Situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Daftar Informasi

RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KAB.KUTIM TAHUN 2022

Diterbitkan oleh PEMKAB KUTIM pada 10 Okt 2023.

Kategori
RPJP, RPJMD, DAN RKPD
Unit
PEMKAB KUTIM
Tanggal terbit
10 Okt 2023
Format
PDF
Ukuran berkas
42,0 MB
Jumlah unduhan
25

Pratinjau Dokumen

Buka PDF di tab baru

Pratinjau di halaman hanya tersedia pada layar lebar. Di ponsel, berkasnya dibuka penampil PDF peramban Anda.

Versi Teks Dokumen

Tampilkan isi dokumen sebagai teks

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR RENCANA KERJAPEMERINTAH DAERAH(RKPD)KABUPATEN KUTAI TIMURTAHUN 2022 RENCANA KERJAPEMERINTAH DAERAH(RKPD)KABUPATEN KUTAI TIMURTAHUN 2022 TAHUN 2021 RKPD KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2022

PERATURAN BUPATI KUTAI TIMUR PERATURAN BUPATI KUTAI TIMUR NOMOR 7 TAHUN 2021 NOMOR 7 TAHUN 2021 TENTANG TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH (RKPD) KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2022 KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2022

Pemerintah KABUPATEN KUTAI TIMUR Pemerintah KABUPATEN KUTAI TIMUR Tahun 2021 Tahun 2021

ii

DAFTAR ISI

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

i

DAFTAR ISI

ii

DAFTAR TABEL

v

DAFTAR GAMBAR

xi

BAB 1

PENDAHULUAN

1 – 1

1.1.

Latar Belakang

1 – 1

1.2.

Dasar Hukum Penyusunan

1 – 5

1.3.

Hubungan Antar Dokumen

1 – 9

1.4.

Maksud dan Tujuan

1 – 10

1.5.

Sistematika Penyusunan Dokumen RKPD

1 – 10

BAB 2

GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

2 – 1

2.1.

Kondisi Umum Daerah

2 – 1

2.1.1

Aspek Geografi dan Demografi

2 – 1

2.1.1.1

Karakteristik Lokasi dan Wilayah

2 – 1

2.1.1.2

Potensi Pengembangan Wilayah

2 – 12

2.1.1.3

Wilayah Rawan Bencana

2 – 20

2.1.1.4

Aspek Demografis

2 – 2 2

2.1.2

Aspek Kesejahteraan Masyarakat

2 – 2 5

2.1.2.1

Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi

2 – 2 6

2.1.2.2

Fokus Kesejahteraan Masyarakat

2 – 3 8

2.1.2.3

Fokus Seni Budaya dan Olahraga

2 – 4 3

2.1.3

Aspek Pelayanan Umum

2 – 4 4

2.1.3.1

Fokus Layanan Urusan Wajib Pelayanan Dasar

2 – 4 4

2.1.3.2

Fokus Layanan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar

2 – 6 4

2.1.3.3

Fokus Layanan Urusan Pilihan

2 – 7 7

2.1.3.4

Fokus Layanan Urusan Penunjang Pemerintahan

2 – 8 7

iii

DAFTAR ISI

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2.1.4

Aspek Daya Saing Daerah

2 – 91

2.1.4.1

Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah

2 – 91

2.1.4.2

Fokus Fasilitas Wilayah/Infrastruktur

2 – 93

2.1.4.3

Fokus Iklim I nvestasi

2 – 9 6

2.1.4.4

Fokus Sumber Daya Manusia

2 – 9 9

2.2.

Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD Sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD

2 – 9 9

2.3.

Permasalahan Pemban g unan Daerah

2 –

534

2.3.1

Permasalahan Daerah yang Berhubungan dengan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah

2 –

534

2.3.2

Identifikasi Permasalahan Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah

2 –

535

BAB 3

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH

3 – 1

3.1.

Arah Kebijakan Ekonomi Daerah

3 – 3

3.1.1

Kondisi Perekonomian Global

3 – 3

3.1.2

Kondisi Perekonomian Kawasan/Regional

3 – 5

3.1.3

Kondisi Perekonomian Nasional dan Provinsi Kalimantan Timur

3 – 6

3.1.4

Kondisi Ekonomi Kutai Timur 2020/2021 dan Perkiraan Tahun 2022

3 – 1 2

3.1.4.1

Kondisi Ekonomi Kutai Timur Tahun 2020/2021

3 – 1 3

3.1.4.2

Perkiraan Tahun 2022

3 – 1 9

3.2.

Arah Kebijakan Keuangan Daerah

3 – 2 5

3.2.1

Arah Kebijakan Pendapatan Daerah

3 – 2 6

3.2. 2

Arah Kebijakan Belanja Daerah

3 – 3 2

3.2.3

Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah

3 – 40

BAB 4

SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH

4 – 1

4.1 Tujuan dan Sasaran Pembangunan

4 – 1

4. 2

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun 202 2

4 – 2

4.2.1

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Nasional Tahun 4 – 2

iv

DAFTAR ISI

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2022

4.2.2

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Provinsi K alimantan Timur Tahun 2022

4 – 3

4.2. 3

Prioritas dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022

4 – 4

4.3

Penelaahan Terhadap Pokok - Pokok Pikiran DPRD

4 - 37

4.3.1

Penyampaian Usulan Aspirasi Langsung (Masyarakat) dan Aspirasi Reses (Pokir)

4 - 37

BAB 5

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH

5 – 1

5.1.

Rencana Kerja dan Pendanaan Daerah

5 – 1

BAB 6

KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

6 – 1

BAB 7

PENUTUP

7 – 1

7.1 Kaidah - kaidah Pelaksanaan

7 – 1

7.2 Kaidah - kaidah Pendanaan Pembangunan

7 – 2

v

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1

Luas Wilayah Kecamatan dan Jumlah Desa /Kelurahan

di Kabupaten Kutai Timur

2 – 3

Tabel 2.2

Kondisi To p ografi Daratan Kabupaten Kutai Timur

2 – 6

Tabel 2. 3

Formasi Geologi Wilayah Kabupaten Kutai Timur

2 – 7

Tabel 2. 4

Sungai Terpanjang di Kutai Timur

2 – 9

Tabel 2. 5

Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan Bulan Januari, Juni dan Desember di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019

2 – 1 0

Tabel 2. 6

Penggunaan Lahan Menurut Kawasan di Kabupaten Kutai Timur

2 – 1 2

Tabel 2.7

Potensi di setiap Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur

2 – 1 3

Tabel 2. 8

Jumlah Penduduk, Pertumbuhan dan Persebaran serta Kepadatan Penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 2 2

Tabel 2. 9

Jumlah dan Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20

2 – 2 3

Tabel 2. 10

Persebaran Penduduk Menurut Kecamatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20

2 – 2 4

Tabel 2.1 1

Persebaran Jumlah Penduduk Kabupaten Kutai Timur

Berdasarkan Kelompok Umur

T ahun 20 1 6 – 20 20

2 – 2 5

Tabel 2.1 2

Perkembangan PDRB dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 20 20

(dalam Rp juta)

2 – 2 7

Tabel 2.1 3

PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun 201 6 – 2020

(Juta Rp)

2 – 3 1

Tabel 2 . 1 4

PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 – 20 20

(juta rup i ah)

2 – 3 3

Tabel 2.1 5

P ersentase

Penduduk M iskin

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 3 4

Tabel 2.1 6

Kategori Desa Berdasarkan Skor dan IPD

2 – 3 5

Tabel 2.1 7

Skor Indeks Pembangunan Desa (IPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

2 – 3 6

Tabel 2.1 8

Kategori Desa di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 dan 2020

2 – 3 6

vi

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2.1 9

Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Pendidikan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 3 8

Tabel 2. 20

Rata - rata Lama Sekolah Penduduk di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 3 9

Tabel 2. 21

Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 41

Tabel 2.2 2

Angka Kelahiran dan Kematian, dan Usia Harapan Hidup Tahun 201 6 - 2020

2 – 42

Tabel 2.2 3

Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur

Berdasarkan Lapangan Pekerjaan Utama Tahun 201 6 - 2020

2 – 43

Tabel 2.2 4

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pendidikan Tahun 201 6 - 20 20

2 – 4 5

Tabel 2.2 5

Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap Penduduk Usia Sekolah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 4 6

Tabel 2.2 6

Rasio Guru Terhadap Murid Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 4 7

Tabel 2.2 7

Angka Kelulusan (AL)

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 4 9

Tabel 2.2 8

Angka Melanjutka n Sekolah Kabupaten Kutai Timur

Tahun 201 6 - 2020

2 – 50

Tabel 2.2 9

Jumlah Fasilitas dan Tenaga Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 51

Tabel 2. 30

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesehatan Tahun 201 6 - 2020

2 – 52

Tabel 2. 31

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tahun 201 6 - 2020

2 – 5 8

Tabel 2. 32

Jumlah Sarana Peribadatan

Tahun 2017 - 2020

2 – 5 9

Tabel 2. 33

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Perumahan Tahun 201 6 - 2020

2 – 61

Tabel 2. 34

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kabupaten Kutai Timur

Tahun 201 6 - 2020

2 – 62

vii

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 35

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Sosial di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 2020

2 – 63

Tabel 2. 36

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Ketenagakerjaan Tahun 20 1 6 – 20 20

2 – 6 4

Tabel 2.37

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 201 6 - 2020

2 – 66

Tabel 2. 3 8

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pangan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 66

Tabel 2.39

Regulasi Ketahanan Pangan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 6 7

Tabel 2. 4 0

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Lingkungan Hidup

Tahun 201 6 - 2020

2 – 6 7

Tabel 2.4 1

Capaian Urusan Administrasi Kependudukan dan Penc atatan Sipil Tahun 201 6 - 2020

2 – 6 8

Tabel 2.4 2

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pemberdayan Masyarakat dan D esa Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 68

Tabel 2.4 3

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan KB

dan Keluarga Sejahtera Kabupaten Kutai Timur

Tahun 201 6 - 2020

2 – 6 9

Tabel 2.4 4

Capaian Aspek Pelayanan Um um Urusan Perhubungan Tahun 201 6 - 2020

2 – 70

Tabel 2.4 5

Capaian Urusan K omunikasi dan Informatika

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 18 - 20 20

2 – 71

Tabel 2.4 6

Tabel 2.4 7

Data Blank Spot Telepon Selular dan Internet Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022

Capaian Urusan Koperasi ,

U saha K ecil dan M enengah

Tahun 20 1 6 - 2020

2 – 71

2 - 72

Tabel 2. 4 8

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Penanaman Modal Tahun 20 1 6 – 20 20

2 – 73

Tabel 2.49

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kepemudaan dan Olahraga

Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 74

Tabel 2.50

Capaian Urusan kebudayaan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 75

viii

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 51

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Perpustakaan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 76

Tabel 2. 52

Capaian Urusan Kearsipan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 77

Tabel 2. 5 3

Ketersediaan Dokumen Statistik di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

2 – 7 7

Tabel 2.5 4

Potensi Obyek Wisata di Kabupaten Kutai Timur

2 – 78

Tabel 2. 5 5

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 7 9

Tabel 2. 5 6

Capaian Indikator Kinerja Urusan Pertanian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 80

Tabel 2. 5 7

Luas Lahan hasil Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 81

Tabel 2.5 8

Produk si Pertanian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 82

Tabel 2. 5 9

Luas Lahan, Produksi dan Produktivitas Perkebunan

201 6 - 20 20

2 – 83

Tabel 2. 60

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Prindustrian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 85

Tabel 2. 61

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

2 – 85

Tabel 2. 62

Jumlah Produksi dan Konsumsi Ikan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

2 – 86

Tabel 2. 6 3

Capaian Urusan Administrasi Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 87

Tabel 2. 6 4

Capaian Urusan Pengawasan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 88

Tabel 2. 6 5

Capaian U rusan Perencanaan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 8 8

Tabel 2.66

Capaian Urusan Keuangan Kabupaten Kutai Timur Tahun

201 8 - 2020

2 – 89

Tabel 2. 6 7

Capaian Urusan Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020

2 – 8 9

ix

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 6 8

Capaian Urusan Penelitian dan Pengembangan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018 - 2020

2 – 90

Tabel 2. 6 9

Pengeluaran Per Kapita Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 91

Tabel 2.70

Pengeluaran Non –

Pangan Per Kapita Kabupa ten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

2 – 9 2

Tabel 2.71

Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe r tani an

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 9 2

Tabel 2.72

Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe rindustrian dan

Perdagangan Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 9 3

Tabel 2. 73

Capaian Aspek Daya Daerah Saing Urusan Penataan Ruang

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

2 – 9 3

Tabel 2. 74

Jumlah Penginapan/Hotel di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

2 – 94

Tabel 2. 75

Persentase Rumah Tangga yang Menggunakan Air Bersih di Kabup aten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

2 – 95

Tabel 2.76

Sarana Air Bersih PDAM Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

2 – 95

Tabel 2. 77

Aspek Daya Saing Daerah Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018 - 2020

2 – 96

Tabel 2.7 8

Jumlah Kejahatan Menurut Kepolisian Sektor

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 7 - 20 19

2 – 97

Tabel 2.7 9

Jumlah Kejahatan Menurut Jenis Kejahatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2018 - 2020

2 – 97

Tabel 2. 80

Capaian Indikator Fokus Sumber Daya Manusia Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 16 - 2020

2 – 99

Tabel 2. 81

Evaluasi Hasil Pelaksanaan Perencanaan Daerah s ampai d engan Tahun Berjalan

Kabupaten Kutai Timur

2 – 102

Tabel 2. 82

Permasalahan Pembangunan Daerah Tahun 20 21

2 – 534

Tabel 3. 1

PDB Riil (Perubahan Persentase D ari T ahun ke T ahun)

3 – 4

x

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 3. 2

Nilai Sektor dalam PDRB ADHB Kabupaten Kutai Timur Tahun 2017 - 2020 (dalam juta rupiah)

3 – 1 3

Tabel 3. 3

Nilai Sektor dalam PDRB ADH K

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020 (dalam juta rupiah)

3 – 1 4

Tabel 3. 4

Realisasi dan Target/Proyeksi Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 202 2 (dalam rupiah)

3 – 3 1

Tabel 3. 5

Realiasi dan Target/Proyeksi Belanja Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 202 2 (dalam rupiah)

3 – 3 5

Tabel 3. 6

Target dan Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)

3 - 3 6

Tabel 3. 7

Target dan Realisasi Belanja Operasi Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)

3 - 3 7

Tabel 3. 8

Target dan Realisasi Belanja Modal Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)

3 - 3 7

Tabel 3. 9

Target dan Realisasi Belanja Tak Terduga Kabupaten Kutai

Timur

Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)

3 - 3 8

Tabel 3. 10

Belanja Perangkat Daerah yang Melaksanakan Penanganan Covid - 19

3 - 3 9

Tabel 3. 11

Target dan Realisasi Belanja Transfer Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2018 - 2020 (dalam rupiah)

3 - 40

Tabel 3. 1 2

Realisasi Dan Target/Proyeksi Pembiayaan Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 202 2

(dalam rupiah)

3 – 4 1

Tabel 4.1

Sasaran Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 2 2

4 – 7

Tabel 4.2

Strategi Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022

4 - 9

Tabel 4.3

Penjabaran Prioritas Pembangunan Daerah Dalam Sasaran dan Program Prioritas Pembangunan Daerah Tahun 2022

4 - 28

Tabel 4.4

Usulan Aspirasi Langsung (Masyarakat) pada RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022

4 - 38

Tabel 4.5

Usulan Reses Pokok Pikiran DPRD pada RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022

4 - 1041

Tabel 5.1

Rekapitulasi Pagu Indikatif Masing - masing Urusan/Bidang Tahun 2022

5 – 3

xi

DAFTAR TABEL

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 5. 2

Rancangan Rencana Program dan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 20 22 Dan Prakiraan Maju Tahun 202 3

5 – 6

Tabel 6.1

Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

6 – 3

ix

DAFTAR GAMBAR

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1

Bagan Alir Tahap Penyusunan RKPD Tahun 2022

1 – 4

Gambar 1.2

Hubungan Antar Dokumen

Perencanaan

Pembangunan

1 – 9

Gambar 2. 1

Peta Kabupaten Kabupaten Kutai Timur

2 – 2

Gambar 2. 2

Kelas Lereng Wilayah Daratan di Kutai Timur

2 – 5

Gambar 2. 3

Rata - rata Curah Hujan Menurut Bulan, tahun 2019

2 – 10

Gambar 2. 4

PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (Rp Juta) Tahun 201 6 - 2020

2 – 2 8

Gambar 2. 5

Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku

Tahun 201 6 – 2020

2 – 2 9

Gambar 2. 6

PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 2020

2 – 2 9

Gambar 2. 7

Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 20 20

2 – 30

Gambar 2. 8

Rata - rata Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku

Dengan Migas dan Batubara Menurut Lapangan Usaha Tahun 201 6 – 2020

(Persen)

2 – 3 2

Gambar 2. 9

PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku

Tahun 201 6 – 2020

(juta rupiah)

2 – 3 3

Gambar 2.1 0

Capaian IPM

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2 016 - 2020

2 – 3 5

Gambar 2.11

Angka Partisipasi Kasar (APK) Menurut Tingkat Pendidikan

Tahun 201 7 - 2020

(Persen)

2 – 3 9

Gambar 2.12

Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Tingkat Pendidikan

Tahun 2017 - 20 20

2 - 40

Gambar 2.13

Angka Partisipasi Sekolah (APS) Menurut Tingka t Pendidikan Tahun 201 7 - 20 20

2 - 4 6

Gambar 2.14

Angka Putus Sekolah Menurut Tingkat Pendidikan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 201 9

2 - 4 8

Gambar 3.1

Perkembangan Jumlah Pasien Covid - 19 Kabupaten Kutai Timur Maret 2020 –

Januari 2021 (orang)

3 - 3

Gambar 3. 2

Proporsi PDRB Pengeluaran ADHK Tahun 2016 - 2020

(%)

3 - 1 5

Gambar 3 . 3

Proporsi

Komponen Pembentuk Pendapatan Daerah

K abupaten Kutai Timur Proyeksi

Tahun 2021 - 2022

( persen )

3 - 30

Gambar 3. 4

Proporsi Komponen Belanja Daerah K abupaten Kutai Timur

Periode 201 8 - 202 2

( persen )

3 - 3 6

Gambar 4.1

Sinkronisasi Prioritas Pembangunan Nasional, Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Kutai Timur

4 - 5

1 - 1

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1

Latar

Belakang

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017

tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian d an Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara E valuasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah d an Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, d an Rencan a Kerja Pemerintah Daerah . Perencanaan

pembangunan daerah sebagai pedoman pelaksanaan dan evaluasi pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan . Secara spesifik pada P asal 4

dalam

Peraturan Menteri tersebut menjelaskan prinsip

perencanaan

pembangunan daerah

yang

meliputi : i ) perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional; ii ) Pemerintah daerah melaksanakan rencana pembangunan daerah bersama peman gku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing - masing; iii ) mengintegrasikan rencana tata ruang dengan rencana pembangunan d aerah; dan iv ) dilaksanan dengan berdasarkan kondisi dan potensi masing - masing daerah, disesuaikan dengan dinamika perkembangan daerah dan nasional.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan ( stakeholder s ) dalam merumuskan perencana an pembangunan daerah. Adanya k elangkaan dan keterbatasan sumberdaya ,

mengharuskan P emerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mengoptimalkan pemanfaatan

sumberdaya tersebut

dengan efisien dan efektif demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Menurut ( Li et al., 2019 )

dalam konsep Resources Based View

(RB V ) dinyatakan bahwa sumberdaya tertentu merupakan modal dalam memperoleh nilai dari sumberdaya tersebut dan meningkatkan kinerja

pembangunan daerah.

1 - 2

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Perencanaan pembangunan daerah terdiri dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)

dengan

jangka waktu 20 (dua puluh) tahun, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun ,

dan Rencana Kerja

Pem erintah

Daer ah (RKPD) dengan

jangka waktu 1 (satu) tahun.

Setiap jenis perencanaan pembangunan tersebut harus memiliki keterkaitan satu sama lain sehingga pelaksanaan pembangunan

di Kabupaten Kutai Timur

dapat mewujudkan keseimbangan kapasitas dan kebutuhan bagi semua

elemen masyarakat .

P enyusunan RKPD

Kabupaten Kutai Timur

tahun 2022 telah

mengacu pada

beberapa dokumen perencanaan, diantaranya: i)

Ranwal

RPJMD tahun 2021 - 202 6; ii) RPJPD

Kabupaten Kutai Timur

(2006 - 2025) ; ii i )

Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 yang memuat Kerangka Ekonomi Daerah, Prioritas Pembangunan Daerah, Rencana Ker ja dan P endanaannya; i v ) RPJMN

(2020 - 2024) ; v) RPJMD Provinsi Kalimantan Timur

(2019 - 2023) ; dan v i ) RKPD Provinsi Kalimantan Timur

(2022 ) . Dokumen RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 22

merupakan: i ) referensi penyusunan program/kegiatan Perangkat Daerah (PD) dan/atau lintas PD Tahun 202 2 ; ii ) dasar penyusunan KUA dan PPAS Tahun 202 2

guna menyusun RAPBD Tahun Anggaran 202 2 .

Dokumen RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 dinilai sangat strategis

karena berfungsi menjembatani antara perencanaan jangka panjang dan jangka menengah. RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 juga merupakan dokum en perencanaan yang menghubungkan RPJMD Tahap III

(2016 - 2021) dengan RPJMD Tahap IV

(2021 - 202 6 ). Sesuai dengan tahapan RPJPD, Tahun 2022 merupakan tahapan transisi periodisasi RPJMD IV Kabupaten Kutai Timur (Tahun 202 1 - 202 6 ). Dokumen RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2021 berakhir pada tahun 2021, sedangkan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021 - 202 6

belum ditetapkan. Oleh karena itu RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 harus menjaga kesinambungan pembangunan dan menghindarkan kekosongan perencanaan p embangunan daerah.

RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022

disusun berdasarkan pada dokumen RPJPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2006 - 2025.

Pendekatan yang digunakan dalam menyusun RKPD

terdir i dari: i)

P endekatan politik ,

digunakan untuk mengakomodasi usulan program - program pembangunan yang ditawarkan oleh kepala daerah; ii )

P endekatan teknokratik ,

menggunakan metode dan

1 - 3

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

kerangka berpikir ilmiah yang dilakukan oleh perencana

atau lembaga

profesional ;

iii ) P endekatan partisi patif , mengakomodir masukkan stakeholders

melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ; serta iv) Pendekatan bottom up

dan Top down, pendekatan bottom up merupakan proses yang

dilakukan secara berjenjang mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional, sedangkan pendekatan top down

dapat diimplementasikan dalam bentuk dedicated program .

Pelaksanaan Musrenbang di mulai dari t ingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Forum Per angkat Daerah

dan kemudian

diformulasikan melalui F orum Musrenbang RKPD Kabupaten.

Musrenbang diharapkan mampu menjaring aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut diperoleh dari usulan masyarakat

dan pemerintahan pada tingkatan paling dasar (Desa/Kelurahan ).

Selanjutnya hasil dari musrenbang

akan diselaraskan dengan program kegiatan di masing - masing Perangkat Daerah . Musrenbang diharapkan dapat menghasilkan

kesepakatan antara pelaku pembangunan mengenai RKPD yang menitikberatkan pada pembahasan untuk penyelar asan antara rencana kerja Perangkat Daerah dan kebutuhan masyarakat .

T ahapan penyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur tahun 20 22

dituangkan pad a Gambar 1.1 sebagai berikut:

1 - 4

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Gambar 1.1

Bagan

Alir

Tahapan

Penyusunan RKPD Tahun 202 2

Persiapan Penyusunan

RKPD 2022

Rancangan

Awal RKPD 2022

Rancangan RKPD 2022

Rancangan Akhir RKPD 2022

Pe netapan Perbup Tentang RKPD 2022

1

2

3

4

5

1 - 5

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

1.2

Dasar

Hukum

Penyusunan

1.

U ndang - undang Nomor

11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 20

Nomor 245 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573 );

2.

Undang - undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);

3.

Undang - undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Undang - undang Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Un dang - undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang - undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang - undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5657);

4.

Unda ng - undang Nomor 25 tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112);

5.

Undang - undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 1 40, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059);

6.

Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 - 2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik In donesia Nomor 4700);

7.

Undang - undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

8.

Undang - undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

1 - 6

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

9.

Undang - undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang - undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tamb ahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);

10.

Undang - undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksanaan, Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indo nesia Nomor 4400);

11.

Undang - undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

12.

Undang - undang Nomor 33 Tahun 2004 tenta ng Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

13.

Undang - undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran N egara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

14.

Undang - undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);

15.

Undang - undang Republ ik Indonesia Nomor 47 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang di Provinsi Kalimantan Timur. (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3896);

16.

Peraturan

Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322);

17.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2 01 8 Tentang Standar P elayanan Minimal

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 18

Nomor 2 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6178 );

1 - 7

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

18.

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 144);

19.

P eraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Peraturan Pelaksanaan Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2016 tentang Desa sebagaimana telah diubah yang kedua dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;

20.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indo nesia Nomor 4578);

21.

Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150);

22.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2 0 l9 Tentang Satu Data Indonesia

23.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20 17

Nomor 136);

24.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2011 tentang Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia;

25.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan ;

26.

Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 Tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010;

27.

Peraturan Menteri Dalam Negeri No mor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;

28.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor

17

Tahun 20 21

tentang

Pedoman

Penyusunan

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 20 2 2 ;

29.

Permendagri Nomor 100 Tahun 2018 tentang Penerapan S tandar P elayanan M inimal

30.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara

1 - 8

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi PembangunanDaerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan DaerahTentang

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah DanRencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata

Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah,Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan RencanaKerja Pemerintah Daerah;

31.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedom an Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

32.

Keputusan Menteri

Dalam Negeri Nomor 050 - 3708 Tahun 2020 Tentang Hasil Verifikasi Dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah ;

33.

Peraturan Daerah Provinsi

Kalimantan Timur Nomor 2 Tahun 20 21 Tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau - Pulau Kecil Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 - 2041 (Lembar Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021 Nomor 2, Nomor Peratuan Daerah Provinsi Kalimantan Timur 2 - 67/2021)

34.

Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timu r Nomor 2 Tahun 2019 tent an g Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 201 9 - 2023;

35.

Peraturan Gubernur

Provinsi Kalimantan Timur Nomor 2 5

Tahun 20 21

tentang

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi

Kalimantan Timur

Tahun 2022 ;

36.

Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 1 Tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 203 6 (Lembar Daerah Provinsi Kalimantan Tahun 2016 Nomor 1) ;

37.

Peraturan

Daerah Nomor 10 Tahun 2016 te ntang Pembentukan dan Susunan

1 - 9

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Perangkat Daerah Kabupaten Kutai Timur;

38.

Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2006 - 2025 (Lembaran Daerah Tahun 2010 Nomor 4) .

39.

Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kutai Timur .

1.3

Hubungan

Antar

Dokumen

Hubungan antar dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Kutai Timur perlu memperhatikan sinkronisasi dan konsistensi dengan perencanaan pembangunan tingkat provinsi dan nasional. Keterkaitan antar dokumen perencanaan digambarkan pada G ambar 1.2.

Sumber: UU SPPN No mor

25 Tahun 2004 , diolah

Gambar 1.2

Hubungan Antar Dokumen Perencanaan

Pembangunan

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) merupakan dokumen yang mendasari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana

Kerja

Pemerintah (RKP). Se l anjutnya dokumen - dokumen tersebut menjadi acuan penyusunan RPJPD, RPJMD, dan RKPD Provinsi Kalimantan RPJMD Kutim 2021 - 202 6

Renstra PD 2021 - 202 6

RKP 2022

RKPD Kaltim 2022

RKPD Kutim 2022

RPJMD Kaltim 2019 - 2023

1 - 10

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Timur. Dokumen perencanaan nasional dan provinsi menjadi pedoman penyusunan RPJPD, RPJMD, dan RKPD Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan Gambar 1.2 di atas t erlihat

bahwa RKPD Kabupaten Kutai Timur 20 2 2 merupakan tahapan transisi periodisasi RPJMD IV Kabupaten Kutai Timur (Tahun 2021 - 2026). Dokumen RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2021 berakhir pada tahun 2021, sedangkan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun

2021 - 2026 belum ditetapka n.

S ehingga RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2022 langsung mengacu pada RPJPD Kutim 2006 - 2025

dan Ranwal RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021 - 2026 . RKPD Kabupaten Kutai Timur, selanjutnya menjadi acuan penyusunan Renja P erangkat D aerah .

Penyusunan RKPD membahas penetapan program dan kegiatan beserta indikator dan target kinerja serta perkiraan kebutuhan dana untuk mendukung pelaksanaan masing - masing program dan kegiatan.

Terkait kebutuhan dana yang sela njutnya menjadi penganggaran, perlu menuangkannya dari dokumen RKPD dalam

dokumen Kebijakan Umum A nggaran (KUA) dan Prioritas dan

Plafon Anggaran Sementara (PPAS ) .

1.4

Maksud dan Tujuan

P enyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 2

dimaksudkan untuk mewujudkan sinergitas dan menjamin konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan pembangunan antar wilayah, antar sektor pembangunan dan antar tingkat pemerintahan .

Adapun tujuan p en y usunan

RKPD untuk

mewujudkan efisiensi alokasi berbagai sumberdaya dalam pembangunan daerah.

1.5

Sistematika

Penyusunan D okumen RKPD

Sistematika p enyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 2

adalah

sebagai berikut:

1.

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Bagian ini menyajikan ringkasan, proses penyusunan, dan kedudukan RKPD tahun rencana dalam periode RPJMD. Bagian ini juga memuat

keterkaitan

1 - 11

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

antardokumen RKPD dengan dokumen RPJMD, Renstra OPD , Ren cana Kerja OPD

serta tindaklanjutnya dengan proses penyusunan APBD.

1.2

Dasar Hukum Penyusunan

Bagian ini memuat dasar hukum yang digunakan dalam penyusunan RK PD, baik yang berskala nasional, regional (Kalimantan Timur)

maupun Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Kabupaten

Kutai Timur .

1.3

Hubungan antar dokumen

Bagian

ini

men jelaskan

keterkaitan antar

dokumen yang digunakan

dalam

penyusunan RKPD .

1.4

Maksud dan Tujuan

Bagian ini menjabarkan maksud dan tujuan penyusunan RKPD Kabupaten Kutai Timur tahun 202 2

dalam kaitannya dengan dokumen RPJMD tahun 2021 - 2026

serta isu strategis dan kaitannya dengan Visi dan Misi Kepala Daerah.

1.5

Sist e matika Dokumen RKPD

Bagian ini menjabarkan

sistematika

penyusunan dokumen RKPD

beserta isinya .

2.

GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH

2.1

Kondisi Umum Kondisi Daerah

Bagian ini menjabarkan kondisi umum daerah yang terdiri dari:

(i) aspek geografi dan demografi, (ii) kesejahteraan masyarakat, (iii) pelayanan umum ,

dan (iv) daya saing daerah .

2.2

Evaluasi

Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD Sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD

Bagian ini menjelaskan hasil evaluasi pelaksanaan perencanaan daerah berupa program dan kegiatan, indikator kinerja program serta capaian kinerja RPJMD hingga tahun 2020 . Hal ini dilakukan untuk:

a)

Mengetahui tingkat

kema juan atas

target kinerja yang ditetapkan dalam

RPJMD

Kabupaten Kutai Timur.

b)

Mengetahui realisasi capaian program dan kegiatan sampai tahun berjalan (tahun 2020 ) .

1 - 12

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2.3

Permasalahan Pembangunan Daerah

Bagian ini menjabarkan identifikasi

dan analisis permasalahan pembangunan daerah meliputi :

a)

Permasalahan yang terkait

dengan prioritas dan sasaran pembangunan daerah .

b)

P ermasalahan yang terkait dengan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah .

3.

K ERANGKA EKONOMI DAERAH DAN KEUANGAN DAERAH

Bagian ini menjabarkan kondisi ekonomi tahun lalu (2020 ) dan

perkiraan tahun berjalan

(20 21

dan 202 2 ) , mencakup: a) Indikator Pertumbuhan E konomi Daerah; b) Sumber - sumber

Pendapatan dengan perincian, sumber pendapatan tahun lalu dan satu tahun sebelumnya, tahun berjalan, tahun rencana dan satu tahun setelah tahun rencana sebagai prakiraan maju pendapatan; dan c) Kebijakan Pemerintah Daerah yang diperlukan dalam Pembangunan Perekonomian Daerah meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah, yang dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

3.1

Arah Kebijakan Ekonomi Daerah

Bagian ini menjabarkan a rah kebij akan ekonomi makro daerah ,

meliputi:

a)

Asumsi indikator makro ekonomi daerah .

b)

Kesesuaian

asumsi butir ( a )

dengan berbagai isu lingkungan eksternal

serta

tujuan dan sasaran pembangunan daerah tahun 202 2 .

3.2

Arah Kebijakan Keuangan Daerah

Bagian ini berisi terkait dengan

kebijaka n yang akan dilaksanakan

oleh pemerintah daerah Kabupaten Kutai Timur sesuai dengan pendapatan, pembiayaan serta belanja daerah .

3.2.1

Arah Kebijakan Pendapatan Daerah

Bagian ini berisi paparan terkait dengan

analisis

dan

perkiraan

sumber - sumber

pendapatan

daerah

berdasarkan

realisasi

tahun - tahun

sebelumnya, yang mencakup

Pendapatan

Asli Daerah, Dana Perimbangan ,

dan Lain - lain Pendapatan Yang Sah.

Arah

kebijakan

pendapatan

daerah

meliputi :

a)

Kebijakan

perencanaan

pendapatan

daerah; b) Uraian

arah

kebijakan

berkaitan

dengan target pendapatan

1 - 13

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

daerah ;

dan c)

Upaya - upaya

pemerintah

Kabupaten

Kutai

Timur

dalam

mencapai target.

3.2.2

Arah Kebijakan Belanja Daerah

Bagian ini menjabarkan kebijakan dan pengelolaan Belanja (Belanja

Langsung

maupun

Belanja

Tidak

Langsung) dalam APBD.

3.2.3

Arah Kebijakan Pembiayaan Daerah

Bagian ini berisi tentang

kebijakan

pene rimaan

dan

pengeluaran

pembiayaan

daerah.

Kebijakan yang akan

dilakukan

terkait

dengan

kondisi

keuangan

daerah,

baik dalam kondisi d efisit

maupun dalam

kondisi s urplus a nggaran.

4.

SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH

Bagian ini berisi tentang

program prioritas dan sasaran pembangunan daerah berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tahun lalu dan capaian kinerja yang direncanakan dalam RPJMD

2021 - 202 6 .

4.1

Tujuan dan Sasaran Pembangunan

Bagian ini m enj abarkan tujuan dan sasaran pembangunan tahun 202 2

serta keterkaitannya dengan visi/misi Kepala Daerah Kabupaten.

4.2

Prioritas

dan Sasaran Pembangunan Tahun 202 2

Bagian ini menjabarkan prioritas pembangunan daerah tahun 202 2

dan kaitannya dengan program pembangunan

jangka menengah

daerah (RPJMD) .

5.

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN

DAERAH

Bagian ini berisi tentang

rencana program dan kegiatan prioritas daerah yang disusun berdasarkan evaluasi pembangunan tahunan, kedudukan tahun rencana (RKPD) dan capaian kinerja yang direncanakan dalam RPJMD.

6.

KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

Bagian ini berisi tentang

penetapan indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk memberi panduan dalam pencapaian kinerja tahunan yang ditetapkan menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) maupun Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada akhir tahun perencanaan.

1 - 14

BAB I Pendahuluan

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

7.

