Situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Berita Pemkab

Perkuat Pelestarian Budaya, Wabup Mahyunadi Dorong Tata Kelola Kesenian Tradisional

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mendorong penguatan tata kelola lembaga kesenian tradisional sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya. Mengingat, seni dan budaya memiliki peran penting dalam membangun daerah.Dirinya menyebut, Kutai Timur tidak hanya memiliki potensi sumber...

Berita · 10 Sep 2026

Perkuat Pelestarian Budaya, Wabup Mahyunadi Dorong Tata Kelola Kesenian Tradisional



SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mendorong penguatan tata kelola lembaga kesenian tradisional sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya. Mengingat, seni dan budaya memiliki peran penting dalam membangun daerah.

Dirinya menyebut, Kutai Timur tidak hanya memiliki potensi sumber daya alam, tetapi juga kekayaan budaya yang harus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Ia menilai keberagaman masyarakat Kutim menjadi kekuatan tersendiri yang perlu dirawat melalui berbagai kegiatan positif, baik melalui seni, budaya, pendidikan, termasuk kegiatan keagamaan.

Wabub Mahyunadi juga mengingatkan para pelaku seni agar menjadikan kegiatan kesenian sebagai sarana membangun karakter dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya,pengembangan seni perlu berjalan seiring dengannilai-nilai moral dan pembentukan sumber dayamanusia yang berakhlak.

"Kesenian harus memberi dampak positif danmenjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia," kata Wabub Mahyunadi di sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Lembaga Kesenian Tradisional, Pelatih Seni Tarsul dan Pelatih Seni Teater yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim di Hotel Zenova Royale Sangatta,Kamis (10/09/2026).

Wabub Mahyunadi mengatakan, budaya juga dapat menjadi salah satu kekuatan untuk membantu  pengembangan daerah salas satunya melalui sektor pariwisata. Selain panorama alam dan wisata religi, kekayaan budaya dapat menjadi daya tarik yang mampu mendatangkan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong agar kekayaan seni dan budaya lokal Kutai Timur dikembangkan secara kreatif tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal.

Orang nomor dua di Kutim ini juga mengungkapkan, bahwa seni tradisional perlu dikemas lebih menarik salah satunya dengan pendekatan yang lebih kreatif agar dapat diterima oleh generasi muda dan memiliki daya tarik lebih luas. Kolaborasi dengan bentuk seni kekiniandinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakatyang lebih luas.

"Kita harus mampu mengembangkan budaya dengan tetap mempertahankan kearifan lokal, tetapi juga mengikuti kebutuhan danperkembangan zaman," ujarnya.

Berkaitan dengan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026, tersebut, Ia berharap Bimtek tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menghasilkan tindak lanjut berupa program nyata di lembaga kesenian maupun lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Mulyono, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim Ilham mengatakan, kegiatan yang diikuti 48 peserta yang berasal dari berbagai lembaga kesenian tradisional serta tenaga pendidik di Kutai Timur tersebut, menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas lembaga kesenian tradisional sekaligus meningkatkan kompetensi para pelatih seni.

"Kita ingin lembaga-lembaga kesenian memilikitata kelola yang baik sehingga lebih siap mengakses berbagai sumber dukungan," jelasnya.


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Lestari dari Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur dan Hamdani dari Dewan Kesenian Daerah Kalimantan Timur, diharapkan memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan lembaga, teknik kepelatihan, metode pembelajaran, serta pengembangan kreativitas seni.(Maulana)


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km²  atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.

PPID Kabupaten Kutai Timur

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur — satu pintu layanan informasi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008.

Kantor PPID · Bukit Pelangi, SangattaBuka di Maps

Kontak kami

Jl. Prof. Dr. Sudiatmo (Ex. Dishut), Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur

Telepon
112
Whatsapp
+62 812 7095 1806
Email
ppid@kutaitimurkab.go.id
Jam layanan
08.00 – 16.00 WITA

Tautan

Logo Aplikasi Terpadu Digital Kutai Timur

Aplikasi Terintegrasi

Terpadu Digital Kutai Timur

Layanan PPID kini telah terintegrasi di aplikasi Terpadu Digital Kutai Timur. Akses layanan dan informasi publik langsung dari ponsel Anda.

© 2026 PPID Kabupaten Kutai Timur. Hak cipta dilindungi.

Dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kutai Timur.

Perkuat Pelestarian Budaya, Wabup Mahyunadi Dorong Tata Kelola Kesenian Tradisional · PPID Kutai Timur