00
575.279.250,00
100,00
136,51
Fasilita si Penyelesaian Kewajiban Kepada Pihak Ketiga
Persentase ketersediaan pelaporan capaian kinerja dan keuangan
100
4.703.933.461,70
5.804.078.432,25
100,00
4.276.303.147,00
100,00
4.276.303.147,00
100,00
100,00
100,00
10.080.381.579,25
100,00
214,30
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 111
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
70,00
99,47
100,00
100,00
PREDIKAT KINERJA
S
ST
ST
ST
Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
11.707.991.958,40
4.017.316.254,00
3.833.019.961,00
3.702.135.653,00
Pengadaa an Obat dan Perbekalan Kesehatan
Tersedianya obat -
obatan generik dan bahan medis habis pakai
5
4.000.000.000,00
1,00
1.314.927.600,00
1,00
734.102.040,00
1,00
734.102.040,00
100,00
100,00
2,00
2.049.029.640,00
40,00
51,23
Peningatan Mutu Pelayanan Kefarmasian
Jumlah sarana yang memenuhi standar pelayanan kefarmasian
105
400.000.000,00
42,00
38.852.650,00
1,00
38.406.850,00
1,00
38.404.850,00
100,00
99,99
43,00
77.257.500,00
40,95
19,31
Peningka tan Pemerataan Obat dan Perbekalan Kesehatan (Dana Alokasi Khusus)
Terlaksananya pengelolaan obat dan alkes pakai habis dalam kondisi baik untuk didistribusikan
105
346.495.600,00
21,00
331.851.875,00
1,00
314.996.000,00
1,00
294.789.025,00
100,00
93,59
22,00
626.640.900,00
20,95
180,85
Penyedia an Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (Dana Alokasi Khusus)
Tersedianya obat -
obatan generik
5
6.300.000.000,00
-
2.217.892.407,00
60,00
2.366.802.856,00
60,00
2.278.978.530,00
100,00
96,29
60,00
4.496.870.937,00
1.200, 00
71,38
Penyediaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (Pendamping APBD II)
Terlaksananya manajemen pengadaan obat dan bahan medis habis pakai di tingkat Kabupaten
36
310.000.000,00
-
113.791.722,00
21,00
59.170.071,00
21,00
58.993.112,00
100,00
21,00
172.784.834,00
58,33
55,74
Peningat an Mutu Pelayanan Kefarmasian ( Dana Alokasi Khusus)
Tersedianya Cold Chain
1
351.496.358,40
-
-
1,00
319.542.144,00
1,00
296.868.096,00
100,00
92,90
1,00
296.868.096,00
100,00
84,46
RATA -
RATA CAPAIAN KINERJA (%)
100,00
96,55
100,00
77,16
PREDIKAT KINERJA
ST
ST
ST
T
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 112
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)
4
5
6
7
8
9
10
1
2
3
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
K
Rp
Program Upaya Kesehatan Masyarakat
27.453.927.845,00
22.808.487.071,00
23.316.923.200,00
21.561.690.567,00
Biaya Op erasional dan Pemeliharaan Puskesmas Muara Wahau II
Indeks Kepuasan Pasien / Pelanggan
60
450.000.000,00
24,00
330.389.076,00
12,00
351.877.000,00
12,00
335.887.183,00
100,00
95,46
36,00
666.276.259,00
60,00
148,06
Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Teluk Pandan
Tingkat kepuasan pasien
60
520.000.000,00
24,00
389.241.300,00
12,00
300.720.000,00
12,00
295.822.280,00
100,00
98,37
36,00
685.063.580,00
60,00
131,74
Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Sangatta Selatan
Indeks Kepuasan Pelanggan
60
560.000.000,00
24,00
421.534.118,00
12,00
355.094.000,00
12,00
353.222.701,00
100,00
99,47
36,00
774.756.819,00
60,00
138,35
Biaya Op erasional dan Pemeliharaan Puskesmas Sangkulirang
Tingkat kepuasan pasien
60
620.000.000,00
24,00
445.680.058,00
12,00
427.472.000,00
12,00
379.804.460,00
100,00
88,85
36,00
825.484.518,00
60,00
133,14
Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Karangan
Meningkatnya Indeks Kepuasan Pasien
60
500.000.000,00
24,00
447.694.000,00
12,00
408.698.000,00
12,00
300.219.000,00
100,00
73,46
36,00
747.913.000,00
60,00
149,58
Biaya Op erasional dan Pemeliharaan Puskesmas Long Mesangat
Tingkat kepuasan masyarakat
60
550.000.000,00
24,00
429.832.447,00
12,00
472.369.000,00
12,00
425.835.112,00
100,00
90,15
36,00
855.667.559,00
60,00
155,58
Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Sandaran
Indeks Kepuasan Masyarakat
60
520.000.000,00
24,00
446.741.000,00
12,00
442.924.000,00
12,00
310.367.600,00
100,00
70,07
36,00
757.108.600,00
60,00
145,60
Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas
Busang
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan sehingga meningkatkan kepuasan pasien
60
486.983.200,00
24,00
411.929.933,00
12,00
462.052.000,00
12,00
444.747.482,00
100,00
96,25
36,00
856.677.415,00
60,00
175,92
BAB II Gambaran Umum Daerah
RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022
2 - 113
Kode
Urusan/Bidang Urusan Dan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)
Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)
Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019
Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi
(Tahun 2020)
Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (
Teks dipotong karena dokumen ini sangat panjang. Unduh berkasnya untuk versi lengkap.