PENUTUP

Bagian i ni berisi tentang

arahan Kepala Daerah bagi OPD

dalam rangka menyusun dokumen Ren cana Kerja Organisasi P erangkat D aerah , meliputi: a) Prinsip - prinsip penyusunan dan pelaksanaan Renja P erangkat D aerah

untuk mencapai tujuan - tujuan pembangunan daerah dalam RKPD ; b)

Keterpaduan dan sinkronisasi penyusunan program dan kegiatan di dalam dan di antara P erangkat D aerah

dengan memperhatikan peran/tanggung jawab/tugas P erangkat D aerah ; c) Keterpaduan dan sinkro nisasi program dan kegiatan dilakukan melalui Musrenbang, forum diskusi, dan for um - forum konsultasi publik; d) Peranan masyarakat dan dunia usaha dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kebija kan, program, dan kegiatan RKPD; e) Penegasan RK PD sebagai acuan penyu sunan Kebijakan Publik dan APBD; dan f) Penegasan tentang kewajiban

pemerintah daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan program /

kegiatan RKPD .

2 - 1

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

BAB 2

GAMBARAN UMUM KONDISI

DAERAH

Bab ini akan memaparkan beberapa gambaran umum kondisi daerah di Kabupaten Kutai Timur, diantaranya, (i) Kondisi Umum Daerah; dan (ii) Evaluasi Pelaksanaan Program Pembangunan di Kabupaten Kutai Timur. Situasi atau gambaran u mum daerah diharapkan dapat memberikan arah kebijakan dan strategi serta program yang disusun akan sesuai dengan yang diharapkan.

2.1

Kondisi Umum Daerah

Kondisi umum daerah menyajikan beberapa aspek berikut, yaitu (i) aspek geografi, (ii) demografi, dan (iii)

indikator capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan dalam pembangunan di Kabupaten Kutai Timur tahun 2020 - 2021. Indikator capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan antara lain adalah: (a) aspek kesejahteraan masyar akat; (b) aspek pelayanan umum; dan

(c) aspek daya saing daerah. Proses perumusan dan perencanaan pembangunan daerah membutuhkan gambaran kondisi umum daerah. Berikut merupakan aspek - aspek yang menggambarkan kondisi daerah Kabupaten Kutai Timur.

2.1.1

Aspek Geog rafi dan Demografi

Kondisi geografi

wilayah Kabupaten Kutai Timur mencakup: lokasi wilayah, kemiringan wilayah (topografi), kondisi tanah dan kandungan sumber daya alam. Kabupaten Kutai Timur memiliki keadaan topografi yang bervariasi, mulai dari daerah dataran seluas 536.20 0 ha, lereng ber gelombang (1,42 juta ha), hingga pegunungan (1,6 juta ha). Kondisi topografi ini cukup rentan terhadap bencana alam. Di sisi yang lain, potensi batu bara Kutai Timur diprediksikan mencapai 5,35 miliar ton. Aspek demografi mencakup informasi

tentang perubah an jumlah dan komposisi penduduk secara keseluruhan atau kelompok dalam waktu tertentu; disajikan dalam aspek demografi.

2.1.1.1

Karakteristik Lokasi dan Wilayah

Karakteristik lokasi dan wilayah Kabupaten Kutai Timur dapat ditinjau dari beberapa aspek:

2 - 2

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

1.

Luas dan

Batas Wilayah Administrasi

Kabupaten Kutai Timur yang terdiri dari 18 kecamatan dengan 13 9

desa dan 2 kelurahan. Batas wilayah Kabupaten Kutai Timur secara administratif sebagai berikut:

Arah/

Sebelah

:

Batas Wilayah

Utara

:

Berbatasan dengan Kabupaten B erau . Beberapa Kecamatan di Kabupaten Berau yang berbatasan langsung dnegan Kab. Kutai Timur adalah Kecamatan: Kelay, Tabalar, Biatan, Talisayan ,

Batu Putih dan Biduk - Biduk

.

Timur

:

Berbatasan dengan Selat Makasar ; Kota Bontang (Kecamatan Bontang Utara);

dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kecamatan Marang Kayu)

Selatan

:

Berbatasan dengan Kutai Kartanegara dan

Kota Bontang

Barat

:

Berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara

(Kecamatan Kembang Janggut dan Kecamatan Tabang)

serta Kabupaten Malinau .

Pe ta Kabupaten Kutai Timur disajikan dalam gambar di bawah ini.

Sumber: Bappeda Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Gambar 2. 1

Peta Kabupaten Kutai Timur

Kabupaten Kutai Timur mempunyai luas wilayah sebesar 35.747,50 km². Lu as ini sekitar 28,1

persen dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Timur

yaitu 127.267,52

km²

. Luas wilayah per kecamatan dari Kabupaten Kutai Timur disajikan dalam Tabel 2.1 berikut ini.

2 - 3

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 1

Luas Wilayah Kecamatan dan Jumla h Desa/Kelurahan

di Kabupaten Kutai Timur

Kecamatan

Banyaknya

Luas

Desa

Kelurahan

Km 2

%

Muara Ancalong

9

2.739,30

7,66

Busang

6

3.721,62

10,41

Long Mesangat

7

526,98

1,47

Muara Wahau

10

5.724,32

16,01

Telen

8

3.129,61

8,75

Kongbeng

7

581,27

1 ,63

Muara Bengkal

7

1.522,80

4,26

Batu Ampar

7

204,5

0,57

Sangatta Utara

3

1

1.262,59

3,53

Bengalon

11

3.196,24

8,94

Teluk Pandan

6

831

2,32

Rantau Pulung

3

1.660,85

4,65

Sangatta Selatan

9

1

143,82

0,4

Kaliorang

15

3.322,58

9,3

Sangkulirang

7

438,91

1,23

Sandaran

9

3.419,30

9,57

Kaubun

8

257,45

0,72

Karangan

7

3.064,36

8,57

Total

139

2

35.747,50

100,00

Sumber: BAPPEDA Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Kabupaten Kutai Timur mengalami 2 (dua) kali pemekaran kecamatan. Semula kabupaten

ini terdiri dari 5 (lima) kecamatan; dimekarkan menjadi 11 (sebelas) kecamatan (Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 16 Tahun 1999); dan dimekarkan la gi menjadi 18 (delapan belas) kecamatan (Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 12 Tahu n 2005). Rata - rata luas kecamatan dan jumlah desa tidak merata. Kecamatan Sangkulirang dengan luas 438,91 (1,25 persen) memiliki 15 (lima belas) desa; sebalikny a Kecamatan Muara Wahau seluas 5.724, 32 (16,01 persen) hanya memiliki 10 (sepuluh) desa.

2.

Le tak dan Kondisi Geografis

Kabupaten Kutai Timur secara astronomis terletak pada koordinat 115°58’37” Bujur Barat sampai 118°59’31.37” Bujur Timur dan 1°50’42” Lintang Utara sampai 0°0’32” Lintang Selatan. Letak geografis ini memberi banyak potensi strategi s bagi Kabupaten Kutai Tim ur, khususnya dalam berinteraksi dengan dunia luar. Demi mendukungnya Kabupaten Kutai Timur dalam berinteraksi wilayah dengan wilayah luar,

2 - 4

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

baik dalam skala nasional maupun internasional dibutuhkan pembangunan fasilitas transporta si yang memadai .

Potensi posisi strategis tersebut terlihat dari posisinya yang dikaitkan dengan wilayah lebih luas adalah sebagai berikut:

a)

Kabupaten Kutai Timur berada pada jalur regional lintas Trans Kalimantan. Jalur ini menghubungkan jalur Tarakan (Ko ta Orde II) -

Tanjung Redeb

ke Samarinda (Kota Orde I -

Ibu Kota Provinsi) -

Balikpapan (Kota Orde I) -

Kabupaten Penajam Pasir Utara - Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Keberadaan jalur regional Trans Kalimantan ini akan menunjang ke lancaran distribusi barang

dan jasa dari dan kedalam Kabupaten Kutai Timur. Kelancaran distribusi barang dan jasa akan memicu aktivitas ekonomi, yaitu peningkatan produksi dan konsumsi.

b)

Wilayah perairan Kabupaten Kutai Timur memiliki garis pantai sepanjan g 152 km. Wilayah perairan

ini berbatasan dengan Selat Makasar dan Laut Sulawesi.

B agian Laut Kalimantan Timur merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Hal ini yang menyebabkan posisi Kutai Timur menjadi posisi strategis ; karena berad a pada jalur transportasi laut internasional.

Posisi strategis yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur merupakan tantangan sekaligus peluang. Peluang dari posisi strategis ini harus dimanfaatkan dengan baik. Posisi strategis harus menjadi pendorong dalam upaya

meningkatkan laju pertumb uhan perekonomian daerah .

3.

Topografi

Luas wilayah daratan di Kabupaten Kutai Timur adalah 3.173.519 ha. Luas perairan darat adalah 16.130 ha; perairan laut dengan jarak 0 - 4 mill adalah 2.641 ha. Total wilayah darat adalah 3.189.649

ha. Ibukota Kabupaten Kutai Timur yaitu Sangatta Utara berjar ak sekitar 176 km dari Kota Samarinda sebagai ibu kota Provinsi. Variasi ketinggian dan luas wilayah daratan dari permukaan laut sebagai berikut: (i). 0 - 7M seluas 74.492 ha; (ii). 7 - 25M seluas 1 63.342 ha; (iii). 25 - 100M seluas 658.394 ha; (iv). 100 - 500M s eluas 593.218 ha; (v). 500 - 1.000M seluas 135.389 ha; dan lebih dari 1.000M seluas 59.927 ha.

2 - 5

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Luas wilayah daratan menurut kemiringan lereng, dibedakan sebagai berikut: (i) 0 - 2% seluas 151.165 ha; (ii) 2 - 15% seluas 197.965 ha; (iii) 15 - 40% seluas 1.212.195 ha; dan (iv) kemiringan diatas 40% seluas 1.612.195 ha. Menurut jenis penggunaanya, luas daratan Kabupaten Kutai Timur dibedakan sebagai berikut. Pemukiman dan pekarangan seluas 9.283 ha; huta n seluas 1.279.022 ha; pertanian seluas 465.267 ha; pe rtambangan seluas 26.763 ha; lainnya seluas 1.394.572 ha. Secara rata - rata wilayah memiliki luas lereng di atas 40 persen. Kondisi ini tersebar di seluruh wilayah, khususnya terkonsentrasi di bagian bar at laut. Di bagian wilayah ini, rata - rata ketinggian l ebih 500 meter di atas permukaan laut. Karakteristik topografi seperti ini termasuk dalam kategori lahan kritis. Hal ini disebabkan oleh karena area - area ini berpotensi mengalami degradasi lingkungan be rupa erosi tanah.

Sumber: Komara dkk., 2019

Gambar

2.2

Kelas Lereng Wilayah Daratan di Kabupaten Kutai Timur

Sebagian wilayah Kabupaten Kutai memiliki lereng di bawah 15 persen. Wilayah dengan lereng seperti ini merupakan kawasan yang relatif datar dan landai. Kawasan ini terdapat di Kecamatan Sangatta , Muara Bengkal, Muara Ancalong dan sebagian Muara Wahau dan Sangkulirang. Hal ini disajikan dalam Gambar 2.2. Di sisi yang lain, sebagian wilayah Muara Wahau dan Muara Ancalong merupakan daerah pegunun gan kapur. Di sisi lain, wilayah daerah pegunungan dan

perbukitan mempunyai areal paling luas yaitu 1.608.915 ha dan 1.429.922,25 ha.

2 - 6

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Bila dirinci lebih lanjut, kondisi tofografi daratan Kabupaten Kutai Timur disajikan dalam Tabel di bawah ini.

Tabel 2.2

Kondisi Topografi Daratan Kabupaten Kutai Timur

Sistem Lahan

Deskripsi Umum

Kemiringan (derajat)

Luas (ha)

Bakunan

Lembah - lembah kecil diantara perbukitan

< 2

15.717

Gambut

Rawa - rawa gambut yang dalam dengan permukaan umumnya lengkung

< 2

31.199

Kajapa h

Dataran lumpur didaerah pasang surut dibawah bakau dan nipah

< 2

25.84

Klaru

Dataran banjir yang selalu tergenang

< 2

16.831

Sebangau

Jalur kelokan sungai - sungai besar dengan tanggul yang lebar

< 2

14.161

Kahayan

Dataran pantai/sungai yang tergabung

2

s/d 8

19.097

Kapor

Dataran karst yang berombak mengandung karst kecil - kecil

2 s/d 8

30.394

Lawangguang

Dataran batuan berombak hingga bergelombang

2 s/d 8

434.835

Pakau

Teras - teras berpasir berombak

2 s/d 8

188.834

Sungai Medang

Dataran vulkanik berge lombang

9 s/d 15

1.778

Gunung Baju

Dataran karst berbukit kecil

16 s/d 25

111.691

Teweh

Dataran batuan endapan berbukit kecil

16 s/d 25

809.91

Beriwit

Kuesta - kuesta bergunung batupasir dengan arah lereng tertoreh

26 s/d 40

35.058

Tewai Baru

Dataran buk it kecil dengan punggung terjal sejajar

26 s/d 40

95.545

Maput

Perbukitan batuan bukan endapan yang tidak simetris

41 s/d 60

530.667

Mantalat

Kelompok punggung panjang batuan endapan, dengan arah lereng

41 s/d 60

3.194

Pendereh

Pegunungan batuan endapan

yang tidak teratur

41 s/d 60

738.127

Bukit Pandan

Kelompok punggung gunung batuan bukan endapan

> 60

32.027

Batu Ajan

Gunung - gunung apitertoreh dengan pola drainase radial

> 60

2.604

Lohai

Kelompok punggung gunung yang panjang dan sempit

> 60

39.891

O kki

Punggung - punggung dan gunung karst yang curam

> 60

117.519

Sumber: Profil Kabupaten Kutai Timur 2016

Kabupaten Kutai Timur memiliki gunung sebanyak 9 buah. Gunung yang tertinggi adalah G unung M enyapa, dengan ketinggian mencapai 2000 m. Selain pegunun gan dan perbuki t an, wilayah ini juga memiliki dataran/landai seluas 536.212,5 ha yang terdiri dari daratan,

rawa dan perairan umum (sungai dan danau). Daerah Aliran Sungai (DAS)

2 - 7

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

terdapat di seluruh kecamatan, sedangkan danau hanya ada di Kecamatan Muara Be ngkal yaitu D anau Ngayau dengan luas 1.900 Ha dan Danau Karang dengan luas 750 ha. Wilayah pantai berada di

sebelah timur kabupaten, yang mempunyai ketinggian antara 0 - 7M di atas permukaan laut. Kawasan pantai yang memiliki potensi wisata bahari adalah Pan tai Teluk Lombok dan Pantai Sekerat.

4.

Geologi

Jenis tanah di wilayah daratan Kabupaten Kutai Timur didominasi oleh tanah podsolik merah kuning, latosol dan litosol. Jenis tanah lainnya adalah aluvial, organosol, latosol, podsol, dan padsolik merah kuning de ngan tingkat kesuburan yang rendah.

Secara geologi Kabupaten Kutai Timur hampir sebagian besar did ominasi oleh Formasi Pemaluan yang tersebar di bagian tengah dan timur serta alluvium

yang tersebar di sepanjang pantai. Terdapat pula kandungan batuan endapa n tersier dan batuan endapan kwarter. Formasi batuan endapan terutama terdiri dari batuan kwarsa d an batuan liat. Berdasarkan aspek geologi, wilayah daratan Kabupaten Kutai Timur tersusun dari 21 jenis formasi. Dilihat dari formasinya, Maau formation dan T elen formation

yang paling luas; disusul oleh Aluvial, Balikpapan formation , Manumbar formation, d an Y o un g

V o l ca n i c

R o cks

dengan kisaran luas antara 200 - 300 ha.

Tabel 2.3 di bawah ini menyajikan tabulasi formasi Geologi wilayah di Kabupaten Kutai Timur.

T abel 2.3

Formasi Geologi Wilayah Kabupaten Kutai Timur

Formasi Geologi

Luas (Ha)

%

A l l u via l

D e po si ts

23 . 283 , 4 2

0 , 7 3

A lu via l

218 . 367 , 6 8

6 , 8 6

At a n

I n t ru siv es

4 . 888 , 4 5

0 , 1 5

B a l i kpap a n

Fo r m a t io n

240 . 241 , 5 4

7 , 5 5

B a tu

Ay a u

Fo r m a t io n

58 . 800 , 8 7

1 , 8 5

D o m a r i n g

Fo r m a t io n

62 . 419 , 9 5

1 , 9 6

G o l o k

Fo r m a t io n

140 . 430 , 9 3

4 , 4 1

H a l o q

S a n dst o n e

799 , 8 7

0 , 0 3

I n t r u siv e

R o ck

496 , 7 1

0 , 0 2

J ur assi c

Op h io l i te

17 . 786 , 3 0

0 , 5 6

K a mp un g baru

Fo r m a t io n

11 . 411 , 8 3

0 , 3 6

K a r a muan

Fo r m a t io n

4 . 899 , 3 2

0 , 1 5

K a r a n ga n

Fo r m a t io n

1 . 833 , 0 7

0 , 0 6

Ke d a n g o

Fo r m a t io n

2 . 016 , 5 8

0 , 0 6

Ke l a i

G r a n i te

23 . 538 , 2 3

0 , 7 4

Ke l in j a u

M e l a n g e

102 . 326 , 1 0

3 , 2 1

2 - 8

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Formasi Geologi

Luas (Ha)

%

Ku a r o

Fo r m a t io n

5 . 952 , 9 8

0 , 1 9

L a ke

D e po si ts

109 . 257 , 6 0

3 , 4 3

Le b a k

Fo r m a t io n

138 . 445 , 7 6

4 , 3 5

M aa u

Fo r m a t io n

597 . 022 , 5 1

18 , 7 6

M a lu wi

Fo r m a t io n

100 . 495 , 8 4

3 , 1 6

M a n g ku p a

Fo r m a t io n

115 . 555 , 2 3

3 , 6 3

M a nu m bar

Fo r m a t io n

213 . 354 , 4 0

6 , 7 0

M a r a h

Fo r m a t io n

144 . 374 , 1 6

4 , 5 4

Me n t a r a n g

Fo r m a t io n

180 . 902 , 0 7

5 , 6 8

Me r a h

Fo r m a t io n

14 . 640 , 3 9

0 , 4 6

Met u l a n g

Vol ca n i cs

19 . 324 , 0 9

0 , 6 1

P a l au ba l a n g

Fo r m a t io n

43 . 147 , 6 6

1 , 3 6

P a m a lu a n

Fo r m a t io n

132 . 670 , 2 3

4 , 1 7

S i n t a n g

I n t ru siv es

1 . 009 , 3 2

0 , 0 3

Tab a l a r

Fo r m a t io n

70 . 878 , 7 6

2 , 2 3

Tan j un g

Fo r m a t io n

594 , 7 3

0 , 0 2

T e l en

Fo r m a t io n

350 . 626 , 0 1

11 , 0 2

T e n d e hh a n tu

F o r m a t io n

10 . 271 , 7 8

0 , 3 2

Ujoh

Bi l a n g

Fo r m a t io n

2 . 905 , 3 6

0 , 0 9

W a h a u

Fo r m a t io n

17 . 649 , 1 1

0 , 5 5

Y o un g

V o l ca n i c

R o cks

287 , 2 5

0 , 0 1

Sumbe r :

Profil

K a b u p a t e n

Ku t a i

T i m ur

201 6

Kesuburan tanah ditentukan oleh banyak faktor. Semakin banyak faktor penghambat seperti kondisi lereng yang terjal, akan berdampak pada berkurangnya ketersediaan air. Kondisi ini juga mudah memicu terjadinya erosi. Hal ini menyebabkan kemampuan tan ah pada wilayah tersebut rendah. Wilayah daratan Kabupaten Kutai Timur didominasi oleh tanah jenis: podsolik merah kuning, latosol dan litosol. Jenis tanah lainnya adalah

aluvial, organosol, latosol, podsol, dan podsolik merah kuning. Tanah - tanah dalam jen is ini memiliki tingkat kesuburan yang rendah.

5.

Hidrologi

Untuk mendukung kondisi kesuburan tanah di Kabupaten Kutai Timur, dapat memanfaatkan w ilayah perairan yang berupa

laut/pantai, sungai dan danau. Daerah Aliran Sungai (DAS) terdapat di seluruh kecamatan. Sungai terpanjang adalah Sungai Kedang Kepala yang terletak di Kecamatan Muara Wahau, dengan panjang 319 km. Terdapat dua d anau yang terletak di

Kecamatan Mura Bengka l yaitu Danau Ngayau dengan luas 1.900 Ha dan Danau Karang

se luas 750 Ha. Tabel 2.4 di bawah ini menyajikan dua belas sungai yang terpanjang di Kabupaten Kutai Timur.

2 - 9

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2.4

Sungai Terpanjang di Kutai Timur

No.

Nama Sungai

Panjang (km)

1

Sungai Telen

334.00

2

Sungai Bengalon

235.50

3

Sungai Kelinjau

206.50

4

Sungai Wahau

187.50

5

Sungai Antan

176.50

6

Sungai Sangatta

159.50

7

Sungai Manubar

153.40

8

Sungai Senyiur

121.80

9

Sungai Marah

112.30

10

Sungai Karangan

110.30

11

Sungai Kedang Kepala

93.50

12

Sungai Pesah

82.90

Panjang Sungai (Total)

1.973,70

Sumber: Bappeda Kutai Timur, 202 1

Jumlah sungai dan panjang sungai cukup memadai di Kabupaten Kutai Timur. Keberadaan sungai ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan air khususnya untuk kebutuhan irigasi pertanian. Pada sisi timur Kabupaten Kutai Timur hampir seluruhnya berupa w ilayah pant ai .

Hamparan yang ada di sisi pantai

mempunyai ketinggian antara 0 - 7 m diatas permukaan laut. Kawasan pantai yang memilki potensi wisata bahari adalah P antai Teluk Lombok dan Pantai Sekerat. Selama ini, wilayah Pantai Teluk Lombok dimanfaatkan oleh masyara kat lokal sebagai media perairan marikultur, yaitu pengembangan komoditi perikanan seperti tambak ikan dan udang, budidaya rumput laut dan budidaya ikan

dalam Karamba Jaring Apung (KJA).

6.

Klimatologi

Kabupaten Kutai Timur berada di wilayah yang beriklim tro pis mempunyai musim yang hampir sama dengan wilayah Indonesia pada umumnya yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Kabupaten Kutai Timur memiliki suhu udara rata - rata 26°C dengan perbedaan suhu terendah dengan suhu tertinggi mencapai 5° sampai 7°C. Jumlah

curah hujan antara 2.000 hingga 4.000 mm/tahun, dengan jumlah hari hujan rata - rata adalah 130 hingga

150 hari/tahun.

2 - 10

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Sumber: BPS Kabupaten Kutai Tim ur, 2020

Gambar 2.3

Rata - rata Curah Hujan Menurut Bulan, tahun 2019

Gambar 2.3 menyajikan rata - rata curah hujan di Kabupaten Kutai Timur selama tahun 2019. Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Kutai Timur, Selama setahun curah hujan tertinggi terjadi pada

bulan Juni, Nopember dan Desember. Pada bulan - bulan lainnya, rata - rat a curah hujan di Kutai Timur adalah 154 - 279 mm.

Tabel 2.5

Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujan Bulan Januari, Juni dan Desember

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019

Kecamatan

Januari

Juni

Desember

HH (hari)

CH (mm)

HH (hari)

CH (mm)

HH (hari)

CH (mm)

Muara Ancalong

12

290

13

308

8

124

Muara Wahau

19

303

18

327

9

398

Muara Bengkal

11

233

12

3.716

13

230

Sangatta Utara

13

659

18

952

22

969

Sangkulirang

9

114

11

127

16

233

Busang

10

98

23

59

11

105

Telen

14

105

17

25

7

231

Kongbeng

10

404

9

325

4

108

Bengalon

11

165

16

92

13

142

Kaliorang

9

130

8

110

9

235

Sandaran

na

na

na

na

na

na

Sangatta Selatan

14

281

15

135

15

1.543

Teluk Pandan

8

247

7

175

7

231

Rantau Pulung

2

76

7

127

1 6

233

Kaubun

8

45

18

397

8

294

Karangan

6

63

13

124

10

340

Batu Ampar

10

293

13

154

9

278

Long Mesangat

15

336

14

323

10

257

Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2020

226 257 251 279 199 452 200 186 181 154 386 353

2 - 11

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2.5 menyajikan perbandingan hari hujan dan curah hujan pad a bulan Januari Juni, dan Desember. Jumlah HH di atas 10 (sepuluh) hari pada bulan Januari hanya ada di beberapa kecamatan, yaitu: (i) Muara Ancalong; (ii) Muara Wahau; (iii) Muara Bengkal; (iv) Sangatta Utara; (v) Telen; (vi) Bengalon; (vii) Sangatta Sel atan dan (viii) Long Mesangat. Pada bulan Juni jumlah HH relatif semakin lama dibanding bulan Januari. Hal ini terjadi di sebagian besar kecamatan, yaitu: (i) Muara Ancalong; (ii) Muara Bengkal; (iii) Sangatta Utara; (iv) Sangkulirang; (v) Busang; (vi) Tel en; (vii) Bengalon; (viii) Sandaran; (ix) Sangatta Selata n; (x) Rantau Pulung; (xi) Kaubun; (xii) Karangan; dan (xiii) Batu Ampar. Jumlah HH lebih dari 14 hari (dua minggu berturut - turut) terjadi di beberapa kecamatan pada bulan Desember; yaitu: (i) Sangat ta Utara; (ii) Sangatta Selatan; (iii) Rantau Pulung; dan

(iv) Sangkulirang. Variasi jumlah hari hujan (HH) dan curah hujan (CH) ini hendaknya digunakan untuk mendukung proses produksi dan produktivitas pertanian. Air merupakan salah satu komponen utama ke suburan tanah sehingga kondisi curah hujan perlu diperhat ikan dan disesuaikan dengan pola musim tanam di sektor pertanian. Semakin tinggi curah hujan, semakin subur lahan pertanian di suatu daerah.

7.

Penggunaan Lahan

Penggunaan lahan di Kabupaten Kutai Timu r cukup bervariasi. Sebanyak 43,08

persen

merupakan kawasan hutan, meliputi Hutan Mangrove, Hutan Primer, Hutan Rawa, Hutan Sekunder dan Hutan Tanaman atau hutan produksi. Hutan Primer sebagian besar berada

pada daerah pegunungan yang tersebar pada bagian barat Kabupaten Kutai Timur, yaitu Kecama tan Muara Wahau, Telen, dan Busang. Kawasan tidak berhutan di Kabupaten Kutai Timur sebanyak 56,14

persen

yang didominasi oleh belukar dan belukar rawa. Luas wilayah masing - masing sebesar 37,65

persen dan 5,76

perse n .

Lahan pertanian sebanyak 9,28 persen atau sekitar 296.119,33 Ha meliputi perkebunan, sawah dan lahan pekarangan. Penggunaan lahan untuk perikanan masih menjadi minoritas meskipun mempunyai potensi yang sangat besar baik dari budidaya kolam maupun perai ran umum. Penggunaan lahan untuk kegiatan

lainnya adalah pertambangan batubara sebesar 0,70 persen atau sekitar 22.410,51 Ha.

2 - 12

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2.6

Penggunaan Lahan Menurut Kawasan di Kabupaten Kutai Timur

No

Kawasan

Luasan (Ha)

I

Kawasan Lindung

722.935,06

-

Hut an Lindung

397.098,56

-

Kawasan Resapan Air

9.646,38

-

Konservasi Mangrove

12.626,87

-

Kawasan Gambut

33.611,32

-

Karst

58.133,11

-

KSA/KPA

187.877,62

-

Hutan Kota

41,92

-

Taman Wisata Alam

33,88

-

Tubuh Air

23.865,39

II

Kawasan Budidaya

2.612.287,15

-

KBK

1.491.841,86

-

KBNK

1.120.445,29

III

Kawasan Budidaya Kehutanan

1.491.841,86

-

Hutan Produksi

668.924,10

-

Hutan Produksi/APL

21.809,49

-

Hutan Produksi/HPK

24.078,43

-

Hutan Produksi Konversi

61.739,10

-

H utan Produksi Konversi/APL

707.832,82

-

Hutan Produksi Terbatas/APL

468,32

-

Hutan Produksi Terbatas/HPK

5.449,35

IV

Kawasan Budidaya Non Kehutanan

1.120.445,29

-

Perkebunan

892.580,59

-

Permukiman Perkotaan

9.517,62

-

Permukiman Perdesaan

77.396,83

-

Kawasan Bukit Pelangi

280,25

-

Pertambangan

17.521,16

-

Pertanian Tanaman Pangan/Kaw. Food Estate

62.546,78

-

Kawasan Industri

4.942,02

-

Waduk/Bendungan

3.440,56

-

KIPI/Maloy

5.272,44

-

Kawasan Pelabuhan

120,94

-

Pelabu han Batubara

578,30

Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2020

2.1.1.2

Potensi Pengembangan Wilayah

Beberapa pusat kegiatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur dibagi dalam pengembangan Sub Satuan Wilayah Pengembangan (SSWP). Sistem perwilayahan ini

menggambarkan satuan wilayah kabupaten yang memiliki pusat di suatu kota kecamatan, dan dijadikan sebagai pus at kegiatan perwilayahan. Berikut merupakan SSWP di Kabupaten Kutai Timur:

a)

S S WP Pusat

meliputi Kecamatan Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Sangatt a Utara, Rantau Pulung dan Bengalon ;

2 - 13

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

b)

S S WP Timur

meliputi

Kecamatan Karangan, Kaubun, Kaliorang, Sangkulirang, dan Sandaran ;

c)

S S WP Utara

meliputi Kecamatan Kongbeng, Telen dan Muara Wahau;

d)

S S WP

Selatan

meliputi Kecamatan Batu Ampar, Busang, Long Mesangat, Mu ara Ancalong dan Muara Bengkal .

Tabel 2.6 menyajikan Potensi kawasan di 18 kecamatan Kabupaten Kutai Timur. Berikut merupakan potensi di masing - masing kawasan:

Tabel 2. 7

Potensi di setiap Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur

No

Kecamatan

Potensi

1.

Muara An calong

-

Tanaman pangan: padi ladang, jagung, ubi kayu

-

Buah - buahan: durian, jeruk, mangga, pisang

-

Perkebunan: kelapa sawit, kakao dan karet

-

Perikanan tangkap dan budidaya darat

-

Konservasi fauna: buaya supit dan bodas

2.

Busang

-

Tanaman pangan: padi ladang , jagung, ubi kayu

-

Buah - buahan: durian, pisang, jeruk

-

Perkebunan: kelapa sawit rakyat, kakao

-

Wisata budaya

-

Konservasi Fauna: Orangutan (Restorasi Habitat Orang Utan Indonesia)

-

Potensi bahan galian dan tambang: berupa emas dan besi

3.

Long Mesangat

-

Tan aman pangan: padi sawah, jagung, kacang tanah

-

Sayur mayur: kacang tanah, petsai/sawi putih, cabai

-

Budidaya perikanan darat

4.

Muara Wahau

-

Perkebunan:kelapa sawit, HPH

-

Pertambangan: batubara

-

Wisata Budaya dan Hutan Lindung Wehea

5.

Telen

-

Perkebunan: k elapa sawit, kakao dan karet

-

Teridentifikasi sebagai salah satu wilayah yang memiliki kandungan logam mulia berupa emas

6.

Kongbeng

-

Pertanian tanaman pangan: padi sawah

-

Perkebunan: kelapa, kakao, lada, karet, kelapa sawit

-

Peternakan: sapi, kerbau, aya m potong

-

Pariwisata: wisata budaya dan wisata geologi (Karst)

7.

Muara Bengkal

-

Pertanian tanaman pangan: padi ladang, ubi kayu, jagung, kedelai

-

Perkebunan: kelapa sawit, karet

-

Perikanan: tangkap dan budidaya

-

Pariwisata: danau gelumbang

8.

Batu Ampar

-

Perkebunan: kelapa sawit, karet dan lada

-

Peternakan: ayam kampung, kambing, itik

-

Perikanan: tangkap tradisional

-

Potensi HTI (Hutan Tanaman Industri) yang cukup luas untuk sentra produksi hutan.

2 - 14

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

No

Kecamatan

Potensi

9.

Sangatta Utara

-

Pertambangan: tambang batubara

-

Perdag angan dan jasa.

-

Kawasan wisata konservasi orang utan dan ekowisata

10.

Bengalon

-

Pertambangan: tambang batubara

-

Perkebunan: kelapa sawit, karet dan kakao

-

Perikanan: tangkap dan budidaya

-

Pariwisata: bahari dan geologi

11.

Teluk Pandan

-

Pertanian tan aman pangan: padi sawah dan genjah

-

Perikanan: budidaya tambak

-

Perkebunan: kakao

-

Buah - buahan: pisang

12.

Rantau Pulung

-

Pertanian tanaman pangan: padi ladang, jagung

-

Perkebunan: kelapa sawit

-

Peternakan: ayam potong dan itik

13.

Sangatta Selatan

-

Perta nian tanaman pangan: jagung

-

Peternakan: ayam, sapi, kambing

-

Perikanan: budidaya perikanan dan perikanan tangkap

-

Potensi wisata bahari dan ekowisata

14.

Kaliorang

-

Pertanian tanaman pangan: padi sawah, jagung

-

Sayur - mayur: cabai, sawi

-

Peternakan: sapi, ka mbing, ayam potong

-

Perkebunan: kelapa sawit, kakao, kelapa

-

Buah - buahan: pisang, jeruk

-

Pariwisata: bahari dan ekowisata

-

Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK)

-

Perikanan: tangkap dan bud idaya

-

Pertambangan: potensi galian besi, gips um dan pasir kuarsa

15.

Sangkulirang

-

Pertanian tanaman pangan: padi ladang

-

Perikanan: budidaya (darat dan laut)

-

Perkebunan: kelapa sawit dan karet

-

Peternakan: sapi, kerbau, itik, ayam

16.

Sandaran

-

Pertanian tanaman pangan: padi ladang, jagung

-

Perik anan: darat dan laut

-

Perkebunan: kelapa sawit, kelapa, kakao

-

Buah - buahan: durian, rambutam, jeruk, pisang

-

Pariwisata: bahari dan geologi (Karst)

17.

Kaubun

-

Pertanian tanaman pangan: padi sawah

-

Perkebunan: kelapa sawit, kopi, kakao, karet, lada

-

Sayur may ur: kacang, sawi, cabai

-

Peternakan besar: sapi, ayam potong, ayam petelor

18.

Karangan

-

Pertanian tanaman pangan: padi ladang

-

Perikanan darat

-

Wisata geologi (Karst)

-

Perkebunan kakao, sawit, pisang

-

Kehutanan dan hasil hutan

Sumber: B PS, Kecamatan Dala m Angka

Tahun 201 9 dan 2020

2 - 15

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Berikut beberapa potensi - potensi pengembangan kawasan - kawasan di Kabupaten Kutai Timur:

1.

Kawasan Pertanian Tanaman Pangan

Terdapat 2 kawasan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Kutai Timur yaitu kawasan budidaya tanaman pangan lahan basah dan

kawasan budidaya tanaman pangan

lahan kering. Kriteria kes esuaian lahan untuk kawasan budidaya tanaman pangan lahan kering adalah derajat kemiringan lahan, jenis tanah, kedalaman solum, tekstur tanah, dan tingkat erosi. Berdasarkan kriteria

tersebut, maka untuk kegiatan pertanian lahan kering berada di sebagian b esar wilayah Kabupaten Kutai Timur dan tersebar di seluruh kecamatan. Sedangkan kesesuaian lahan budidaya tanaman pangan lahan basah berada di sebagian kecil wilayah yang ada di Kabu paten Kutai Timur dengan luas yang cukup signifikan, terutama di kecamatan

Muara Bengkal dan Muara Ancalong.

