Situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Berita Pemkab

DPPKB Kutim Perkuat Program KB Pasca Salin Untuk Cegah Stunting

SANGATTA - Pada Rabu (20/5/2026) pagi, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) terus menggenjot upaya pencegahan stunting melalui edukasi keluarga berencana. Kali ini dengan kegiatan “Sosialisasi Keluarga Berencana Pasca Salin untuk Pencega...

Berita · 20 Mei 2026

DPPKB Kutim  Perkuat Program KB  Pasca Salin Untuk Cegah Stunting

SANGATTA - Pada Rabu (20/5/2026) pagi, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) terus menggenjot upaya pencegahan stunting melalui edukasi keluarga berencana. Kali ini dengan kegiatan “Sosialisasi Keluarga Berencana Pasca Salin untuk Pencegahan Stunting” yang digelar di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim.



Kegiatan tersebut diikuti Sekretaris DPPKB Jumran, perwakilan Tim Pendamping Keluarga(TPK), kader KB, pasangan usia subur, penyuluh KB, TP-PKK, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta unsur Kodim 0909/Kutai Timur. Sebagai narasumber dr. I Gusti Ayu Made Putri Hitasari, Sp.OG yang membawakan materi bertajuk “KB Pasca Persalinan untuk Investasi Berharga Kesehatan Ibu dan Anak Masa Depan”, serta Ketua IBI Kutai Timur Yuliana Kalalembang dengan materi konseling KB pada masa nifas 42 hari.



Saat membuka kegiatan Pelaksana Harian Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah T, yang mewakili Bupati Kutai Timur menegaskan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan lintas sektor.



“Tanggung jawab penanganan stunting tidak bisa dilakukan hanya dari satu sisi, tetapi membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari pelayanan kesehatan, pola asuh, sanitasi lingkungan hingga penguatan program keluarga berencana,” kata pria kelahiran 1971 tersebut 



Menurut Yuriansyah, pelayanan KB pasca persalinan menjadi salah satu intervensi penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi melalui pengaturan jarak kehamilan yang ideal dan terencana. 



Ia menyebutkan jumlah akseptor KB pasca salin di Kutai Timur saat ini mencapai 9.945 akseptor. Dengan adanya sosialisasi tersebut, pemerintah berharap angka tersebut terus meningkat sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan keluarga berencana yang tersedia di fasilitas kesehatan.



Sebelumnya, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kutim, Mustika, mengatakan kegiatan itu bertujuan meningkatkan wawasan petugas lapangan dan pasangan usia subur terkait pentingnya program KB pasca persalinan.



“Capaian KB pasca salin di Kutai Timur saat ini sudah mencapai sekitar 9 ribu lebih. Kami berharap melalui edukasi ini, capaian tersebut bisa meningkat lebih baik lagi karena menjadi salah satu upaya penting dalam penurunan stunting,” ujarnya.



Ia juga mengapresiasi peran kader KB yang disebut sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan. Menurutnya, keberhasilan program keluarga berencana tidak terlepas dari kerja ikhlas para kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. (*) 

PPID Kabupaten Kutai Timur

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur — satu pintu layanan informasi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008.

Kantor PPID · Bukit Pelangi, SangattaBuka di Maps

Kontak kami

Jl. Prof. Dr. Sudiatmo (Ex. Dishut), Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur

Telepon
112
Whatsapp
+62 812 7095 1806
Email
ppid@kutaitimurkab.go.id
Jam layanan
08.00 – 16.00 WITA

Tautan

© 2026 PPID Kabupaten Kutai Timur. Hak cipta dilindungi.

Dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kutai Timur.

DPPKB Kutim Perkuat Program KB Pasca Salin Untuk Cegah Stunting · PPID Kutai Timur