Situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Berita Pemkab

Festival Lomplai 2026 Capai Puncak, Tradisi Dayak Wehea Kian Mendunia

MUARA WAHAU- Festival Lomplai memasuki puncaknya yang berlangsung meriah dan mampu menyedot ribuan wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri yang sengaja hadir pada kegiatan tahunan yang di gelar oleh masyarakat Dayak Wehea di Kecamatan Muara Wahau. Tepatnya di Desa Nehes Liah Bing. Kegiatan ya...

Berita · 22 Apr 2026

Festival Lomplai 2026 Capai Puncak, Tradisi Dayak Wehea Kian Mendunia

MUARA WAHAU- Festival Lomplai memasuki puncaknya yang berlangsung meriah dan mampu menyedot ribuan wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri yang sengaja hadir pada kegiatan tahunan yang di gelar oleh masyarakat  Dayak Wehea  di Kecamatan Muara Wahau. Tepatnya di Desa Nehes Liah Bing. 


Kegiatan yang menjadi rangkaian menyambut pesta panen ini sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan penuh tepatnya dimulai sejak tanggal 23 Maret lalu juga dirangkai dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga yang ada. Tidak hanya sekedar festival. Kegiatan ini juga menjadi simbol dari upaya pelestarian budaya spiritual nenek moyang yang akan  terus dijaga ditengah perkembangan zaman yang semakin modern.


Berbagai kegiatan spritual seperti Ngesea Egung, Laq Pesyai, Nak Pesyai Dug Min, Nak Pesyai Wet Min, Nag Jengea, Embob Jengea, hingga Ngeldung menjadi rangkaian yang tak terpisahkan dan memiliki makna dan pesan yang cukup dalam setiap perjalanan hidup yang dikemaa sedemikian rupa untuk bisa disaksikan oleh masyarakat secara langsung. 


Dimulai dari pawai budaya dan tradisi
menjamu, lalu dilanjutkan dengan Tiaq Diag Jengea yang menghadirkan perang air (Seksiang), tarian rakit, hingga lomba perahu. Kemudian dilanjutkan dengan  ritual Embos Min, Bea Mai Min, dan ditutup dengan Ritual Hudoq sebagai ungkapan syukur kepada leluhur.


Kegiatan yang tahun ini mengusung tema "Menenun Rasa Syukur Tak Terhingga di Atas Tanah Leluhur Wehea" Ini juga terasa spesial. Karena turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi yang datang dengan semangat tinggi dan menjadi bentuk dukungan Pemerintah Daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal agar terus berkembang di masyarakat. 



Festival Lomplai sendiri merupakan upacara ritual yang dilakukan oleh suku Dayak Wehea Kalimantan Timur. Upacara ritual ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat suku Dayak Wehea setelah melakukan panen padi. 

Sumber Foto Dinas Pariwisata


Selain itu, Festival ini juga sudah resmi masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kemenparekraf. Kegiatan ini juga menjadi salah satu  event unggulan nasional yang menonjolkan tradisi, kearifan lokal, dan ekonomi kreatif. 



Hadirnya festival ini tidak hanya berperan dalam melestarikan budaya, tetapi juga memberikan efek domino terhadap perkembangan ekonomi lokal. Berbagai pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menawarkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk lokal agar semakin dikenal oleh wisatawan. (*) 



PPID Kabupaten Kutai Timur

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur — satu pintu layanan informasi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008.

Kantor PPID · Bukit Pelangi, SangattaBuka di Maps

Kontak kami

Jl. Prof. Dr. Sudiatmo (Ex. Dishut), Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur

Telepon
112
Whatsapp
+62 812 7095 1806
Email
ppid@kutaitimurkab.go.id
Jam layanan
08.00 – 16.00 WITA

Tautan

© 2026 PPID Kabupaten Kutai Timur. Hak cipta dilindungi.

Dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kutai Timur.

Festival Lomplai 2026 Capai Puncak, Tradisi Dayak Wehea Kian Mendunia · PPID Kutai Timur