Hasil produksi tanaman pangan di Kutai Timur, berpotensi dapat memenuhi permintaan di dalam negeri, terutama lokal kabupaten dan Provinsi Kalimant an Timur. Berdasarkan peluang dan pesaing dalam pasokan hasil produksi per tanian tanaman pangan, terutama komoditas unggulan kedelai dan jagung dapat berperan serta dalam

pemenuhan kebutuhan dalam lingkup nasional.

Seti a p tahun, lahan pertanian khususnya l ahan sawah mengalami penyusutan luasan akibat dari adanya alih fungsi laha n. Hal tersebut apabila dibiarkan dan tidak dilakukan upaya pencegahan alih fungsi, akan menjadi ancaman (hambatan) pembangunan sektor pertanian di masa yang akan datang. Dampak dari

alih fungsi lahan berupa berkurangnya jumlah produksi dan produktivitas p adi yang berpotensi mengakibatkan hambatan dalam mewujudkan swasembada pangan. Beberapa usaha yang bisa dilakukan salah satunya adalah mengembangkan area pertanian tanaman pangan den gan menyusun strategi pengelolaan sumberdaya lahan pertanian secara berkel anjutan dan pencegahan berkurangnya lahan sawah produktif, terutama untuk lahan beririgasi teknis yang sudah dikembangkan dan lahan produktif lainnya.

Budidaya pertanian lahan basah

dan food estate merupakan lahan sawah (baik yang beririgasi teknis, seten gah teknis, maupun irigasi perdesaan) yang telah diusahakan secara intensif. Kawasan lahan pertanian diharapkan dapat tetap dipertahankan dalam rangka ketahanan pangan dan ketahanan budaya. Kawasan budidaya pertanian lahan basah di

2 - 16

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

wilayah perencanaan memi liki beberapa tujuan salah satunya adalah diarahkan menjadi kawasan penyangga ( buffer zone ) untuk menjaga kualitas lingkungan dalam bentuk ruang terbuka hijau.

Area budidaya pertani an lahan basah yang telah dialiri oleh jaringan irigasi merupakan kawasan yang tetap dipertahankan dengan meminimalisir alih fungsi. Lahan food estate adalah area lahan pertanian pangan berkelanjutan dicadangkan di 4 (empat) kecamatan yaitu Busang, Karanga n, Muara Ancalong dan Sandaran dengan luas 63.202,78 ha. Lahan per tanian pangan direncanakan seluas lebih kurang 107.755,37 ha yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Timur. Lahan tersebut merupakan lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya tana man pangan semusim dan atau tanaman tahunan yang dicirikan pengelo laannya relatif tidak memerlukan air irigasi. Pemanfaatan pertanian lahan kering adalah untuk tegalan, tanaman sayur mayur (hortikultura), dan kebun campuran. Pertanian lahan kering yang tid ak intensif merupakan cadangan pengembangan kawasan perkotaan .

2.

Kawasan

Perkebunan

Pembangunan perkebunan di Kabupaten Kutai Timur mengalami pertumbuhan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan peningkatan luas areal, pro duksi dan produktivitas. Komoditas yang banyak dikembangkan dal am perkebunan rakyat antara lain kakao, karet, lada, dan kelapa sawit.

Area perkebunan di Kabupaten Kutai Timur berada pada 16 (enam belas) kecamatan yaitu Kecamatan Sangatta Utara, Rantau Pulu ng, Bengalon, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat, Bus ang, Muara Wahau, Kongbeng, Telen, Batu Ampar, Kaliorang, Sangkulirang, Kaubun, Karangan dan Sandaran.

Kawasan perkebunan yang dekat dengan pusat - pusat kegiatan dan merupakan potensi pengembang an kawasan perkotaan. Kebijakan pengelolaan kawasan perkebunan meliputi: a) Pengembangan kegiatan lahan perkebunan diupayakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman yang ada; b) Pemanfaatan lahan perkebunan untuk sistem tumpang sari dengan kegiatan budid aya pertanian lahan kering; c) Pemilihan jenis komoditi unggula n sesuai dengan potensi lahan; dan d) Pengembangan lahan perkebunan pada lahan - lahan yang memiliki kesesuaian lahan sebagai lahan perkebunan melalui intensifikasi dan pemilihan teknologi tepat guna.

2 - 17

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Salah satu strategi pembangunan berkelanjutan yang dilaku kan Provinsi Kalimantan Timur pada subsektor pertanian adalah melalui pengembangan perkebunan kelapa sawit. Subsektor ini dinilai memiliki benefit yang cukup besar

tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi daerah , namun juga

pemecahan masalah pengangguran, kemi skinan dan peningkatan pembangunan daerah .

Di Kabupaten Kutai Timur sendiri

luas perkebunan kelapa sawit terus mengalami perluasan dari

450.635,31

ha di tahun 2016 menjadi 459.526,27

ha di tahu n 2020. Perkembangan yang pesat pada perkebunan kelapa sawit di

Kabupaten Kutai Timur, juga diikuti berkembangnya industri hasil perkebunan kelapa sawit berupa pabrik pengolahan Crude Palm Oil

(CPO) di beberapa kecamatan yang menjadi sentra pengembangan pe rkebunan kelapa sawit. Dengan demikian

program

pengembangan kelapa sawit di Kabupaten Kutai Timur perlu terus dilakukan.

Permasalahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia secara umum berkaita n dengan

citra negatif kelapa sawit yang dianggap tidak mengikut i kaidah - kaidah pelestarian lingkungan . Oleh karena itu, pemangku kepentingan ( stakeholders ) di subsektor kelapa sawit menerapkan prinsip dan kriteria Indonesia Sustainable Palm Oil

(ISPO). Pr ogram ini merupakan sertifikasi yang akan diwajibkan bagi seluru h perkebunan kelapa sawit di Indonesia , dengan tujuan untuk meningkatkan citra perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sebelumnya selalu mendapatkan kritik dari Lembaga Swasembada Masyarakat

karena merusak lingkungan .

Ketentuan ISPO sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Dengan demikian, program pembangunan dan pengembangan perkebunan kelapa s awit di Kabupaten Kutai Timur hendaknya akan terus dilakukan den gan menerapkan prinsip - prinsip pembangunan berkelanjutan dengan menerapkan keseimbangan faktor ekonomi, ekologi dan sosial, mengacu pada peraturan menteri pertanian tersebut.

3.

Kawasan Peternaka n

Produksi peternakan di Kabupaten Kutai Timur menghasilkan: pet ernakan kecil (unggas) maupun peternakan besar (kambing, sapi, dan lain lain). Beberapa wilayah perencanaan terdapat usaha kegiatan peternakan dalam skala kecil terutama peternakan ayam. Kebij akan pengelolaan kawasan budidaya peternakan diarahkan untuk: a)

2 - 18

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) petani ternak; b) Peningkatan teknologi, produktivitas, dan kualitas ternak; c) Pengendalian limbah peternakan agar tidak mengganggu lingkungan

permukiman dan sumber air; serta d) Pengembangan sinergi antara

kegiatan peternakan dan usaha pertanian lainnya .

4.

Kawasan Perikanan

Kawasan perikanan tangkap merupakan kawasan untuk kegiatan memperoleh ikan di perairan yang tidak dalam keadaan dibudidayaka n dengan alat atau cara apapun. Kegiatan ini juga termasuk mempe roleh ikan menggunakan kapal untuk memuat, mengangkut, menyimpan, mendinginkan, menangani, mengolah, dan atau mengawetkannya. Kawasan pengembangan perikanan tangkap di Kabupaten Kutai Timur di arahkan dan dibagi dalam tiga jalur dengan klasifikasi area dan peralatan.

Kawasan perikanan budidaya sendiri merupakan kawasan yang diperuntukkan bagi kegiatan memelihara, membesarkan, dan atau membiakkan ikan seta memanen hasilnya dalam lingkungan terkon trol. Kegiatan ini juga termasuk menggunakan kapal untuk memuat,

mengangkut, menyimpan, mendinginkan, menangani, mengolah, dan atau mengawetkannya. Penetapan kawasan perikanan budidaya memiliki beberapa kriteria antara lain: a) Perairan laut pasang surut y ang terlindung pasir, kerakal dan atau berbatu; b) Perairan laut

yang semi terlindung dan atau perairan yang terlindung dari aksi gelombang ekstrim; c) Di luar kawasan pelabuhan dan atau jalur pelayaran; d) Salinitas air relatif konstan dalam kisaran norma l air laut; e) Aksesibilitas kawasan mudah dicapai, dekat pemuki man masyarakat pesisir dan tidak dalam pengaruh oeh air limbah; f) Perairan laut di luar zona inti kawasan perlindungan; g) Perairan laut di luar areal terumbu karang dan Padang Lamun; serta h ) Kualitas air memenuhi baku mutu air laut untuk budidaya ikan. Kawasan budidaya laut yang direncanakan dikembangkan berada di perairan laut Kecamatan Sangatta Selatan berupa budidaya perikanan tangkap laut dan budidaya rumput laut.

5.

Kawasan Pertambangan

Kawasan pertambangan yang ada saat ini sangat dimungkinkan menjadi

kawasan lindung di masa yang akan datang. Hal tersebut menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mempertahankan kawasan lindung yang ada. Oleh karena itu upaya rehabilitasi dan r evitalisasi kawasan bekas pertambangan menjadi keharusan agar tida k

2 - 19

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

terjadi kerusakan ekologis yang serius dan berdampak fatal dikemudian hari.

Hasil produksi sektor pertambangan memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian regional Kutai Timur. Produksi tambang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan lokal, n asional dan internasional diharapkan mampu menjadi penggerak utama ( prime mover ) perekonomian Kabupaten Kutai Timur. Namun peruntukan kawasan pertambangan dalam rencana tata ruang kabupaten tahun 2015 - 2035 berdasarkan ijin konsesi pertambangan sebagai kawa san tambang sebagian besar masih dalam proses Feasibility Study

yang lebih lanjut untuk kesesuaian lahannya. Ijin konsesi kawasan yang memiliki potensi pertambangan di Kabupaten Kutai Timur memiliki luas sebesar lebih kurang 1.602.653 Ha.

6.

Kawasan Pariwisat a

Pariwisata merupakan salah satu sektor potensial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dapat memberikan multiplier effect

bagi sektor - sektor terkait, seperti pertanian (bun ga, buah, perikanan), industri kerajinan, perdagangan (misalnya ru mah makan), dan jasa (penginapan, pemandu wisata, transportasi, dan sebagainya). Berkembangnya sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, terutama yang tin ggal di sekitar kawasan wisata.

Kabupaten Kutai Timur memiliki beb erapa kekayaan alam (hutan, pantai, goa) yang merupakan aset berharga dan potensial untuk dikembangkan. Kondisi alam Kabupaten Kutai Timur menawarkan berbagai produk wisata yang dapat dikemb angkan, antara lain Geowisata (lokasi Karst Sangkulirang - Gua Penga dan), Wisata Pantai (beberapa lokasi yang berada di zona Sangatta), Wisata Bahari (pulau Birah - Birahan), Ekowisata (berbagai lokasi di Taman Nasional Kutai), Wisata Budaya Tradisional (desa tempat suku Dayak Wehea bermukim), Wisata Pendidikan dan Penelitia n (Gua Pengadan, Desa Adat, Penelitian Orang Utan di Mentoko). Keunggulan daya tarik wisata antara lain lukisan - lukisan berupa gambar, perhiasan, peralatan, patung bahkan guci - guci China dan

hewan yang ditemukan pada lokasi gua di Kawasan Pengadan. Gua ter sebut sejauh ini merupakan satu - satunya gua alami di Indonesia yang memiliki peninggalan pra sejarah.

Kegiatan yang dikembangkan untuk mendukung kegiatan pariwisata adalah: a) Peningkatan pr ogram sadar wisata kepada masyarakat melalui penerangan dan penyul uhan; serta b) Peningkatan promosi obyek wisata, penataan dan pengembangan

2 - 20

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

terhadap obyek - obyek wisata sehingga lebih representatif .

7.

Kawasan Pemukiman

Kabupaten Kutai Timur memiliki kawasan permukiman perdesaan dan kawasan perukiman perkotaan. Kebijakan pe ngembangan permukiman pedesaan dilakukan dengan menciptakan beberapa sentra produksi yang prospektif dalam penyerapan tenaga kerja untuk meningkatkan pendapatan. Oleh karena itu perlu dicipt akan keterhubungan antara sentra produksi dengan pusat pemasaranny a sehingga dapat saling menunjang sistem perwilayahan. Kawasan permukiman pedesaan di Kabupaten Kutai Timur direncanakan lebih kurang 70.588,63 ha yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabup aten Kutai Timur .

Ka wasan permukiman perkotaan terletak di 3 (ti ga) Kecamatan antara lain: Kecamatan Sangatta Utara , Sangatta Selatan, dan Kaliorang. Kecamatan Sangatta Utara

sebagai pusat kegiatan wilayah dan sentra pemerintahan dengan tingkat pertumbuh an penduduk yang cukup besar. Kecamatan Sangatta Selatan juga meru pakan bagian dari pusat kegiatan wilayah

dan

areal Taman Nasional Kutai

(TNK) . Permukiman perkotaan lainnya yang direncanakan di Kabupaten Kutai Timur berada di Kecamatan Kaliorang sebagai p erwujudan dari konsep Kota Terpadu Mandiri (KTM), yang dialokasika n seluas lebih kurang 126,04 ha.

2.1.1.3

Wilayah Rawan Bencana

Berikut adalah h asil identifikasi kawasan rawan bencana di Kabupaten Kutai Timur :

1)

Kawasan Rawan Bencana Banjir

Kawasan rawan bencana banjir merupakan wilayah yang secara rutin mengalami genangan ai r lebih dari enam jam pada saat musim hujan. Sebagian wilayah permukiman di Kutai Timur telah mengalami kondisi kebanjiran selama musim - musim penghujan, yaitu November - Ma ret (BPS Kabupaten Kutai, 2020). Beberapa tahun terakhir, kondisi genangan tercatat hi ngga 6 (enam) jam. Kondisi tersebut bila menjangkau wilayah pemukiman, secara tidak langsung akan berdampak pada kesehatan penduduk dalam jangka panjang. Oleh karena itu,

pencegahan dan pengendalian banjir harus dipersiapkan dengan baik agar wilayah pemuki man dapat terhindar dari ancaman kebanjiran di masa yang akan datang.

2 - 21

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Terdapat 4 (empat) titik rawan banjir di Kota Sangatta antara lain: Kabo Jaya; Gunung Tehnik; Sanga tta Selatan; dan Kampung Kajang. Kecamatan lainnya yang hampir tiap tahun mengalami ba njir setiap musim hujan, yaitu: Kec. Bengalon; Rantau Pulung; Teluk pandan; Muara Bengkal, Muara Ancalong; Busang dan Telen. Berikut merupakan rencana untuk penanggulanga n banjir dan pelestarian alam yang lebih berorientasi pada kelangsungan hidup ekologi:

a)

Penyuluhan

perlindungan dan pelestarian alam serta penyuluhan bahaya banjir;

b)

Gerakan penghijauan lingkungan; dan

c)

Manajemen

pengelolaan dan penanggulangan banjir.

2)

Rawan Bencana Gerakan Tanah (Longsor)

Kawasan rawan bencana alam tanah longsor adalah kawasan

yang mudah bergerak akibat adanya patahan atau pergeseran batuan induk pembentuk tanah. Beberapa kecamatan merupakan kawasan rawan bencana longsor karena mempunyai kelerengan lebih dari 40 persen dan daerah yang berada di aliran sungai dengan arus deras. Berikut merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah bencana longsor:

a)

Membatasi eksploitasi bahan gal ian;

b)

Gerakan penghijauan lingkungan dengan tanaman yang tepat; dan

c)

Manajemen pengelolaan dan penanggulangan longsor.

3)

Rawan Bencana Kebakaran Lahan dan Pemukiman

Kabupaten Kutai Timur merupakan salah satu daerah dengan kategori rawan kebakaran hutan dan la han. Berdasarkan hasil pemantauan satelit, wilayah Kutai Timur mulai banyak ditemukan adanya daerah rawan kebakaran. Oleh sebab itu, diperlukan sine rgisnya semua pihak untuk pencegahan dini agar tidak terjadi kebakaran. Diperlukan juga peningkatan kesiagaa n, efektivitas kegiatan pemantauan dan pengawasan, serta mengambil langkah - langkah konkret secara terkoordinasi dan terpadu untuk mengatasi bahaya k ebakaran.

2.1.1.4

Aspek Demografis

Jumlah dan komposisi penduduk Kabupaten Kutai Timur belum meme n uhi kebutuhan lapangan kerja yang tersedia. Hal tersebut berakibat pada banyaknya tenaga kerja dari luar daerah yang datang ke Kabupaten Kutai Timur. Secara tidak langsung

2 - 22

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

kondisi tersebut akan mempengaruhi jumlah dan komposisi penduduk. Berikut merupakan jumlah perkembangan penduduk Kabupaten Kutai Timur selama 5

tahun terakhir pada Tabel 2. 8

berikut :

Tabel 2. 8

Jumlah Penduduk, Pertumbuhan dan Persebaran serta

Kepa datan Penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Uraian

Satuan

2016

2017

2018

2019

2020

Jumlah Penduduk

Jiwa

415.553

418.625

420.760

422.905

424.334

Pertambahan Jumlah Penduduk

Jiwa

2.045

3.072

2.135

2.145

1.429

Pertumbuhan Penduduk

(%)

0,49

0,73

0, 51

0.51

0,33

Kepadatan Penduduk

Jiwa/

km 2

11,62

11,71

11,77

11,83

11,87

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Jumlah penduduk tahun 2020 di Kabupaten Kutai Timur sebesar 424.334 jiwa. Jumlah tersebut mengalami pen ingkatan sebanyak 1.429 jiwa dari tahun sebelumnya sebanyak 422.905 jiwa. Pertumbuhan penduduk Kabupaten Kutai Timur

tahun 2020 adalah sebesar 0,33 persen, mengalami penurunan dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk tahun - tahun sebelumnya .

Kenaikan jumlah

penduduk juga mengakibatkan peningkatan kepadatan penduduk dalam kurun waktu lima tahun terakhir dari 11,62 jiwa/km2 (2016) menjadi sebesar 11,87 jiwa/km2 (2020).

Menurut rasio jenis kelamin, Kabupaten Kutai Timur memiliki penduduk berjeni s kelamin laki - l aki lebih banyak dibanding penduduk berjenis kelamin perempuan. Apabila ditinjau dari pola sebaran penduduk, Tabel 2. 9

menunjukkan sebagian besar kecamatan mempunyai jumlah penduduk lebih dari 10.000 jiwa. Kecamatan yang memiliki jumlah pen duduk dibawah 10 .000 jiwa adalah Busang, Batu Ampar dan Long Mesangat.

Tabel 2. 9

Jumlah dan Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20

Kecamatan

2016

2017

2018

2019

2020

L

P

L

P

L

P

L

P

L

P

Muara Ancalong

6.916

6.151

7.069

6.3 08

7.525

6.753

7.671

6.903

7.657

6.832

Muara Wahau

14.333

12.093

15.193

12.821

15.749

13.438

16.151

13.946

16.546

14.284

Muara Bengkal

7.339

6.493

7.504

6.674

7.544

6.802

7.599

6.888

7.495

6.746

Sangatta Utara

65.425

54.430

65.837

55.118

67.721

57.068

66.063

57.082

65.353

57.486

Sangkulirang

12.257

10.574

12.298

10.608

12.282

10.792

12.578

11.013

12.461

11.040

2 - 23

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Kecamatan

2016

2017

2018

2019

2020

L

P

L

P

L

P

L

P

L

P

Busang

3.283

2.891

3.294

2.887

3.312

2.868

3.248

2.805

3.129

2.761

Telen

6.316

5.309

6.231

5.244

5.976

4.990

5.935

4.971

5.824

4.928

Kongbeng

15.007

12.990

15.257

13.187

15.385

13.351

15.807

13.908

16.181

14.323

Bengalon

24.043

19.043

23.643

18.959

22.530

18.262

22.633

18.634

22.403

18.751

Kaliorang

7.776

6.669

7.780

6.668

7.782

6.649

8.024

6.833

8.278

7.055

Sandaran

6.828

5.318

6.898

5.347

6.503

5.209

6.583

5.343

6.500

5.420

Sangatta Selatan

17.166

14.263

17.211

14.374

17.047

14.432

16.718

14.380

16.558

14.419

Teluk Pandan

9.187

7.319

8.998

7.180

8.662

7.048

8.336

6.950

8.016

6.917

Rantau Pulung

5.831

5.125

5.858

5.143

6.110

5.350

6.333

5 .594

6.528

5.777

Kaubun

8.638

7.062

8.676

7.049

8.408

6.860

8.466

7.067

8.531

7.263

Karangan

8.087

6.463

8.044

6.332

7.336

5.932

7.175

5.912

7.281

6.095

Batu Ampar

3.900

3.346

3.977

3.409

4.216

3.616

4.325

3.727

4.291

3.775

Long Mesangat

4.127

3.555

4. 058

3.491

3.890

3.362

3.893

3.411

3.934

3.493

Jumlah

226.459

189.094

227.826

190.799

227.978

192.782

227.538

195.367

226.969

197.365

Jumlah L + P

415.553

418.625

420.760

422.905

424.334

Rasio Jenis Kelamin

119,76

119,41

118,25

116,00

115,00

Pertumbuhan

(%)

0,49

0,73

0,51

0,51

0,33

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Tahun 2020 jumlah penduduk laki - laki adalah 226.969 jiwa dan penduduk perempuan sebesar 197.365 jiwa dengan rasio jenis kelamin 115,00. Rasio jeni s kelamin tahun ini di Kabupaten Kutai Timur mengalami penurunan. Perubahan tersebut mungkin disebabkan oleh k arena migrasi masuk ke Kabupaten Kutai Timur lebih banyak didominasi oleh perempuan dan pada

waktu yang bersamaan sebagian laki - laki bermigrasi ke

kota lainnya. Jumlah penduduk perempuan pada tahun 2020 meningkat sebesar 1.998 orang; sementara jumlah pendu duk laki - laki justru mengalami penurunan sebesar penurunan sebesar 569 orang dibandingkan dengan tahun 2019 .

Tabel 2. 10

Persebaran Penduduk Menu rut Kecamatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 – 20 20

Kecamatan

Persebaran Penduduk (%)

2016

2017

2018

2019

2020

Muara Ancalong

3,14

3,20

3,39

3,45

3,42

Muara Wahau

6,36

6,69

6,49

7,12

7,27

Muara Bengkal

3,33

3,39

3,41

3,43

3,36

Sangatta Utara

28,84

2 8,89

29,66

29,12

28,95

Sangkulirang

5,49

5,47

5,48

5,58

5,54

Busang

1,49

1,48

1,47

1,43

1,39

Telen

2,8

2,74

2,61

2,58

2,53

2 - 24

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Kecamatan

Persebaran Penduduk (%)

2016

2017

2018

2019

2020

Kongbeng

6,74

6,79

6,83

7,03

7,19

Bengalon

10,37

10,18

9,69

9,76

9,70

Kaliorang

3,48

3,45

3,43

3,51

3,61

Sandaran

2,92

2,93

2, 78

2,82

2,81

Sangatta Selatan

7,56

7,54

7,48

7,35

7,30

Teluk Pandan

3,97

3,86

3,73

3,61

3,52

Rantau Pulung

2,64

2,63

2,72

2,82

2,90

Kaubun

3,78

3,76

3,63

3,67

3,72

Karangan

3,5

3,43

3,15

3,09

3,15

Batu Ampar

1,74

1,76

1,86

1,90

1,90

Long Mesangat

1, 85

1,80

1,72

1,73

1,75

Jumlah

100,00

100,00

100,00

100,00

100,00

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Sebaran jumlah penduduk di Kabupaten Kutai Timur selama tahun 201 6 - 2020 disajikan dalam T abel 2. 1 0 . Sebaran pen duduk yang tertinggi di dominasi oleh tiga kecamatan berturut dari tahun 201 6 - 2020, yaitu: Kecamatan Sangatta

Utara , Kecamatan Bengalon, dan Kecamatan Sangatta Selatan .

Besarnya angka sebaran penduduk di Kecamatan Sanggata Utara ini karena Sangatta Utara m erupakan ibukota kabupaten. Selain itu, di kecamatan tersebut juga perusahaan

tambang batu bara terbesar yaitu PT. Kaltim Prima Coal (PT. KPC). Adapun persebaran penduduk di kecamatan lain, terutama pada kecamatan pemekaran dan kecamatan yang aksesibilitas

sangat rendah, sebaran penduduk masih belum merata, yaitu kurang dari 2 pers en: seperti di Batu Ampar (1,90 persen), Long Mesangat (1,75 persen), dan Busang (1,39 persen).

Tabel 2.1 1

menyajikan komposisi jumlah penduduk menurut kelompok umur. Data pendudu k berdasarkan kelompok umur tersebut berguna untuk penghitungan angka keterga ntungan atau Dependency Ratio

(DR). Angka DR tersebut kemudian digunakan untuk memprediksikan seberapa banyak penduduk usia non produktif yang harus ditanggung oleh penduduk usia produktif .

Kutai Timur merupakan daerah terbuka dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi penduduk usia produktif untuk bermigrasi ke Kabupaten Kutai Timur. Dampak dari ketertarikan tersebut menyebabkan mobilitas penduduk yang cukup tinggi, terutama penduduk yang datang un tuk bekerja/mencari kerja, merupakan kelompok berusia produktif (usia 16 - 40 tahun).

2 - 25

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 1 1

Persebaran Jumlah Penduduk Kabupaten Kutai Timur

Berdasarkan Kelompok Umur

T ahun 20 1 6 – 20 20

Kelompok Umur

2016

2017

2018

2019

2020

0 –

4

22.322

20.195

21.584

23.105

22.550

5 –

9

43.805

43.506

42.302

42.603

42.207

10 –

14

40.471

41.215

42.256

43.328

44.012

15 –

19

34.893

36.567

38.336

38.903

39.817

20 –

24

38.976

37.199

37.377

38.365

38.01 8

25 –

29

45.496

44.144

41.412

38.624

38.777

30 –

34

45.009

45.129

42.337

39.655

38.735

35 –

39

40.323

41.130

40.336

38.699

39.709

40 –

44

32.130

32.803

33.761

34.160

34.096

45 –

49

26.101

26.954

27.043

27.642

29.119

50 –

54

17.251

18.792

20.382

21.2 08

21.795

55 –

59

11.956

12.529

13.116

14.082

14.557

60 –

64

7.260

7.960

8.604

9.762

9.464

65 –

69

4.612

5.036

5.703

5.681

5.510

70 –

74

2.485

2.665

2.999

3.375

3.044

75 +

2.463

2.832

3.212

3.713

2.924

Jumlah

415.553

418.625

420.760

422.905

424.334

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur tahun 2020 terbanyak berada pada kelompok umur 5 - 9 dan 10 - 14 tahun, yaitu sebanyak 86.219 jiwa. Kelo mpok usia ini merupakan kombimasi dari penduduk usia PAUD dan kelompok u sia sekolah dasar. Hal tersebut menunjukan sebanyak 20,32 persen dari penduduk Kutai Timur merupakan kelompok usia sekolah dasar. Komposisi ini menunjukkan adanya potensi dan sekaligus

tantangan bagi Kabupaten Kutai Timur, khususnya dalam hal penyediaan la yanan pendidikan dasar, baik infrastruktur fisik maupun infrastruktur sumber daya manusia (SDM ).

2.1.2

ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Aspek kesejahteraan masyarakat menjabarkan pemerataan e konomi, kesejahteraan masyarakat, serta seni budaya dan olahraga.

2 - 26

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2.1.2.1

Fokus Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi

A.

Pertumbuhan PDRB

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Indikato r ini merupakan parameter keberhasilan ekonomi serta juga dapat menggambarkan kemampuan suatu wilayah dalam mengelola sumberdaya alam dan tenaga kerja beserta faktor produksinya. Kemampuan ini tercermin pada nilai tambah bruto, pada nilai tiap - tiap sektorn ya.

Kontribusi sektor – sektor ekonomi merupakan faktor pem bentuk perekonomian Kabupaten Kutai Timur, diantaranya sektor Pertambangan dan Galian, serta sektor Pertanian. Sektor pertambangan dan penggalian terutama subsektor pertambangan nonmigas (batubara) masih merupakan sektor pendukung utama perekonomian Kabupa ten Kutai Timur. Dengan demikian, penurunan laju ekonomi tahun 2020 salah satunya disebabkan karena adanya penurunan kontribusi dari subsektor nonmigas.

Perbedaan nilai yang cukup tinggi dari perhit ungan PDRB harga berlaku maupun harga konstan 2010 (baik d ihitung dengan migas; tanpa migas; dan tanpa migas dan batubara), menunjukkan bahwa peningkatan harga - harga barang di Kutai Timur yang relatif tinggi. Perbedaan paling tinggi yaitu pada perhitungan PDRB dengan migas, yaitu sebesar sekitar 11,12 triliyun Ru piah. Sedangkan perbedaan pada PDRB tanpa migas sebesar 11,08 triliyu n

Rupiah. Perbedaan PDRB tanpa migas dan batubara memiliki perbedaan sebesar 7,83 triliyun Rupiah. Komoditi pertambangan khususny a batubara memiliki kontribusi pada kisaran 55 dan 77 pers en dari nilai PDRB tahun 2019 dan 2020. Batubara menjadi andalan Kabupaten Kutai Timur karena produksi dari komoditas tersebut sebagian besar diekspor ke luar negeri. Hal ini menempatkan Kutai Timur

sebagai salah satu andalan Provinsi Kalimantan Timur .

2 - 27

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2.1 2

Perkembangan PDRB dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2016 - 20 20 (dalam Rp juta)

Tahun

Dengan Migas (Juta Rp)

Tanpa Migas (Juta Rp)

Tanpa Migas & Batubara

(Juta Rp)

L aju Pertumbuhan (%)

Harga Berlaku

Harga Konstan 2010

Harga Berlaku

Harga Konstan 2010

Harga Berlaku

Harga Konstan 2010

Dengan Migas

Tanpa Migas

Tanpa Migas & Batubara

2016

94 .9 21 . 969 , 38

8 3 . 795 . 053 , 74

94 . 529 . 316 , 25

8 3 . 445 . 708 , 60

2 6 . 582 . 533 , 13

1 8 . 750 . 494 , 62

1,07

- 1,07

1,41

2017

117.816.985,40

86.458.545,40

117.453.051,42

86.163.714,88

31.065.953,33

19.444.194,28

3,18

3,26

3,70

2018

123.531.562,42

88.148.883,38

123.152.955,62

87.803.532,53

33.282.965,81

20.012.983,64

1,96

1,90

2,93

2019*

133.891.145,4

9 5.660.745,0

133.464.938,5

95.340.628,2

33.093.104,2

21.392.678,1

8,52

8,58

6,89

2020 **

115.796.044,1

92.585.571,3

115.428.197,0

92.258.751,9

34.001.409,8

21.314.282,0

- 3,21

- 3,23

- 0,37

Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka

Tahun 202 1

Keterangan:

* Angka Sementara

** Angka Sangat Sementara

2 - 28

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Nilai

PDRB tanpa migas dan batubara

relatif sangat kecil. Hal tersebut menunjukan bahwa batubara merupakan subsektor yang diunggulkan di Kabupaten Kutai Timur. Berbeda dengan batubara, sektor migas dan sektor lainnya belum memberikan kontribusi yang besar. Situasi ini harus menjadi tantangan ke depan agar sektor lainnya yang berpotensi dapat dikelola secara lebih maksimal dalam meningkatkan kontribusinya terhadap PDRB (Lihat Gambar 2. 4 ) .

Sumber: BPS Pr ovinsi Kalimantan Timur Tahun 20 21

Keterangan :

* Angka Sementara

** Angka Sangat Sementara

Gambar 2. 4

PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (Rp Juta) Tahun 201 6 – 20 20

Gambar 2.4 dan 2.5 menunjukkan bahwa peranan sektor migas dan pertambangan (batubara) masih dominan dalam pembentukan PDRB Kabupaten Kutai Timur. Nilai PDRB Kabupaten Kutai Timur tanpa Migas dan Batubara tahun 2020 hanya sekitar 23,02 persen. Secara struktural situasi ini cukup lemah, karena tingginya ketergantungan PDRB pada sumber daya ya ng tidak dapat diperbaharui ( non - renewable resources ). Kebijakan dan strategi khusus diperlukan dalam upaya m elepaskan secara bertahap dari ketergantungan terhadap subsektor batubara.

Terdapat beberapa hal yang dapat dicatat Apabila ditinjau dari sisi per tumbuhan PDRB tahun 2016 - 2020 ( Gambar 2.6 dan 2.7), yaitu. Pertama, laju pertumbuhan PDRB harga konstan relatif lebih meningkat dibanding PDRB harga berlaku. Kedua, laju perubahan PDRB dihitung dengan harga berlaku mulai melambat sejak tahun 2018. 2016 2017 2018 2019* 2020** Dengan Migas (Juta Rp) 94,921,969 117,816,985 123,531,562 133,891,145 115,796,044 Tanpa Migas (Juta Rp) 94,529,316 117,453,051 123,152,956 133,464,939 115,428,197 Tanpa Migas & Batubara (Juta Rp) 26,582,533 31,065,953 33,282,966 33,093,104 34,001,410 0 20,000,000 40,000,000 60,000,000 80,000,000 100,000,000 120,000,000 140,000,000 160,000,000

2 - 29

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Ketiga,

Pandemi Covid - 19 yang terjadi p ada awal tahun 2020 menurunkan nilai PDRB tahun 2020 baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan .

Sumber: BPS Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021

Keterangan:* Angka Sementara

** Angka Sangat Sementara

G ambar 2. 5

Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku

Tahun 201 6 – 20 20

Sumber: BPS Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021

Keterangan:* Angka Sementara

** Angka Sangat Sementara

Gambar 2. 6

PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 20 20

2016 2017 2018 2019* 2020** Tanpa Migas & Batubara (Persen) 7.41 16.87 7.14 -0.57 2.74 Tanpa Migas (Persen) 1.58 24.25 4.85 8.37 -13.51 Dengan Migas (Persen) 1.60 24.12 4.85 8.39 -13.51 -40.00 -30.00 -20.00 -10.00 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 2016 2017 2018 2019* 2020** Dengan Migas (Juta Rp) 83,795,054 86,458,545 88,148,883 95,660,745 92,585,571 Tanpa Migas (Juta Rp) 83,445,709 86,163,715 87,803,533 95,340,628 92,258,752 Tanpa Migas & Batubara (Juta Rp) 18,750,495 19,444,194 20,012,984 21,392,678 21,314,282 0 20,000,000 40,000,000 60,000,000 80,000,000 100,000,000 120,000,000

2 - 30

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Sumber: BPS Provinsi K alimantan Timur Tahun 2021

Keterangan:* Angka Sementara

** Angka Sangat Sementara

G ambar 2. 7

Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun 201 6 – 20 20

B.

Struktur Ekonomi

K omposisi PDRB tahun 201 6

hingga

2020 disajikan dalam Tabel 2 .12 .

Secara umum, PDRB - ADHB cenderung menin gkat selama tahun 2016 hingga 2019, namun sedikit mengalami pnurunan di tahun 2020. Hal ini salah satunya disebabkan karena adanya pandemi Covid - 19. Diantara 17 (tujuh belas) sektor e konomi yang ada, terdapat

3

( tiga ) sektor yang

m endominasi . Ke tiga

sektor yang dimaksud adalah: ( i ) Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dan Jasa Pertanian; (ii) Pertambangan dan Galian ; dan (iii) Industri Pengolahan. Pada tahun 2020, kontribusi sektor Pert ambangan dan Galian mengalami penurunan, sedangk an sektor Pertanian, Kehutanan

mengalami peningkatan. Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta Jasa Pertanian

diharapkan

dapat mengurangi dominasi peranan sektor Pertambangan dan Galian secara berkela njutan. Hal tersebut sejalan dengan visi dan mis i Kabupaten Kutai Timur menuju Kabupaten yang maju dalam sektor agribisnis dan agroindustri.

2016 2017 2018 2019* 2020** Tanpa Migas & Batubara (Persen) 1.40 3.70 2.93 6.89 -0.37 Tanpa Migas (Persen) -1.07 3.26 1.90 8.58 -3.23 Dengan Migas (Persen) -1.08 3.18 1.96 8.52 -3.21 -9.00 -6.00 -3.00 0.00 3.00 6.00 9.00 12.00 15.00 18.00 21.00 24.00 27.00

2 - 31

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Tim ur Tahun 2022

Tabel 2. 1 3

PDRB Atas Dasar Harga Berlaku

M enurut Lapangan Usaha Tahun 201 6 – 2020

(Juta Rp)

No

Sektor Usaha

Tahun

2016

2017

2018

2019*

2020 **

1

Pertanian, Keh utanan, Perikanan

8.225.267,10

9.129.987,80

9.952.662,71

10.233.186,60

10.612.353,8

2

Pertambangan dan Penggalian

75.207.223,14

96.064.874,80

99.937.948,04

109.015.241,90

90.020.255,8

3

Industri Pengolahan

2.826.950,49

3.585.906,20

3.973.272,26

3.860.822 ,40

4.107.440,8

4

Pengadaan Listrik dan Gas

8.608,66

10.468,30

12.404,39

13.662,90

15.697,3

5

Pengadaan Air

12.666,34

13.975,30

15.094,61

15.430,70

15.845,3

6

Konstruksi

2.225.632,40

2.248.188,90

2.341.477,00

2.504.525,60

2.570.988,6

7

Perdagangan, Hot el & Restoran

1.796.686,19

1.891.655,70

1.995.039,99

2.395.583,00

2.507.306,0

8

Transportasi dan Pergudangan

1.123.716,30

1.188.112,00

1.289.596,35

1.439.980,70

1.486.444,1

9

Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum

219.976,90

244.767,10

261.394,44

306.518,6 0

303.061,5

10

Informasi dan Komunikasi

270.654,44

287.943,80

312.214,92

336.875,90

356.188,7

11

Jasa Keuangan

151.173,43

161.293,60

167.989,14

187.387,40

199.006,0

12

Real Estate

301.354,54

318.881,50

330.884,56

366.152,90

381.604,3

13

Jasa Perusahaan

76.436,35

80.051,20

85.701,33

89.829,60

87.889,8

14

Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

1.145.704,39

1.121.053,40

1.189.058,40

1.175.706,20

1.213.208,1

15

Jasa Pendidikan

1.021.754,96

1.119.270,20

1.279.165,69

1.360.796,30

1.4 46.821,3

16

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial

134.649,51

152.251,20

166.291,75

186.520,70

229.157,4

17

Jasa Lainnya

173.508,24

198.304,40

220.866,84

236.852,50

242.775,2

Jumlah

94.921.969,38

117.816.985,40

123.531.562,42

133.725.073,90

115.796.044,1

S umber: BPS Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka

Tahun 202 1

Keterangan:

* Angka Sementara

** Angka Sangat Sementara

2 - 32

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Ditinjau dari rata - rata kontribusi

sektoral atau PDRB menurut lapangan usaha

selama 5 tahun (2016 - 2020), diketahui

bahwa S ektor P ertamba ngan

dan Penggalian telah menyumba ng

nilai PDRB sebesar 80, 19

persen. Sementara itu,

k ontribusi S ektor Pertanian , Kehutanan dan Perikanan sebesar

8,26

persen . Selanjutnya, Industri Pengolahan menyumbang

sebesar 3,13 persen, diikuti S ektor

K onstruksi

2, 05

persen ; S ektor Perdagangan, Hotel dan Restoran sebesar

1, 81

persen ; Sektor Transportasi dan Pergudagan sebesar 1,12

persen . ; Sektor Jasa Pendidikan 1,07 persen; Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 1,01 persen.

Sementara s ektor - se ktor yang

lainnya

(9

sektor)

mempunyai kontribusi

dibawah 1 persen.

Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 21

(diolah)

Gambar 2. 8

Rata - rata Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku

Dengan Migas dan Batubara Menurut Lapangan Usaha

Tahun 20 1 6 – 2020

(Persen)

C.

PDRB Per Kapita

R ata - rata produktivitas yang dihasilkan oleh setiap penduduk selama satu tahun di suatu daerah

digambarkan dengan adanya nilai PDRB Per Kapita . Produktivitas penduduk

dalam batas tertentu dapat pula digunakan sebagai indik ator dalam menentukan pencapaian tingkat kemakmuran di daera h tersebut. Besaran nilai PDRB Per K apita dapat menjadi ukuran terhadap tingkat kemakmuran suatu daerah, meskipun angk a tersebut 8.26 80.19 3.13 0.01 0.01 2.05 1.81 1.12 0.23 0.27 0.15 0.29 0.07 1.01 1.07 0.15 0.18 0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 Pertanian, Kehutanan, Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik dan Gas Pengadaan Air Konstruksi Perdagangan, Hotel & Restoran Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan Real Estate Jasa Perusahaan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan… Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Lainnya

2 - 33

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

tidak dapat digunakan secara langsung sebagai tolok ukur.

Data PDRB

Per Kapita yang dipisahkan antara PDRB dengan migas dan PDRB tanpa migas dan batubara dapat dilihat pada Tabel 2.1 4

berikut.

Tabel 2. 1 4

PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 – 20 20

(juta rup i ah)

Tahun

Dengan Migas

Tanpa Migas

Tanpa Migas dan Batubara

2016

266, 40

265,52

76,88

2017

344,38

343,31

90,80

2018

349,75

348,68

94,23

2019 *

355,99

354,86

87,99

2020 **

296,16

295,22

86,96

Sumber: BPS K abupaten Kutai Timur Tahun 20 21

Keterangan : * Angka Sementara

** An gka Sangat Sementara

PDRB Per Kapita Kabupaten Kutai Timur selama periode 201 6 - 20 20

yang dihitung berdasarkan tahun dasar 2010 cenderung me ningkat

hingga

tahun 201 9 . Kemudian tahun 2020 mengalami penurunan

dengan

cukup signifikan. PDRB per

kapita ADHB den gan migas turun sebesar Rp59,58

juta , sedangkan PDRB perkapita ADHB tanpa migas turun sebesar Rp59,64 juta, dan PDRB perkapita ADHB tanpa migas dan batubara turun sebesar Rp1,03 juta.

Sumber: BPS Provinsi Kalimantan Timur Tahun 201 9

Keterangan: *) Ang ka Estimasi Bappeda Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 9

Gambar 2. 9

PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku

Tahun 2016 – 2020 (juta rupiah)

Dengan Migas Tanpa Migas Tanpa Migas dan Batubara 2016 266.4 265.52 76.88 2017 344.38 343.31 90.8 2018 349.75 348.68 94.23 2019* 355.99 354.86 87.99 2020** 296.16 295.22 86.96 0 50 100 150 200 250 300 350 400

2 - 34

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

D.

Kemiskinan

Kemiskinan

yang terjadi di berbagai daerah

tidak hanya terkait dengan tingkat pendapatan penduduk dibawah st andard hidup layak, namun ada

juga

dimensi lain yang harus diperhatikan , yaitu tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan. Selain upaya memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan penanggulangan kemiskinan juga

perlu fokus pada pengurangan tingkat kedala man dan keparahan kemiskinan.

P enanggulangan kemiskinan secara sinergis dan sistematis terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Pada tahun 2020 , jumlah penduduk miskin sebanyak 36.980, naik sekitar 1000 an orang dibanding jumlah pada tahun 2019 .

Peningkatan

jumlah penduduk misk in ini diikuti juga oleh peningkatan persentase kemiskinan sebesar 0, 07

persen. Peningkatan jumlah penduduk dan persentase penduduk miskin dikarenakan adanya peningkatan garis kemiskinan.

Tabel 2. 1 5

P ersentase

Penduduk M iski n

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Tahun

Penduduk Miskin

(Jiwa)

Penduduk Miskin

(%)

2016

30.170

9,16

2017

31.950

9,29

2018

32.494

9,20

2019

35.310

9,48

2020* )

36.980

9,55

Sumber:

BPS Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka

Tahun 2021

*) Angka Sem entara

E.

Indeks

Pembangunan Manusia (IPM)

I ndeks P embangunan M anusia ( IPM )

merupakan

indeks komposit hasil agregasi tiga jenis indeks yang masing - masing mewakili dimensi pembangunan manusia, yakni indeks kesehatan, indeks pendidikan, dan indeks standar hid up. Peningkatan IPM di Kabupaten Kutai Timur menunjukkan adanya peningkatan dalam

pe mbangunan sosial ekonomi yang berimplikasi pada peningkatan kualitas

hidup

masyarakat ;

baik dari segi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan ekonomi.

Angka - ang k a yang ters aji dalam Gambar 2.1 0

menunjukkan bahwa

secara umum

kinerja pembangunan ekonomi dan sosial di Kabupaten Kutai Timur telah berjalan cukup baik. Dari tahun 2016 hingga 2019 IPM selalu mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan keberhasilan yang dicapai

2 - 35

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Pemerint ah Kabupaten Kutai Timur.

Namun, untuk tahun 2020 mengalami sedikit penurunan. Hal i ni disebabkan karena adanya penurunan pada

salah satu indikator IPM yaitu pengeluaran perkapita yang disesuaikan sebagai dampak

p andemi Covid - 19.

Sumber: B PS Kabupaten Ku tai Timur Dalam Angka Tahun 2021

(diolah)

Gambar 2. 10

Capaian IPM Kabupaten Kutai Timur

Tahun 20 16 - 2020

F.

Indeks Pembangunan Desa (IPD)

Kinerja pembangunan di suatu desa diukur dengan menggunakan Indeks Pembangunan Desa (IPD). Berdasarkan nilai IPD, desa d ikelompokkan menjadi tiga, yaitu: Desa Mandiri, Desa Berkembang, da n Desa Tertinggal. Ukuran IPD dikembangkan dengan angka indeks komposit. Berdasarkan angka Indeks IPD, desa - desa dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran IPD seperti tabel berikut.

Tabel 2.1 6

Kategori Desa Berdasarkan Skor dan IPD

Kategori Desa

Skor IPD

IPD

Desa Tertinggal

< 50

Indeks < 0,50

Desa Berkembang

50 - 74

Indeks 0,50 –

0,74

Desa Mandiri

>75

Indeks > 0,75

Sumber: Bappenas

Tabel 2.17 berikut ini menggambarkan Skor Indeks Pembangunan

Desa (IPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020, pada tahun 2016 skor IPD Kabupaten Kutai Timur 57,74 dan mengalami peningkatan pada tahun 2020 menjadi 64,12. Peningkatan nilai IPD tersebut diik uti dengan pergeseran kategori desa yang semakin membaik.

2016 2017 2018 2019 2020 71.1 71.91 72.56 73.49 73

2 - 36

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

T abel 2.17

Skor Indeks Pembangunan Desa (IPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016 - 2020

Keterangan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

IPD

57,74

60,67

61,93

63,97

64,12

Sumber: Bappeda Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Tabel 2.18, menggambarkan perkembangan kat egori desa di Kabupaten Kutai Timur tahun 2016 –

2020, dimana jumlah desa tertinggal mengalami penurunan dari 7 desa di tahun 2019 menjadi 3 desa pada tahun 2020. Sebaliknya, pen ingkatan terjadi pada katagori desa berkembang dan desa mandiri. Desa berkem bang meningkat dari 117 desa pada tahun 2019 menjadi 120 desa pada tahun 2020, sedangkan desa mandiri meningkat dari 15 desa pada tahun 2019 menjadi 16 desa pada tahun 2020 .

Tabel 2. 18

Kategori Desa di Kabupaten Kutai Timur

Tahun

201 6

dan 20 20

Kategori Des a

Jumlah Desa

2016

2017

2018

2019

2020

Desa Tertinggal

23

12

9

7

3

Desa Berkembang

108

119

116

117

120

Desa Mandiri

4

8

14

15

16

Jumlah Desa

135

139

139

139

139

Sumber: Bappeda Kabupaten Kutai Timur

Tahun

20 21

Terdapat 5 (lima) variabel atau dimensi

utama yang diukur dalam IPD, yaitu:

1)

Pelayanan Dasar. Dimensi ini mewakili aspek pelayanan dasar untuk memenuhi kebutuhan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan. Variabel penyusun Pelayanan Dasar adalah:

i.

Ketersediaan dan akses terhadap fasilitas pendi dikan;

ii.

Ketersediaan dan akses terhadap

fasilitas kesehatan. Fasilitas kesehatan mencakup: rumah sakit, rumah sakit bersalin, puskesmas/pustu, tempat praktek dokter, poliklinik/balai pengobatan, tempat praktek bidan, poskesdes, polindes dan apotek.

2)

Kondisi

Infrastruktur, mewakili aspek Kebutuh an Dasar, Sarana, Prasarana, Pengembangan Ekonomi Lokal dan Pemanfaatan Sumberdaya Alam secara berkelanjutan. Variabel penyusun kondisi infrastruktur adalah:

2 - 37

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

i.

Ketersediaan infrastruktur ekonomi seperti: kelompok pertoko an, minimarket, toko kelontong, pasar,

restoran, rumah makan, warung/kedai makanan, akomodasi hotel/penginapan, serta bank;

ii.

Ketersediaan infrastruktur energi seperti: listrik, penerangan jalan, dan bahan bakar untuk memasak;

iii.

Ketersediaan infrastruktur air bersih dan sanitasi seperti: sumber air minum, sumber air mandi/cuci, dan fasilitas buang air besar;

iv.

Ketersediaan dan kualitas infrastruktur komunikasi dan informasi seperti: komunikasi menggunakan telepon seluler, internet, dan pengiriman pos/barang.

3)

Aks esibilitas dan Sarana Transpo rtasi. Hal ini mencakup kekhususan dan prioritas pembangunan desa sebagai penghubung kegiatan sosial ekonomi antar desa. Variabel penyusun aksesibilitas/ transportasi adalah:

i.

Ketersediaan dan akses terhadap sarana transportasi seperti: lalu lintas dan kual itas jalan, aksesibilitas jalan;

ii.

Ketersediaan dan operasional angkutan umum dan aksesibilitas transportasi seperti: waktu tempuh per kilometer transportasi ke kantor camat, biaya per kilometer transportasi ke kantor camat, wak tu tempuh per kilometer trans portasi ke kantor bupati, dan biaya per kilometer transportasi ke kantor bupati.

4)

Pelayanan Umum. Hal ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan atas barang, jasa dan atau pelayanan administratif dengan tujuan memperkuat

demokrasi, kohesi sosial, pe rlindungan lingkungan dan sebagainya. Variabel penyusun pelayanan umum adalah:

i.

Penanganan kesehatan masyarakat seperti: penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada beberapa jenis penyakit, diantaranya wabah diare, dan penanganan gizi buruk ;

ii.

Ketersediaan fasi litas olah raga seperti: ketersediaan lapangan olah raga, dan kelompok kegiatan olah raga.

5)

Penyelenggaraan Pemerintahan. Hal ini menggambarkan kinerja pemerintahan

desa dalam bentuk pelayanan administratif. Variabel - variabel p enyusun penyelenggaraan pemer intahan adalah:

2 - 38

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

i.

Kemandirian seperti: kelengkapan pemerintahan desa, otonomi desa, dan aset/ kekayaan desa;

ii.

Kualitas sumber daya manusia seperti: kualitas SDM kepala desa dan sekretaris desa.

2.1.2.2

Fokus Kesejahteraan Masyarakat

An alisis kinerja atas fokus kesejahteraan masyarakat mencakup

indikator

dari bidang pendidikan, kesehatan, pertanahan, dan ketenagakerjaan.

A.

Pendidikan

Kinerja

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam

urusan

pendidikan pada

tahun 201 8 - 20 20

disajikan da lam Tabe l 2.1 6 . Dari lima

indikator capaian kinerja urusan pendidikan, tiga

diantaranya selalu mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir. Dua indikator capaian yang mengalami fluktuasi adalah Angka Parsipasi Kasar (APK) SD/MI dan Angka Partisipasi Kasar (AP K ) SMP/MTs.

Tabel 2. 1 9

Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Pendidikan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

2016

2017

201 8

2019

2020

Rata - rata lama sekolah

Tahun

8,69

8,72

9,06

9,18

9,19

Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI

(% )

114,65

125,28

126,29

127,60

126,09

Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs

(%)

95,62

99,20

98,90

104,42

99,18

Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI

(%)

101,06

109,58

111,18

114,47

117,00

Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs

(%)

75,61

72,11

74,26

75,21

7 9,53

Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timu r Tahun 202 1

1)

Rata - Rata Lama Sekolah

Standar rata - rata lama sekolah menurut UNDP adalah minimal 0 tahun dan maksimal 15 tahun. Rata - rata lama sekolah adalah rata - rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh pendu duk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan formal yang pernah d ijalani. Indiaktor ini dihitung dari variabel pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan tingkat pendidikan yang sedang diduduki.

2 - 39

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 20

Rata - rata Lama Sekolah Pendu duk

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Tahun

Rata - rata Lama Sekolah (Tahun)

2016

8,69

2017

8,72

2018

9,06

2019

9, 1 8

2020

9,19

Sumber: Dinas Pendidikan Kab .

Kutai Timur Tahun 2021

(diolah)

Capaian rata - rata lama sekolah penduduk Kutai Timur menu njukkan trend

peningkatan selama tahun 201 6 - 20 20 . Apab ila angka - angka

ini dikonversikan ke jenjang pendidikan, rata - rata keseluruhan penduduk Kabupaten Kutai Timur sudah m e njalani pendidikan setara

kelas 3

SMP .

Kondisi

ini berarti sudah melampaui angka 6 t ahun (lulus SD)

dan meningkat satu tahun dari tahun 2017 .

2)

Angka Partisipasi Kasar (APK)

Angka Partisipasi Kasar (APK) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu (SD, SLTP, SLTA dan sebagainya) dengan penduduk k elompok usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase. Hasil perhitungan APK i ni digunakan untuk mengetahui banyaknya anak yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan tertentu pada wilayah tertentu. Angka

APK

yang lebih tinggi

bermakna

semakin b anyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan pada suatu wilayah.

Sumber: Dinas Pendidikan Kab upaten

Kutai Timur Tahun 2021

(diolah)

Gambar 2. 11

Angka Partisipasi Kasar (APK) Menurut Tingkat Pendidikan

Tahun 201 7 - 20 20

(Persen)

125.28 126.29 127.6 126.09 99.2 98.9 104.43 99.18 0 50 100 150 2017 2018 2019 2020 SD/MI SMP/MTS

2 - 40

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Berd asarkan

Gambar 2.1 1 , APK SD/MI di Kabupaten Kutai Timur

tahun 201 7

sebesar 125,28 persen

meningkat menjadi 12 6,09

persen pada tahun 20 20 .

APK SMP/MTs

juga me ngalami pe ningkatan dari 99,2 persen di tahun 2017

menjadi 104,43 persen

di tahun 2019 . Di sisi lai n, APK SD/MI maupun SMP/MTS pada tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya (2019).

Kondisi ini mencerminkan target capaian di bidang pendidikan perlu dikaji ulang dan direncanakan perbaikan strategi

dengan harapan APK SD/MI mapun SMP/MTS pa da tahun berikutnya dapat meningkat kembali .

3)

Angka

Partisipasi M urni (APM)

Angka Partisipasi Murni (APM) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah siswa kelompok usia sekolah pada jenjang pendidikan tertentu dengan penduduk usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase. Indikator APM

digunakan untuk m engetahui banyaknya anak usia sekolah yang bersekolah pada suatu jenjang pendidikan yang sesuai.

Semakin tinggi APM berarti banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah pada tingka t pendidikan tertentu.

Sumber: Dinas Pendidikan

Kab upaten

Kutai Timur Tahun 2021

(diolah)

Gambar 2. 1 2

Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Tingkat Pendidikan

Tahun 201 7 - 2020

Gambar 2. 12

menunjukkan tren APM SD /MI

dan S MP/MTs

di Kabupaten Kutai Timur dar i tahun 201 7

sampai

2020 .

Pada periode tersebut tren APM SD/MI

maupun SMP/MTS

mengalami peningkatan. Tahun 201 7

ke 20 20

terjadi pe ningkatan angka APM pada jenjang pendidikan SD /MI

sebesar 7,42 persen, sedangkan APM 109.58 111.18 114.47 117 72.11 74.26 75.21 79.53 0 20 40 60 80 100 120 140 2017 2018 2019 2020 SD/MI SMP/MTS

2 - 41

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

S MP/MTs

juga naik

sebesar

7,42

persen.

B.

Kesehatan

1)

Angka Kelangsung an Hidup Bayi (AKHB)

Angka K elangsungan H idup B ayi (AKHB) adalah probabilitas bayi hidup sampai dengan usia 1 tahun. Angka kelangsungan hidup bayi = (1

-

angka kematian bayi). AK H B dihitung dengan jumlah kematian bayi usia dibawah

1 tahun dalam kurun waktu setahun ,

per 1.000 kelahiran hidup pada tahun yang sama.

A K H B merupakan salah satu indikator dari status kesehatan masyarakat yang terkait dengan berbagai indikator kesehatan dan indikator pembangunan lainnya.

AK H B dipengaruhi ol eh indikator - indikato r :

tingkat morbiditas (kesakitan) dan status gizi anak dan Ibu. Secara empiris , AK H B di suatu daerah berkaitan

den gan angka pendapatan daerah per

kapita . Namun, di level rumah tangga; AKHB sangat berkaitan dengan:

pendapatan keluarga,

jumlah anggota kelua rga, pendidikan ibu dan keadaan gizi keluarga. Jadi, AK H B memiliki keterkaitan dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga .

Tabel 2.1 7

menyajikan AK H B di Kabupaten Kutai Timur

selama tahun

201 6 - 2020 . Secara umum, AK H B

di Kabupaten Kutai Timur selama period e 201 6 - 2020

cenderung meningkat ; yaitu pada kisaran 9 87 - 988

bayi per 1000 kelahiran

hidup

di tahun 201 6

menjadi 994 bayi per 1000 kelahiran hidup di tahun 2020.

Tabel 2. 21

Capaian Fokus Kesejahteraan Masyarakat Urusan Kesehatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

2016

2017

2018

2019

2020

Angka Kelangsungan Hidup Bayi (AKHB) (per 1000 kelahiran hidup)

987,78

988,45

991

992

994

Sumber: Dinas Kesehatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

2)

Angka Harapan Hidup (AHH)

Angka Harapan Hi dup (AHH) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan suatu negara dan digunakan sebagai acuan dalam perencanaan program kesehatan . AHH juga sebagai

indikator penilaian kinerja pemerintah dalam meningkatkan ke sejahteraan masyarakat pada umumnya dan de rajat kesehatan pada khususnya. Oleh karena itu, upaya peningkatan derajat kesehatan, diantaranya difokuskan untuk m eningkatkan AHH yaitu rata - rata tahun hidup yang akan dijalani oleh seorang bayi saat lahir sampai

pada tahun tertentu saat ia meninggal.

2 - 42

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Ta bel 2. 22

Angka Kelahiran dan Kematian, dan Usia Harapan Hidup

Tahun 201 6 - 20 20

Variabel

Satuan

2016

2017

2018

2019

2020

Angka Kematian Bayi/IMR

Per 1000 kelahiran hidup

12,2

11,55

9,00

8,00

6,00

Angka Harapan Hidup/AHH

Tahun

72,41

72,45

72,51

72,76

73,16

Sumber:

Dinas Kesehatan Kab upaten Kutai Timur Tahun 2021

Tabel 2. 22

meyajikan indikator kesehatan

yaitu

I nfant M ortality R ate

(IMR) dan A ngka H arapan H idup (AHH) selama tahun 201 6 - 20 20

di Kabupaten Kutai Timur. Dua indikator tersebut

e yaitu IMR dan AHH m enunjukkan kondisi yang menggembirakan, dimana IMR mengalami penurunan yang cukup signifikan; IMR turun dua percentage poin

pada tahun 2020

dibanding kondisi tahun 201 9 . Di sisi yang

lai n, AHH meningkat sebesar 0,65

tahun pada tahun 2020

dibanding kondisi

tahun 201 9 .

C.

Pertanahan

A nalisis kesesuaian lahan dikaitkan dengan

aspek - aspek lain seperti :

tujuan pembangunan Kabupaten Kutai Timur, peraturan perundang - undangan terkait, serta kon disi dan kecenderungan yang ada .

P ola pemanfaatan ruang secara garis bes ar dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu kawasan lindung dan kawasan budidaya. Oleh kar ena itu, dalam rangka mewujudkan pemanfaatan ruang tersebut, perlu dilakukan penatagunaan tanah dalam rangka menjamin penguasaan tanah, penggunaan tanah, dan pema nfaatan tanah sesuai arahan fungsi kawasan.

D.

Ketenagakerjaan

Pertumbuhan penduduk di suatu daerah memiliki konsekuensi bagi pembangunan

yaitu bertambahnya sumber daya manusia sebagai tenaga kerja. Di sisi yang lain , pertumbuhan penduduk

yang

tidak terkendal i dapat

membawa dampak yang kurang baik . Pertambahan pendudu k yang besar bila tidak disertai dengan kualitas penduduk yang baik dan penyediaan lapangan pekerjaan

hanya akan menciptakan pengangguran di masa yang akan datang.

P erkembangan jumlah tenaga kerja

yang terserap

per sektor disajikan dalam Tabel 2. 23 .

J umlah tenaga kerja yang diserap di sektor pertanian menempati posisi yang paling tinggi dibandingkan dengan sektor ekonomi yang

lain.

Meskipun memiliki nilai tambah

2 - 43

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

yang kecil, namun sektor pertanian i ni relatif pal ing stabil dalam masa - masa krisis ekonomi atau kondisi gangguan ekonomi lainnya(Diao, 2010; Gollin et al., 2002; Livingstone, 1968). Dalam tiga tahun terakhir jumlah tenaga kerja yang terserap mengalami fluktuatif ,

n amun jika ditinjau dari pe rsentase serap an tenaga kerja,

sektor pertanian mengalami penurunan . Surplus tenaga kerja dari sektor formal yang tidak terserap juga dapat diserap oleh sektor pertanian, minimal pada usaha industri agro dan holtikultura (Helliwell et al., 2014). Sektor la innya yang ban yak menyerap tenaga kerja adalah: (i) Pertambangan; (ii) Perdagangan, Hotel dan Restoran dan (iii) Bidang Lainnya.

Tabel 2. 23

Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur

Berdasarkan Lapangan Pekerjaan Utama Tahun 201 6 - 20 20

Sektor/

Lapangan P ekerjaan Utama

2016

2017

201 8

2019

2020

Jumlah

%

Jumlah

%

Jumlah

%

Jumlah

%

Jumlah

%

Pertanian

52.814

35,69

52.820

35,36

67.747

43,76

52.738

33,97

55,461

31,20

Pertambangan

16.734

7,24

17.234

11,54

14.882

9,62

32.902

21,19

18,931

10,65

Industri Pengol ahan

-

-

-

-

4.634

3,00

3.807

2,45

4,076

2,29

Listrik, Gas dan Air Bersih

10.653

4,61

10.743

7,19

759

0,49

628

0,40

2.003

1,13

Bangunan

1.741

0,75

1.758

1,18

6.504

4,20

9.467

6,10

10.810

6,08

Perdagangan, Hotel dan Restoran

10.332

4,47

10.332

6,92

5.32 4

3,44

23.931

15,42

27.591

15,52

Pengangkutan dan Komunikasi

2.995

1,3 0

3.065

2,05

1.630

1,05

3.417

2,20

19.796

11,14

Keuangan, Persewaan dan Jasa

Perusahaan

633

0,27

654

0,44

6.170

3,99

244

0,16

33.296

18,73

Jasa - jasa

-

-

-

-

1.692

1,09

2.198

1,42

5.77 4

3,25

Bidang Lainnya

52.059

22,51

52.759

35,32

45.372

29,33

25.904

16,69

0,00

TOTAL

147.961

100 ,00

149.365

100,00

154.714

100,00

155.236

100,00

177.738

100,00

Sumber:

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Kutai Timur Tahun 2021

2.1.2.3

Fokus

Seni Budaya dan Olahraga

Pembangunan kebudayaan bertujuan

untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah serta mempertahankan jati diri dan nilai - nilai budaya daerah . Upaya peles tarian budaya penting untuk dilakukan mengingat

semakin derasnya arus informasi da n pengaruh negatif budaya global. Pembangunan seni dan budaya di Kutai Timur terus diupayakan agar dapat meningkat kan

pemahaman terhadap nilai budaya. U paya

2 - 44

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

peningkatan jati diri masyarakat Kutai Timur dalam hal

solidaritas sosial, kekeluargaan, budaya dan

perilaku positif seperti kerja keras, gotong royong, penghargaan terhadap nilai budaya dan bahasa masih perlu

untuk

terus ditingkatkan.

Kegiatan kepemudaan dan olahraga pembinaan generasi muda dilaksanakan melalui penyelenggaraan upacara bendera, penyele nggaraan pemuda produktif, kegiatan pemuda pelopor. Selain itu, dilakukan pula p embinaan olahraga melalui kegiatan pe mbinaan olahraga pelajar dan pembinaan olahraga masyarakat yang meliputi pengadaan sarana dan prasarana olahraga, penyelenggaraan Pekan Ola hraga Pelajar Daerah (POPDA), kegiatan lomba gerak jalan, bimbingan teknis personal, lomba senam dan kegiatan senam m asal, tes kesegaran jasmani bagi SMP dan SMA, penyelenggaraan gerak jalan santai

2.1.3

A SPEK PELAYANAN UMUM

Aspek pelayanan umum menjelaskan kond isi umum aspek pelayanan umum sebagai bagian dari indikator kinerja pembangunan.

2.1.3.1

Fokus Layanan Urusan Wajib Pelayanan Dasar

Analisis kinerja atas layanan urusan wajib dilakukan terhadap indikator - indikator kinerja penyelenggaraan urusan wajib pemerintahan

daerah sebagai berikut:

A.

Pendidikan

S alah satu aspek pembangunan di suatu wilayah adalah

adanya

S umber Daya Manusia (SDM). SDM yang dimaksud adal ah sumber daya yang berkualitas. SDM yang berkualitas merupakan SDM yang memiliki pendidikan, skill , maupun kem auan untuk maju demi kesejahteraan hidupnya, masyarakat dan negara. Berkenaan dengan hal tersebut, Peme rintah Kabupaten Kutai Timur mengedepankan peningkatan kualitas SDM melalui program pembangunan yang berorientasi pada pendidikan, baik formal maupun non

formal yang tepat sasaran.

2 - 45

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

T abel 2. 2 4

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pendidikan

Tahun 201 6 - 2 020

Indikator

Satua n

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Angka Partisipasi Sekolah (APS) SD

%

102,62

117,15

118,68

120,06

121,45

Angka Partisipasi Seko lah (APS) SLTP

%

115,39

81,06

82,55

76,66

89,63

Angka putus sekolah SD

%

0,10

0,07

0,10

0,05

0,28

Angka putus sekolah SLTP

%

0,42

0,13

0,82

1,01

0,19

Angka Kelulusan (AL) SD

%

100

100

100

100

100

Angka Kelulusan (AL) SLTP

%

100

100

100

100

100

Pendidi kan Anak Usia Dini (PAUD)

%

99,32

76,04

81,60

75,73

60,57

Jumlah guru yang memenuhi kualifikasi S1/D - IV

%

95,80

90,93

93,20

94,04

97,03

Rasio ketersediaan sekolah/penduduk (SD)

Rasio

90,14

57,10

57,34

54,66

56,46

Rasio ketersediaan sekolah/penduduk (SMP )

Rasio

87,85

53,42

52,91

57,29

53,06

Rasio guru/murid (SD)

Rasio

16,93

17,98

17,99

17,41

17,84

Rasio guru murid (SMP)

Rasio

13,43

16,99

15,28

14,04

14,92

Angka melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs

%

90,14

92,17

84,11

85,27

77,46

Sumber: Dinas Pendidikan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

1)

Angka Partisipasi Sekolah (APS)

Angka Partisipasi Sekolah (APS) didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid kelompok usia sekolah tertentu yang bersekolah pada berbagai jenjang pendidikan dengan penduduk kelompok

usia sekolah yang sesuai dan dinyatakan dalam persentase . APS dihitung

berdasarkan jumlah murid kelompok usia pendidikan yang masih menem p uh pendidikan dasar per 1.000 jumlah penduduk usia pendidikan dasar. Ind i kator ini digunakan untuk mengetahui banyakn ya anak usia sekolah yang telah bersekolah di semua jenjang pendidikan.

Makin tinggi APS berarti makin banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu daerah.

Sumber: Dinas Pendidikan Kab upaten

Kutai Timur Tahun 2021

(diolah)

Gambar 2.13

Angka Par tisipasi Sekolah (APS) Menurut Tingkat Pendidikan

Tahun 201 7 - 2020

117.15 118.68 120.06 121.45 81.06 82.55 76.66 89.63 0 50 100 150 2017 2018 2019 2020 SD/MI SMP/MTS

2 - 46

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Gambar 2. 1 3

membandingkan APS SD dan APS S MP/MTs

selama tahun 201 7 - 2020 . Secara umum tingkat APS

SD mengalami

peningkatan dari 117,15 persen pada tahun 2017 menjadi 121,45 persen pada tah un 2020 .

D i sisi yang lain, tingkat APS SMP/MTs

sempat mengalami penuruna n pada tahun 2019 menjadi 76,66

persen,

namun kembali meningkat di tahun 2020 hingga mencapai 89,63

persen.

2)

Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia Sekolah (SD /SLTP)

Rasio Ketersedi aan Sekolah terhadap penduduk usia sekolah adalah indikator untuk mengukur kemampuan jumlah sekolah dalam menampung penduduk usia pendidikan. Rasio ini bisa diartikan

sebagai

jumlah sekolah berdasarkan tingkat pendidikan per 10.000 penduduk usia pendidika n .

Tabel 2. 2 5

Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap Penduduk Usia Sekolah

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Rasio Ketersediaan Sekolah Terhadap Penduduk Usia Sekolah

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

SD

90,14

57,10

52,91

54,66

56,46

S MP

87,85

53,42

57,3 4

57,29

53,06

Sumber: Dinas Pendidikan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Tabel

2.2 5

menyajikan rasio ketersediaan sekolah terhadap penduduk usia sekolah di tingkat SD dan S MP . Untuk kedua jenjang pendidikan,

SD dan SMP , rasio ketersediaan sekolah relatif m engalami perubahan

pada tahun 2020 ; ras io SD sedikit mengalami peningkatan, sementara rasio se kolah SMP mulai mengalami penurunan .

3)

Rasio Guru Terhadap Murid (SD/SLTP)

Rasio guru terhadap murid adalah jumlah guru berdasarkan tingkat pendidikan per 10.000 j umlah murid pada

tingkat pendidikan

tertentu .

Rasio ini mengindikasikan k etersediaan tenaga pengajar , dan sekaligus

mengukur jumlah ideal murid untuk satu guru agar tercapai mutu pengajaran.

Tabel 2. 2 6

Rasio Guru Terhadap Murid

Kabupaten Kutai Timur Tahun

201 6 - 20 20

Rasio Guru Terhadap Murid

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

SD

16,93

17,98

17,99

17,41

17,84

S MP

13,43

16,99

15,28

14,04

14,92

Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2 02 1

2 - 47

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 2 6

menunjukkan bahwa r asio guru terhadap murid

dit ingkat SD dan SMP selama 201 6 - 20 20 . Pada tingkat SD, rasio guru mengalami kenaikan menjadi 17,84 pada tahun 2020 ; sedikit turun dari kondisi tahun 2018 sebesar 17,99. Sama halnya p ada tingkat SMP , pada tahun 2020 rasio guru terhadap murid mengalami peningk atan menjadi 14,92, namun sedikit lebih re ndah dari capaian tahun 2018 yaitu

sebesar 15,28. Penurunan rasio guru - murid ini masih dalam katagori aman, karena menurut peraturan rasio id eal guru dengan murid adalah 20. Ini bermakna

seorang gu ru optimal melaya n i murid sebanyak 20 orang murid, dan kondisi di Kutai Timur masih tercukupi.

4)

Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar . PAUD

merupakan suatu upaya pembinaan yang

ditujukan bagi a nak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut,

yang diselenggar akan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas Nomor 20/2003 ayat 1 adalah 0 - 6 tahun. M enurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0 - 8 t ahun. Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini meliputi: a) Infant

(0 - 1 tahun) ; b) Toddler (2 - 3 tahun); c) Preschool/ Kindergarten children (3 - 6

tahun) ; dan d) Early Primary School

(SD Kelas Awal) (6 - 8 tahun) .

5)

Angka Putus Sekolah (SD/SLTP)

Angka Putus Se kolah didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah murid putus sekolah pada jenjang pendidikan tertentu (SD, SLTP, SLTA dan sebagainya) deng an jumlah murid pada jenjang pendidikan tertentu dan dinyatakan dalam persentase. Hasil perhitungan Angka Putus Sekolah ini digunakan untuk mengetahui banyaknya siswa putus sekolah di suatu jenjang pendidikan tertentu pada wilayah tertentu.

2 - 48

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 21

(diolah)

Gambar 2. 1 4

Angka Putus Sekolah Menurut Tingkat Pendidik an

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2019 (Persen)

Gambar 2.1 4

menyajikan Angka P utus S ekolah

(AP T S) tingkat SD dan S MP

selama kurun waktu 201 6 - 201 9 . AP T S pendidikan setingkat SD

dan SMP

secara umum men galami fluktuasi . Angka putus sekolah jenjang SD mengal ami penurunan, namun anga putus sekolah jenjang SMP mengalami peningkatan.

Upaya untuk menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan angka kelulusan pada jenjang pendidikan dasar melalui peningkatan kesiapan anak bersekolah ( school readiness ).

Beberap a studi empiris

me lapor kan bahwa kabupaten/kota dengan tingkat partisipasi taman kanak - kanak yang tinggi cenderung memiliki angka putus sekolah yang lebih rendah pada

tingkat sekolah dasar. Keikutsertaan anak - anak pada program pengembangan dan pendidikan a nak usia dini ( E arly C h ildhood E ducation and D evelopment - ECED ) telah meningkatkan kesiapan anak untuk mengikuti pendidikan di sekolah dasar karena potensi anak yang meliputi kemampuan kognitif, emosional dan sosial mulai terbina dengan baik.

A ngka putus se kolah diduga berkaitan dengan

kondisi geografis tempat tinggal yang jauh dari lokasi sekolah. Penyebab lainnya , faktor ekonomi dan rendahnya partisipasi orang tua .

6)

Angka Kelulusan (SD/SLTP)

Angka kelulusan adalah rasio antara murid yang lulus pada jenjan g pendidikan tertentu terhadap murid kelas tertinggi pada jenjang yang sama. Indikator ini digunakan untuk memantau kemajuan siswa dalam menamatkan pendidikannya di 2016 2017 2018 2019 SD/MI 0.1 0.07 0.1 0.05 SMP/MTs 0.42 0.13 0.82 1.01 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 SD/MI SMP/MTs

2 - 49

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

suatu jenjang pendidikan. T abel 2.2 3

menyajikan Angka Kelulusan pada jenjang pendidikan SD dan SLTP selama tahun 201 8 - 20 20 . Angka Kelulusan pada jenjang SD dan SMP sudah mencapai 100 persen.

Tabel 2. 2 7

Angka Kelulusan (AL)

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Rasio Guru Terhadap Murid

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

SD

(%)

100,00

100,00

100, 00

100,00

100,00

S MP (%)

100,00

100,00

100,00

100,00

100,00

Sumber: Dinas Pendidikan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

7)

Angka Melanjutkan Sekolah

(AMS)

Angka melanjutkan ke S MP

adalah perbandingan antara jumlah lulusan jenjang SD/MI/Paket A/setara SD terha dap jumlah siswa baru tingkat 1 pada jenjang SMP, termasuk MTs, dan paket B setara SMP .

Indikator ini digunakan untuk memantau kemajuan siswa yang telah menyelesaikan pendidika n pada jenjang sekolah dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Pada T abel 2.30 menunjukkan capaian indikator Angka Melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs dari tahun 2016 hingga 2020 yang masih fluktuatif .

Tabel 2. 2 8

Angka Melanjutkan Sekolah

Kabupaten Kutai Timur

Tahun 201 6 - 20 20

Rasio Guru Terhadap Murid

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

SD /MI ke SMP/MTs (%)

98,90

92,17

84,11

85,27

77,46

Sumber : Dinas Pendidikan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Tabel 2.2 8

menunjukkan capaian indikator Angka Me lanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs dan SMP/MTs ke SMA/MA/SMK pada tahun 201 6

hingga 20 2 0 . Untuk kedua jenjang pendidikan SD

angka AMS

menunjukkan penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2020 , sementara itu tidak ada d ata untuk AMS pendidikan ke jenjang SMP .

8)

Jumlah Guru Yang Memenuhi Kualifikasi S - 1/D - IV

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendi dikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 20 1 7 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru dit etapkan bahwa : “ Setiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi akademik dan

2 - 50

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

kompetensi guru yang berlaku secara nasional ” . Kualifikasi Akademi k

merupakan pendidikan minimal

yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik. Pendidikan minimal ini dibuktikan dengan ijazah atau sertifikat keahlian yang sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku. Setiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi ak ademik

dan kompetensi

guru

yang berlaku secara nasional. Guru merupakan salah satu pendidik yang memegang peran esensial dalam sistem pendidikan.

Capaian p ersentase guru yang mem enuhi kualifikasi pendidikan S - 1/ D - IV dalam tiga

tahun terakhi r mengalami p eningkatan . Pada tahun 2018 , capaian persentase guru yang memenuhi kualifikasi pendidikan S - 1/ D - IV

sebesar

9 3,2

persen

menjadi 97,03

persen

pada tahun 20 20 .

Peningkatan

ini dikarenakan

adanya

tuntutan kebutuhan dan

sistem sertifikasi guru . Hal tersebut ya ng membuat seorang guru

harus meningkatkan tingkat pendidikannya.

B.

Kesehatan

Kesehatan merupakan salah satu faktor utama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah senantiasa meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pe layanan kesehatan diantaranya pemerataan pelayanan kesehatan serta sarana prasarana yang memadai.

Berdasarkan Tabel 2.2 9 , jumlah fasilitas kesehatan selama lima

tahun terakhir (201 6 - 2020) cenderung menin gkat meskipun tidak banyak. Hingga tahun 2020, hanya puskesmas saja yang masih memiliki jumlah sama dengan tahun 201 6 .

Tabel 2. 2 9

Jumlah Fasilitas dan Tenaga Kesehatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

No

Uraian

2016

2017

201 8

2019

2020

1

Jumlah Rumah Sakit

7

8

8

8

9

2

Jumlah Puskesmas

21

21

21

21

21

3

Jumlah Poliklinik

33

61

63

74

78

4

Jumlah Pustu

107

108

108

113

116

5

Jumlah Dokter Umum

108

130

166

99

109

6

Jumlah Dokter Gigi

33

38

50

28

31

7

Jumlah Dokter Spesialis

37

38

38

40

35

8

Bidan

427

561

670

575

537

9

Perawat

762

794

747

848

820

10

Tenaga Farmasi

76

113

112

127

112

11

Tenaga Sanitarian

14

27

41

31

27

12

Kesehatan Masyarakat

68

88

125

54

57

2 - 51

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

No

Uraian

2016

2017

201 8

2019

2020

13

Tenaga Gizi

18

22

27

34

29

14

Tenaga Terapi Fisik

6

6

8

11

11

15

Tenaga Keteknisan Medis

72

156

165

20

12

16

Jumlah Penduduk

415.553

418. 625

420.760

422.905

424.334

17

Jumlah Kecamatan

18

18

18

18

18

18

Jumlah Desa/Kelurahan

141

141

141

141

141

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Indikator kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik kesehatan, namun juga ke tersediaan tenaga medis kesehatan. Tabel 2.2 9

juga menyajikan jumlah

dokter dan jumlah

tenaga kesehatan lainnya di Kabupaten Kutai Timur. Angka yang tersaji dalam tabel

tersebut mengindikasikan jumlah dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis mengalam i fluktuasi, dan ada trend peningkatan pada tahun 2020, khususnya dokter umum dan dokter gigi. Di sisi yang lain, tenaga bidan, perawat, tenaga farmasi dan tenaga ahli gizi mengalami penurunan di tahun 2020.

Indikator d erajat kesehatan masyarakat Kabupate n Kutai Timur secara umum relatif cukup baik. Keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dapat

ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya:

lingkungan sehat, pel ayanan kesehatan, faktor genetik

dan perilaku hidup sehat. Di antara empat faktor tersebut, pel ayanan kesehatan memiliki peranan yang sangat strategis karena pelayanan kesehatan

lebih terkait dengan

upaya kesehatan bersifat preventif,

rehabilitasi, dan edukatif.

Pada

sisi yang lain, p ermasalahan yang muncul pada sektor kesehatan secara umum mencaku p:

( 1) dana kesehatan yang terbatas ;

(2) terbatasnya dan rendahnya profesional isme tenaga medis dan paramedis ;

( 3) rendahnya mutu layana n medis ;

(4) sarana dan prasarana kesehata n yang dimiliki sangat terbatas ;

(5) belum terpenuhinya mutu gizi masyara kat yang layak ;

dan

(6) wilayah yang harus dilayani sangat luas sebarannya.

Berikut adalah capaian aspek pelayanan umum Urusan Kesehatan

Kabupaten Kutai Timur tahun 201 6 - 2020.

2 - 52

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 30

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesehatan

Tahun 201 6 - 2020

Ind ikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan penduduk

Rasio

0,45

0,51

0,44

0,49

0,51

Rasio rumah sakit per satuan penduduk

Rasio

0,02

0,02

0,0 2

0, 0 2

0,02

Rasio dokter terhadap penduduk

Rasio

1:3.848

1:3.3 20

1:2.534

1:4.271

1:3.893

Rasio dokter gigi terhadap penduduk

Rasio

1:12.593

1:11.016

1:8.413

1:15.103

1:13.688

Rasio dokter spesialis terhadap penduduk

Rasio

1:11.231

1:11.016

1:11.070

1:10.572

1:12.123

Rasio tenaga gizi terhadap penduduk

Rasio

1: 23. 086

1:19.028

1:15.580

1:12.375

1:14.632

Rasio tenaga bidan terhadap penduduk

Rasio

1:973

1:746

1:628

1:498

1:517

Rasio dokter terhadap penduduk

Rasio

1:6.111

1:4.757

1:2.534

1:4.271

1:3.893

Rasio dokter gigi terhadap penduduk

Rasio

1:3.848

1:3.320

1:8.4 13

1:15.103

1:13.688

Rasio Posyandu per satuan balita

Rasio

7, 5

10,41

8 ,00

8,00

7,85

Rasio tenaga kesehatan masyarakat terhadap penduduk

Rasio

1:11.231

1:11.016

1:3.365

1:3.330

1:7.444

Rasio tenaga medis per satuan penduduk

Rasio

3,47

4,2

0,56

0,39

0,54

Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan

%

100

100

100

100

100

Cakupan puskesmas

%

116,67

116,67

116,67

116,67

116,67

Cakupan puskesmas pembantu

%

79,26

75

77,3

80,14

82,27

Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani

%

78,00

61,06

63,2

6 8,87

7 0,93

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan

%

87,00

83,19

85,77

84,07

89,4

Cakupan desa/kelurahan Universal Child Immunization

(UCI)

%

62,85

61,06

78

8 3,07

73,76

Cakupan penemuan dan penanganan penderita

penyakit TBC BTA

%

76,69

43,47

76,69

68,26

56,26

Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD

%

100

100

100

100

100

Cakupan kunjungan bayi

%

95,04

91,44

88, 17

89,9

81,25

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

2 - 53

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

1)

Rasio puskesma s, poliklinik, dan pustu per satuan penduduk

Puskesmas, Poliklinik dan Pustu merupakan salah satu sarana penunjang pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Semakin banyak jumlah ketersediannya, maka semakin memudahkan mas yarakat dalam menjangkau pelayanan kesehatan.

Berdasarkan Tabel 2. 30 , diketahui bahwa rasio puskesmas, poliklinik, dan pustu per satuan penduduk dari tahun 2018 hingga 2020 cenderung meningkat, yaitu sebesar 1,166 (201 6 ) menjadi 1,166 (2020). Hal tersebut mencerminkan bahwa ketersediaan fasilitas kes ehatan dasar semakin mudah dijangkau oleh masyarakat Kabupaten Kutai Timur.

2)

Rasio rumah sakit per satuan penduduk

Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat adalah dengan membangun atau memperbaiki fasilitas kesehatan , diantar anya

k etersediaan berbagai sarana kesehatan (misal: Rumah Sakit)

di Kutai Timur. Rumah sakit merupakan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang bergerak dalam kegiatan kuratif dan rehabilitatif .

Secara umum, b erdasarkan Tabel 2. 30

kondisi rasio rumah sakit per penduduk hingga tahun 2020 sudah semakin baik.

Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya capaian rasio

rumah sakit per penduduk

dari 0,019 pada tahun 2018 menjadi 0,021 ditahun 2020.

Hal ini mencermink an bahwa kemampuan masyarakat Kabupaetn Kutai Timur dalam mengakses rumah sakit menjadi lebih mudah.

3)

Rasio dokter per satuan penduduk

Kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam pe mbangunan sumber daya

manusia. Manusia yang sehat dan produktif akan

meningkatkan daya saing suatu

bangsa. Ketersediaan tenaga kesehatan khususnya, dokter di Kabupaten Kutai Timur tahun 201 8

masih belum

ideal berdasarkan rasio ideal perbandingan dengan jumlah penduduk berdasarkan standar Indonesia sehat dan WHO ( 1 dokter untuk 2500 jiwa ) .

Berdasarkan Tabel 2. 30 , p ada tahun 2019 rasio jumlah dokter terhadap penduduk semakin menurun yaitu dari 1 dokter : 2 . 534

jiwa menjadi 1 dokter : 4.271

jiwa.

Namun, pada tahun 2020 kenaikan jumlah penduduk diikuti dengan kenaikan jumlah d okter, sehingga ra sio jumlah

dokter terhadap penduduk meningkat menjadi 1: 3.893 .

2 - 54

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

4)

Rasio tenaga medis per satuan penduduk

Rasio tenaga medis per jumlah penduduk

( 1.000 penduduk ) mengukur ketersediaan akses penduduk terhadap tenaga medis.

Berdasarkan Tabel 2 . 30 , r asio tenaga medis per satuan penduduk di Kabupaten Kutai Timur secara umum menunjukkan penurunan, yaitu d ari 0,56

pada tahun 201 8

menjadi 0,54 pada tahun 2020 .

5)

Rasio posyandu per satuan balita

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya

pelayanan

kese hatan yang bersumber dari dukungan

masyarakat . Posyandu

dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, dalam rangka penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat . Posyandu

memberikan kemudahan kepada masyaraka t, dal am memperoleh pelayanan kesehatan dasar .

Data R asio posyandu per satuan balita pada tahun 201 8 - 20 20

tersaji pada Tabel 2. 30 .

Secara umum, capaian rasio posyandu per balita

selama tiga tahun terakhir

mengalami fluktuatif . P ada

tahun 2019

capaian rasi o posyandu per satuan balita

sebesar 10,5 , capaian tersebut

menurun dari capaian tahun 2018 yaitu sebesar 12,13. Sementara itu, pada tahun 2020

rasio balita per posyandu meningkat menjadi 12. Upaya awal yang harus selalu dilakukan

Kabupaten Kutai Timur

d alam rangka untuk update

perkembangan rasio posyandu adalah melakukan pendataan wilayah kerja posyandu termasuk jumlah balita. Informasi ini untuk mengetahui apakah jumlah posyandunya memang kurang atau jumlah balita yang terus meningkat.

6)

Caku pan balita gi zi buruk mendapat perawatan

Gizi buruk adalah bentuk terparah dari kondisi

terjadinya kekurangan gizi menahun. Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan adalah balita gizi buruk yang mendapat penanganan

di sarana pelayanan kesehatan sesuai tata

laksana gizi buruk di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Berdasarkan Ta bel 2. 30 , c akupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan selama tahun 201 8 - 2020

sudah mencapai 100 persen .

7)

Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani

Cakupan komplikasi kebidana n yang ditangani adalah

jumlah ibu yang mengalami

komplikasi kebidanan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu . Cakupan

2 - 55

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

komplikasi kebidanan

sebaiknya

mendapat penanganan defini si

sesuai dengan standar oleh tenaga kesehatan terlatih pada tingkat pe layanan dasar dan rujukan (Polindes, Puskesmas, Puskesmas Pelayanan Obstet ri Neonatal Emergensi Dasar

( PONED ) , Rumah Bersalin, RSIA/RSB, RSU, RSU Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) .

Target cakupan komplikasi kebidanan yang ditangan i adalah 100 persen .

Hal ini berarti

setiap ibu yang mengalami komplikasi kebidanan mendapat pen anganan oleh tenaga kesehatan. N amun demikian , berdasarkan Tabel 2. 30

cakupan komplikas i kebidanan masih mencapai 70,9

persen

pada tahun 2020 , capaian tersebut meningkat dari tahun 2018 yaitu seb esar 63,2 persen.

8)

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan adalah ibu bersalin yang m endapat pertolongan persalinan oleh

tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.

Berdasarkan Tabel 2. 30 , c akupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di Kabu paten Kutai Timur

secara umum menin gkat dari

8 5 , 7 7

persen

pada tahun 2018 menjadi 89,4 persen pada tahun 2020.

9)

Cakupan desa/kelurahan Universal Child Immunization

(UCI)

Pencapaian UCI pada dasarnya merupakan proksi terhadap cakupan atas imunisas i secara l engkap pada jumlah

bayi. P emerintah daerah selalu berupaya menargetkan pencapaian UCI pada wilayah administrasi desa/kelurahan. Suatu desa/kelurahan telah mencapai target UCI apabila

diperoleh

>80 persen bayi di desa/kelurahan tersebut mendapat imunisasi l engkap dalam satu tahun.

B erdasarkan Tabel 2. 30 , cakupan desa/Kelurah an UCI mencapai 73,76 persen pada tahun 20 20 .

Capaian tersebut mengalam i

penurunan dibanding tahun 2019 yaitu sebesar 83,07 persen.

Kondisi penurunan

ini bisa jadi disebabkan karena adany a pembatasan aktivitas aki bat pandemi Covid - 19, dengan demikian tidak

semua bayi berkunjung ke pelayanan kesehatan termasuk posyandu dan pustu untuk mendapatkan pelayanan imunisasi .

2 - 56

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

10)

Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA

Menurut Tabel

2. 30 , u paya dalam menanggulangi TB C

di Kabupaten Kutai Timur

sudah cukup baik. Hal tersebut

terlihat dari c apaian

pada tahun 201 9 meningkat menjadi

68,26 persen, sedangkan pada tahun 2020 sedikit mengalami penurunan menjadi 56,26 persen .

Menurut h asil pen elitian Pasaribu (2 005) , dilaporkan bahwa faktor yang mempengaruhi rendahnya Case Detection Rate

( CDR )

pada program TBC adalah : kondisi

kemiskinan, kurangnya penyuluhan kesehatan ,

dan perlunya peningkatan infrastruktur dan sumber daya. Selain itu, masa pan demi Covid - 19 yang berlangsung juga menjadi faktor penghambat penemuan dan penanganan penyakit TBC BTA ,

karena sebagian besar masyarakat yang mukin merasakan gejala TB menjadi lebih khawatir sehingga memilih tida

mendatangi pelayanan kesehatan .

11)

Cakupan pen emuan dan penangana n penderita penyakit DBD

Demam B erdarah D engue (DBD) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. DBD disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus , famili Flaviviridae . Setiap serotipe cu kup berbeda sehingga tidak ada proteksi - silang dan wabah yan g disebabkan beberapa serotipe ( hiperendemisitas ) dapat terjadi. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia dengan perantara nyamuk Aedes aegypti

dan Aedes albopictus .

Cakupan penemuan dan penang anan penderita penyakit DBD adalah p ersentase penderita DBD yang ditangani sesuai standar di satu wilayah dalam waktu 1 (satu) tahun dibandingkan dengan jumlah penderita DBD yang ditemukan/dilaporkan dalam kurun waktu satu tahun yang sama.

Berdasarkan Tabe l 2.26, c apaian penemuan dan penanganan pender ita penyakit DBD di Kabupaten Kutai Timur sebesar 100 persen pada tahun 201 8

hingga tahun 2020 .

12)

Cakupan kunjungan bayi

Cakupan kunjungan bayi adalah cakupan bayi yang memperoleh pelayanan kesehatan sesuai deng an standar layanan

dokter, bidan, dan perawat yang memiliki kompetensi klinis kesehatan, paling sedikit 4 kali di

s u atu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.

Berdasarkan Tabel 2. 30 , c akupan kunjungan bayi di K abupaten Kutai Timur pada tahun

201 6

yaitu s ebesar

95,04 persen , capaian tersebut menurun menjadi 81,25 persen pada tahun 2020 .

2 - 57

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

C.

Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Bidang pekerjaan umum mempunyai tugas untuk membangun dan merawat infrastruktur dasar (jalan transportasi, ketersediaan energi listrik, a ir dan sanitasi) bagi masyarakat. Indi kator capaian bidang pekerjaan umum dan penataan ruang

mencakup kondisi jalan raya, rasio tempat ibadah, rasio tempat pemakaman, rasio tempat pembuangan sampah dan beberapa indikator lainnya.

Tabel 2. 31

Capaian Aspek Pelayanan Umum

Urusan Pekerjaan Umum

dan Penataan Ruang

Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik

%

51,63

59,5

45,41

66,59

51,48

Rasio tempat ibadah per satuan penduduk

Rasio

0, 67 0

0,209

0,008

0,13 0

0,430

Rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk

Rasio

0,31

0,31

0,30

0,31

0,31

T urap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota

%

2,74

1,99

0

0,194

na

Persentase Luas Irigasi kabupaten

dalam kondisi baik

%

55 ,00

54,96

29,60

29,75

29,75

Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB

Rasio

na

na

na

na

0,306

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Capaian

indikator dalam urusan pekerjaan umum disajik an di bawah ini .

1)

Proporsi Panjang Jaringan Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan

Pembangunan transportasi di Kabupaten Kutai Timur memiliki arti terpenting dan strategis untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan. Di samping akses transportasi yang relatif terbatas, pola sebara n

penduduk yang tidak merata dapat memicu kesenjangan dalam proses pembangunan dan

menciptakan

disparitas regional . Pembangunan transportasi sangat berperan sebagai langkah awal dalam

upaya pemerataan pembangunan di semua sekto r.

Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik Ka bupaten Kutai Timur selama tiga tahun terakhir (2018 - 2020) mengalami fluktuatif. Namun, secara umum capaian tahun 2020 lebih tinggi dibanding pada tahun 2018 yaitu sebesar 51,48 persen

2 - 58

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

dari 45,41 pe rsen. Perkembangan proporsi hanjang jalan dalam kondisi ba ik tersebut harus tetap ditingkatkan, mengingat hal ini merupakan bagian terpenting dalam pemerataan pembangunan dan juga peran Kabupaten Kutai Timur yang direncanakan akan menjadi kabupaten penyang ga Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.

2)

Rasio tempat ibadah p er satuan penduduk

Rasio tempat ibadah dinyatakan dalam

jumlah ketersediaan tempat ibadah per 1.000 penduduk. Beribadah sangat berguna untuk membentuk kualitas manusia seutuhnya. Untuk itu diperluka n tempat sarana ibadah dalam mewujudkan hal tersebut bagi masing - masing pemeluk agama. Berdasarkan Tabel 2. 31 , rasio tempat ibadah per satuan penduduk Kabupaten Kutai Timur selama tiga tahun terakhir (2018 - 2020) menga lami peningkatan yang cukup signifikan , yaitu sebesar 0,008 pada tahun 2018 m en jadi 0,43 di tahun 2020.

Tabel 2. 3 2

Jumlah Sarana Peribadatan Tahun 2017 - 2020

Sarana Peribadatan

Tahun

2017

2018

2019

2020

Masjid/Musholla/Langgar

800

815

818

820

Gereja Kristen Protestan

166

187

199

208

Gereja

Kristen Katolik

54

55

56

77

Pura

23

21

21

24

Vihara

0

1

1

1

Jumlah

1.043

1.079

1.095

1.130

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Tabel 2.32 menunjukkan jumlah tempat beribadah pada tahun 2017 - 2020 yang menunjukkan tren mening kat setiap tahunnya. Pada tahun 2016 total tempat peribadatan di Kabupaten Kutai adalah sebanyak 1.043 unit , kemudian pada

tahun 2020 menjadi 1.130 unit atau me ningkat

sebanyak 87 unit.

Tempat

peribadatan sepetri ma s jid, gereja kristen protestan dan gereja

katolik menunjukkan peningkatan setiap tahunnya , sementara jumlah pura sempat mengalami penurunan pada tahun 2018, namun pada tahun 2020 terjadi peningkatan ju mlah sarana peribadatan sebanyak 3 unit dibandingkan dengan tahn 2019. Adapun jumlah Vihara di K abupaten Kutai cenderung tetap dari tahun 2018 hingga 2020.

2 - 59

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

3)

Rasio tempat pemakaman umum ( TPU) per satuan penduduk

Rasio tempat pemakaman umum per 1.000 jumlah p enduduk

di Kabupaten Kutai Timur

telah memadai.

Pada saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah memiliki TPU yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Kutai Timur. Untuk mengantisipasi kebutuhan terhadap TPU yang semakin meningkat seiring dengan be rtamba hnya jumlah penduduk, perlu didorong partisipasi swasta dalam menyediakan lahan pemakaman . Capaian rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk pada tahun 201 6

sebesar 1,2 1

kemudian turun menjadi 1, 51

pada tahun 201 7 .

4)

Turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota

Pada tahun 201 7

capaian turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor lingkup kewenangan kota sebesar 1, 99

persen mengalami pen urunan dibandingkan

tahun 2016 sebesar

2,7 4 persen .

5)

Luas Irigasi Kabupaten dalam kondisi baik

Pembangunan irigasi ditujukan untuk meningkatkan

kesejahteraan masyarakat petani . P embangunan irigasi juga memberikan dampak atau pengaruh terhadap aspek sosial.

Jaringan irigasi diperlukan untuk pengaturan air, mulai dari penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan penggunaannya.

K eter s ediaan jar ingan irigasi yang cukup akan meningkatkan produktivitas pertanian .

Peningkatan jumlah saluran irigasi mendorong peningkatan kontribusi sektor perta nian dalam pembentukan PDRB Kabupaten Kutai Timur.

Kabupaten Kutai Timur memiliki Daerah Irigasi (DI) seban ya 3 (tiga) unit. DI 1 terletak di daerah Pesap (Kecamatan Kongbeng). DI ini sudah mampu mengairi sawah seluas 365 ha dari target area persawahan se luas 430 ha (84,88 persen). DI yang kedua terletak di Kecamatan Kaubun. DI ini sudah mampu mengairi 1.400 ha

dari target luas sawah 2.030 ha (68,97 persen). Selanjutnya, DI yang ketiga adalah DI Tanah Abang (Kecamatan Long Mesangat). DI ini sudah mampu men gairi 100 persen target sawah yang ada di wilayah target, yaitu seluas 215 ha.

Sektor pertanian menjadi tum puan Kabupaten Kutai Timur untuk menuju kemandirian pangan. Oleh karena itu pembangunan irigasi sebagai pendukung utama

2 - 60

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

sektor pertanian harus menja di prioritas, terutama di wilayah yang memiliki potensi cetak sawah baru

dan meningkatkan jaringan irigasi y ang ada .

Hingga

tahun 20 20 baru 29 ,75

persen lahan sawah mempunyai irigasi tehnis, sisanya belum mempunyai jaringan irigasi (BPS Kutai Timur, 2020: 144). Meskipun demikian, persentase tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya

mencapai 29,60 persen.

6)

Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan area memanjang/ jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh tanaman seca ra alamiah maupun yang sengaja ditanam. Tujuan penyediaan RTH adalah: 1) menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air; 2) menciptakan

aspek planologis perkotaan melalui keseimbangan antara lingkungan alam dan lingkungan binaan yang brguna untuk k epentingan masyarakat; serta 3) meningkatkan keserasian lingkungan perkotaan sebagai sarana pengaman lingkungan perkotaan yang aman, nyaman, se gar, indah, dan bersih.

Berdasarkan tabel 2.31, pada tahun 2020 capaian rasio RTH per satuan wilayah ber HPL/HGB ini adalah sebesar 0,306

D.

Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Perumahan Rakyat dan Kawas an Permukiman dapat dilihat dari beberapa indikator kinerja sebagai berikut:

Tabel 2. 3 3

Capaian Aspek Pelayanan U mum Urusan Perumahan

Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Persentase rumah tinggal bersanitasi

%

Na

90,70

90,70

Na

Na

Program rumah layak huni

Rasio

Na

0,20

0,30

0,27

0,30

Sumber: Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab .

Kutai Timur Tahun 202 1

1)

Persentase Rumah Tinggal Bersanitasi

Persentase rumah tinggal bersanitasi adalah proporsi rumah tinggal bersanitasi terhadap jumlah rumah tinggal . Sanitasi adalah segala upaya yang dilakukan untuk menjamin terwujudnya kondisi yang

memenuhi persyaratan kesehatan. F asilitas

2 - 61

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

sanitasi adalah sarana air minum/air bersih, sarana pembuangan kotoran kakus/jamban, sa rana pembuangan limbah cair, limbah padat, limbah gas/debu dan sarana pembuangan sampah . Rumah tangga berakses sanitasi sekura ng - kurangnya mempunyai akses untuk memperoleh layanan sanitasi, sebagai berikut: 1) fasilitas air bersih; 2) pembuangan air besar/ tinja; 3) pembuangan air limbah (air bekas); dan 4) pembuangan sampah. Pada tahun 2018 persentase rumah tinggal bersanitasi di

Kabupaten Kutai Timur yaitu sebesar 90,70 persen.

2)

Rasio Rumah Layak Huni

Program rumah layak huni p ada tahun 2018 mencapai rasio

sebesar 0,3 0, kemudian

capaian tersebut menu run menjadi 0,27 pada tahun 2019, dan

meningkat

kembali hingga

0,30 di tahun 2020 .

Lokasi pelaksanaan program berada pada enam desa yang tersebar dalam tiga kecamatan, yaitu Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Kaliorang. Program tersebut diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

yang didukung oleh pihak swasta untu k mensukseskan program tersebut .

Program ini diarahkan untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur.

E.

Kesatuan Bangsa dan

Politik Dalam Negeri

Urusan Ketentraman Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat di Kabupten Kutai Timur telah menunjukkan kondisi yan g baik. Hal ini diindikasikan dari aktivitas LSM, Ormas dan OKP serta adanya pembinaan lembaga keagamaan .

Tabel 2. 3 4

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri

Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

LSM, Ormas dan OKP

yang aktif

Orang

450

345

178

150

260

Persentase pengurus dan anggota keagamaan yang dibina

%

75

80

85

83

83

Jumlah kegiatan Lembaga Keagamaan/

F orum K omunikasi U mat B eragama

Keg iatan

12

15

18

12

1

Sumber: Badan Kesatuan Bangsa d an Politik

Kabupaten Kutai Timur Tahun

202 1

Jumlah LSM, Ormas, dan OKP yang aktif, presentase pengurus dan anggota keagamaan yang dibina, serta jumlah kegiatan Lembaga Keagamaan pada tahun 2020

masing - masing mencapai 260

orang, 8 3

persen, dan 1

kegiatan. J umlah LSM, Ormas, dan OKP yang aktif di tahu n 2020

tersebut cenderung mengalami peningkatan

2 - 62

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

dibandinkan dengan 2 tahun sebelumnya . Adapun dua indikator capaian lainnya yaitu presentase pengurus dan anggota keagamaan yang dibina, serta jumlah kegiatan Lemba ga Keagamaan di tahun 2020 adalah sebesar 83

pesen dan 1 kegiatan.

Jumlah kegiatan lembaga keagamaan sendiri mengalami penurunan cukup signifikan disebabkan adanya pembatasan kegiatan masyarakat selama masa pandemi Covid - 19 yang terjadi hingga saat ini.

F.

So sial

Perlindungan sosial tidak hanya sebatas pemenuhan hak, tetapi juga sebagai syarat terlaksananya pembangunan ekonomi dan pertumbuhan yang setara dan berkelanjutan.

Masalah sosial adalah perilaku atau keadaan kompleks yang akibatnya berpengaruh kesejaht eraan orang banyak (umum) serta dapat

mengganggu kestabilan masyarakat, norma, adat istiadat, dan kepercayaan masyarakat.

Tabel 2. 3 5

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Sosial

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

Uraian

Satuan

2016

2017

2018

2019

2020

P enyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang tertangani

%

54,43

34,49

80,13

94,72

61,80

Sumber:

Dinas Sosial

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Tabel 2.3 5

men unjukkan

bahwa rasio PMKS tertangani di Kabupaten Kutai Timur selama tahun 201 6 - 2020 . P ada

tahun 2016 persentase penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tertangani yaitu sebesar 54,43 persen. Persentase ini kemudian mengalami penurunan hingga menjadi sebesar 34,49 persen di tahun 2017. Pada 2018 persentase penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tertangani meningkat menjadi

80,13

persen dan kemudian meningkat menjadi menjadi 94,72 persen

ditahun 2019. Namun demikian, pada tahun 2020 capaian tersebut menurun menjadi 61,8 0

persen. Penurunan tersebut diperkirakan

karena

adanya pandemi Cov id - 19, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur lebih fokus menangani masyarakat yang terdampak pandemi tersebut.

Pen urunan PMKS yang tertangani tidak berarti kualitas

perlindungan da n

kesejahteraan sosial juga menurun. Keterbatasan anggaran berakibat penanganan P MKS didasarkan pada skala prioritas penanganan terhadap kelompok penduduk miskin dan rentan. Berbagai upa ya yang telah dilakukan adalah memberikan bantuan dan jaminan

2 - 63

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

sosial, meningkatkan pemberdayaan sosial, menyediakan sarana dan prasarana pelayanan dan rehabilitasi sosial serta meningkatkan kemampuan dan keberdayaan mereka melalui pendidikan.

2.1.3.2

Fokus Layanan Urusan Wajib Bukan Pelayanan Dasar

A.

Ketenagakerjaan

Pandemi Covid - 19 berdampak pada masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Kutai Timur. Kebijakan pemerin tah pusat dalam membatasi mobilitas dan aktivitas penduduk secara tidak langsung mempengaruhi aktivitas perekonomian yang berdampak pada lesunya daya beli masyarakat. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari pembatasan sosial dan mobilitas penduduk adalah m enurunnya produksi yang dihasilkan oleh dunia usaha. Namun, di Kabupaten Kutai Ti mur ang ka

pengangguran me nurun.

Tabel 2. 3 6

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Ketenagakerjaan

Tahun 20 1 6 – 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Tingkat P art isipasi A ngkatan K erja

(TPAK)

%

70,56

69,09

58,54

61,95

56,62

Tingkat P engangguran

T erbuka

(TPT)

%

1,06

1,01

1,12

0,95

0,53

Angkatan Kerja

Jiwa

215.586

215.586

117.202

186.535

178.683

Pencari kerja yang ditempatkan

orang

957

1 . 531

1.346

973

417

Angka p engangguran

Jiwa

2.295

2.192

1.992

1.772

1.362

Sumber:Dinas Tenaga Kerja da n

Transmigrasi

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

1)

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja adalah suatu indikator ketenagakerjaan yang memberikan gambaran tentang penduduk yang aktif secara ekonomi dalam kegiatan sehari - hari merujuk pada suatu waktu dalam periode survei. Pada tahun 20 20

TPAK Kabupaten Kutai Tim ur sebesar 5 6,62

persen .

Penurunan TPAK menunjukkan jumlah angkatan kerja yang memasuki go longan penduduk bukan angkatan kerja, seperti kelompok penduduk yang sedang berpendidikan.

2)

Tingkat Pengangguran Terbuka

Tingkat Pengangguran Ter buka adalah persentase penduduk:

1)

yang

sedang

2 - 64

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

mencari pekerjaan, 2) yang mempersiapkan usaha, 3) yang tidak me ncari pekerjaan, karena merasa tidak

mungkin mendapatkan pekerjaan dan 4) yang sudah mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja. Tingkat pengangguran da pat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyata kan dalam persen. Indikator ini bermanfaat untuk melihat keterjangkauan pekerjaan (kesempatan kerja).

Secara umum, Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Kutai Timur cenderung menurun. Hal ini dibuktikan dari Tingkat Pengangguran Terbuka yang mencapai 1,12

persen pada tahun 2018 menurun menjadi 0,53 persen ditahun 2020. Besarnya angka pengangguran terbuka mempunyai implikasi sosial yang luas karen a mereka yang tidak bekerja tidak mempunyai pendapatan. Semakin tinggi angka pengangguran terbuka maka semakin b esar potensi kerawanan sosial yang akan ditimbulkan , contohnya kriminalitas. Sebaliknya ,

semakin rendah angka pengangguran terbuka maka semakin stabil kon disi sosial

masyarakat.

3)

Jumlah Pengangguran

Berdasarkan capaian dalam tiga tahun terakhir, terdapat t ren penurunan jumlah pengangguran, dima na pada tahun 2018 sebesar 1.992 jiwa

turun menjadi sebesar 1. 77 2

jiwa

pada tahun 2019 , dan pada tahun 2020 turun kembali menjadi 1.362

jiwa .

4)

Pencari kerja yang ditempatkan

Selama tiga tahun terakhir (2018 - 2020), j umlah

pencari kerja yang ditempatkan cenderung menurun, yaitu sebesar 1.346

orang

(2018) menjadi 417 orang

(2020). Pencari kerja yang ditempatkan adalah persentase jumlah pencari kerja yang ditempatkan dibagi dengan jumlah pencari kerja yang mendaftar. Kes empatan kerja merupakan hubungan antara angkatan kerja dengan kemampuan penyerapan tenaga kerja.

B.

Pemberdayaan Pere mpuan dan Perlindungan Anak

Kabupaten Kutai Timur melakukan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pada tahun 2018 telah berhasil

mena ngani

pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan sebanyak 92 persen . Capaian ini lebih rendah dari dua tahun sebelumnya yang telah mencapai 100 persen. Semenatra itu, selama tahun

2 - 65

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2019 hinggga 2020 capaian indikator ini kembali terc apai 100 persen. Hal ini menunjukkan keseriusan K abupaten Kutai Timur dalam menghapus kekeras an dan diskriminasi di berbagai kebidupan .

Tabel 2. 3 7

Capaian Aspek Pelayanan Umum

Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

T ahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan (%)

100

100

9 2

100

100

Sumber: Dinas

Pemberdayaan Perempuan dan PA

Kab .

Kutai Timur Tahun 202 1

C.

Ketahanan Pangan

1)

Ketersediaan Pangan Utama

Ket ersediaan pangan utama di wilayah Kutai Timur

cenderung menurun sejak tahun 2018 - 2020.

Pada tahun 2018 j umlah ketersediaan pangan utama sebesar 59,99

persen dan turun menjadi 43,66 persen pada tahun 2020 .

Kondisi

ini m enunjukkan bahwa

P emerintah Kabupaten Kutai Timur perlu penguatan ketersediaan pangan utama dan sekaligus menciptakan variabilitas pangan.

Tabel 2. 3 8

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pangan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Keterse diaan pangan utama

%

83,10

52,26

59,99

42,82

43,66

Indeks Ketahanan Pangan

Indeks

na

na

71,27

57,58

73,13

Tingkat Konsumsi E nergi

AKG (Kkal/kap/ hari)

2.203,40

1.994,10

2.041,11

2.105,14

na

Sumber: Dinas Ketahanan Pangan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

2)

Regulasi Ketahanan Pangan

K etahanan

pangan di Kabupaten Kutai Timur telah

menunjukkan tren peningkatan . B eberapa hal yang perlu diperhatikan

diantarnya adalah

(a)

kemampuan memproduksi padi sebagai pangan utama masih dapat

ditingkatkan dengan cara mengopti malkan padi sawah beririgasi tehnis ; dan

(b)

surplus pangan utama yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir disebabkan oleh lancarnya jalur distribusi impor beras dari luar kabupaten Kutai Timur. R egulasi ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur selama k urun waktu tahun 20 1 6 - 20 20

seperti tampak pada Tabel 2.3 9 .

2 - 66

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 3 9

Regulasi Ketahanan Pangan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

No

Uraian

2016

2017

2018

2019

2020

1.

Regulasi Ketahanan Pangan dalam Bentuk Perda ;

-

Ada

-

Tidak Ada

Sumber: Badan

Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur

Tahun 202 1

D.

Lingkungan Hidup

Kualitas Lingkungan Hidup di Kabupaten Kutai Timur memiliki peran yang sangan strategis. Hal ini mengingat sebagian besar hasil tambang di kabupaten ini didominasi ol eh batubara yang cukup berpengaruh terhadap kualitas lingkungan hidup. Indikatir lingkukan

hidup mencakup (i) persentase penegakan h u kum lingkungan ; (ii) penetapan kelas air ; (iii) upaya penurunan gas emisi ; serta

(iv)

pemantauan evaluasi dan pelaporan emi si gas rumah kaca. Secara umum capaian aspek pelayanan umum Urusan Lingkungan Hidup Tahun 2018 - 2020 mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah penegakan h u kum lingkungan yang meningkat.

Tabel 2. 40

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Lin gkungan Hidup

Tahun 201 8 - 2020

Indikator

Tahun

2018

2019

2020

Hasil pengukuran indeks kualitas air

58,75

58

52,73

Hasil pengukuran indeks kualitas Udara

43,47

77,72

80,69

Hasil pengukuran indeks kualitas Tutupan Lahan

77,50

77,50

77,48

Sumber: Badan

Lingkungan Hidup

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

E.

Kependudukan dan Catatan Sipil

Kualitas layanan bidang kependudukan dan catatan sipil dapat dilihat dari rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk dan cakupan penerbitan akta kelahiran 0 -

18 . Indikator capaian bidang kependudukan selama tahun 201 6 - 2020 ada yang mengalam i fluktuasi dan ada juga yang mengalami peningkatan . Berikut merupakan sajian data dari capaian Urusan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 201 6 - 2020 .

2 - 67

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 4 1

Capaian Ur usan Administrasi Kependudukan dan Penc atatan Sipil

Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk

%

70,17

14,27

96,08

82,78

86,95

Cakupan penerbitan akta kelahiran 0 -

18

%

38,11

- 11,05

41,1 4

92,12

92,12

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab .

Kutai Timur Tahun 202 1

F.

Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Peranan p emberdayaan masyarakat sangat penting dalam mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki. Tabel 2 . 42

menjelaskan

kegi atan yang bersifat rutin terkait dengan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa di tahun 201 6 - 20 20 .

Tabel 2. 4 2

Capaian Aspek Pelayanan Umum

Urusan Pemberdayan Masyarakat dan D esa

Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Pem berdayaan masyarakat dan pemerintahan desa

K eg iatan

6

6

6

6

6

Sumber: Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kab .

Kutai Timur Tahun 202 1

Pemberdayaan masyarakat kemungkinan besar akan terhambat oleh tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang relatif masih rendah. Tabel 2.48 menyajikan jumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang telah dilakukan di Kabupaten Kutai Timur. Rata - rata 6 (enam) kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang terlaksanan di Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan - kegiatan ini hendak nya diupayakan untuk

ditingkatkan, minimal satu kegiatan per kecamatan.

G.

Keluarga Berencana (KB) dan Keluarga Sejahtera (KS)

Pengendalian jumlah penduduk memiliki peran dalam mengendalikan potensi sumberdaya alam suatu wilayah. Salah satu upaya untuk menge ndalikan kuantitas penduduk diantaranya adalah dengan meningkatkan peserta Keluarga Berencana (KB) aktif. Selama lima

tahun t erakhir (201 6 - 2020) c apaian cakupan Peserta KB Aktif

cenderung meningkat, yaitu sebesar 73,66

persen pada tahun 2018 menjadi 69 pe rsen di tahun 2020. Di sisi lain, rata - rata jumlah anak per keluarga

pada lima

tahun terakhir (201 6 - 2020) tidak mengalami perubahan yaitu 2,8 anak per keluarga .

Adapun

2 - 68

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

perkembangan capaian rasio akseptor KB pada tahun 2016 - 2020 sejalan dengan persentase ca ngkupan peserta KB aktif.

Tabel 2. 4 3

Capaian Aspek Pelayana n

Umum

Urusan KB dan Keluarga Sejahtera Kabupaten Kut ai Timur

Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Cakupan peserta KB aktif

%

73,66

48,78

61

68,62

69

Rata - rata jumla h anak per keluarga

Anak

2,8

2,8

2,8

2,8

2,8

Rasio Akseptor KB

%

73,66

48,78

61

68,62

69

Sumber: Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kab .

Kutai Timur Tahun 202 1

H.

Perhubungan

1)

Jumlah Uji Kir Angkutan Umum

Angkutan umum yang berada di Kabupaten Kutai Timur

yang akan beroperasi harus melalui uji kir terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan b ahwa angkutan umum yang telah beroperasi telah layak digunakan oleh masyarakat. Jumlah uji kir angkutan umum di Kabupaten Kutai Timur mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir (2018 - 2020). Tahun 2018 jumlah uji kir sebesar 7.791 unit menurun menjadi 3. 529 unit pada tahun 2020.

2)

Jumlah Terminal/ Pelabuhan Laut/ Pelabuhan Udara

Rencana pendirian Ibukota Nergara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur berpengaru h terhadap penyediaan sarana dan prasaran transportasi. Perkembangan jumlah pelabuhan laut, udara, serta terminal darat tidak mengalami pertumbuhan signifikan, namun dapat dipas tikan tingkat mobilitasnya semakin tinggi dengan lonjakan jumlah penumpang yang

meningkat setiap tahun. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menargetkan pembangunan sarana dan prasarana perhubungan baik darat, laut dan udara guna mengantisipasi perkemban gan jumlah penumpang y ang meningkat setiap tahunnya.

D ata

BPS

menampilkan bahwa

belum banyak peningkatan jumlah terminal/pelabuhan laut/pelabuhan udara dalam 3 tahun terakhir.

3)

Persentase

Pemasangan Rambu - Rambu Lalu Lintas

Ketersediaan r ambu lalu lintas

bertujuan untuk mengatur lalu lintas kendaraan

2 - 69

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

bermotor, sehingga hal ini dapat meminimalisasi

jumlah kecelakaan yang terjadi.

Capaian presentase rambu - rambu lalu lintas yang terpasang pada tahun

2020

sebesar 26,78 persen. Capaian ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun 2019 yaitu sebesar 9,22 persen.

4)

Jumlah O rang/Barang melalui Dermaga/Bandara/Terminal p er Tahun

Mobilitas orang atau barang merupakan salah satu faktor yang menentukan perekonomian suatu wilayah. Mobilitas orang atau barang dapat melalui dermaga, bandara, dan terminal. Mobilitas orang di Kabupate n Kutai Timur dalam lima

tahun terakhir (201 6 - 2020) mengalami penurunan dari 132.746

orang (201 6 ) menjadi 45.302 orang (2020). Sedangkan mobilitas barang mengalami kenaikan dari 2 .7 07 ton (201 6 ) menjadi 1.418 (2020).

Tabel 2. 4 4

Capaian Aspek Pelayanan Umum

Urusan Perhubungan

Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Satua n

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Jumlah uji kir angkutan umum

Unit

5.983

8.753

7.791

6.295

3.529

Terminal

dan subterminal

Unit

12

12

12

12

12

Pelabuhan Laut

Unit

3

3

3

3

3

Pelabuhan Udara

Unit

2

2

2

2

2

Persentase Layanan Angkut Darat

%

100

100

27,70

27,19

30,69

Pe rsentase

rambu - rambu

yang terpasang

%

100

100

0

53

100

Jumlah terminal penumpang dan barang yang dikelola

U nit

12

12

12

12

12

Jumlah orang/barang melalui dermaga/ terminal per tahun

a.

Ju mlah orang mlealui dermaga/ bandara/terminal

b.

Jumlah barang melalui dermaga/ bandara/terminal

Orang

Ton

132.746

2.707

85.168

762

115.307

207

91.573

1.467

45.302

1.418

Sumber: Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Kutai Timur Tahun 2021

I.

Komu nikasi dan Informatika

Revolusi teknologi 4.0 menuntut keterampilan yang membutuhkan k emajuan teknologi komunikasi dan informasi ,

terutama dalam pengumpulan data maupun diseminasi informasi penyelenggaraan peme rinta han . Bidang layanan ini juga mencakup

has il pembangu nan berbasis data mutakhir kepada masyarakat luas.

Jaringan komunikasi

2 - 70

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

yang ada di Kabupaten Kutai Timur berperan dalam meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat serta menunjang peningkatan kinerja penyelengaraan p emerintahan .

Tabel 2. 4 5

Capaian Urusan K omunikasi dan Informatika

di Kabupaten Kutai Timur

Tahun 20 1 8 - 20 20

Indikator

Satua n

Tahun

201 8

2019

2020

Cakupan layanan komunikasi

%

na

30

60

Persentase penduduk menggunakan HP/telepon

%

na

68

80

Proporsi ru mah dengan akses internet

%

na

25

40

Sumber:

Dinas Komunikasi dan Informatika , Persandian, dan Statsistik

Kab .

Kutai Timur Tahun 202 1

Berdasarkan Tabel 2.4 5

ketiga indikator mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir (2018 - 2020) . Hal tersebut menunju kan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tetap berkomitmen untuk mewujudkan smart city

melalui peningkatan informasi, komunikasi dan teknologi. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga terus berusaha tetap fokus untuk menaikkan rasio ini pada setiap tahun a gar pembangunan bidang komunikasi dapat berjalan dengan baik.

Data tahun 2021 menunjukkan bahwa dari 18 kecamatan di Kabupaten Kutai Timur terdapat 14 Kecamatan dengan 30 desa yang masih dalam keadaan blank spo t /tidak tercakup dalam layanan komunikasi. Te rdapat 30 desa dari 139 desa atau sebesar 21,58

persen

berstatus blank spot dan 78,42

persen

telah tercakup layanan komunikasi menggunakan telpon selular dan jaringan internet, seperti ditunjukkan pada Tabel 2. 4 6

berikut ini:

Tabel 2. 4 6

Data Blank Spot Tel epon Selular dan Internet

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 2

No.

Kecamatan

Desa

1

Sandaran

1.

Sandaran

2.

Manubar

3.

Tadoan

4.

Marukangan

5.

Tanjung Mangkalihat

2

Karangan

1.

Batu Lepoq

2.

Ba’ay

3

Sangkulirang

1.

Kerayan

2.

Saka

3.

Mandu Pantai Sejahtera

4.

Kolek

5.

Perupu

6.

Tepian Terap

2 - 71

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

No.

Kecamatan

Desa

7.

Ma ndu Dalam

4

Sanggata Selatan

Teluk Singkama

5

Teluk Pandan

Martadinata

6

Bengalon

1.

Tebangan Lembak

2.

Muara Bengalon

3.

Tepian Langsat

7

Kaubun

1.

Bukit Permata

2.

Pengadan Baru

8

Kaliorang

1.

Bukit Harapan

2.

Bukit Makmur

3.

Selangkau

9

Batu Ampar

1.

Mugi Rahayu

2.

Himba Les tari

10

Muara Bengkal

Mulupan

11

Muara Ancalong

1.

Long Tesak

2.

Muara Dun

12

Busang

1.

Long Bentuq

2.

Rantau Sentosa

13

Telen

1.

Lung Melah

2.

Kernyanyan

14

Long Mesangat

1.

Melan

2.

Sika Makmur

3.

Segoy Makmur

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Persandian dan Statisti k Kabupaten Kutai Timur, Tahun 2021

J.

Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM)

Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:

Tabel 2. 4 7

Capaian Urusan Kopera si ,

U saha K ecil dan M enengah

Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Persentase koperasi aktif

%

90,02

59,68

55,21

56,00

57,21

Jumlah Koperasi Aktif

Unit

493

506

487

505

na

Jumlah UKM

Unit

7.448

7.618

8.248

6.178

6.942

Sumber :

Dinas Koperasi

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

1)

Persentase

dan Jumlah

Koperasi Aktif

Keberadaan k operasi menjadi

salah satu usaha dalam rangka pemberdayaan ekonomi rakyat, menurunkan

angka

kemiskinan dan memperluas lapangan pekerjaan. Semakin banyak juml ah koperasi yang aktif, diharapkan semakin berdaya ekonomi kerakyatan, menurunnya angka

kemiskinan dan menurunnya jumlah pengangguran. Koperasi yang mampu menyelenggarakan RAT

(Rapat Anggota Tahunan)

2 - 72

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

menunjukan keaktifan riil dalam menjalankan koperasi ses uai asas koperasi. T abel

2. 4 7

menunjukkan p ersentase koperasi aktif yang mengalami

penurunan dari tahun 2016 yang sebesar 90,02 persen menjadi 59,68 persen di tahun 2017 dan 55,21 persen di tahun 2018. Capaian ini akhirnya mengalami peningkatan di tahun 20 19 dan 2020, yaitu masing - masing sebesar 56,00 persen dan

57,21

persen .

Adapun jum lah koperasi aktif yang ada di Kabupaten Kutai Timur cenderung menunjukkan tren yang fluktuati f . Pada tahun 2016, jumlah koperasi aktif adalah sebanyak 493 unit. Jumlah ini k emudian meningkat pada pada tahun 2017 menjadi 506 unit , yang kemudian pada tahun sealnjutnya mengalami penurunan kembali. Hingga akhir tahun 2019 jumlah koperasi aktif adalah sebanyak 505 unit.

2)

Jumlah UKM

Semakin banyak jumlah UKM non BPR/LKM akan menunj ukkan semakin besar kapasitas pelayanan pendukung dan “lokomotif perekonomian” yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur dalam meningkatkan ekonomi daerah .

UKM juga merupakan salah satu solusi

untuk menekan angka pengangguran. Pada tahun 201 9

jumlah UMKM yaitu 6 .178 unit, mengalami penurunan dari capaian tahun 20 18 yaitu berjumlah 8.248

unit . Sementara itu, pada tahun 2020 jumlah UKM mengalami peningkatan yang cukup signifikan menjadi 6.942 unit.

K.

Pen anaman Modal

Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan U rusan

Penanaman Modal dapat dilihat dari capaian in dikator kinerja sebagai berikut .

Tabel 2. 4 8

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Penanaman Modal

Tahun 20 1 6 – 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA)

P royek

10

11

121

241

720

Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA)

Rupiah

4.600

(M)

8 . 61 0 (M)

3,835 (T)

6,150 (T)

1.036 (T)

Sumber:

Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Kab upaten Kutai Timur Tahun 202 1

1)

Jumlah Investor Berskala Nasional (PMDN/PMA)

Ka bupaten Kutai Timur dalam t iga tahun terakhir

mendapatkan tambahan jumlah investor berskala nasional dalam bentuk proyek . Tahun

2020 , tercatat sejumlah

720

2 - 73

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

proyek

be r skala nasional masuk ke Kabupaten Kutai Timur . Jumlah tersebut

meningkat tajam dari tahun 2019

yang hanya terdapat 241

proyek.

2)

Jumlah Nilai Investasi Berskala Nasional (PMDN/PMA)

P elayanan penunjang merupakan salah satu daya tarik

investor untuk menanamkan investasinya di suatu daerah. Semakin banyak realisasi proyek maka menggambarkan keber hasilan daerah dalam memberi fasilitas penunjang pada investor untuk merealisasikan investasi yang telah direncanakan. Tabel 2.4 8

menunjukkan bahwa pada tahun - tahun terakhir, terutama tahun 201 9

terdapat kenaikan jumlah nilai inve stor (PMDN/PMA ) yang mengg embirakan, hingga mencapai Rp 6,150

T .

Di sisi lain, sekalipun jumlah investor meningkat cukup signifikan pada tahun 2020, namun jumlah nilai investor tercapai jauh dibawah capaian pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1,036 T.

L.

Kepemudaan dan Olah Raga

Gamb aran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Kepemudaan dan Olah Raga dapat dilihat dari jumlah organisasi kepemudaan dan olahraga serta kegiatan yang dilaksanakannya.

Tabel 2. 4 9

Capaian Aspek Pelayanan Umum

Urusan Kepemudaan dan Olahraga Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Jumlah organisasi pemuda

buah

46

46

46

46

144

Jumlah organisasi olahraga

buah

213

213

213

213

213

Jumlah Kegiatan Kepemudaan

kali

12

4

2

5

5

Jumlah Kegiatan olahraga

kali

10

10

4

4

3

Gelanggang/Balai

Remaja (selain milik swasta)

Unit

3

3

3

3

3

Jumlah Lapangan Olahraga

Unit

130

142

148

156

160

Persentase Organisasi Pemuda yang Aktif

%

80

90

89

76

76

Persentase Wirausaha Muda

%

15

15

15

34

63

Jumlah Prestasi Olahraga

kali

93

138

461

298

8

Sumber: D inas Pemuda dan Olahraga

Kabupaten Kutai Timur Tahun

202 1

2 - 74

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Secara umum, capaian urusan kepemudaan dan olahraga selama lima

tahun terakhir (201 6 - 2020) cenderung

mengalami peningkatan. Berdasarkan tahun 2020, jumlah organisasi pemuda, jumlah kegiatan kepemuda an, jumlah lapangan olahraga, dan presentase wirausaha mud a mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun 2018. Capaian tersebut menggambarkan adanya peningkatan pada pemanfaatan

fasilitas yang telah dibangun , dan terciptanya

kegiatan yang be rtemakan kepemudaan dan olahraga. Hal tersebut dilakukan a gar dapat

mencegah pergaulan anak - anak ke arah yang tidak baik, seperti n arkoba dan kenakalan remaja lainnya.

M.

Kebudayaan

Pembangunan

seni dan budaya ditujukan untuk memperkuat jati diri masyarakat

seperti solidaritas sosial, rasa kekeluargaan, semangat gotong royong, penghargaan terhadap nilai budaya dan bahasa daerah. Pembangunan seni dan budaya pada dasarnya ditujukan untuk melestari kan dan mengembangkan seni dan budaya daerah, serta mempertahank an jati diri dan nilai - nilai budaya daerah di tengah - tengah semakin derasnya arus informasi dan pengaruh negatif budaya global. Selain itu, pengembangan seni budaya dapat diarahkan untuk penin gkatan perekonomian masyarakat melalui pengembangan ekonomi krea tif.

Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan Kebudayaan dapat dilihat dari sejumlah indikator: Pertama , jumlah sarana dan penyelenggaraan seni budaya. Kedua , jumlah benda, situs dan

kawasan cagar budaya daerah dan yang dilestarikan.

Tabel 2. 50

C apaian Urusan kebudayaan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Penyelenggaraan Festival seni dan budaya

Keg

6

5

6

7

0

Sarana penyelenggaraan seni dan budaya

Unit

4

9

15

3

4

Jumlah benda, situs dan ka wasan cagar budaya yang dilestarikan

%

91,6

46

51

42

42

Sumber: Dinas Kebudayaan Kab upaten

Kutai Timur Tahun

202 1

Ketiga indikator terkait urusan kebudayaan memiliki capaian yang fluktuatif selama lima

tahun terakhir (201 6 - 20 20 ). Penyelenggaran festival s eni dan budaya meningkat menjadi 7 kegitan pada tahun 2019. Namun, di tahun 2020 tidak ada

capaian

2 - 75

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

karena adanya pandemi Covid - 19

di sepanjang tahun 2020 . Di sisi lain, sarana penyelenggaraan seni dan budaya sempat menurun dari 15 unit pada tahun 2018 menj adi 3 unit di tahun 2019, dan pada

tahun 2020 meningkat menjadi 4 unit. Sementara itu, jumlah benda, situs

dan kawasan cagar budaya yang dilestarikan mencapai 51 persen pada tahun 2018, capaian tersebut menurun menjadi 42 persen

di tahun 2019 hingga 2020 .

N.

P erpustakaan

Perpustakaan merupakan sarana yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa. Perpustakaan milik Kabupaten Kutai Timur juga bertujuan untuk

mendorong masyarakat gemar membaca . Hal ini dilakukan

dengan

menambah jumlah koleksi buku - buku perpustakaan . Upaya tersebu t perlu dikembangkan dengan meningkatkan jangkauannya mendekati k ha layak sasarannya agar tumbuh budaya literasi di kalangan masyarakat luas.

Tabel 2. 5 1

menunjukkan jumlah koleksi buku yang tersedia di perpustakaan Kabupaten Kutai Timur selama tahun 201 6 - 2020.

Keberadaan perpustakaan harus ditunjang dengan pengelolaan manajemen secara memadai. Pengelolaan manajemen yang memadai, selain memiliki koleksi pu staka sesuai kebutuhan penggunanya juga harus memiliki dokumentasi aktivitas pokoknya yang b ermanfaat untuk menilai kinerja perpustakaan dan minat baca masyarakat.

Tabel 2. 5 1

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Perpustakaan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Koleksi buku yang tersedia di p erpustakaan

judul

8.957

8.999

32.708

31.603

9.508

Sumber: Kantor Arsip dan Perpustakaan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

O.

Kearsipan

Kearsipan, ber fungsi sebagai tempat penyimpanan dokumen kearsipan yang dimiliki kabupaten. Hal ini tentu membutuhkan tenaga

pengelola yang profesional dalam mengatur tata laksana kearsipan daerah, sehingga peningkatan pengelolaan SDM pengelola Arsip dipandang sangan pen ting.

Tercatat hingga tahun 20 20 , sebanyak 5,26

persen SKPD yang dapat mengelola arsip secara baku.

2 - 76

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

T abel 2. 5 2

Capaian Urusan Kearsipan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Persentase SKPD yang mengelola arsip secara baku

%

14,28

17,14

7,89

7,89

5,26

Sumber: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab .

Kutai Ti mur Tahun 202 1

P.

Statistik

Statistik merupakan bagian yang bertugan untuk penyedia data statistik dasar kabupaten/kota. Data yang disediakan oleh statistik setidaknya adalah data PDRB dan data kabupaten dalam angka. Selama lima

tahun terakhir (201 6 - 2020), da ta tersebut secara konsis ten selalu tersedia di Kabupaten Kutai Timur.

Tabel 2. 5 3

Ketersediaan Dokumen Statistik

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Buku Produk Regional Bruto (PDRB)

ada

ada

ada

ada

ada

Buk u Kabupaten Dalam Angka

ada

ada

ada

ada

ada

Tersedianya sistem data dan statistik yang terintergrasi

ada

ada

ada

ada

ada

Sumber: Bappeda Kab .

Kutai Timur Tahun 2021

2.1.3.3

Fokus Layanan Urusan Pilihan

Urusan Pemerintahan Pilihan adalah Urusan Pemerintahan yang wajib diselenggarakan oleh daerah sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah. Layanan U rusan P ilihan Pemerintah an

Daerah di Kabupaten Kutai Timur terdiri dari:

A.

Pariwisata

S ektor pariwisata dapat meningkatkan perekonomian suatu daerah

karena pariwisata mer upakan salah satu ketor potensial penyumbang pendapatan daerah . Industri ini dapat menghasilkan pendapatan besar bagi ekonomi lokal. Sektor ini juga memberikan multiplier effect

y ang berarti bahwa sektor - sektor yang terkait dengan sektor ini juga akan mend apatkan manfaatnya . Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, terdapat 12 kecamatan dari 18 kecamatan yang memiliki obyek wisata. Berikut merupakan obyek wisat a yang ada di Kabupaten Kutai Timur.

2 - 77

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 5 4

Potensi Obyek Wisata di Kabup aten Kutai Timur

No

Kecamatan

Desa

Jenis Budaya

Jml Obj. Wisata

Alam

Budaya

Sejarah

Buatan

1

Sangkuli - rang

Pulau Miang

-

-

Sumur Minyak

-

1

Sangkuli - rang

Mangrove Tungkap

-

-

-

1

2

Teluk Pendan

Marthadi - nata

Gua Sampe Marta

-

-

-

1

Suka Rahmat

G ua Gajah/ Rahmat

-

-

-

1

Kandolo

-

-

-

Bukit Hijau

1

3

Karangan

Sempayau

Air Terjun Sempayau

-

-

-

1

4

Kaliorang

Kaliorang

Air Terjun Ngarai Hitam

-

-

-

1

Kaliorang

Air Terjun Tangga Bidadari

-

-

-

1

Kaliorang

Pantai Marang

-

-

-

1

Bukit Hara pan

-

-

-

Taman Wisata Bukit Harapan

1

Kaliorang

Goa Segegeh

-

-

1

5

Sangatta Selatan

Rindang Benua

Air Terjun Jantur Benua

-

-

-

1

Sangkima Dalam

Pantai Pasir Putih Teluk Singkama

-

-

-

1

6

Rantau Pulung

Rantau Pulung

Arum Jeram

-

-

-

1

Air T erjun Manupak

-

-

-

1

7

Bengalon

Teplang Langsat

-

Desa Buda - ya Marata

-

-

1

8

Sandaran

Sandaran

Air Terjun Langga Duae

-

-

-

1

2 - 78

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

No

Kecamatan

Desa

Jenis Budaya

Jml Obj. Wisata

Alam

Budaya

Sejarah

Buatan

Ta’Doan

Danau Ta’Doan

-

-

-

1

Marukangan

Pantai Badang - badang

-

-

-

1

Manubar

Pantai Manubar

-

-

-

1

Birah - Birahan

-

-

Kubu - ran Tua

-

1

9

Busang

Busang

Sungai Atan

-

-

-

1

10

Sangatta Utara

Sangatta Utara

-

-

-

Rumah Kelinci Pendidi - kan

1

11

Kongbeng

Miau Baru

Sungai Mejeang

-

-

-

1

12

Muara Wahau

Muara Wahau

Danau Senal

-

-

-

1

Muara Wahau

Danau Leihut

-

-

-

1

JUMLAH

26

Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Pada tahun 2019, terjadi peningkatan kunjungan wisata ke Kabupeten Kutai Timur menjadi 68.532 orang. Sementara itu, pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisata menurun tajam. Hal ini salah s atunya dikarenakan adanya pembatasan kegiatan akibat pandemi Covid - 19, sehingga banyak tempat wisata yang tidak beroperasi. Nam un demikian, upaya promosi wisata secara menyeluruh perlu tetap dilakukan agar kegiatan wisata dan pengenalan potensi dan budaya Kutai Timur dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi wisata sangat besar dan kebudayaan dae rah yang sangat tinggi.

Tabel 2. 5 5

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Pariwisata

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2 01 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

201 9

2020

Kunjungan wisata

Orang

28.419

25.625

28.399

68.532

13.493

Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

2 - 79

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

B.

Pertanian

Sektor pertanian memegang peran penting di Kutai Timur, mengingat sektor tersebut m enjadi bagian dari program pemerintah kabupaten yang mengedepankan pengembangan sektor agribisnis.

T abel 2. 5 6

Capaian Indikator Kinerja Urusan Pertanian

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Pro duktivitas padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar

kw/ha/ tahun

Na

37,86

30,13

35,07

35,50

Cakupan Bina Kelompok Tani

%

52,00

23,43

24,43

14,54

21,25

Produksi Pangan Utama:

a.

Padi

Ton

27.787

32.916

26.766

29.670

22.386

b.

Palawija

Ton

58 .472

7.275

19.881

21.009

19.705

Populasi Sumber Pangan Hewani:

a.

Ternak Besar

(sapi)

Ekor

Na

17.376

18.357

19.450

20.315

b.

Ternak Kecil

(kambing)

Ekor

Na

9.768

8.826

9.093

9.402

c.

Unggas : Ayam ras pedaging

(Dalam Ribuan)

Ekor

Na

2.508

2.353

1.856

2.944

Produksi:

a.

Daging

(sapi)

Ton

3.542,16

3.635

617

72 7,21

726,69

b.

Telur

Kg

7.567,38

9.035

386

7.361,54

7.390,08

c.

Susu

Liter

na

23,94

24,96

24,960

23,940

Konsumsi daging

Kg/kap/ t a h un

10,47

10,60

11,56

11,37

10,07

Luas areal sawah tadah hujan dan sawa h beririgasi

Ha

na

5.498

8.716

8.717

9.026

Luas Perkebunan

Ha

470.744

470.413,81

473.317,93

483. 865,22

483.751,97

Jumlah Jenis Bibit/ Benih Unggul

Bibit

1

1

1

1

1

Sumber: Dinas Pertanian , Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

1)

Produktivitas p adi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar

Berdasarkan

analisis

peluang dan pesaing dalam pasokan hasil produksi pertanian tanaman pangan, terutama komoditas unggulan kedelai dan jagung dapat berperan serta dalam pemenuhan kebutuhan dalam lingkup

nasional.

Hasil produksi tanaman pangan

di Kutai Timur

ber potensi

dapat memenuhi permintaan di dalam negeri, terutama

kebutuhan

lokal kabupaten

dan Provinsi Kalimantan Timur . Pada beberapa

komoditas lainnya, seperti padi, palawija dan buah - buahan juga mem punyai

2 - 80

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

potensi dapat memenuhi permintaan lokal dalam jangka pendek, dan dapat memenuhi permintaan pada lingkup yang lebih luas (nasional maupun ekspor) pada jangka menengah dan jangka panjang.

Kegiatan budidaya dalam skala kecil yang telah dilakukan di Ku tai Timur mencakup kegiatan pertanian tanaman pangan, dengan

hasil produksi berupa padi sawah, padi ladang, palawija, sayur - sayuran dan buah - buahan .

Tabel 2. 5 7

Luas Lahan hasil Pertanian Tanaman Pangan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Luas Lahan

Satua n

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Padi Sawah

Ha

7.261

8.716

7.312

4.713

3.841

Padi Ladang

Ha

5.427

4.451

4.274

3.785

2.465

Jagung

Ha

914

525

640

1.646

1.476

Ubi Kayu

Ha

459

390

369

364

378,4

Ubi Jalar

Ha

76

90

103

108,8

134,4

Kacang Tanah

Ha

108

11 3

108

93,2

112

Kedelai

Ha

43

10

6

8,0

13,7

Kacang Hijau

Ha

22

16

12

3,0

8,1

Sayuran

Ha

1.022

945

1.406

1.282

1.768,3

Buah - buahan

Ha

4.937

5.020

1.982

2.024

4.882,23

Total

Ha

20.269

20.276

16.212

14.027

15.079,13

Sumber: Dinas Pertanian dan Peternakan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

Total lahan pertanian Kabupaten Kutai Timur dalam periode 201 6 - 2020

mengalami fluktuatif . Luas lahan pada tahun 201 8

adalah

sebesar 16.212

Ha , turun dari dua tahun sebelumnya yang telah mencapai lebih dari 20.000 hektar.

Adapun luas lahan pertanian pada tahun 20 20

adalah sebesar

15.079,13

Ha. J umlah luas lahan padi

sawah

menjadi yang tertinggi diantara lahan pertani an lainnya di tahun 2018 dan 2019 dengan luas masing - masing 7.312

Ha

dan 4.713 Ha .

Sementara itu, pada tahun

2020 yang memiliki lahan terluas adalah

buah - buahan yaitu sebesar 4.882,23 Ha.

Secara umum, hasil pertanian mengalami penurunan jumlah lahan pada tahun 2019, namun pada tahun 2020 ada beberapa yang kembali meningkat ada pula yang tetap menurun.

2 - 81

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 5 8

Produk si Pertanian di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

No

Uraian

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

1

Padi sawah

Ton

14.934

21.770

15.744

16.398

13.636

2

Padi ladang

Ton

12.853

11.455

12.507

13.272

8.750,4

3

Jagung

Ton

1.352

1.131

3.651

8.598

7.495

4

Ubi kayu

Ton

5.667

5.460

14.644

10.913

10.482

5

Ubi jalar

Ton

115

821

1.262

1.390

1.599

6

Kacang tanah

Ton

192

96

133

93,4

104,2

7

Kedel ai

Ton

90

65

11

13

20

8

Kacang hijau

Ton

57

29

17

1,8

4,9

9

Sayuran

Ton

3.014

1.225

945

6.081

2.223 ,6

10

Buah - buahan

Ton

26.372

49.228

60.666

84.357

40.580,1

Total

Ton

64.646

91.280

109.579

141.117,22

84.895,2

Sumber: Dinas Pertanian dan peternakan K abupaten Kut ai Timur Tahun 202 1

T otal produksi pertanian selama lima

tahun terakhir mengalami fluktuat if. Pada tahun 2019 meningkat menjadi 1 41.117,22

ton, namun pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 84.895,2 ton. Hal ini merupakan dampak dari menurunnya luas lahan pertanian . Selama 5

( lima ) tahun berturut - turut, buah - buahan menjadi hasil pertanian d engan produksi terbanyak, lalu diikuti oleh padi

sawah, padi lad a ng, dan ubi kayu. Sementara itu, sekalipun kedelai dan kacang hijau memiliki hasil produksi terendah, namun pada tahun 2020 total produksi dari kedua hasil pertanian tersebut mengalami pening katan yang cukup signifikan.

Berdasarkan hasil c apaian bidang pertanian Kabupaten Kutai Timur tahun 201 6 - 20 20 , Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tetap berupaya mempertahankan bahkan terus meningkatkan luasan tanam dan produktivitas tanaman padi .

Selain foku s

pada tanaman padi, Pemerintan Kabupaten Kutai Timur juga perlu berkomitmen dalam upaya

mencegah penurunan luasan dan produksi tanama n umbi - umbian, palawija maupun hortikultura dengan mencegah lua san lahan yang dialihfungsikan . Demi mewujudkan target Kabu p aten Kutai Timur menuju kemandirian pangan , maka penting

untuk melakukan upaya - upaya terobosan yang

inovatif untuk mengembangkan tanaman hortiku ltura dan tanaman palawija .

2 - 82

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

F aktor - faktor

yang mempengaruhi produktivitas padi dan tanaman pangan lainny a antar a lain : (i) kesuburan tanah ; (ii) jenis bibit ; (iii)

musim ; d an l ain - lain . Upaya peningkatan produktivitas produksi pertanian, erat kaitannya dengan intensifikasi pertanian. Untuk itu, peningkatan kapasitas penyuluh pertanian, serta pengembangan teknologi dan metode pertanian menjadi penting untuk pelaksanaan program yang dijal ankan oleh pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

2)

Produksi padi ( T on)

Hasil produksi padi sawah di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 201 8

hingga 20 20

mengalami

pen urunan

yang terus menerus s eiring dengan pen urunan

luas lahan sawah. Dengan demikian,

perlu

dilakuk an nya

terobosan program yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan produksi padi, dengan harapan dapat merealisasikan target yang ditetapkan dalam RPJMD .

3)

Luas Perkebunan

Perkebuna n merupakan subsektor pertanian yang memberikan k ontribusi tertinggi terhadap PDRB. Hasil produksi perkebunan yang mempunyai potensi pengembangan dipandang dari sisi permintaan, baik dilihat dari peluang pasar maupun pesaingnya, serta mempunyai nilai ekono mis tinggi adalah kelapa sawit, karet, coklat, na nas, tanaman serat dan lada. Komoditas unggulan tersebut mempunyai peluang untuk pasar luar negeri , kare na tingginya kebutuhan domesti k.

Kegiatan budidaya perkebunan telah dilakukan dengan produksi berupa ce ngkeh, coklat, lada, kopi, kelapa dan karet.

Tabe l 2. 5 9

Luas Lahan, Produksi dan Produktivitas Perkebunan

201 6 - 20 20

No

Uraian

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Luas Lahan perkebunan (Ha):

1

Karet

13.770,24

13.545,49

13.291,58

18.754,27

18.632,02

2

Kel apa

1.385,50

1.352,85

1.296,10

1.296,10

1.286,10

3

Kopi Robusta

121,35

121,35

98,85

98,85

99,35

4

Lada

422,18

407,18

418,75

418,75

418,75

5

Vanili

7,18

6,68

6,68

6,68

6,68

6

Kakao

4.082,76

4.009,51

3.415,43

3.415,43

3.440,33

7

Kelapa Sawit

450.635,31

453.556,18

453.490,69

459.526,26

459.526,27

8

Aren

286,17

286,17

318,07

318,07

312,07

9

Kemiri

33,52

32,52

30,80

30,80

30,40

2 - 83

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

No

Uraian

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Jumlah

470.744,21

473.317,93

472.366,95

483.865,22

483.751,97

Produksi perkebunan (Ton):

1

Karet

866,70

970,73

907,21

954,70

1.155,87

2

Kelapa

977,15

1.094,40

911,91

937,00

1.055,12

3

Kopi Robusta

43,54

48,74

45,56

41,69

46,97

4

Lada

113,70

127,34

119,01

108,99

122,80

5

Vanili

0,61

0,66

0,62

1,57

1,64

6

Kakao

1.311,44

1.468,36

1.372,30

1.255,65

1.409,77

7

Kelapa Sawit

6.1 79.635,52

5.874.980,93

5.275.877,28

5.329.823,74

6.452.834,38

8

Aren

242,59

32,60

30,47

27,89

31,49

9

Kemiri

4,43

4,92

4,60

4,21

4,67

Jumlah

6.18 3.195,68

5.878.728,68

5.279.052,80

5.333.155,44

6 .456.662,72

Produktivitas (Kg/Ha)

Produksi/Luas Lahan ya ng Menghasilkan:

1

Karet

1.145,97

1.150,42

951,45

984,37

479,32

2

Kelapa

983,86

1.099,96

916,55

941,76

1.062,62

3

Kopi Robusta

528,06

591,18

552,59

505,61

569,67

4

Lada

658,45

774,50

719,44

658,90

622,20

5

Vanili

187,52

240,29

224,30

569,93

596,06

6

Kakao

544,75

611,01

571,01

522,49

592,42

7

Kelapa Sawit

19.377,08

18.595,23

16.890,54

15.331,64

22.638,45

8

Aren

2.544,18

341,93

319,53

292,49

326,03

9

Kemiri

190,31

220,63

159,77

146,25

164,56

Jumlah

26.160,18

23.625,15

21.305,18

19.953,4

27.051,33

Sumber: Dinas Per kebunan K abupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Pada tahun 2019, l uas lahan

perkebunan

mengalami peningkatan

sebesar 11.49 8,27

ha; semula 472.366,95

ha (2018) menjadi 483.865,22 ha (2019). H al tersebut juga terjadi pada produksi dan produktivitas

perkebun an . Total Produksi perkebunan di tahun 201 8

mencapai 5.279.052,80

Ton naik

menjadi 5.333.155,44

Ton tahun

201 9 .

Meskipun luas produksi dan hasil produksi sama - sama meningkat, namun secara pro duktivitas, hasil perkebunan mengalami penurunan; yaitu sebesar

21. 305,18

ton/ha (2018) menjadi 19.953,44 ton/ha (2019).

Sementara itu pada tahun 2020, luas lahan perkebunan sedikit menurun menjadi 483.751,97 ha, namun total produksi yang dihasilkan menin gkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya yaitu s ebesar 6.456.662,72 Ton, dengan demikian produktivitas perkebunan pada tahun 2020 juga meningkat menjadi 27.051,33 ton/ha.

2 - 84

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

C.

Perindustrian

P roses produksi yang efisien dan biaya produksi yang semakin rendah

dari industri pengolahan merupakan salah satu car a dalam meningkatkan daya saing

dan akan memberikan

kontribus

terhadap PDRB. Sebagai salah satu contoh capaian i ndikator kinerja, disajikan pada T abel berikut:

Tabel 2. 60

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Prindustrian

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2018

2019

2020

Kontribusi sektor I ndustri terhadap PDRB

%

3,08

2,94

3,55

Pertumbuhan Sektor I ndustri

%

38,30

na

6,39

Sumber: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Kutai Timur Tahun 202 1

D.

Kelautan dan Perikanan

Gambaran

umum kondisi daerah terkait dengan urusan Kelautan dan Perikanan dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:

Tabel 2. 6 1

Capaian Aspek Pelayanan Umum Urusan Kelautan dan Perikanan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Produksi perikanan

Ton

7.068,66

8.724,21

9.896,28

10.842,90

8.085,61

Konsumsi Ikan

%

30,29

40,22

62,26

62,26

40,86

Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun

202 1

Sektor peri kan an

adalah salah satu

sumber

pendapatan masyarakat

yang dapat terus ditingkatkan . Hal ini dikarenakan usaha perikanan, mempunyai kaitan luas baik ke industri hulu ( backward lingkage ) maupun hilir ( foreward lingkage ), dan menyerap banyak tenaga kerja. P erkembangan selama kurun waktu 2

tahun yaitu 201 8 hingga 20 19 , menunjukkan perkembangan yang kurang menggembirakan, dimana capaian konsumsi ikan

cenderun

sama .

Sementara itu, pada tahun 2020 capaian tersebut menurun secara signifikan menjadi 40,86 persen.

2 - 85

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 6 2

Jumlah Produksi dan

Konsumsi Ikan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 20 1 6 - 20 20

No

Uraian

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Rumah Tangga Perikanan (RT):

1

Perikanan Laut

4.112

4.112

4.124

3.690

1 . 832

2

Perikanan Perairan Umum

974

974

976

1.820

1 . 092

3

Tambak

350

384

384

21

65

4

Kolam

301

301

312

673

100

5

Keramba

215

215

224

14

199

6

Budidaya Pantai/ Sawah

161

161

163

42

30

7

Rumput Laut

-

-

-

135

24

8

Jaring Apung Tawar

-

-

-

1

2

9

Jaring Tancap

-

-

-

4

4

Jumlah

6.113

6.141

6.183

6.400

3 . 318

Produksi Hasil Perikan an (Ton):

1

Perikanan Laut

4.332,80

4.928,44

5.030,84

5.086

4.976,94

2

Perikanan Perairan Umum

928,45

954,67

1.184,34

1.200

1.178,73

3

Tambak

207,39

529,36

901,85

920

30,62

4

Kolam

175,68

843,55

1.213,47

1.284

495,00

5

Keramba

1,34

36,48

72,69

84

127, 00

6

Budidaya Pantai / Sawah

1.427

1.431,71

1.493,09

1.389

869,72

7

Rumput Laut

-

-

-

774,9

372,60

8

Jaring Apung Tawar

-

-

-

35

15,00

9

Jaring Tancap

-

-

-

70

20,00

Jumlah

7.068,66

8.724,21

9.896,28

10.842,90

8.085,61

Nilai Produksi Hasil Perika nan (Ribu Rp):

1

Perikanan Laut

120.276.179

147.853.200

150.925.200

152.580.000

151.082.278

2

Perikanan Perairan Umum

25.158.526,40

26.253.425

28.023.875

36.000.000

24.420.881

3

Tambak

10.730.100

28.161.952

47.978.420

27.600.000

765.500

4

Kolam

5.823. 300

25.306.500

36.404.100

38.520.000

12.383.000

5

Keramba

86.900

1.094.400

2.180.700

2.520.000

4.050.000

6

Budidaya Pantai / Sawah

4.269.000

44.278.000

4.461.406

41.670.000

21.743.000

7

Rumput Laut

-

-

-

23.247.000

2.049.300

8

Jaring Apung Tawar

-

-

-

1.050.000

450.000

9

Jaring Tancap

-

-

-

2.100.000

600.000

Jumlah

166.344.005

232.947.477

269.973.701

325.287.000

217.543.959

Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Total

jumlah rumah tangga perikanan m engalami kenaikan pada tahun 2019

yaitu sebesar 6. 400

dari 6.183 di tahun 2018 . Total produksi hasil perikanan juga mengalami peningkatan dari 9.8 96 ,28

Ton pada tahun 201 8 menjadi 10.842,90 Ton

di

t ahun 2019 .

2 - 86

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Meningkatnya RT dan hasil perikanan

tersebut

di ikuti oleh nilai produks i hasil perikanan. Peningkatan nilai produksi hasil perikanan dari tahun

2018 ke 2019 yaitu sebesar Rp 55.313.299 . Sementara itu, p ada tahun 20 20 total r umah tangga perikanan

mengalami p enurunan

menjadi

3.318

rumah tangga. Dengan dem ikian, produksi dan nilai produksi dari hasil perikanan pada tahun 2020 juga

menurun , yaitu masing - masing sebesar 8.085,61

Ton dan Rp21 7 . 543 . 959 .000.

Pengembangan sektor perikanan masih cukup banyak masalah dan tantangan, diantaranya pemanfaatan sumberdaya

perikanan masih rendah, ketersediaan prasarana perikanan masih terbatas, lemahnya pelaksanaan sistem MSC ( Monitoring, Control dan Surveilance ) . Permasalahan tersebut perlu diselesaikan karena sektor

perikanan mempunyai potensi yang besar sebagai andalan p endapatan daerah maupun masyarakat dan telah terbukti ketangguhannya dalam menghadapi krisis .

Oleh karena itu ,

mengingat capaian beberapa indikator kinerja dalam optimali sasi

pemanfaatan sumberdaya perikanan dan produkti v itas pada umumnya masih rendah, seh ingga diperlukan perhatian yang lebih .

2.1.3.4

F okus Urusan Penunjang Pemerintahan

A.

Administrasi Pemerintahan

Pada perkembangan tahun 2018

dan 2019

menunjukkan bahwa capaian jumlah SOP yang dimiliki Sekretariat Daerah menurun . Berikut merupakan rincian data yang disajikan dalam Tabel 2. 61 .

Tabel 2. 6 3

Capaian Urusan Administrasi Pemerintahan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2018

2019

2020

Jumlah SOP yang dimiliki Setda

SOP

456

454

na

Tersedianya rencana kerja tahunan pada setiap ala t - alat kelengkapan DPRD Kabupaten

Ada/tidak ada

Ada

Ada

na

Sumber: Sekretariat Daerah dan DPRD Kabupaten Kutai Timur Tahun

202 1

B.

Pengawasan

Opini atas penilaian laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tiga tahun berturut - turut adalah Wa jar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini menunjukkan penggunaan keuangan daerah berlangsung s angat transparan dan akuntabel.

2 - 87

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 6 4

Capaian Urusan Pe n gawasa n

Kabupaten K utai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Opini BPK

Opini

na

WTP

WTP

WTP

WDP

Sumber: Inspektorat Daerah

Kabupaten Kutai Timur Tahun

202 1

Tahun

201 7

hingga 20 19 , Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mencapai predikat WTP dari BPK. Adapun capaian yang diperoleh pada tahun 2020 adalah predikat WDP dari BPK. Perin gkat ini diharapkan dapat tetap dipertahankan

dan ditingkatkan

pada tahun mendatang. Opini

Badan Pemeriksa Keuangan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungka pan, kepatuhan terhadap peraturan perundang - undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern .

C.

Perencanaan

Dokumen perencanaan daerah diantaranya terdiri dari: R encana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daer ah (RPJMD), Rencana Strategis OPD , Rencana Kerja Pem erintah

(RKPD)

dan Rencana Kerja OPD.

Gambaran ketersediaan dokumen perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Kutai

Timur selama kurun waktu 201 6 - 2020 disajikan dalam Tabel 2. 6 5 .

Tabel 2. 6 5

Capaian U rusan Perencanaan

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan PERDA

Ada/tidak

ada

ada

ada

ada

ada

Tersedianya dokumen perencanaan: RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA

Ada/tidak

ada

ada

ada

ada

ada

Tersedianya dokumen perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dengan PERKADA

Ada/tidak

ada

ada

ada

ada

ada

Pe njabaran program RPJMD ke dalam RKPD

%

100

100

100

97,20

83,55

Sumber: Bappeda Kabupat en Kutai Timur Tahun 202 1

2 - 88

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Adanya konsistensi dalam perencanaan pembangunan daerah akan menghasilkan pemerintahan yang lebih efektif karena adanya proses pembangunan daer ah yang berkesinambungan dan berkelanjutan sehingga jalan panjang upaya pemerintah untuk mencapai tujuan kesejahteraan rakyat akan dapat terwujud secara nyata. Pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah juga dimaksudkan untuk menjamin keterkaitan dan konsi stensi antara perencanaan, penganggaran, pe laksanaan, dan pengawasan.

D.

Keuangan

T ahun 2018, pendataan aset daerah telah terdata seluruhnya serta pertumbuhan pendapatan daerah menjadi 34,26 persen. A kibat adanya pendemi Covid - 19 total pendapatan daerah Kabup aten Kutai Timur pada tahun 2020 mengalami penurunan, dengan demikian pertumbuha n yang dicapai dari pendapatan daerah tersebut yaitu minus 15,31 persen.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja bidang keuangan pemerintah Kabupaten Kutai Timur menunjukkan kon disi yang semakin membaik.

Tabel 2. 6 6

Capaian Urusan Keuangan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2018

2019

2020

Persentase Aset Daerah Yang Terdata

%

100

na

na

Pertumbuhan Pendapatan Daerah

%

34,26

25,59

- 15,31

Sumber: BPKAD

dan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun

2021

E.

Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan

Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di K abupaten Kutai Timur, pegawai pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus diberikan pelatihan dan peningkata n jenjang pendidikan.

Tabel 2. 6 7

Capaian Urusan Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2018

2019

2020

Persentase distribusi ASN

%

91

93

na

Peningkatan SDM

ASN

%

72

80

na

Sumber: Sekre tariat Daerah, Bandiklat, BK PP

Kabupaten Kutai Timur Tahun

2021

Upaya reformasi aparatur salah satunya ditempuh dengan penataan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan. Pendayagunaan aparatur pada hakekatnya merupakan upaya pembinaan, penyempurnaan dan penge ndalian manajem en pemerintahan secara

2 - 89

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

terencana, sistematis, bertahap, komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja seluruh aparatur negara dalam rangka menuju tata pemerintahan yang baik ( good governance ).

F.

Penelitian dan Pengembangan

Ha sil p roduk kelitbang an sangat penting, agar

dapat memberikan saran atau solusi guna memberikan masukan bagi Pemerintah Daerah dalam menetapkan kebijakan .

Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produk kelitbangan pada tahun - tahun berikutnya.

Tabel 2.6 8

Capaian Urusan Penelitian dan Pengembangan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

2018

2019

2020

Jumlah produk kelitbangan yang dihasilkan

B uku

0

2

2

Sumber: Ba dan dan Pendidikan dan Pelatihan

Kabupaten Kutai Timur Tahun

201 8

G.

Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian

Diantara indikator penting kesejahteraan masyarakat salah satu diantaranya adalah angka konsumsi rumah tangga per kapita. Angka konsumsi rumah t angga adalah rata - rata pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita. Angka ini dihitung berdasarkan pengeluaran penduduk untuk makanan dan bukan makanan per jumlah penduduk. Makanan mencakup seluruh jenis makanan te rmasuk makanan jadi, minuman, tembakau, d an sirih, bukan makanan mencakup perumahan, sandang, biaya kesehatan, sekolah dan seterusnya.

Salah satu i ndikator kesejahteraan rumah tangga/keluarga

adalah p ola konsumsi rumah tangga. Besar kecilnya proporsi pengeluaran untuk konsumsi makanan terhadap se luruh pengeluaran rumah tangga dapat memberikan gambaran kesejahteraan rumah tangga tersebut. Rumah tangga dengan proporsi pengeluaran yang lebih besar untuk konsumsi makanan mengindikasikan rumah tang ga yang berpenghasilan rendah. Makin tinggi tingkat pen ghasilan rumah tangga, makin kecil proporsi pengeluaran untuk makanan terhadap seluruh pengeluaran rumah tangga.

Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa rumah tangga/keluarga akan semakin sejahtera bila

persentase pengeluaran untuk makanan jauh lebih kecil dibandingkan persentase pengeluaran untuk non - makanan.

2 - 90

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2.6 9

Pengeluaran Per Kapita Kabupaten Kutai Timur Tahun 2017 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita

Ribu Rupiah

na

10.273

10.558

11. 196

10.485

Sumber:

BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Berdasarkan Tabel 2.69

dapat disimpulkan bahwa dalam waktu empat

tahun terakhir (201 7 - 2020) kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur cenderung fluktuatif .

Capaian pada tahun 2020 mengalami p enurunan, yaitu dari Rp 11.196.000,00 di tahun 2019 menjadi Rp 10.485.000,00 di tahun 2020. Berikut juga disajikan pengeluaran rumah tanggan non - pangan perkapita. Pengeluaran rumah tangga non - pangan dibagi menjadi beberapa indikator antara lain pengeluaran

perumahan, bahan bakar, penerangan, air dan keperluan pesta, upacara serta pengeluaran lainnya yang telah dijabarkan dalam tabel 2.69 dibawah in i. P or si pengeluaran non - makanan rumah tangga yang cukup besar di Kabupaten Kutai Timur adalah untuk biaya per umahan, bahan bakar, penerangan dan air. Kebutuhan untuk kegiatan pesta dan upacara relati f

tidak terlalu besar . Secara total, selama tahun 2016 - 2018 pengeluaran pemerintah non - pangan perkapita menunjukkan tren meningkat. Adapun capaian tiga tahun terakhir

(2018 - 2020) capaiannya menunjukkan tren yang sebaliknya (turun).

2.1.4

ASPEK

DAYA SAING DAERAH

Salah satu indikator kualitas pembangunan suatu wilayah dapat diukur melalui d aya saing daerah. Daya saing merupakan komponen penting dalam pembangunan ekonomi , khususnya dalam hal kemampuan daerah untuk memenuhi kebutuhannya.

Penguatan daya saing daerah tidak lepas dari kontribusi sel uruh sektor pembentuk PDRB daerah itu sendiri.

Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan Aspek Daya Saing Daerah

dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:

2.1.4.1

Fokus Kemampuan Ekonomi Daerah

Kemampuan ekonomi daerah mencakup: konsumsi rumah tangg a per kapita; nilai tukar petani; dan pengeluaran konsumsi non - pangan perkapit a .

2 - 91

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel 2. 70

Pengeluaran Non –

Pangan Per Kapita

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Perumahan, bahan bakar, penerangan, air

Ribu Rupiah

421.311

423.586

490.324

343.483

366.418

Aneka barang dan jasa

119.640

129.951

180.262

120.217

118.414

Pakaian,

alaskaki, dan tutup kepala

36.201

51.142

46.379

28.939

29.626

Barang yang tahan lama

64.402

52.720

93.903

48.530

32.264

Pajak pemakaian dan premi asuransi

23.279

28.998

44.203

32.367

38.659

Keperluan pesta dan upacara

17.281

11.064

22.007

8.841

12. 191

Jumlah

682.114

697.460

886.078

582.377

597.572

Sumber:

BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

A.

Pertanian

Salah satu indikator yang dapat menggambarkan tingkat kualitas hidup petani adalah besaran pendapatan petani .

Pembangunan pertanian dilaksanakan untuk mendorong partisipasi petani dan masyarakat agar mampu menjalankan dan mengembangkan usahanya s ecara profesional, efisien serta berdayaguna dengan memanfaatkan ilmu dan teknologi secara tepat dan ramah lingkungan untuk menghasilkan produk yang berday a saing tinggi akan dapat meningkatkan pendapatan petani yang pada akhirnya mampu meningkatkan keseja hteraan petani sebagaimana disajikan pada t abel berikut:

Tabel 2. 7 1

Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe r tani an

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikat or

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Nilai Tukar Petani

Indeks

95,29

na

na

na

100,33

Skor PPH Ketersediaan

%

94,10

75,00

93.90

93,40

na

Skor PPH Konsumsi

%

95,60

81,10

95,20

83,70

na

Panjang Jalan Usaha Tani

km

N a

na

90

210

136

Sumber: Dinas Pertanian

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

Indikator r ata - rata pendapatan petani secara makro dijadikan sebagai indikator kesejahteraan petani. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya disparitas yang tinggi antar - masyarakat teru tama petani dalam struktur ekonomi secara keseluruhan.

Sudah jamak dimengerti dalam benak semua orang bahwa

2 - 92

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

ketersediaan bahan pangan kerap dikaitkan dengan keterjangkauan harga pangan itu sendiri. Namun demikian, semakin murah harga barang pangan maka sem akin kecil pendapatan yang didapatkan oleh petani deng an asumsi margin rantai distribusi bahan makanan adalah tetap. Dengan dasar pemikiran tersebut, sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan petani. Dalam hal ini, bagaimana p emerintah dapat mengatur harga panen menjadi tidak ter lalu jatuh, namun harga akhir bahan pangan juga harus dapat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

B.

Per industrian dan Perdagangan

Daya saing yang tinggi pada sektor pertanian, merupakan prasyarat dal am pengembangan agroindustri, dan daya saing tersebut merupakan interaksi keseluruhan subsistem dalam sistem agribisnis. Dengan proses produksi yang efisien dan biaya produksi yang semakin rendah, sektor industri, termasuk industri pengolahan akan mampu me ningkatkan daya saing yang pada gilirannya akan dapat berkontribusi terhadap PDRB .

Tabel 2. 7 2

menunjukan kontribusi sektor industri terhadap PDRB.

Tabel 2. 7 2

Aspek Daya Saing Daerah Urusan Pe rindustrian dan Perdagangan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 2 0

Indikator

Satuan

Tahun

2016

2017

201 8

2019

2020

Kontribusi sektor industri terhadap PDRB

%

3,26

3,01

2,98

2,94

3,55

Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2021

2.1.4.2

Fasilitas Wilayah/Infrastruktur

Gambaran umum kondisi Daya Saing Daerah te rkait Fasilitas Wilayah/Infrastruktur dapat diliha t dari indikator kinerja

berikut.

A.

Penataan Ruang

Gambaran umum kondisi Fasilitas Wilayah/Infrastruktur terkait dengan Penataan Wilayah

adalah sebagai berikut:

Tabel 2. 7 3

Capaian Aspek Daya Daerah Saing Uru san Penataan Ruang

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Ketaatan terhadap RTRW (%)

100,00

98,96

98,96

98,96

99,94

Sumber: Dinas Tata Ruang Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

2 - 93

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Tabel di atas menunjukkan ketaatan pel aksanaan pembangunan di Kabupaten Kutai Timur terha dap RTRW pada tahun 201 6 - 20 20

telah optimal .

B.

Penginapan/Hotel

Perkembangan perekonomian Kabupaten Kutai Timur dalam kurun lima tahun terakhir cukup kondusif. Kondisi i ni tidak terlepas dari banyak aktivita s yang terkait dengan adanya sektor pertambangan yang menjadi tulang punggung perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang cukup cepat menyebabkan banyaknya pendatang dari luar untuk mengadu nasib maupun maupun melakukan tra nsaksi untuk berbisnis. Situasi ini me nyebabkan para pendatang yang belum memiliki tempat tinggal mengharuskan mereka memerlukan tempat tinggal sementara. Tempat singgah sementara seperti hotel dan penginapan menjadi sangat dibutuhkan. Oleh karenanya saran a hotel dan penginapan di Kabupaten Ku tai Timur sangat dibutuhkan oleh pendatang baik dari lokal maupun asing. Jumlah penginapan maupun hotel di Kabupaten Kutai Timur telah mengalami peningkatan yang cukup cepat. Kondisi ini berdampak positif pada potensi wisata dan bisnis di Kutai Timur di ma sa yang akan datang.

Tabel 2. 7 4

Jumlah Penginapan/hotel di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Jumlah Hotel

100

95

104

93

96

Sumber: BPS, Kabupaten Kutai Timur Dalam Angka Tahun 2019

LKPJ Kabupaten Kutai Timu r Tahun 2019

RKPD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020

C.

Penggunaan Air Bersih

Lingkungan merupakan salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dalam menilai kondisi kesehatan masyarakat karena perannya dalam menentukan baik buruknya derajat kesehatan. Gamba ran keadaan lingkungan, disajikan indikator seperti akses air bersih dan jangkauan layanan PDAM.Tersalurnya air bersih secara merata dan terpenuhinya standar air layak dan higienis untuk dikonsumsi oleh masyarakat adalah ideal guna pemenuhan kebutuhan air dalam kehidupan untuk sehat.

Tabel 2. 7 4

menunjukkan capaian persentase r umah

tangga yang sudah menggunakan air bersih di Kutai Timur selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 201 8

baru sekitar 60,88

persen penduduk Kutai Timur yang mendapat aliran air bers ih. Tahun

2 - 94

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2019, penambahan infrastruktur air bersih semakin baik, tercata t mencapai 64,45 persen. Air merupakan kebutuhan dan bagian dari kehidupan manusia sebagai prasyarat dan elemen penting untuk dapat hidup sehat.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mela lui perusahaan daerah air minum (PDAM) hendaknya terus mengupayakan penin gkatan layanan. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan air bersih bagi rumah tangga dan bisnis merupakan kebutuhan yang utama. Air bersih menjadi prasyarat agar kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan dan dalam upaya menekan peluang munculnya penyakit menular.

Tabel 2. 7 5

Persentase Rumah Tangga yang Menggunakan Air Bersih

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 2020

Indikator

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Persentase Rumah tangga yang menggu nakan air bersih (%)

Na

57,16

60,88

64,45

Na

Sumber: Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur, 2021

Tabel 2.7 5

menunjukkan sarana air bersih PDAM di Kabupaten Kutai

mengalami

peningkatan tiap tahunnya. Jumlah Air Baku Utama pada tahun 2020 sebesar 13. 844.242 m 3 . Jumlah ini meningkat apabila dibandingkan dengan tahun 2019 (12.962.093 m 3 ) dan tahun 2018 (11.428.771 m 3 ). Sementara itu, Kapasitas produksi pada tahun 2020 adalah se besar 645 liter/detik. Jumlah pelanggan PDAM pada tahun 2020

sejumlah 33.276 rumah tangga.

Adapun Jumlah air yang disalurkan pada tahun 2020 adalah sebesar 13.633.145 m 3 , meningkat dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya.

Tabel 2.7 6

Sarana Air Bersih PDAM

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 2020

Indikator

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Air Baku Utama (m 3 )

-

-

11.428.771

12.962.093

13.844.242

Jumlah Pelanggan PDAM

20.664

23.349

24.896

28.641

33.276

Kapasitas Produksi (Liter/detik)

522

570

555

600

645

Jumlah air yang disalurkan (m 3 )

646.887

10.671.371

11.236.306

12.765.701

13.633 .145

Sumber: PDAM Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021

2 - 95

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

D.

Energi dan Sumberdaya Mineral

Pada t ahun 201 8 - 20 20 , upaya untuk meningkatkan rasio listrik semakin baik. Hal ini karena listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar. Tanpa daya listrik yang stabil, produ ktivitas kerja rumah tangga sulit untuk ditingkatkan.

Tabel 2. 7 7

Aspek Daya Saing Daerah Urusan Energi dan Sumberdaya Mineral

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 20 20

Indikator

Satuan

Tahun

201 8

201 9

2020

Persentase rumah tangga pengguna listrik

%

0,024

91,2 0

92,2 0

Rasio ketersediaan daya listrik

%

93 ,00

91,2

92,20

Sumber: PLN

Kabupaten Kutai Timur Tahun 202 1

2.1.4.3

Fokus Iklim Investasi

Iklim investasi suatu daerah sangat tergantung pada kondisi daerah itu sendiri, seperti tingkat keamanan, kecepatan proses p elayanan perijinan serta ada tidaknya pungutan berkaitan dengan minat

dan daya tarik investor untuk

menanamkan modalnya untuk berusaha di wilayah tersebut. Iklim investasi yang positif dibangun dari kondusifnya wilayah dari segi keamanan, demokrasi, polit ik, hingga unsur sosial budaya.

1)

Angka Kriminalitas

Tindak Kriminal hingga saat ini masih terjadi di Kabupaten Kutai Timur

dengan jumlah kasus yang meningkat d ari tahun ke tahun. Tabel 2.7 6

menjelaskan bahwa dari sembilan sektor kepolisian yang ada di Kabup aten Kutai Timur, empat sektor diantaranya yaitu: sektor Muara Wahau ;

sektor Sangatta Utara ;

sektor

Bengalon; dan sektor Sangkulirang, relatif menerima laporan kejadian kriminalitas lebih banyak dibanding sektor lainnya selama tahun 201 7 - 2019. Angka krimin alitas yang lebih tinggi di tig a wilayah resort kepolisian ini dipengaruhi juga oleh luas wilayah kerja relatif dengan jumlah polisi.

Tabel 2.7 6

juga menunjukkan bahwa empat sektor kepolisian yaitu: Muara Wahau; Sangatta Utara; Muara Bengkal; dan Bengalon,

mengamlami peningkatan jumlah kejahatan dari tahun 201 7 - 2019 yang cukup sigifikan. Jumlah kejahatan yang ditangani Kepolisian sektor Muara Wahau mengalami peningkatan sebanyak 1 7

kasus. Adapun peningkatan jumlah kasus yang ditangani Kepolisian Sektor Muar a Bengkal meningkat

2 - 96

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

sebanyak 7

kasus

selama 3 tahun terakhir . Sementara kasus kejahatan yang ditangani oleh Kepolisian Sektor Sanggata Utara dan Bengalon pada tahun 2018 - 2019 masing - masing adalah sebanyak 18 kasus.

Tabel 2. 7 8

Jumlah Kejahatan Menurut Kepo lisian Sektor

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 7 - 2019

No

Kepolisisan Sektor

Tahun

Perubahan 2017 - 2018

Perubahan 2018 - 2019

Perubahan 2017 - 2019

2017

2018

2019

1

Muara Ancalong

9

9

9

0

0

0

2

Muara Wahau

22

28

39

6

11

17

3

Kombeng

13

21

16

8

- 5

3

4

Mua ra Bengkal

11

8

18

- 3

10

7

5

Sangatta Utara

40

21

39

- 19

18

- 1

6

Bengalon

38

21

39

- 17

18

1

7

Rantau Pulung

8

5

6

- 3

1

- 2

8

Sangkulirang

28

20

19

- 8

- 1

- 9

9

Kaliorang

5

12

13

7

1

8

Jumlah

174

145

198

- 29

53

24

Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun

Dalam Angka 2020

Tabel 2.7 8

menunjukkan jumlah kejahatan berdasarkan jenisnya pada tahun 2018 - 2020. Kasus penyalahgunaan narkotika dan psikotropika merupakan tindak kriminal tertinggi yang dilaporkan selama tahun 2018 - 2019. Kasus berikutnya adalah pencuar ian biasa (Curbis), pengania yaan ringan, pencabulan, dan penggelapan. Secara umum jumlah kejahatan mengalami peningkatan jumlah kasus hampir dua kali lipat selama tahun 2018 - 2019. Sementara pada tahun 2020, kejahatan pencabulan berada dalam peringkat perta ma dengan total kasus sebany ak 36 kasus. Kasus pencabulan ini mengalami peningkatan sebanyak 17 kasus dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tabel 2.7 9

Jumlah Kejahatan Menurut Jenis Kejahatan

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 8 - 20 20

Jenis Kejahatan

Tahun

Peru bahan dari 2018 - 2019

Perubah an dari 2019 - 2020

2018

2019

2020*

Pembunuhan

4

2

2

- 2

0

Penganiayaan berat

0

6

0

6

- 6

penganiayaan ringan

9

12

16

3

4

KDRT

1

2

3

1

1

Pemerkosaan

0

3

0

3

- 3

Pencabulan

11

19

36

8

17

Penculikan

1

0

0

- 1

0

Pencurian den gan kekerasan (Curas)

1

1

2

0

1

2 - 97

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

Jenis Kejahatan

Tahun

Peru bahan dari 2018 - 2019

Perubah an dari 2019 - 2020

2018

2019

2020*

Pencurian biasa

12

21

20

9

- 1

Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)

8

11

7

3

- 4

Pencurian dengan pemberatan

6

23

17

Narkotika dan psikotropika

63

131

68

Penipuan

12

5

6

- 7

1

Penggelapan

11

15

21

4

6

Korupsi

0

1

1

1

0

Jumlah

139

252

113

Sumber: BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun Dalam Angka 2020

* BPS Kabupaten Kutai Timur Tahun Dalam Angka 2021

Indikator keamanan merupakan salah satu prasyarat dari daya tarik iklim investasi disamping tersedia tidaknya infrastr uktur penunjang. Adanya peningkatan gangguan keamanan, perlu mendapat perhatian lebih serius agar dapat lebih menjamin kantibmas agar kon dusif untuk berinvestasi.

Agar iklim investasi dan masuknya PMDN dan PMA di Kabupaten Kutai Timur dapat ditingkatkan, maka efisiensi tugas kepolisian hendaknya ditingkatkan tanpa harus menambah jumlah polisi dalam waktu singkat. Salah satu cara yang dapat diambil adalah memanfaatkan teknologi informasi dalam membantu pelaksanaan tugas polisi.

2)

Kemudahan Pe ri zinan

Salah sat u syarat sebagai kota cerdas ( Smart city ), p erizinan merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan publik. P erizinan usaha secara langsung akan berpengaruh terhadap keputusan calon pengusaha maupun investor untuk menanamkan modalnya. Demikan pula seba liknya, jika proses perizinan tidak efisien,

berbelit - belit, dan tidak transparan baik dalam hal waktu, biaya, maupun prosedur akan berdampak terhadap menurunnya keinginan orang untuk mengurus perizinan usaha, dan mereka mencari tempat investasi lain yang prosesnya lebih jelas dan transparan. Hal in i tentu saja selanjutnya akan berdampak terhadap ketersediaan lapangan kerja dan masalah - masalah ketenagakerjaan lainnya yang berujung pada terhambatnya pembangunan ekonomi.

Dalam era otonomi daerah memberikan r uang yang cukup besar bagi daerah untuk meng atur dan mengurus pelayanan publiknya, termasuk dalam hal perizinan.

Diharapkan semua jenis perizinan ditempatkan kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). PTSP diharapkan dapat memberikan kemudahan perijinan u saha dalam menunjang laju pertumbuhan ekonom i daerah, yang pada gilirannya dapat membuka lapangan kerja serta

2 - 98

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

menurunkan kemiskinan. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pelayanan publik yang semakin baik diperlukan infrastruktur dan sistem yang baik p ula.

2.1.4.4

Fokus Sumber Daya Manusia

Peranan s umbe rdaya manusia merupakan faktor penting dalam pembangunan .

S elain sebag a i obyek pembangunan ,

s umberdaya manusia juga sebagai subyek pelaksanaan pembangunan. Perbaikan dalam sumber daya manusia tidak lepas dari usa ha pemerintah melalui perbaikan tingkat pendidikan, kesehatan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Gambaran umum kondisi daerah aspek daya saing daerah t erkait dengan Sumber Daya Manusia d apat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:

Tabel 2. 80

Ca paian Indikator Fokus Sumber Daya Manusia

Kabupaten Kutai Timur Tahun 201 6 - 20 20

Indikator

Tahun

2016

2017

2018

2019

2020

Rasio ketergantungan (%)

39

38

39

40,45

39,54

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipi l

Kab .

Kutai Timur Tahun 2021

(diolah)

Tingkat ketergantungan penduduk suatu wilayah menggambarkan komposisi kelompok umur produktif yang diwakili oleh P enduduk D ewasa/PD (diasumsikan penduduk dewasa adalah penduduk yang bekerja) akan menanggung kelompok umur yang tida k produktif yang diwakil i oleh Penduduk Muda/PM dan Penduduk T ua/PT. Semakin tinggi tingkat ketergantungan penduduk suatu wilayah maka semakin berat beban penduduk dewasa menanggung penduduk yang tidak bekerja, dan sebaliknya.

2.2

Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan RKPD

sampai Tahun Berjalan dan Realisasi RPJMD

Evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan RKPD digunakan untuk melihat capai a n tingkat kemajuan dan kesesuaian dengan RPJMD. Hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tersebut dapat dilihat berdasarkan Urusan/ Bidang Urusan

Pemerintahan Daerah dan Program. Urusan Pemerintahan Daerah terdiri dari :

a)

Urusan Wajib

Pelayanan Dasar , yaitu:

1)

Pendidikan;

2)

Kesehatan;

2 - 99

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

3)

Pekerjaan Umum

dan Penataan Ruang ;

4)

Sosial;

5)

Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman;

6)

Ketentraman, Ketertiba n Umum dan Pe rlindungan Masyarakat

b)

Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar , yaitu:

1)

Tenaga Kerja;

2)

Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;

3)

Pangan;

4)

Pertanahan;

5)

Lingkungan Hidup;

6)

Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil;

7)

Pemberdayaan Masyarakat Desa;

8)

Pengendalian Pend uduk dan Keluarga Berencana;

9)

Perhubungan;

10)

Komunikasi dan Informatika

11)

Koperasi dan UKM;

12)

Penanaman Modal;

13)

Kepemudaan dan Olahraga;

14)

Statistik;

15)

Persandian;

16)

Kebudayaan;

17)

Perpustakaan;

18)

Arsip .

c)

Urusan Pilihan , yaitu:

1)

Kelautan dan Perikanan ;

2)

Pariwi sata;

3)

Pertanian;

4)

Perdagangan;

5)

Perindustrian.

d)

Urusan Penunjang Pemerintahan , yaitu

2 - 100

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

1)

Administrasi Pemerintahan ;

2)

Pengawasan

3)

P erencanaan ;

4)

Keuangan ;

5)

Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan ;

6)

Pe nelitian dan Pengembangan .

Evaluasi pelaksanaan program RKPD Kabupaten Kutai Timur

hingga tahun 20 20

dapat dilihat pada Tabel 2. 81

di bawah ini:

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 101

Tabel 2.81

Evaluasi Hasil Pelaksanaan Perencanaan Daerah s ampai d engan Tahun Berjalan

Kabupaten Kutai Timur

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

1

URUSAN

WAJIB PELAYANAN DASAR

10.219.179.300.746,70

2.461.535.755.504,51

1.291.841.053.299,00

1.172.319.029.745,52

90,95

92,36

48,36

52,95

1,01

PENDIDIKAN

1.328.313.546.587,00

148.585.759.521,00

361.381.416.743,00

331.848.971.212,00

87,44

91,83

52,87

49,80

1.01.1.01. 01

DINAS PENDIDIKAN

1.328.313.546.587,00

148.585.759.521,00

361.381.416.743,00

331.848.971.212,00

87,44

91,83

52,87

49,80

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

38.877.068.750,00

4.719.130.756,00

137.646.852.003,00

115.790.550.502,00

Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

Terlaksananya Pendampingan Penatausahaan Keuanagan dinas Pendidikan

60

3.768.580.380,00

12,00

480.359.400,00

12,00

135.559.120.556,00

12,00

113.709.093.315,00

100,00

83,88

24,00

114.189.452.715,00

40,00

3.030, 04

Pelayana n Administrasi Perkantoran UPTD Pendidikan

Tersedianya anggaran untuk operasional UPT Pendidikan

60

19.102.518.870,00

12,00

1.705.000.000,00

12,00

1.259.722.870,00

12,00

1.259.596.696,00

100,00

99,99

24,00

2.964.596.696,00

40,00

15,52

Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran

Terlaksananya Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran

60

16.005.969.500,00

12,00

2.533.771.356,00

12,00

828.008.577,00

12,00

821.860.491,00

100,00

99,26

24,00

3.355.631.847,00

40,00

20,96

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

100,00

40,00

100,00

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

SR

ST

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

21.098.020.000,00

3.863.487.756,00

2.635.740.600,00

2.597.812.943,00

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Terlaksananya Ketersediaaan Informasi untuk Dinas Pendidikan dan UPTD Pendidikan

55

21.098.020.000,00

4,00

3.863.487.756,00

29,00

2.635.740.600,00

29,00

2.597.812.943,00

100,00

98,56

33,00

6.461.300.699,00

60,00

30,63

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

100,00

60,00

30,63

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

4.342.300.000,00

1.063.857.748,00

1.240.872.707,00

1.234.253.052,00

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 102

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Terwujudnya

Kualaitas Operator SIMDA BOSD

Pengelolaan

Dapodik yang berbasis TIK, Terwujudnya

Peningktan Kualita SDM Guru Mapel dan Guru Kelas, dan Guru PAUD yang berbasis TIK

45

4.342.300.000,00

10,00

1.063.857.748,00

11,00

729.150.351,00

11,00

726.160.672,00

100,00

99,59

21,00

1.790.018.420,00

46,67

41,22

Sistem I nformasi Profesi Manajemen Kinerja Guru ( SIMAKSIRU )

Terwujudnya Sosialisasi SIMAKSIRU di 18 Kecamatan

18

-

-

-

18,00

511.722.356,00

18,00

508.092.380,00

100,00

99,29

18,00

508.092.380,00

100,00

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

99,44

73,33

41,22

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

S

SR

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

11.915.032.000,00

8.145.973.000,00

4.335.484.231,00

4.328.811.812,00

Pe nyusunan Rencana Kerja (Renja)

Terpenuhinya penyusunan rencana kerja dan pelaporan ihktisar realisasi kegiatan

10

1.211.161.000,00

2,00

151.283.000,00

2,00

159.836.500,00

2,00

153.686.070,00

100,00

96,15

4,00

304.969.070,00

40,00

25,18

Penyusun an Laporan Keuangan

Terwujudnya Laporan keuangan Dinas Pendidikan yang Akuntabel

15

1.172.815.000,00

3,00

1.083.586.000,00

4,00

1.511.461.731,00

4,00

1.510.939.742,00

100,00

99,97

7,00

2.594.525.742,00

46,67

221,22

Fasilitasi Penyelesaian Kewajiban Kepada Pihak Ketiga

Terlaksananya Penatausahaan BOSNAS yang berbasis Teknologi Informasi ( SIMDA BOS )

62

9.531.056.000,00

59,00

6.911.104.000,00

3,00

2.664.186.000,00

3,00

2.664.186.000,00

100,00

100,00

62,00

9.575.290.000,00

100,00

100,46

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

100,00

62,22

100,00

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

R

ST

Program Pendidikan Anak Usia Dini

59.007.609.220,00

11.527.901.600,00

13.216.627.900,00

12.435.727.170,00

Bantuan Operasional

PAUD (DAK Non Fisik)

Meningkatnya kapasitas lembaga yang telah mendapatkan Bantuan Operasional

60

42.087.000.000,00

12,00

8.417.400.000,00

12,00

8.843.400.000,00

12,00

8.180.100.000,00

100,00

92,50

24,00

16.597.500.000,00

40,00

39,44

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 103

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Penguata n Peran/Harmonisasi Bunda PAUD dan Implementasi PAUD Holistik Integratif ( GERIMIS )

Terlaksananya Kegiatan Gerakan Minum Susu

92.410

8.148.617.220,00

18.147

1.489.401.600,00

18.147

577.733.900,00

18.147

530.411.270,00

100,00

91,81

36 . 294

2.019.812.870,00

39,27

24,79

Penguatan Pendidikan Karakter PAUD melalui Gebyar PAUD dan Pengenalan Ibadah Haji

Terlaksananya Perayaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini dan Pengenalan ibadah haji

10.500

1.264.100.000,00

1.500

71.100.000,00

3.000

41.548.000,00

300,00

34.870.400,00

10,00

83,93

1.800

105.970.400,00

17,14

8,38

Pengadaan / Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan PAUD / DAK (REGULER

Meningkatkan Sarana dan Prasarana PAUD

dan SKB Kab. Kutai Timur

60

7.507.892.000,00

13,00

1.550.000.000,00

38,00

3.753.946.000,00

38,00

3.690.345.500,00

100,00

98,31

51,00

5.240.345.500,00

85,00

69,80

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

77,50

91,64

45,35

35,60

PREDIKAT KINERJA

T

ST

SR

SR

Program Pendidikan Non Formal

8.090.276.000,00

1.933.825.700,00

2.195.100.000,00

2.045.887.000,00

Pengadaan Sarana Belajar Sanggar Kegiatan Belajar ( SKB )

/ DAK REGULER

Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Infrastruktur Sarana SKB Kab. Kutai Timur

3

400.000.000,00

-

-

3,00

400.000.000,00

3,00

394.087.000,00

100,00

98,52

3,00

394.087.000,00

100,00

98,52

Bantuan Operasional Pendidikan Kesetaraan ( DAK Non Fisik )

Terlaksananya peningkatan kesejahteraan penyelenggara pendidikan kesetaraan

60

5.868.000.000,00

12,00

1.692.700.000,00

12,00

1.635.100.000,00

12,00

1.501.800.000,00

100,00

91,85

24,00

3.194.500.000,00

40,00

54,44

Sosialisasi BPKRMI, Kemenag dengan Dinas Pendidikan

Terlaksananya Sosialisasi BPKRMI, Kemenag dengan Dinas Pendidikan

54

1.822.276.000,00

18,00

241.125.700,00

18,00

160.000.000,00

18,00

150.000.000,00

100,00

93,75

36,00

391.125.700,00

66,67

21,46

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

100,00

68,89

58,14

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

S

R

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 104

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

22.685.607.480,00

881.181.576,00

122.443.200,00

88.384.050,00

Pe ngembangan Mutu dan Kualitas Program Pendidikan dan Pelatihan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Meningkatnya Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

3.700

19.347.452.280,00

50,00

191.774.000,00

50,00

50.982.000,00

18,00

33.102.200,00

36,00

64,93

68,00

224.876.200,00

1,84

1,16

Pendidik an Profesi Guru ( PPG )

Terlaksananya kegiatan Pendidikan Profesi Guru

11.700

3.338.155.200,00

3.900

689.407.576,00

3.900

71.461.200,00

2,00

55.281.850,00

0,05

77,36

3.902

744.689.426,00

33,35

22,31

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

18,03

71,14

17,59

11,74

PREDIKAT KINERJA

SR

S

SR

SR

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

9.200.004.375,00

2.144.705.156,00

421.924.512,00

421.396.712,00

Pe ringatan Hari - Hari Besar

Jumlah kegiatan peringatan hari - hari besar

35

9.200.004.375,00

7,00

2.144.705.156,00

7,00

421.924.512,00

7,00

421.396.712,00

100,00

99,87

14,00

2.566.101.868,00

40,00

27,89

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

99,87

40,00

27,89

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

SR

SR

Program Wajib Belajar 12 Tahun Pendidikan Dasar dan Menengah

1.153.097.628.762,00

114.305.696.229,00

129.291.348.895,00

126.099.061.738,00

Ba ntuan Operasional Sekolah (BOS)

156.760.000,00

-

-

-

-

-

Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

224.500.000,00

-

-

-

-

-

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 105

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Pengadaan Meubelair untuk Pendidikan Menengah

Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Meubelair Untuk Pendidikan Menengah

61

13.654.388.250,00

9,00

942.691.000,00

9,00

636.271.707,00

1,00

80.129.971,00

11,11

12,59

10,00

1.022.820.971,00

16,39

7,49

Kegiatan

Pra UNAS dan UNAS SMP/MTs

Telaksananya Pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs

24.315

11.810.111.160,00

5.700

1.140.797.894,00

5.700

247.870.400,00

5.700

222.735.010,00

100,00

89,86

11.400

1.363.532.904,00

46,88

11,55

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 1.A

Kabupaten Kutai Timur

Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)

625

242.408.204.500,00

69,00

10.509.336.000,00

121,00

16.867.553.400,00

121,00

16.722.014.400,00

100,00

99,14

190,00

27.231.350.400,00

30,40

11,23

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 2.A Kabupaten Kutai Timur

Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)

260

103.345.687.500,00

62,00

10.500.569.236,00

78,00

11.807.020.000,00

78,00

11.742.958.500,00

100,00

99,46

140,00

22.243.527.736,00

53,85

21,52

Pembangunan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 3 Kabupaten Kutai Timur

Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)

335

153.608.645.000,00

99,00

18.311.836.000,00

86,00

15.013.941.2 38,00

86,00

14.987.752.400,00

100,00

99,83

185,00

33.299.588.400,00

55,22

21,68

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 4 Kabupaten Kutai Timur

Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)

310

156.481.014.000,00

114,00

19.884.784.236,00

105,00

18.475.789.359,00

105,00

18.449.287.200,00

100,00

99,86

219,00

38.334.071.436,00

70,65

24,50

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 1.B

Kabupaten Kutai Timur

Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Dasar (SD)

220

144.728.310.390,00

118,00

21.907.830.651,00

136,00

18.845.051.015,00

136,00

18.687.100.600,00

100,00

99,16

254,00

40.594.931.251,00

115,45

28,05

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Zona 2.B Kabupaten Kutai Timur

Terbangunnya Sarana dan Prasaran Sekolah yang memadai

250

145.944.350.750,00

63,00

10.259.225.912,00

14,00

641.986.804,00

13,00

605.304.204,00

92,86

94,29

76,00

10.864.530.116,00

30,40

7,44

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 106

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Pembangunan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar

Terbangunnya Insfrastruktur Sekolah Untuk

Pendidikan Dasar (Pendidikan Usia Dini )

(Taman Kanak - kanak) dan (Sekolah Dasar)

200

63.333.742.500,00

15,00

406.817.600,00

2,00

160.599.200,00

2,00

160.406.400,00

100,00

99,88

17,00

567.224.000,00

8,50

0,90

Wajib Be lajar Pendidikan Dasar Paket A (Setara SD), Paket B (Setara SMP) dan Paket C (Setara SMA)

Terlaksananya Pembayaran Honor Tutor Paket A, B, dan C secara tepat waktu dan efisien dan Terlaksananya Sosialisasi Data Pokok Pendidikan dan Kurikulum 2013 ( K13 )

3.825

9.900.023.750,00

1.500, 00

1.091.004.200,00

1.500, 00

111.230.900,00

1.500, 00

111.185.650,00

100,00

99,96

3.000, 00

1.202.189.850,00

78,43

12,14

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah

Terlaksananya Kegiatan Pengadaan dan Terbangunnya Infrastruktur Sekolah Untuk Pendidikan Menengah

320

62.595.001.250,00

62,00

8.674.926.500,00

53,00

2.972.320.866,00

22,00

1.629.571.765,00

41,51

54,82

84,00

10.304.498.265,00

26,25

16,46

Pengemba ngan Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar

Terwujudnya pelaksanaan Penyelenggaraan Festival Lomba seni siswa nasional, Penyelenggaraan Olimpide Sains SD, Olimpide Seni SD, Peningkatan pelaksanaan Sekolah Sehat Hijau SD, Sistem Penilaian kemampuan

Baca tulis Al - Quran Sekolah Dasar dan TPA

7

1.469.538.712,00

-

-

7,00

601.338.956,00

7,00

601.338.956,00

100,00

100,00

7,00

601.338.956,00

100,00

40,92

Pengembangan Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Menengah Pertama

Terlaksananya Kegiatan Lomba KSN, KOSN FL2SN, Akreditasi Sekolah , PPG dan Sekolah Hijauh Tingkat Sekolah Menengah Pertama

6

425.000.000,00

-

-

6,00

124.495.050,00

-

-

-

-

-

-

-

-

Pengadaa n Sarana dan Prasarana Sekolah

Dasar (DAK)

Jumlah Sekolah Penerima Dana DAK

110

31.106.427.000,00

61,00

8.030.421.000,00

49,00

23.076.006.000,00

49,00

22.938.885.958,00

100,00

99,41

110,00

30.969.306.958,00

100,00

99,56

Pembangu nan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Pendidikan Menengah (DAK)

Jumlah Sekolah Penerima Dana DAK

39

6.715.000.000,00

-

2.645.456.000,00

39,00

14.306.430.000,00

39,00

14.147.833.221,00

100,00

98,89

39,00

16.793.289.221,00

100,00

250,09

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 107

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Pengadaa n/ Pembangunan Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Dasar ( DAK AFIRMASI )

Terlaksananya Pengadaan Infrastruktur pada Sekolah Menengah Pertama

11

2.844.856.000,00

-

-

11,00

2.844.856.000,00

11,00

2.835.713.800,00

100,00

99,68

11,00

2.835.713.800,00

100,00

99,68

Pengadaan/ Pembangunan Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Menengah ( DAK AFIRMASI )

Terlaksananya Pengadaan Infrastruktur pada Sekolah Menengah Pertama

7

2.039.280.000,00

-

-

7,00

2.039.280.000,00

7,00

2.038.797.553,00

100,00

99,98

7,00

2.038.797.553,00

100,00

99,98

Pembinaa n Kegiatan Ekstrakulikuler

di Sekolah Dasar dan Menengah

Terlaksananya Kegiatan Ekstrakulikuler pada Sekolah dasar dan sekolah Menengah pertama

1

688.048.000,00

-

-

1,00

138.048.000,00

2,00

138.046.150,00

200,00

100,00

2,00

138.046.150,00

200,00

20,06

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

91,42

100,00

68,47

42,96

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

S

SR

Program Wajib Belajar 12 Tahun Pendidikan Dasar dan Menengah

70.275.022.695,00

Ba tuan Operasional Sekolah (BOS)

70.275.022.695,00

-

-

-

-

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

PREDIKAT KINERJA

1,02

Kesehatan

435.935.229.679,00

212.586.318.716,51

270.583.261.292,00

233.763.070.825,52

84,58

85,62

36,85

46,20

1.02.1.0 2.01

Dinas Kesehatan

299.874.429.479,00

124.048.977.867,91

185.319.130.637,00

162.529.033.216,92

81,07

87,70

62,62

78,47

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

17.427.198.007,50

16.071.762.545,00

16.714.295.733,00

16.244.733.085,00

Penyedia an jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

Tersedianya Langganan Telepon/Internet, Langganan Surat Kabar dan Sumber Daya Air

60

60.000.000,00

12,00

39.176.140,00

12,00

214.400.000,00

12,00

195.841.360,00

100,00

91,34

24,00

235.017.500,00

40,00

391,70

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 108

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Penyedia an jasa administrasi keuangan

Terlaksananya Pelayanan Administrasi Keuangan

60

17.000.000.000,00

12,00

15.678.628.000,00

12,00

16.077.595.733,00

12,00

15.657.015.899,00

100,00

97,38

24,00

31.335.643.899,00

40,00

184,33

Penyedia an jasa kebersihan kantor

Tersedianya Jasa Kebersihan Kantor dan Bahan Pembersih

60

120.000.000,00

12,00

100.000.000,00

12,00

100.000.000,00

12,00

100.000.000,00

100,00

100,00

24,00

200.000.000,00

40,00

166,67

Penyediaan alat tulis kantor

Tersedianya Kebutuhan ATK Administrasi Kantor

150

83.980.462,50

12,00

25.000.000,00

16,00

50.000.000,00

16,00

49.393.800,00

100,00

98,79

28,00

74.393.800,00

18,67

88,58

Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

Pemeliharaan Genset

60

2.668.545,00

12,00

79.600.000,00

1,00

-

-

-

-

12,00

79.600.000,00

20,00

2.982, 90

Penyediaan makanan dan minuman

Terselenggaranya Rapat Bulanan, esidentil dan Rekonsiliasi di dinas Kesehatan

36

40.000.000,00

12,00

30.000.000,00

12,00

22.300.000,00

12,00

14.250.000,00

100,00

63,90

24,00

44.250.000,00

66,67

110,63

Rapat - rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah

Rapat Koordinasi ke Kecamatan/ Puskesmas

60

79.673.000,00

26,00

91.873.280,00

12,00

100.000.000,00

12,00

79.175.776,00

100,00

38,00

171.049.056,00

63,33

214,69

Rapat - rapat kordinasi dan konsultasi ke dalam daerah

Rapat Koordinasi ke Propinsi maupun ke Pusat

60

40.876.000,00

26,00

27.485.125,00

12,00

150.000.000,00

12,00

149.056.250,00

100,00

38,00

176.541.375,00

63,33

431,89

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

87,50

90,28

44,00

100,00

PREDIKAT KINERJA

T

T

SR

ST

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

220.000.000,00

232.974.000,00

643.665.600,00

630.971.380,00

Pengadaa n perlengkapan gedung kantor

Terlaksananya Pengadaan Sarana dan Prasarana Perlengkapan Kantor

100

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 109

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Pengadaan peralatan gedung kantor

Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Dinas Kesehatan

1

55.000.000,00

30.000.000,00

1,00

218.974.600,00

1,00

215.214.800,00

100,00

98,28

1,00

245.214.800,00

100,00

445,85

Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor

Terlaksananya Pengadaan Sarana dan Prasarana Perlengkapan Kantor

5

45.000.000,00

1,00

42.438.000,00

1,00

50.000.000,00

1,00

46.765.400,00

100,00

93,53

2,00

89.203.400,00

40,00

198,23

Pemeliha raan rutin/berkala peralatan gedung kantor

Terlaksananya Pemeliharaan Rutin Berkala Gedung Kantor

60

20.000.000,00

2,00

49.986.000,00

1,00

75.000.000,00

1,00

73.703.800,00

100,00

98,27

3,00

123.689.800,00

5,00

618,45

Rehabilitasi sedang/berat kendaraan dinas/operasional

Terlaksananya Pemeliharaan dan Rehabilitasi Kendaraan Dinas / Operasional

60

100.000.000,00

13,00

110.550.000,00

1,00

299.691.000,00

1,00

295.287.38 0,00

100,00

98,53

14,00

405.837.380,00

23,33

405,84

RATA -

RAT A CAPAIAN KINERJA (%)

80,00

77,72

33,67

100,00

PREDIKAT KINERJA

T

T

SR

ST

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

100.000.000,00

59.211.900,00

149.721.700,00

103.666.700,00

Pendidikan dan pelatihan formal

Tersedianya Uji Kompetensi Perawat Jabatan Fungsional

3

100.000.000,00

2,00

59.211.900,00

1,00

149.721.700,00

1,00

103.666.700,00

100,00

69,24

3,00

162.878.600,00

100,00

162,88

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

69,24

100,00

100,00

PREDIKAT KINERJA

ST

S

ST

ST

Program Peningkatan Pembangunan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

7.240.560.862,40

10.046.375.353,30

6.799.106.727,00

6.795.503.602,00

Penyusun an laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

Terpenuhinya Laporan LKJ - IP Dinas Kesehatan

5

35.000.000,00

2,00

22.994.000,00

1,00

12.784.800,00

1,00

12.784.800,00

100,00

100,00

3,00

35.778.800,00

60,00

102,23

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 110

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun

Tersedianya Laporan Keuangan OPD (LRA,Neraca dan Catatan atas Laporan Keuangan)

5

35.000.000,00

3,00

3.996.500,00

2,00

-

2,00

-

100,00

5,00

3.996.500,00

100,00

11,42

Penyusun an Rencana Kerja (Renja)

Terlaksananya Penyusunan Dokumen Rencana Kerja Tahun 2019

5

125.000.000,00

2,00

108.015.877,00

1,00

138.015.793,00

1,00

138.015.793,00

100,00

100,00

3,00

246.031.670,00

60,00

196,83

Evaluasi Rencana Strategis (Renstra)

Tersusunnya Dokumen Review Renstra Dinas Kesehatan 2016 -

2021

9

-

-

43.756.600,00

3,00

-

3,00

-

-

3,00

43.756.600,00

33,33

Penyusunan Laporan Aset SKPD

Tersedianya Barang Milik Daerah (BMD) dan barang milik negara (BMD)

3

50.000.000,00

-

36.985.050,00

33,00

95.885.350,00

33,00

92.922.975,00

100,00

96,91

33,00

129.908.025,00

1.100, 00

259,82

Pembayar an Hutang Tahun 2017

Terbayarnya Hutang Tahun 2017

9

-

6,00

2.240.609.344,05

1,00

-

1,00

-

-

7,00

2.240.609.344,05

77,78

Pembayar an Hutang Tahun 2018

Terbayarnya Hutang Tahun 2018

9

-

6,00

742.293.000,00

1,00

-

1,00

-

-

7,00

742.293.000,00

77,78

Pembayaran Hutang Jamkesda

Persentase pembayaran hutang Jamkesda

9

1.870.217.400,70

6,00

1.043.646.550,00

1,00

1.700.197.637,00

1,00

1.700.197.637,00

100,00

100,00

7,00

2.743.844.187,00

77,78

146,71

Monitoring, Evaluasi, Dan Pembinaan Pengelolaan Keuangan

Terlaksananya Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan bagi Pengelola Keuangan di Lingkungan Dinas Kesehatan

22

421.410.000,00

-

22,00

575.920.000,00

22,00

575.279.250,00

100,00

99,89

22,00

575.279.250,00

100,00

136,51

Fasilita si Penyelesaian Kewajiban Kepada Pihak Ketiga

Persentase ketersediaan pelaporan capaian kinerja dan keuangan

100

4.703.933.461,70

5.804.078.432,25

100,00

4.276.303.147,00

100,00

4.276.303.147,00

100,00

100,00

100,00

10.080.381.579,25

100,00

214,30

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 111

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

70,00

99,47

100,00

100,00

PREDIKAT KINERJA

S

ST

ST

ST

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

11.707.991.958,40

4.017.316.254,00

3.833.019.961,00

3.702.135.653,00

Pengadaa an Obat dan Perbekalan Kesehatan

Tersedianya obat -

obatan generik dan bahan medis habis pakai

5

4.000.000.000,00

1,00

1.314.927.600,00

1,00

734.102.040,00

1,00

734.102.040,00

100,00

100,00

2,00

2.049.029.640,00

40,00

51,23

Peningatan Mutu Pelayanan Kefarmasian

Jumlah sarana yang memenuhi standar pelayanan kefarmasian

105

400.000.000,00

42,00

38.852.650,00

1,00

38.406.850,00

1,00

38.404.850,00

100,00

99,99

43,00

77.257.500,00

40,95

19,31

Peningka tan Pemerataan Obat dan Perbekalan Kesehatan (Dana Alokasi Khusus)

Terlaksananya pengelolaan obat dan alkes pakai habis dalam kondisi baik untuk didistribusikan

105

346.495.600,00

21,00

331.851.875,00

1,00

314.996.000,00

1,00

294.789.025,00

100,00

93,59

22,00

626.640.900,00

20,95

180,85

Penyedia an Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (Dana Alokasi Khusus)

Tersedianya obat -

obatan generik

5

6.300.000.000,00

-

2.217.892.407,00

60,00

2.366.802.856,00

60,00

2.278.978.530,00

100,00

96,29

60,00

4.496.870.937,00

1.200, 00

71,38

Penyediaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai (Pendamping APBD II)

Terlaksananya manajemen pengadaan obat dan bahan medis habis pakai di tingkat Kabupaten

36

310.000.000,00

-

113.791.722,00

21,00

59.170.071,00

21,00

58.993.112,00

100,00

21,00

172.784.834,00

58,33

55,74

Peningat an Mutu Pelayanan Kefarmasian ( Dana Alokasi Khusus)

Tersedianya Cold Chain

1

351.496.358,40

-

-

1,00

319.542.144,00

1,00

296.868.096,00

100,00

92,90

1,00

296.868.096,00

100,00

84,46

RATA -

RATA CAPAIAN KINERJA (%)

100,00

96,55

100,00

77,16

PREDIKAT KINERJA

ST

ST

ST

T

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 112

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (%)

Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RPJMD Kab. s/d Tahun 2020 (%)

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

K

Rp

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

27.453.927.845,00

22.808.487.071,00

23.316.923.200,00

21.561.690.567,00

Biaya Op erasional dan Pemeliharaan Puskesmas Muara Wahau II

Indeks Kepuasan Pasien / Pelanggan

60

450.000.000,00

24,00

330.389.076,00

12,00

351.877.000,00

12,00

335.887.183,00

100,00

95,46

36,00

666.276.259,00

60,00

148,06

Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Teluk Pandan

Tingkat kepuasan pasien

60

520.000.000,00

24,00

389.241.300,00

12,00

300.720.000,00

12,00

295.822.280,00

100,00

98,37

36,00

685.063.580,00

60,00

131,74

Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Sangatta Selatan

Indeks Kepuasan Pelanggan

60

560.000.000,00

24,00

421.534.118,00

12,00

355.094.000,00

12,00

353.222.701,00

100,00

99,47

36,00

774.756.819,00

60,00

138,35

Biaya Op erasional dan Pemeliharaan Puskesmas Sangkulirang

Tingkat kepuasan pasien

60

620.000.000,00

24,00

445.680.058,00

12,00

427.472.000,00

12,00

379.804.460,00

100,00

88,85

36,00

825.484.518,00

60,00

133,14

Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Karangan

Meningkatnya Indeks Kepuasan Pasien

60

500.000.000,00

24,00

447.694.000,00

12,00

408.698.000,00

12,00

300.219.000,00

100,00

73,46

36,00

747.913.000,00

60,00

149,58

Biaya Op erasional dan Pemeliharaan Puskesmas Long Mesangat

Tingkat kepuasan masyarakat

60

550.000.000,00

24,00

429.832.447,00

12,00

472.369.000,00

12,00

425.835.112,00

100,00

90,15

36,00

855.667.559,00

60,00

155,58

Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas Sandaran

Indeks Kepuasan Masyarakat

60

520.000.000,00

24,00

446.741.000,00

12,00

442.924.000,00

12,00

310.367.600,00

100,00

70,07

36,00

757.108.600,00

60,00

145,60

Biaya Operasional dan Pemeliharaan Puskesmas

Busang

Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan sehingga meningkatkan kepuasan pasien

60

486.983.200,00

24,00

411.929.933,00

12,00

462.052.000,00

12,00

444.747.482,00

100,00

96,25

36,00

856.677.415,00

60,00

175,92

BAB II Gambaran Umum Daerah

RKPD Kab. Kutai Timur Tahun 2022

2 - 113

Kode

Urusan/Bidang Urusan Dan Program/

Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/ Kegiatan (output)

Target RPJMD Kabupaten pada Tahun 2021 (Akhir Periode RPJMD)

Realisasi Capaian Kinerja RPJMD Kab. sampai dengan RKPD Kab. Tahun 2019

Target Kinerja dan Anggaran RKPD Kab. Tahun Berjalan (Tahun 2020) Yang Dievaluasi

Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD Kabupaten yang Dievaluasi

(Tahun 2020)

Tingkat Capaian Kinerja & Realisasi Anggaran Tahun 2020 (

Teks dipotong karena dokumen ini sangat panjang. Unduh berkasnya untuk versi lengkap.

PPID Kabupaten Kutai Timur

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur — satu pintu layanan informasi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008.

Kantor PPID · Bukit Pelangi, SangattaBuka di Maps

Kontak kami

Jl. Prof. Dr. Sudiatmo (Ex. Dishut), Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur

Telepon
112
Whatsapp
+62 812 7095 1806
Email
ppid@kutaitimurkab.go.id
Jam layanan
08.00 – 16.00 WITA

Tautan

© 2026 PPID Kabupaten Kutai Timur. Hak cipta dilindungi.

Dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kutai Timur.